stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-03
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 3: Ukuran Risiko — Std-Dev, Semi-Deviasi, Downside
RPS minggu 3 · 2x50 menit

Ukuran Risiko: Std-Dev, Semi-Deviasi, Downside

Permodelan Risiko — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 3: menghitung ukuran-ukuran dasar risiko dari data historis. Empat indikator capaian.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Standar deviasi: rumus, interpretasi, batas
  • Hitung dari nol: σ return saham BBRI 12 bulan
  • Std-dev sebagai ukuran simetris — keterbatasan
Jam ke-2 (50 menit)
  • Semi-deviasi & target semivariance
  • Shortfall probability sebagai jembatan VaR
  • Memilih ukuran sesuai profil; persiapan P4
Posisi: P3 menghubungkan statistika (P2) dengan VaR formal (P4). Tanpa ukuran yang tepat, model VaR akan salah dasar.

Mengapa Std-Dev Belum Cukup

Std-dev menggabungkan upside dan downside dalam satu angka — tetapi bagi investor, hanya downside yang adalah risiko.

Saham A: σ = 20%
Skew +0,3
Banyak upside besar, sedikit downside ekstrem
Saham B: σ = 20%
Skew −0,7
Banyak upside moderat, beberapa downside ekstrem
Pertanyaan pemantik: dua saham std-dev sama, profil risiko sangat berbeda. Mana yang lebih berisiko bagi investor? Mengapa?
Bagian 1 · 1/4
Standar Deviasi sebagai Ukuran Simetris
Diskusi kelas: kapan std-dev adalah ukuran risiko yang memadai, dan kapan ia menyesatkan?

Standar Deviasi: Rumus & Interpretasi

Standar deviasi adalah akar dari varians — mengukur penyebaran rata-rata outcome di sekitar mean, dalam satuan yang sama dengan data. Semakin besar σ, semakin tidak pasti outcome.
Populasi
σ = √(Σ(xᵢ−μ)²/N)
Sampel
s = √(Σ(xᵢ−x̄)²/(n−1))
Tahunan
σ_annual = σ_monthly × √12
σ = √( (1/(n−1)) · Σ (xᵢ − x̄)² )

Std-Dev sebagai Ukuran Simetris

Std-dev menghitung penyebaran dua arah secara identik — upside 10% memberi kontribusi sama dengan downside 10%.

KomponenSumbangan ke σ²Catatan
Deviasi +10% (upside)(+10)² = 100Bagi risk-averse: bukan risiko
Deviasi −10% (downside)(−10)² = 100Bagi risk-averse: risiko nyata
Deviasi +20% (upside besar)(+20)² = 400Menggembungkan σ² tanpa risiko
Deviasi −20% (downside ekstrem)(−20)² = 400Risiko ekstrem — perlu perhatian khusus
Implikasi: σ cocok untuk return simetris (≈normal); menyesatkan untuk return skewed.

Batas Std-Dev: Mengabaikan Arah

UPSIDE +20%bagi risk-averse: kesempatanσ² +400σ² +400DOWNSIDE −20%bagi risk-averse: risikoStd-dev memperlakukan kedua ekor identik → bias pada distribusi miring
Solusi: pisahkan eksplisit — ukur downside saja dengan semi-deviasi.

Hitung dari Nol: Std-Dev Return Saham BBRI 12 Bulan

Skenario: Berikut 12 return bulanan saham BBRI (ilustratif, %): +2,1; −1,3; +3,4; +0,8; −2,0; +1,7; +2,9; −0,5; +1,2; +0,3; −1,8; +2,5. Hitung mean dan std-dev sampel.
LangkahPerhitunganNilai
1. Mean x̄(2,1−1,3+3,4+0,8−2,0+1,7+2,9−0,5+1,2+0,3−1,8+2,5) ÷ 12+0,775%
2. Σ(xᵢ−x̄)²(1,33 + 4,31 + 6,86 + 0,0006 + 7,68 + 0,86 + 4,54 + 1,62 + 0,18 + 0,23 + 6,60 + 2,98)~37,18 %²
3. Varians sampel37,18 ÷ (12−1)~3,38 %²
4. Std-dev√3,38~1,84%
Kesimpulan
σ ≈ 1,84%
Std-dev bulanan BBRI — angka ilustratif; di praktik pakai ≥60 titik
Bagian 2 · 2/4
Semi-Deviasi & Downside Risk
Diskusi kelas: pilih target T. Berapa T yang masuk akal untuk portofolio Anda? (0%, MAR, inflasi, bunga SBN?)

Semi-Deviasi: Hanya Ekor Kiri

Semi-deviasi menghitung akar dari rata-rata deviasi kuadrat yang berada di bawah target T — mengabaikan upside sepenuhnya. Cocok untuk investor risk-averse yang hanya peduli pada downside.
Definisi
σ_D = √( (1/n) Σ min(xᵢ−T, 0)² )
Target T umum
0% (tanpa kerugian), MAR, inflasi, bunga SBN
Pemakaian
Sortino ratio, evaluasi hedge fund, portofolio skewed
σ_D = √( (1/n) · Σ min(xᵢ − T, 0)² )

Target Semivariance

Target semivariance adalah varians yang dihitung hanya dari deviasi di bawah target — pembilang semi-deviasi sebelum diakar.

KonsepFormulaInterpretasi
Variansσ² = (1/(n−1)) Σ (xᵢ−x̄)²Semua deviasi, dua arah
Target semivarianceTSV = (1/n) Σ min(xᵢ−T, 0)²Hanya deviasi di bawah T
Semi-deviasiσ_D = √TSVAkar target semivariance
Sortino ratio(r − T) ÷ σ_DReturn per unit downside
Sortino adalah perbaikan Sharpe: denominator hanya downside, sehingga upside besar tidak menghukum skor.

