stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-11
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 11: Mental Accounting & Goal Setting
RPS minggu 11 · 2x50 menit · Sub-CPMK 11

Cover

Pengambilan Keputusan Manajerial — Pertemuan 11

Secara ekonomi, Rp 100.000 dari gaji, bonus, atau lotre adalah sama — fungible. Tapi secara mental, kita mengategorikannya berbeda: bonus untuk belanja, gaji untuk tagihan, lotre untuk treat. Ini mental accounting — dan implikasinya besar untuk pengeluaran, saving, dan goal pursuit."; Badge pill "RPS MINGGU 11 · SUB-CPMK 11 · DURASI 2 × 50 MENIT".

Peta Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda mampu menerapkan prinsip mental accounting dan goal setting untuk memengaruhi perilaku stakeholder.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Konsep inti & teori fondasi
  • HDN-1: hitung dari nol aplikasi numerik
  • Diskusi kasus & validasi empiris
Jam ke-2 (50 menit)
  • HDN-2: hitung dari nol lanjutan
  • Studi kasus & aplikasi manajerial
  • Sintesis & persiapan pertemuan berikut
Capaian diukur melalui dua jalur: (1) kuis numerik HDN di kelas, dan (2) refleksi kasus tertulis yang Anda bawa dari organisasi sendiri. Kedua jalur sama pentingnya — teori tanpa aplikasi hanya hafalan, aplikasi tanpa teori hanya trial-and-error.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?

Motivasi: Mengapa Uang Tidak Benar-benar Fungible

Secara ekonomi, semua uang adalah fungible — dapat dipertukarkan secara bebas. Tapi secara psikologis, kita mengkategorikan uang berdasarkan sumber dan tujuan.

Fakta 1
Bukti Empiris
Studi behavioral menunjukkan pola sistematis yang melawan asumsi rasionalitas penuh.
Fakta 2
Implikasi
Manajer modern perlu mengintegrasikan insights behavioral ke desain keputusan organisasi.
Pertanyaan pemantik: Pikirkan satu windfall yang Anda dapatkan tahun ini — apakah Anda mengelolaannya berbeda dari gaji reguler?
Cara membaca slide ini: fakta 1 adalah bukti empiris dari literatur, fakta 2 adalah implikasinya bagi manajer. Diskusikan dengan tetangga kursi Anda selama 60 detik sebelum saya lanjutkan — pengalaman Anda valid.
Bagian 1 · 1/4
Blok 1 — Anatomi Mental Accounting
"Definisi · Fungibility · Tiga komponen"; Pertanyaan diskusi: "Apakah Anda memiliki rekening terpisah untuk 'saving', 'spending', dan 'fun'? Mengapa, padahal semua dari bank yang sama?"

Diskusi kelas: Apakah Anda memiliki rekening terpisah untuk 'saving', 'spending', dan 'fun'? Mengapa, padahal semua dari bank yang sama?

Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.

Definisi: Mental Accounting Thaler

Konsep inti yang perlu dikuasai untuk pengambilan keputusan manajerial.

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?

Fungibility Principle vs Mental Accounting

Ekonomi rasional mengasumsikan fungibility — semua uang dapat dipertukarkan. Mental accounting melanggar asumsi ini.

DimensiFungibility (rasional)Mental Accounting (behavioral)
Sumber uangTidak relevanMempengaruhi pengeluaran
Tujuan uangTidak relevanAkun terpisah per tujuan
EvaluasiAgregat (total wealth)Per akun (terpisah)
Sunk costTidak relevan (irreversible)Mempengaruhi keputusan saat ini
Konsep ini menjadi fondasi untuk aplikasi manajerial di blok berikutnya.
Soal refleksi: Identifikasi satu bias kognitif yang mungkin mempengaruhi keputusan tim Anda minggu ini.

Tiga Komponen Mental Accounting

Thaler (1999) mengidentifikasi tiga komponen utama mental accounting.

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Bagaimana Anda mengukur apakah keputusan manajerial terakhir Anda benar-benar optimal?

Masukkan 3 sumber dana (gaji, bonus, windfall) — lihat alokasi tipikal dan waste vs EUT rasional.

HDN-1: Credit Card vs Cash Spending

Skenario: Skenario hitung-dari-nol yang menggambarkan aplikasi numerik konsep behavioral economics.
LangkahPerhitunganNilai
1Spending cash/bulanRp 1.500.000
2Spending credit card/bulanRp 2.000.000
3Selisih = Rp 2 jt - Rp 1,5 jtRp 500.000/bulan
4Tahunan = Rp 500.000 × 12Rp 6.000.000/tahun
5Interpretasi: 33% over-spendingPain of paying berkurang
Urutan Hitung-dari-Nol
  • Langkah 1: 1
  • Langkah 2: 2
  • Langkah 3: 3
  • Langkah 4: 4
  • Langkah 5: 5
Kesimpulan
Aplikasi numerik memperkuat intuisi konseptual — selalu hitung dari nol untuk validasi pemahaman dan menghindari bias estimasi.
Tip ujian: latih hitung dari nol TANPA kalkulator di 60 detik pertama — kemampuan estimasi ordo-besar adalah skill manajerial yang menyelamatkan keputusan ketika data tidak lengkap.
Bagian 2 · 2/4
Blok 2 — Tiga Prinsip Mental Accounting
"Segregasi · Transfer · Fungsi nilai"; Pertanyaan diskusi: "Mengapa orang cenderung tetap menonton film yang sudah dibeli tiketnya meski tidak menarik — padahal tiket sunk cost?"

Diskusi kelas: Mengapa orang cenderung tetap menonton film yang sudah dibeli tiketnya meski tidak menarik — padahal tiket sunk cost?

Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.

