‹ Daftar slidePertemuan 10: Pilihan Antar-waktu & Commitment Devices
RPS minggu 10 · 2x50 menit · Sub-CPMK 10
Cover
Pengambilan Keputusan Manajerial — Pertemuan 10
Mengapa kita janji besok akan olahraga, tapi besok tetap menonton Netflix? Preferensi kita tidak konsisten sepanjang waktu — present bias yang systematic, bukan kemalasan. Hari ini kita pelajari mengapa dan bagaimana mendesain commitment device untuk mengatasinya."; Badge pill "RPS MINGGU 10 · SUB-CPMK 10 · DURASI 2 × 50 MENIT".
Peta Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda mampu merancang mekanisme commitment device untuk mengatasi inkonsistensi preferensi antar-waktu.
Jam ke-1 (50 menit)
Konsep inti & teori fondasi
HDN-1: hitung dari nol aplikasi numerik
Diskusi kasus & validasi empiris
Jam ke-2 (50 menit)
HDN-2: hitung dari nol lanjutan
Studi kasus & aplikasi manajerial
Sintesis & persiapan pertemuan berikut
Capaian diukur melalui dua jalur: (1) kuis numerik HDN di kelas, dan (2) refleksi kasus tertulis yang Anda bawa dari organisasi sendiri. Kedua jalur sama pentingnya — teori tanpa aplikasi hanya hafalan, aplikasi tanpa teori hanya trial-and-error.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?
Motivasi: Mengapa Kita Procrastinate
Penelitian Ariely-Wertenbroch (2002): mahasiswa yang diberi deadline ketat (3 intermediate) mendapat nilai lebih tinggi daripada yang diberi deadline fleksibel (1 akhir) — commitment device meningkatkan performance.
Fakta 1
Bukti Empiris
Studi behavioral menunjukkan pola sistematis yang melawan asumsi rasionalitas penuh.
Fakta 2
Implikasi
Manajer modern perlu mengintegrasikan insights behavioral ke desain keputusan organisasi.
Pertanyaan pemantik: Pikirkan satu tugas yang Anda procrastinate — apakah lebih efektif kalau ada deadline ketat dari luar?
Cara membaca slide ini: fakta 1 adalah bukti empiris dari literatur, fakta 2 adalah implikasinya bagi manajer. Diskusikan dengan tetangga kursi Anda selama 60 detik sebelum saya lanjutkan — pengalaman Anda valid.
Bagian 1 · 1/4
Blok 1 — Mengapa Preferensi Tidak Konsisten
"Time inconsistency · Eksponensial vs hyperbolic"; Pertanyaan diskusi: "Pilih: Rp 100 hari ini, atau Rp 110 besok (seminggu)? Sekarang pilih: Rp 100 dalam 52 minggu, atau Rp 110 dalam 53 minggu? Apakah pilihan Anda konsisten?"
Diskusi kelas: Pilih: Rp 100 hari ini, atau Rp 110 besok (seminggu)? Sekarang pilih: Rp 100 dalam 52 minggu, atau Rp 110 dalam 53 minggu? Apakah pilihan Anda konsisten?
Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.
Time Inconsistency: Tokoh Strotz-Ainslie
Konsep inti yang perlu dikuasai untuk pengambilan keputusan manajerial.
Poin 1
1
Multiple selves — diri sekarang vs diri masa depan punya preferensi berbeda
Poin 2
2
Preference reversal — apa yang dipilih sekarang bisa berubah besok
Poin 3
3
Internal conflict — diri sekarang ingin sesuatu, diri masa depan ingin hal lain
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?
Eksponensial vs Hyperbolic
Dua model matematis diskon waktu yang membuat prediksi berbeda.
Dimensi
Eksponensial (rasional)
Hyperbolic (behavioral)
Diskon function
δ^t (konstan δ)
1/(1+kt) (hyperbolic)
Time consistency
Konsisten
Tidak konsisten
Prediksi
Preferensi stabil
Preference reversal
Aplikasi
Pasar finansial
Perilaku manusia
Konsep ini menjadi fondasi untuk aplikasi manajerial di blok berikutnya.
Soal refleksi: Identifikasi satu bias kognitif yang mungkin mempengaruhi keputusan tim Anda minggu ini.
Present Bias & Sophisticated vs Naive
Present bias: kecenderungan memberi bobot berlebih pada outcome sekarang dibanding masa depan — inti dari hyperbolic discounting.
Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Bagaimana Anda mengukur apakah keputusan manajerial terakhir Anda benar-benar optimal?
HDN-1: Eksponensial vs Hyperbolic Calculation
Skenario: Skenario hitung-dari-nol yang menggambarkan aplikasi numerik konsep behavioral economics.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1
PV eksponensial Rp 110 (1 minggu) = 110 × 0,99
Rp 108,90
2
PV eksponensial Rp 100 (sekarang) = 100
Rp 100
3
Prediksi eksponensial: pilih 110 (lebih tinggi)
Rp 110
4
PV hyperbolic Rp 110 = 110 / (1+0,05×1)
Rp 104,76
5
PV hyperbolic Rp 100 = 100
Rp 100
Urutan Hitung-dari-Nol
Langkah 1: 1
Langkah 2: 2
Langkah 3: 3
Langkah 4: 4
Langkah 5: 5
Kesimpulan
Aplikasi numerik memperkuat intuisi konseptual — selalu hitung dari nol untuk validasi pemahaman dan menghindari bias estimasi.
Tip ujian: latih hitung dari nol TANPA kalkulator di 60 detik pertama — kemampuan estimasi ordo-besar adalah skill manajerial yang menyelamatkan keputusan ketika data tidak lengkap.
Bagian 2 · 2/4
Blok 2 — Hyperbolic Discounting
"Discount function · Lima contoh manajerial · Konsekuensi strategic"; Pertanyaan diskusi: "Mengapa orang (termasuk manajer) sering under-save untuk pensiun meski tahu penting?"
Diskusi kelas: Mengapa orang (termasuk manajer) sering under-save untuk pensiun meski tahu penting?
Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.
Hyperbolic Discount Function δ
Laibson (1997): hyperbolic discount function quasi-hyperbolic (beta-delta): U = u(c_t) + β Σ δ^t · u(c_t) — di mana β < 1 adalah present bias parameter.
Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?
Lima contoh present bias yang sangat relevan untuk manajer.
Poin 1
1
Procrastination — tunda proyek sulit hingga deadline
Poin 2
2
Under-saving for retirement — under-contribute ke dana pensiun
Poin 3
3
Under-investment in health — skip exercise, overeat
Poin 4
4
Overconsumption — beli sekarang, hutang
Soal refleksi: Identifikasi satu bias kognitif yang mungkin mempengaruhi keputusan tim Anda minggu ini.
Tiga Konsekuensi Strategic
Tiga konsekuensi strategis dari present bias yang penting untuk desain kelembagaan.
Poin 1
1
Procrastination — tunda yang sulit
Poin 2
2
Default bias — tetap di default karena effort aktif untuk berubah
Poin 3
3
Addictive behavior — reward segera mengalahkan cost jangka panjang
Soal refleksi: Bagaimana Anda mengukur apakah keputusan manajerial terakhir Anda benar-benar optimal?
HDN-2: Save More Tomorrow Math
Skenario: Skenario hitung-dari-nol yang menggambarkan aplikasi numerik konsep behavioral economics.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1
Kontribusi awal = 3% × Rp 10 juta
Rp 300.000/bulan
2
Tahun 1: gaji naik 5% (Rp 10,5 jt), kontribusi 4%
Rp 420.000/bulan
3
Tahun 5: gaji ~Rp 12,76 jt, kontribusi 8%
Rp 1.021.000/bulan
4
Total kontribusi 5 tahun
~Rp 41,5 juta
5
Tanpa SMarT: tetap 3% × Rp 10 jt
Rp 300.000/bulan
Urutan Hitung-dari-Nol
Langkah 1: 1
Langkah 2: 2
Langkah 3: 3
Langkah 4: 4
Langkah 5: 5
Kesimpulan
Aplikasi numerik memperkuat intuisi konseptual — selalu hitung dari nol untuk validasi pemahaman dan menghindari bias estimasi.
Tip ujian: latih hitung dari nol TANPA kalkulator di 60 detik pertama — kemampuan estimasi ordo-besar adalah skill manajerial yang menyelamatkan keputusan ketika data tidak lengkap.
Bagian 3 · 3/4
Blok 3 — Empat Tipe Commitment Device
"Hard · Soft · External · Internal"; Pertanyaan diskusi: "Pikirkan satu strategi yang Anda gunakan untuk mengeksekusi komitmen (mis. gym membership, deadline) — apakah itu commitment device?"
