stdsquare²
Kelas
stdsquare / Kelas / Pelatihan dan Pengembangan Karyawan / Pertemuan 8: UTS — Sintesis Desain …
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
RPS minggu 8 · 2x50 menit

UTS — Sintesis Desain Program Pelatihan Korporasi

Pelatihan dan Pengembangan Karyawan — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 8.1 — empat indikator capaian hari ini.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Anatomi soal UTS: analisis kasus + rekomendasi blue-print
  • Kriteria penilaian: teori, ADDIE, kelayakan bisnis, konteks Indonesia
  • Rubrik penilaian
Jam ke-2 (50 menit)
  • Strategi menjawab: TNA → ADDIE → 70-20-10 → evaluasi
  • Kerangka jawaban model (exemplar)
  • Persiapan P9: Metode off-the-job & teknologi
UTS menguji integrasi P1-P7 menjadi satu blue-print yang dapat dijustifikasi ke komite bisnis.

Mengapa Materi Ini Relevan bagi Manajer SDM Strategis

UTS integratif menguji sintesis — bukan hafalan. Kerangka jawaban model: TNA → ADDIE → 70-20-10 → evaluasi.

Bobot UTS
~15%
RPS OBE: UTS sekitar 15% dari nilai total mata kuliah
Komponen
4
Empat komponen penilaian: teori, ADDIE, kelayakan, konteks RI
Pertanyaan pemantik: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman pelatihan di tempat kerja Anda sendiri?

Coba Sendiri: Eksplorasi Siklus ADDIE

UTS mensintesis semua yang sudah dipelajari. Mulailah dengan merasakan kembali siklus ADDIE sebagai tulang punggung desain program.

Bagian 1 · 1/4
Konsep Inti
Diskusi kelas: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman kerja Anda?

Definisi & Batasan Konseptual

Penjelasan padat inti konsep, diikuti pemecahan ke komponen yang dapat dioperasionalkan.

INTI KONSEP
  • UTS = asesmen sumatif integratif
  • Komponen: analisis kasus + rekomendasi blue-print
  • Kriteria: teori, ADDIE, kelayakan, konteks RI
  • Bobot ~15% nilai mata kuliah
OPERASIONALISASI
  • Kerangka jawaban: TNA → ADDIE → 70-20-10 → evaluasi
  • Setiap bagian harus eksplisit & berdasar teori
  • Konteks Indonesia memperkaya jawaban
  • Evaluasi Level 1-4 minimum
UTS menguji apakah Anda dapat menerapkan teori ke kasus nyata — bukan menghafal.

Komponen atau Dimensi Utama

Pemecahan konsep ke dimensi yang dapat didesain dan dievaluasi.

KETEPATAN TEORI
Pilih teori yang tepat untuk konteks kasus (Bandura/Kolb/ADDIE).
KEMPLEN ADDIE
Lewati semua 5 fase dengan output yang dapat ditelusuri.
KELAYAKAN BISNIS
Usulkan anggaran & ROI yang realistis.
KONTEKS RI
Sisipkan mini-kasus korporasi Indonesia (Telkom/BRI/Astra).

Coba Sendiri: Matriks Kompetensi Skill

Setiap program harus berangkat dari gap kompetensi yang teridentifikasi. Petakan skill matrix untuk mendokumentasikan asumsi TNA Anda.

Posisi dalam Siklus Manajemen SDM

Konsep ini terjalin dengan siklus MSDM yang lebih besar.

TNA
  • Diagnosis gap
  • Organisasi-tugas-person
ADDIE
  • Output tiap fase
  • Loop iteratif
70-20-10
  • Distribusi metode
  • Stretch assignment
EVALUASI
  • Kirkpatrick Level 1-4
  • Minimum 4 level

Coba Sendiri: Estimasi ROI Program

Setiap program harus punya estimasi manfaat bisnis. Hitung ROI kasar untuk memperkuat argumen bisnis program Anda.

Miskonsepsi yang Sering Muncul

Tiga miskonsepsi yang membuat praktisi salah menerapkan konsep.

MISKONSEPSI 1
  • UTS menghafal teori
  • Koreksi: integrasi
MISKONSEPSI 2
  • Rekomendasi tanpa TNA
  • Koreksi: TNA wajib
MISKONSEPSI 3
  • Evaluasi opsional
  • Koreksi: wajib Level 1-4
Bagian 2 · 2/4
Teori & Operasionalisasi
Diskusi kelas: bagaimana teori ini dapat dioperasionalkan?

Kerangka Teoritis Kanonik

Detail kerangka teori yang menjadi acuan operasional.

KomponenBobotIndikator
Analisis kasus30%Diagnosis gap & konteks
Rekomendasi blue-print40%TNA + ADDIE + 70-20-10
Evaluasi program20%Kirkpatrick Level 1-4
Kelayakan & konteks RI10%Anggaran, ROI, kasus Indonesia

Coba Sendiri: Pemeta Kirkpatrick 4-Level

Setiap program harus punya rencana evaluasi. Petakan empat level Kirkpatrick untuk memastikan program Anda tidak berhenti di smile sheet.