Segregasi & Transfer Akun

Dua prinsip pertama: segregasi (akun dipisahkan) dan transfer (perpindahan antar akun).

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?

Fungsi Nilai dalam Mental Accounting

Fungsi nilai prospect theory diterapkan ke mental accounting — bagaimana transaksi dinilai sebagai gain/loss.

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Identifikasi satu bias kognitif yang mungkin mempengaruhi keputusan tim Anda minggu ini.

Sunk Cost & Mental Accounting

Sunk cost fallacy: kecenderungan meneruskan keputusan karena investasi masa lalu yang tidak dapat di-recover.

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Bagaimana Anda mengukur apakah keputusan manajerial terakhir Anda benar-benar optimal?

HDN-2: Windfall Effect

Skenario: Skenario hitung-dari-nol yang menggambarkan aplikasi numerik konsep behavioral economics.
LangkahPerhitunganNilai
1Median saving rate dari gaji reguler15%
2Median saving rate dari bonus (windfall)35%
3Selisih = 35% - 15%+20 pp
4Interpretasi: windfall lebih cenderung disimpanTapi masih 65% dibelanjakan
5Pelajaran: windfall adalah self-control opportunityDefault saving bisa exploit
Urutan Hitung-dari-Nol
  • Langkah 1: 1
  • Langkah 2: 2
  • Langkah 3: 3
  • Langkah 4: 4
  • Langkah 5: 5
Kesimpulan
Aplikasi numerik memperkuat intuisi konseptual — selalu hitung dari nol untuk validasi pemahaman dan menghindari bias estimasi.
Tip ujian: latih hitung dari nol TANPA kalkulator di 60 detik pertama — kemampuan estimasi ordo-besar adalah skill manajerial yang menyelamatkan keputusan ketika data tidak lengkap.
Bagian 3 · 3/4
Blok 3 — Goal Setting Behavioral
"SMART · Integrasi behavioral · Gaming"; Pertanyaan diskusi: "Pikirkan satu goal yang pernah Anda capai dengan baik — apa karakteristik goal itu?"

Diskusi kelas: Pikirkan satu goal yang pernah Anda capai dengan baik — apa karakteristik goal itu?

Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.

SMART Goals (Locke-Latham)

Goal Setting Theory (Locke-Latham 2002): goal yang spesifik dan menantang menghasilkan performance lebih tinggi.

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?

Integrasi dengan Behavioral

Integrasi SMART dengan behavioral insights untuk goal yang lebih powerful.

Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Identifikasi satu bias kognitif yang mungkin mempengaruhi keputusan tim Anda minggu ini.

Studi Kasus: Uber Driver Mental Accounting

Chen et al. (2017) di QJE: Uber driver yang bekerja dengan target harian (~Rp 500 rb) cenderung berhenti lebih awal saat sudah capai target — meski jam berikutnya lebih menguntungkan.

Timeline & Data Kasus
  • Lihat materi untuk detail kasus & data empiris.
Implikasi Manajerial

(1) Mental accounting (target harian) mengalahkan rasionalitas ekonomi (jam dengan rate tinggi); (2) Reference dependence — target sebagai reference point; (3) Loss aversion — setelah capai target, menghindari "loss" dengan berhenti.

Sumber & Validitas

Chen, K., et al. (2017), Why Do Uber Drivers Work More on Rainy Days?, QJE.

Soal refleksi: Refleksikan trade-off antara kecepatan dan ketelitian dalam pengambilan keputusan tim Anda.

Replikasi mini studi Chen et al. (2017): bagaimana mental accounting mempengaruhi jam kerja harian driver.

Bagian 4 · 4/4
Blok 4 — Kasus Uber & Aplikasi
"Checklist · Sales target · Saving goal"; Pertanyaan diskusi: "Pikirkan satu target di organisasi Anda — bagaimana Anda bisa mendesainnya dengan insights mental accounting dan goal setting?"

Diskusi kelas: Pikirkan satu target di organisasi Anda — bagaimana Anda bisa mendesainnya dengan insights mental accounting dan goal setting?

Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.

Mendesain Intervensi Goal + Mental Accounting

Konsep inti yang perlu dikuasai untuk pengambilan keputusan manajerial.

Poin 1
1
Set goal SMART yang spesifik dan menantang
Poin 3
3
Pecah ke sub-goals untuk exploit Small Wins
Poin 5
5
Antisipasi gaming — balance dengan intrinsic motivation dan ethics
Soal refleksi: Pertimbangkan satu kebijakan internal yang mungkin perlu diuji ulang dengan lensa behavioral.

Penutup: Ringkasan & Persiapan P12

Anda telah menguasai mental accounting dan goal setting — selamat!

Poin 1
Konsep
Penguatan teori inti yang telah dipelajari dengan integrasi lintas-pertemuan.
Poin 2
Aplikasi
HDN & studi kasus terapan numerik yang dapat direplikasi di organisasi.
Poin 3
Integrasi
Hubungan dengan pertemuan berikut & peta jalan sintesis akhir.

Bawa tiga lensa ini sebagai peta rujukan untuk pertemuan berikutnya.

Persiapan Pertemuan 12
  • Baca materi referensi yang disarankan untuk topik Follow-Through & Pembentukan Kebiasaan.
  • Bawa satu kasus dari pengalaman kerja untuk diskusi kelompok.
  • Review slide HDN hari ini & coba ulang hitung dari nol tanpa melihat jawaban.
Self-Assessment 3-Pertanyaan
  • Pilihan mana yang paling berdampak ke keputusan tim Anda minggu depan?
  • Bias kognitif mana yang paling sering muncul di organisasi Anda?
  • Eksperimen mini apa yang bisa Anda rancang untuk minggu depan?