stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Model ADDIE — Kerangka Instruksional End-to-End
RPS minggu 4 · 2x50 menit

Model ADDIE — Kerangka Instruksional End-to-End

Pelatihan dan Pengembangan Karyawan — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK {sub}: {kicker_short}. Empat indikator capaian hari ini.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Lima fase ADDIE: Analyze-Design-Develop-Implement-Evaluate
  • Output tiap fase: TNA, blueprint, materi siap, pelaksanaan, laporan evaluasi
  • ADDIE sebagai loop iteratif, bukan waterfall
Jam ke-2 (50 menit)
  • Penerapan ADDIE pada BRI Leadership Academy
  • Jebakan melompati fase Analyze
  • Persiapan P5: Training Needs Analysis mendalam
ADDIE mengintegrasikan teori pembelajaran (Bandura, Kolb) ke dalam kerangka desain yang dapat dioperasionalkan.

Mengapa Materi Ini Relevan bagi Manajer SDM Strategis

ADDIE tetap relevan di era agile karena menyediakan disiplin berpikir yang mencegah lompat ke solusi tanpa diagnosis — kesalahan paling mahal dalam desain pelatihan.

Proyek L&D Gagal
70%
Penelitian: 70% proyek pelatihan gagal karena melompati fase Analyze
Iterasi ADDIE
Loop
ADDIE modern = loop iteratif, bukan waterfall kaku — adaptasi dengan SAM/agile
Pertanyaan pemantik: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman pelatihan di tempat kerja Anda sendiri?
Bagian 1 · 1/4
Konsep Inti
Diskusi kelas: bagaimana materi ini terkait dengan pengalaman kerja Anda?

Definisi & Batasan Konseptual

Penjelasan padat inti konsep, diikuti pemecahan ke komponen yang dapat dioperasionalkan.

INTI KONSEP
  • Analyze: analisis kebutuhan, audiens, konteks — output TNA & learner profile
  • Design: tujuan, metode, kurikulum — output blueprint
  • Develop: produksi materi — output siap-implementasi
  • Implement & Evaluate: pelaksanaan dan evaluasi formatif/sumatif
OPERASIONALISASI
  • ADDIE = loop iteratif, bukan waterfall
  • Evaluate bukan hanya di akhir — formatif selama proses
  • Setiap iterasi = pembelajaran untuk iterasi berikutnya
  • Dapat diintegrasikan dengan agile/SAM
Implikasi: ADDIE bukan dokumen tebal yang dipajang — ia adalah loop pikir yang membentuk keputusan desain.

Komponen atau Dimensi Utama

Pemecahan konsep ke dimensi yang dapat didesain dan dievaluasi.

ANALYZE
TNA, learner profile, analisis gap — output dokumen kebutuhan.
DESIGN
Tujuan SMART, blueprint kurikulum, pilih metode — output storyboard.
DEVELOP
Produksi modul, slide, video, LMS — output siap-implementasi.
IMPLEMENT + EVALUATE
Pelaksanaan terkendali + evaluasi formatif/sumatif — loop kembali ke Analyze.
Diagnosa: di proyek L&D terakhir Anda, fase mana yang paling cepat (under-invested)? Biasanya Analyze.

Posisi dalam Siklus Manajemen SDM

Konsep ini terjalin dengan siklus MSDM yang lebih besar.

ANALYZE → DESIGN
  • Output TNA jadi input Design
  • Tanpa Analyze, Design menebak
DESIGN → DEVELOP
  • Blueprint jadi spec Develop
  • Tanpa blueprint, Develop kacau
DEVELOP → IMPLEMENT
  • Materi siap jadi logistik Implement
  • Tanpa materi siap, Implement tertunda
EVALUATE → ANALYZE
  • Hasil evaluasi jadi input Analyze iterasi berikutnya
  • Loop, bukan akhir
ADDIE adalah rantai output-input — kelemahan di satu fase menjalar ke fase berikutnya.

Miskonsepsi yang Sering Muncul

Tiga miskonsepsi yang membuat praktisi salah menerapkan konsep.

MISKONSEPSI 1
  • ADDIE kaku waterfall
  • Koreksi: ADDIE modern = loop iteratif
MISKONSEPSI 2
  • Evaluate hanya di akhir
  • Koreksi: formatif selama proses
MISKONSEPSI 3
  • Design = Develop
  • Koreksi: Design = blueprint, Develop = produksi
Bagian 2 · 2/4
Teori & Operasionalisasi
Diskusi kelas: bagaimana teori ini dapat dioperasionalkan?

Kerangka Teoritis Kanonik

Detail kerangka teori yang menjadi acuan operasional.

FaseOutput UtamaPitfall Klasik
AnalyzeTNA, learner profile, gap analysisMelompati ke Design tanpa data
DesignTujuan SMART, storyboard, blueprintTujuan kabur (bukan Mager)
DevelopModul, slide, video, LMSTidak ada pilot test
ImplementPelaksanaan terkendaliLogistik & komunikasi lemah
EvaluateLaporan formatif + sumatifHanya Level 1 (smile sheet)
Tabel ini menjadi checklist kualitas tiap fase — pitfall klasik adalah hal yang paling sering gagal.

