Pelatihan dan Pengembangan Karyawan — Magister Manajemen FEB UNDIP
Peta Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK 9.1 — empat indikator capaian hari ini.
Jam ke-1 (50 menit)
Metode off-the-job: classroom, simulasi, role-play, case study, VR/AR
Teknologi: e-learning, microlearning, LMS vs LXP, learning analytics
Trade-off: biaya, skalabilitas, kedalaman
Jam ke-2 (50 menit)
AI personalization, generative AI untuk konten
Tren: skills-based organization, reskilling
Persiapan P10: Development & succession
Teknologi adalah pengganda desain yang baik — bukan penyelamat desain yang buruk.
Mengapa Materi Ini Relevan bagi Manajer SDM Strategis
Teknologi adalah pengganda — ia menguatkan desain yang baik, tetapi tidak menyelamatkan desain yang buruk.
LMS vs LXP
Shift
Pergeseran dari LMS (push) ke LXP (pull, personalisasi)
Microlearning
Tren
Modul pendek 3-5 menit untuk mobile-first generation
Pertanyaan pemantik: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman pelatihan di tempat kerja Anda sendiri?
Coba Sendiri: Pembanding Metode Pelatihan
Off-the-job punya banyak varian: kuliah, e-learning, simulasi, case study. Bandingkan efektivitas dan biaya delapan metode untuk memilih mix yang tepat.
Bagian 1 · 1/4
Konsep Inti
Diskusi kelas: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman kerja Anda?
Definisi & Batasan Konseptual
Penjelasan padat inti konsep, diikuti pemecahan ke komponen yang dapat dioperasionalkan.
INTI KONSEP
Metode off-the-job: classroom, simulasi, role-play
Case study & gamification untuk engagement
VR/AR untuk high-stakes training (medis, safety)
Trade-off: biaya vs skalabilitas vs kedalaman
OPERASIONALISASI
Teknologi: e-learning, microlearning, mobile
LMS (push) → LXP (pull, personalisasi)
Learning analytics: data engagement & prediksi dropout
AI personalization & generative AI konten
Implikasi: teknologi memperluas jangkauan L&D, tetapi desain pembelajaran tetap fundamental.
Komponen atau Dimensi Utama
Pemecahan konsep ke dimensi yang dapat didesain dan dievaluasi.
Skalabilitas tinggi, kedalaman terbatas tanpa desain baik.
LXP + AI
Personalisasi, butuh data & infrastruktur.
Coba Sendiri: Kapasitas Batch Pelatihan
Off-the-job butuh perhitungan kapasitas yang ketat. Hitung batch optimal sebelum memilih teknologi LMS.
Posisi dalam Siklus Manajemen SDM
Konsep ini terjalin dengan siklus MSDM yang lebih besar.
CLASSROOM
Interaksi sosial
Kedalaman tinggi
E-LEARNING
Skalabel
Murah per headcount
MICROLEARNING
Mobile-first
Just-in-time
VR/AR
Immersive
High-stakes
Coba Sendiri: Perencana 70-20-10
Off-the-job hanyalah komponen 10%. Audit alokasi jam L&D tim Anda untuk memastikan tidak over-invest di kelas formal.
Miskonsepsi yang Sering Muncul
Tiga miskonsepsi yang membuat praktisi salah menerapkan konsep.
MISKONSEPSI 1
e-learning selalu lebih murah
Koreksi: butuh desain & infrastruktur
MISKONSEPSI 2
VR/AR untuk semua
Koreksi: high-stakes spesifik
MISKONSEPSI 3
LMS = LXP
Koreksi: push vs pull
Bagian 2 · 2/4
Teori & Operasionalisasi
Diskusi kelas: bagaimana teori ini dapat dioperasionalkan?
Kerangka Teoritis Kanonik
Detail kerangka teori yang menjadi acuan operasional.
Metode
Skalabilitas
Kedalaman
Classroom
Rendah
Tinggi
E-learning
Tinggi
Sedang
Simulasi/VR
Rendah
Tinggi
Microlearning
Tinggi
Rendah-Sedang
Coba Sendiri: Rasio Fasilitator-Kapasitas
Off-the-job yang berkualitas butuh rasio fasilitator yang sehat. Hitung kebutuhan fasilitator agar kualitas tidak jatuh saat scale.
Hitung dari Nol: Memilih Metode Berdasarkan Tujuan Bloom
Skenario: Tujuan pelatihan menentukan metode yang tepat. Mapping: Remember/Understand cocok e-learning; Apply cocok simulasi/praktik; Analyze cocok case study; Create cocok project. Hitung mix metode untuk modul leadership dengan 4 tujuan Bloom berbeda.
Tujuan
Level Bloom
Metode
Alokasi jam
Ingat teori leadership
Remember
E-learning
4 jam
Menerapkan coaching
Apply
Simulasi
8 jam
Analisis kasus
Analyze
Case study
6 jam
Ciptakan strategi
Create
Project
10 jam
Implikasi
Mix selaras Bloom
Mix metode selaras level Bloom tujuan — bukan satu metode untuk semua.
Hitung dari Nol: Menghitung Trade-off Biaya vs Skalabilitas
Skenario: Hitung biaya per peserta untuk 3 skema pelatihan 1000 karyawan: (a) classroom murni (Rp 5 jt/peserta), (b) e-learning murni (Rp 200rb/peserta + dev Rp 200 juta), (c) blended (classroom 20% + e-learning 80%).