RPS minggu 10 · 2x50 menit
Pengembangan Karyawan vs Pelatihan — Talenta, Succession, Kepemimpinan
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan — Magister Manajemen FEB UNDIP
Peta Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK 10.1 — empat indikator capaian hari ini.
- Pelatihan (jangka pendek) vs pengembangan (jangka panjang)
- Talent management: 9-box performance-potential
- Succession planning untuk posisi kunci
- Pengembangan kepemimpinan berjenjang
- Stretch assignment & action learning
- Persiapan P11: Transfer of training
Pengembangan = ekosistem multi-komponen untuk peran masa depan — bukan kelas leadership saja.
Mengapa Materi Ini Relevan bagi Manajer SDM Strategis
Pelatihan untuk pekerjaan hari ini; pengembangan untuk peran masa depan — keduanya berbeda ekosistem.
HiPo
~10%
High-potential biasanya ~10% dari populasi karyawan
Succession Depth
Penting
Posisi kunci tanpa pipa penerus = risiko bisnis
Pertanyaan pemantik: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman pelatihan di tempat kerja Anda sendiri?
Bagian 1 · 1/4
Konsep Inti
Diskusi kelas: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman kerja Anda?
Definisi & Batasan Konseptual
Penjelasan padat inti konsep, diikuti pemecahan ke komponen yang dapat dioperasionalkan.
- Pengembangan = jangka panjang, peran masa depan
- Talent management: identifikasi HiPo via 9-box
- Succession planning: pipa penerus posisi kunci
- Pengembangan kepemimpinan berjenjang
- Stretch assignment = mesin utama pengembangan
- Action learning untuk masalah nyata
- Executive coaching untuk level atas
- Bukan hanya kelas formal
Implikasi: pengembangan adalah ekosistem multi-komponen — bukan hanya kelas leadership formal.
Komponen atau Dimensi Utama
Pemecahan konsep ke dimensi yang dapat didesain dan dievaluasi.
9-BOX
Matriks performance (x) × potential (y) untuk identifikasi HiPo.
SUCCESSION
Pipa penerus untuk posisi kunci, mitigasi risiko.
STRETCH
Tugas di luar comfort zone — mesin pengembangan.
ACTION LEARNING
Tim selesaikan masalah nyata sambil belajar.
Posisi dalam Siklus Manajemen SDM
Konsep ini terjalin dengan siklus MSDM yang lebih besar.
- Jangka pendek vs panjang
- Saat ini vs masa depan
- Performance × potential
- Identifikasi HiPo
- Pipa posisi kunci
- Mitigasi risiko
- Berjenjang
- Coaching + action learning
Miskonsepsi yang Sering Muncul
Tiga miskonsepsi yang membuat praktisi salah menerapkan konsep.
- Dev hanya untuk HiPo
- Koreksi: semua karyawan berhak
- Succession hanya C-level
- Koreksi: posisi kunci semua level
- Leadership cukup kelas
- Koreksi: butuh stretch+coaching
Bagian 2 · 2/4
Teori & Operasionalisasi
Diskusi kelas: bagaimana teori ini dapat dioperasionalkan?
Kerangka Teoritis Kanonik
Detail kerangka teori yang menjadi acuan operasional.
| Alat | Fokus | Output |
|---|
| 9-box | Performance × potential | Identifikasi HiPo |
| Succession matrix | Pipa posisi kunci | Daun penerus & gap |
| Stretch assignment | Pengembangan on-job | Pengalaman berkembang |
| Action learning | Masalah nyata | Solusi + pembelajaran |
Hitung dari Nol: Membangun Matriks 9-Box
Skenario: Penilaian 9 karyawan: performance (1-9) dan potential (1-9). 9-box = 3x3 grid. Petakan 9 karyawan ke 9 box. HiPo = box performance tinggi + potential tinggi.
| Karyawan | Performance | Potential | Box |
|---|
| A | 8 | 8 | Star (HiPo) |
| B | 7 | 6 | High performer |
| C | 5 | 7 | Diamond in rough |
| D | 9 | 4 | Solid professional |
Implikasi
Star A
A adalah HiPo (performance 8 + potential 8) — prioritas pengembangan.
Hitung dari Nol: Merancang Pipa Succession
Skenario: Succession matrix untuk 5 posisi kunci: tiap posisi punya kandidat ready-now, ready-1-2yr, ready-3-5yr. Hitung depth & identifikasi gap.
| Posisi | Ready now | Ready 1-2yr | Ready 3-5yr | Depth |
|---|
| CFO | 1 | 2 | 1 | 4 |
| Head of Sales | 0 | 1 | 2 | 3 (risky) |
| CIO | 1 | 1 | 2 | 4 |
| Head of Ops | 2 | 1 | 1 | 4 |
Implikasi
Head of Sales risky
Head of Sales: 0 ready-now = risiko succession — prioritas pengembangan.
Bagian 3 · 3/4
Studi Kasus Indonesia
Diskusi kelas: apa pelajaran transferable dari kasus ini?
Anatomi Kasus
Bedah kasus nyata korporasi Indonesia.
- BRI Leadership Academy: pengembangan kepemimpinan berjenjang
- Pemimpin cabang → regional → eksekutif
- Action learning: project transformasi cabang
- Coaching untuk level regional ke atas
- Berjenjang: cabang-regional-eksekutif
- Mix: workshop + action learning + coaching
- Terhubung succession matrix
BRI Leadership Academy: development ekosistem multi-komponen yang terhubung succession — bukan kelas terpisah.
Implikasi Praktis
Tiga implikasi praktis untuk desain program.
IMPLIKASI 1 — 9-BOX
Identifikasi HiPo dengan 9-box yang sistematis.
IMPLIKASI 2 — SUCCESSION MATRIX
Kvantifikasi risiko succession per posisi kunci.
IMPLIKASI 3 — MULTI-KOMPONEN
Development = stretch + action learning + coaching, bukan kelas saja.
Jebakan Umum & Mitigasi
Tiga jebakan yang membuat penerapan gagal.
- Dev hanya HiPo
- Akibat: mayoritas stagnan
- Tanpa matrix
- Akibat: gap tidak terlihat
- Tanpa stretch+coaching
- Akibat: pengembangan dangkal
Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan Pertemuan Berikutnya
Diskusi kelas: satu insight yang akan Anda terapkan?
Peta Konsep Pertemuan
Empat lensa kunci yang harus Anda bawa pulang.
Pertemuan 11 berikutnya: Transfer of training — lingkungan kerja, self-efficacy, model Holton.
Latihan & Diskusi Kelas (10 menit)
Diskusi kelompok 4-5 orang, siapkan jawaban runut untuk presentasi 3 menit.
- Penilaian 9-box tim Anda
- Identifikasi HiPo & diamond
- Rancang pengembangan per box
- Bangun succession matrix 3 posisi kunci
- Identifikasi gap ready-now
- Usulkan prioritas pengembangan
Persiapan Pertemuan Berikutnya
BACAAN WAJIB
Noe, Employee Training and Development — bab terkait pertemuan ini.
BACAAN TAMBAHAN
Artikel terkini yang melengkapi teori utama.
TUGAS MINI
Bawa satu kasus/pengalaman dari organisasi Anda untuk dianalisis di pertemuan berikutnya.
Empat lensa pertemuan ini menjadi fondasi yang akan kita rujuk sepanjang semester.
Persiapan P11: pelajari transfer of training & model Holton.