Hitung dari Nol: Mengoperasionalkan Fase Analyze

Skenario: Anda merancang program leadership untuk 50 manajer cabang BRI. Fase Analyze harus menjawab: siapa audiens, apa gap, apa konteks. Susun checklist Analyze dengan minimal 8 item yang harus dijawab sebelum lompat ke Design.
Item AnalyzePertanyaan KunciMetode Pengumpulan
AudiensProfil manajer cabang (usia, pengalaman, pendidikan)?HRIS, survey
Gap kompetensiKompetensi leadership mana yang lemah?Assessment center, 360
Konteks bisnisStrategi bisnis BRI tahun ini?Wawancara eksekutif
KendalaAnggaran, waktu, teknologi tersedia?Meeting dengan sponsor
Prioritas stakeholderApa harapan sponsor (komite bisnis)?Kickoff meeting
Baseline KPIKPI manajer cabang sekarang?Data performa 12 bln
MandateProgram ini wajib atau optional?Keputusan sponsor
RisikoHambatan potensial implementasi?Analisis risiko
Implikasi
8 item minimum
Fase Analyze yang serius menjawab minimal 8 item — bukan sekadar 'kita butuh training leadership'.

Hitung dari Nol: Membangun Blueprint Fase Design

Skenario: Dari Analyze, diketahui gap leadership 50 manajer cabang BRI: coaching (gap besar), strategic thinking (gap sedang), change management (gap kecil). Rancang alokasi modul Design dengan total 40 jam pelatihan, proporsional gap.
ModulGapAlokasi (jam)Perhitungan
CoachingBesar2050% (gap terbesar)
Strategic thinkingSedang1230%
Change managementKecil820%
Total40100%
Implikasi
Proporsional gap
Alokasi modul proporsional gap dari Analyze — bukan rata atau ikut tren.
Bagian 3 · 3/4
Studi Kasus Indonesia
Diskusi kelas: apa pelajaran transferable dari kasus ini?

Anatomi Kasus

Bedah kasus nyata korporasi Indonesia.

KONTEKS KASUS
  • Analyze: 50 manajer cabang, gap coaching terbesar
  • Design: 40 jam, proporsional gap
  • Develop: modul + simulation + e-learning
  • Implement: 5 batch @10 manajer
KEPUTUSAN & DAMPAK
  • Evaluate Level 1-4 selama 6 bulan
  • Coaching behavior change via 360
  • KPI cabang (revenue, retensi) Level 4
  • ROI Phillips di P13
BRI Leadership Academy: ADDIE diterapkan konsisten — bukan dokumen tebal, melainkan loop keputusan.

Implikasi Praktis

Tiga implikasi praktis untuk desain program.

IMPLIKASI 1 — ANALYZE SERIUS
Investasi waktu di Analyze — pencegah kegagalan termurah.
IMPLIKASI 2 — PROPORSIONAL GAP
Alokasi modul proporsional gap, bukan rata.
IMPLIKASI 3 — LOOP
Treat ADDIE sebagai loop, lakukan evaluasi formatif.

Jebakan Umum & Mitigasi

Tiga jebakan yang membuat penerapan gagal.

JEBAKAN 1 — LOMPAT ANALYZE
  • Langsung ke Design tanpa data
  • Akibat: Design menebak
JEBAKAN 2 — WATERFALL KAKU
  • Treat ADDIE sebagai waterfall
  • Akibat: tidak adaptif
JEBAKAN 3 — EVALUATE HANYA AKHIR
  • Formatif diabaikan
  • Akibat: koreksi terlambat
Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan Pertemuan Berikutnya
Diskusi kelas: satu insight yang akan Anda terapkan?

Peta Konsep Pertemuan

Empat lensa kunci yang harus Anda bawa pulang.

ANALYZETNADESIGNblueprintDEVELOPmateriEVALUATEloop
Pertemuan 5 berikutnya: Training Needs Analysis mendalam — tiga level O-T-P dan metode pengumpulan data.

Latihan & Diskusi Kelas (10 menit)

Diskusi kelompok 4-5 orang, siapkan jawaban runut untuk presentasi 3 menit.

SOAL 1 — DIAGNOSA
  • Pilih proyek L&D yang Anda kenal
  • Diagnosa fase ADDIE yang under-invested
  • Usulkan satu perbaikan
SOAL 2 — RANCANG
  • Rancang ADDIE untuk 1 program pelatihan
  • Tulis output tiap fase minimal 3 item
  • Sebutkan dua risiko implementasi

Widget: Eksplorasi Siklus ADDIE

Sebelum kita dalami tiap fase, eksplorasi interaktif siklus ADDIE untuk merasakan keterkaitan antar fase.

Widget ini menyiapkan intuisi Anda untuk lima fase ADDIE yang akan kita bedah di section berikutnya. Perhatikan bahwa tiap fase menghasilkan output yang menjadi input fase berikutnya — inilah yang membuat ADDIE menjadi disiplin berpikir, bukan template.

Persiapan Pertemuan Berikutnya

BACAAN WAJIB
Noe, bab ADDIE & desain instruksional; Branch, Instructional Design: ADDIE.
TUGAS MINI
Bawa satu gap kompetensi untuk TNA di P5.
BACAAN TAMBAHAN
Artikel SAM vs ADDIE untuk konteks agile.

Empat lensa pertemuan ini adalah fondasi yang akan kita rujuk sepanjang semester.

Persiapan P5: baca tentang TNA O-T-P; bawa satu gap kompetensi untuk dianalisis TNA.