Downside Risk vs Std-Dev

Downside risk adalah payung konsep yang mencakup semi-deviasi, shortfall probability, dan expected shortfall — semuanya fokus pada ekor kiri.

Keluarga Downside Risk
  • Semi-deviasi: penyebaran di bawah target
  • Shortfall prob: P(X < T)
  • Expected shortfall: E[X | X < T]
  • VaR: kuantil di tingkat α
Kapan Dipakai
  • Return skewed (tipikal saham, op-risk)
  • Investor risk-averse dengan target eksplisit
  • Regulasi Basel/OJK (VaR, ES)
  • Evaluasi strategi non-simetris (hedge fund)
VaR dan Expected Shortfall — yang akan kita dalami di P4-P5 — adalah anggota penting keluarga downside risk.

Hitung dari Nol: Semi-Deviasi Portofolio BRI vs Target 0%

Skenario: Dari 12 return bulanan BBRI di HDN-1, hitung semi-deviasi dengan target T=0%. Bandingkan dengan std-dev.
LangkahPerhitunganNilai
1. Return di bawah 0% (4 titik)−1,3; −2,0; −0,5; −1,84 deviasi negatif
2. Σ min(xᵢ−0, 0)²(1,69 + 4,00 + 0,25 + 3,24)~9,18 %²
3. Target semivariance9,18 ÷ 12 (semua titik)~0,765 %²
4. Semi-deviasi σ_D√0,765~0,875%
5. Perbandinganσ_D = 0,875% vs σ = 1,84%σ_D ≈ 48% dari σ
Kesimpulan
σ_D ≈ 0,88%
Semi-deviasi jauh lebih kecil dari std-dev karena hanya 4 dari 12 titik downside — portofolio cenderung upside-biased
Bagian 3 · 3/4
Shortfall Probability
Diskusi kelas: untuk portofolio dana pensiun, ambang "shortfall" apa yang paling relevan — nominal, riil, atau kewajiban?

Shortfall Probability: P(X < target)

DISTRIBUSI Xreturn/lossEKOR KIRIP(X < T)TARGET Tambang batasVaRkuantil αShortfall prob adalah luas ekor kiri; VaR adalah target yang membuat luas = 1−α
Shortfall probability = P(X < T)

VaR sebagai Shortfall Quantile

VaR adalah kebalikan shortfall probability: alih-alih P(X < T), kita cari T sehingga P(X < T) = 1−α.

KonsepDefinisiInterpretasi
Shortfall probP(X < T) untuk T tertentuProbabilitas melanggar ambang
VaR(α)Sup T sehingga P(X < T) = 1−αKerugian maksimum pada α
HubunganVaR adalah inverse CDFVaR = F⁻¹(1−α)
ContohVaR 99%: P(X < VaR) = 1%Kerugian melebihi VaR hanya 1% waktu
Memahami hubungan ini adalah fondasi P4 — VaR hanyalah kuantil tertentu dari distribusi loss.

Studi Kasus: Downside Risk Reksa dana Pendapatan Tetap 2022

Tahun 2022, BI rate naik dari ~3,5% ke ~5,5% — reksa dana pendapatan tetap mengalami drawdown tajam meski std-dev historis rendah.

PeriodePeristiwaImplikasi Downside
2020–2021BI rate turun ke 3,5%; SBN rallyReturn PT tinggi; std-dev rendah; downside diabaikan
2022 Q2–Q3Inflasi naik; BI rate naik +200 bpsHarga SBN turun; reksa dana PT drawdown ~5-8% (dihedge)
Implikasi std-devStd-dev historis understatedLemah pada duration risk
Implikasi semi-deviasiSemi-deviasi 2022 melonjakMendapat gambaran lebih akurat
Pelajaran: ukuran downside risk lebih sensitif terhadap shock suku bunga — penting untuk portofolio obligasi.
Bagian 4 · 4/4
Pemilihan Ukuran Sesuai Profil
Diskusi kelas: untuk tiga investor berbeda (bank treasury, dana pensiun, retail), ukuran risiko mana yang paling relevan?

Memilih Ukuran Sesuai Profil Risiko

Pilihan ukuran risiko mengikuti keputusan yang harus dibuat — tidak ada ukuran universal.

Bank Treasury
  • Keputusan: limit harian, cadangan Basel
  • Ukuran: VaR 99% 1-hari; ES
  • Horizon: harian
Dana Pensiun
  • Keputusan: kepatuhan kewajiban
  • Ukuran: shortfall prob vs liabilitas
  • Horizon: multi-tahun
Investor Ritel
  • Keputusan: alokasi aset pribadi
  • Ukuran: semi-deviasi vs target (inflasi)
  • Horizon: bulanan/tahunan
Aturan praktis: ukur risiko dalam satuan yang sama dengan keputusan yang harus dibuat.

Ringkasan Kunci Pertemuan 3

Std-Dev vs Semi-Dev
Std-dev simetris; semi-deviasi hanya downside
Shortfall Probability
P(X < T) — jembatan ke VaR
Pilihan Ukuran
Mengikuti keputusan & profil investor

Bawa tiga lensa ini (simetris vs downside · shortfall · pilihan) sebagai jembatan ke VaR formal di P4.

Persiapan P4: baca Jorion bab 4-5 tentang VaR; siapkan deret return untuk kita hitung VaR historis & parametrik bersama.