Diskusi kelas: Pikirkan satu strategi yang Anda gunakan untuk mengeksekusi komitmen (mis. gym membership, deadline) — apakah itu commitment device?
Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.
Empat Tipe: Hard, Soft, External, Internal
Commitment device adalah mekanisme yang membatasi pilihan diri masa depan untuk mengeksekusi komitmen sekarang — empat tipe dengan trade-off berbeda.
Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Pikirkan satu keputusan strategis di organisasi Anda dalam 12 bulan terakhir — lensa mana yang paling relevan?
Pilih delay dan reward — lihat mengapa commitment device (auto-debet, contract) mengalahkan present bias.
Trade-off Commitment vs Flexibility
Trade-off klasik commitment device: semakin kuat komitmen, semakin rendah fleksibilitas untuk adaptasi situasi.
Konsep inti yang menjadi fondasi behavioral economics untuk pengambilan keputusan manajerial. Pemahaman konsep ini penting sebagai landasan untuk aplikasi numerik di slide HDN dan studi kasus berikutnya.
Soal refleksi: Identifikasi satu bias kognitif yang mungkin mempengaruhi keputusan tim Anda minggu ini.
Studi Kasus: StickK & Beeminder Apps
StickK (didirikan oleh ekonom Yale Dean Karlan dkk, 2008) dan Beeminder (2011) adalah aplikasi commitment device komersial yang populer.
Timeline & Data Kasus
Lihat materi untuk detail kasus & data empiris.
Implikasi Manajerial
Hard commitment dengan cost finansial efektif untuk present bias berat. Tiga insight: (1) Uang sebagai stake efektif karena loss aversion; (2) Verifikasi pihak ketiga penting untuk accountability; (3) Anti-charity (donasi ke organisasi yang user benci) lebih kuat dari charity.
Sumber & Validitas
StickK dan Beeminder data publik (dihedge ~).
Soal refleksi: Refleksikan trade-off antara kecepatan dan ketelitian dalam pengambilan keputusan tim Anda.
Bagian 4 · 4/4
Blok 4 — Save More Tomorrow & Aplikasi
"Program pensiun · Default auto-escalation · Checklist"; Pertanyaan diskusi: "Pikirkan satu program di organisasi Anda yang bisa ditransformasi dengan commitment device — apa itu?"
Diskusi kelas: Pikirkan satu program di organisasi Anda yang bisa ditransformasi dengan commitment device — apa itu?
Estimasi durasi blok ini 25 menit: 15 menit konsep + 10 menit diskusi terapan. Catat poin penting untuk sintesis di akhir kuliah.
Save More Tomorrow (Thaler-Benartzi 2004)
Konsep inti yang perlu dikuasai untuk pengambilan keputusan manajerial.
Poin 1
1
Commit now, execute later — komitmen dibuat sekarang untuk eksekusi masa depan, sehingga tidak melawan preferensi sekarang
Poin 2
2
Lock-in dengan opt-out — auto-escalation sebagai default, opt-out tersedia
Poin 1
1
Identifikasi target behavior
Poin 2
2
Desain komitmen now-execute-later
Soal refleksi: Pertimbangkan satu kebijakan internal yang mungkin perlu diuji ulang dengan lensa behavioral.
Penutup: Ringkasan & Persiapan P11
Anda telah menguasai pilihan antar-waktu dan commitment device — selamat!
Poin 1
Konsep
Penguatan teori inti yang telah dipelajari dengan integrasi lintas-pertemuan.
Poin 2
Aplikasi
HDN & studi kasus terapan numerik yang dapat direplikasi di organisasi.
Poin 3
Integrasi
Hubungan dengan pertemuan berikut & peta jalan sintesis akhir.
Bawa tiga lensa ini sebagai peta rujukan untuk pertemuan berikutnya.
Persiapan Pertemuan 11
Baca materi referensi yang disarankan untuk topik Mental Accounting & Goal Setting.
Bawa satu kasus dari pengalaman kerja untuk diskusi kelompok.
Review slide HDN hari ini & coba ulang hitung dari nol tanpa melihat jawaban.
Self-Assessment 3-Pertanyaan
Pilihan mana yang paling berdampak ke keputusan tim Anda minggu depan?
Bias kognitif mana yang paling sering muncul di organisasi Anda?
Eksperimen mini apa yang bisa Anda rancang untuk minggu depan?