Hitung dari Nol: Memetakan Kasus ke Teori (Mapping)

Skenario: Kasus UTS (ilustratif): korporasi ritel nasional dengan penurunan kinerja sales. Petakan masalah ke teori P1-P7. Identifikasi teori mana yang relevan untuk aspek mana.
Aspek kasusTeori relevanAplikasi
Diagnosis gapTNA (O-T-P) P5Identifikasi gap kompetensi
Desain programADDIE P4Output tiap fase
Metode pembelajaran70-20-10 P7Distribusi OJT/coaching/formal
EvaluasiKirkpatrick P12Level 1-4 minimum
Implikasi
Mapping eksplisit
Mapping kasus ke teori menunjukkan penguasaan integrasi — kriteria penilaian utama UTS.

Hitung dari Nol: Menyusun Argumen Bisnis untuk Rekomendasi

Skenario: Rekomendasi blue-print harus punya argumen bisnis: manfaat vs biaya. Kasus: anggaran Rp 500 juta, manfaat moneter yang diisolasi Rp 1,5 miliar/tahun. Hitung ROI dan argumen ke komite bisnis.
ItemNilaiCatatan
Biaya programRp 500 jtDesain+deliver+opportunity
Manfaat moneter (isolasi)Rp 1,5 MKenaikan revenue terisolasi
Net BenefitRp 1,0 MManfaat − Biaya
ROI%200%Net Benefit ÷ Biaya × 100%
Implikasi
ROI 200%
Argumen bisnis: ROI 200% + dampak Level 4 Kirkpatrick = justifikasi kuat.
Bagian 3 · 3/4
Studi Kasus Indonesia
Diskusi kelas: apa pelajaran transferable dari kasus ini?

Anatomi Kasus

Bedah kasus nyata korporasi Indonesia.

KONTEKS KASUS
  • Studi kasus UTS (ilustratif): ritel nasional penurunan sales
  • Mapping ke TNA + ADDIE + 70-20-10 + Kirkpatrick
  • Argumen bisnis ROI 200%
KEPUTUSAN & DAMPAK
  • Gap negotiation & digital (TNA)
  • Program 40 jam blended (ADDIE)
  • Level 1-4 evaluation
Kasus UTS mensimulasikan tantangan nyata manajer SDM strategis: justify anggaran dengan bahasa bisnis.

Implikasi Praktis

Tiga implikasi praktis untuk desain program.

IMPLIKASI 1 — MAPPING
Petakan setiap aspek kasus ke teori.
IMPLIKASI 2 — BISNIS
Konversi dampak ke rupiah untuk argumen bisnis.
IMPLIKASI 3 — INTEGRASI
Integrasi P1-P7, bukan hafalan parsial.

Jebakan Umum & Mitigasi

Tiga jebakan yang membuat penerapan gagal.

JEBAKAN 1 — HAFALAN
  • Jawaban hafalan teori
  • Akibat: tidak menjawab kasus
JEBAKAN 2 — TANPA TNA
  • Rekomendasi tanpa diagnosis
  • Akibat: tidak kredibel
JEBAKAN 3 — TANPA ROI
  • Tanpa argumen bisnis
  • Akibat: ditolak komite
Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan Pertemuan Berikutnya
Diskusi kelas: satu insight yang akan Anda terapkan?

Peta Konsep Pertemuan

Empat lensa kunci yang harus Anda bawa pulang.

TNAdiagnosisADDIEdesain70-20-10metodeEVALUASIdampak
Pertemuan 9 berikutnya: Metode off-the-job & teknologi pembelajaran.

Latihan & Diskusi Kelas (10 menit)

Diskusi kelompok 4-5 orang, siapkan jawaban runut untuk presentasi 3 menit.

SOAL 1 — DIAGNOSA
  • Pelajari kasus UTS dengan teliti
  • Latih mapping kasus ke teori
  • Susun argumen bisnis dengan ROI
SOAL 2 — RANCANG
  • Rancang jawaban model UTS
  • Kerangka: TNA → ADDIE → 70-20-10 → evaluasi
  • Sisipkan konteks Indonesia

Persiapan Pertemuan Berikutnya

BACAAN WAJIB
Noe, Employee Training and Development — bab terkait pertemuan ini.
BACAAN TAMBAHAN
Artikel terkini yang melengkapi teori utama.
TUGAS MINI
Bawa satu kasus/pengalaman dari organisasi Anda untuk dianalisis di pertemuan berikutnya.

Empat lensa pertemuan ini menjadi fondasi yang akan kita rujuk sepanjang semester.

Persiapan P9: pelajari metode off-the-job & teknologi pembelajaran.