stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-12
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 12: Moda Entri Internasionalisasi — AAA & BBB
RPS minggu 12 · 2x50 menit · Modul Strategi Global

Bagaimana Berinternasionalisasi

Strategi AAA & Moda Entri BBB — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 12: merancang strategi adaptasi-agregasi-arbitrase dan memilih moda entri pasar internasional yang tepat.

Jam ke-1 (50 menit)
  • AAA Framework — Adaptation, Aggregation, Arbitrage
  • Kapan setiap AAA dominan
  • Spektrum moda entri (export → M&A)
  • Trade-off kontrol-risiko-modal-kecepatan
Jam ke-2 (50 menit)
  • BBB Build-Buy-Borrow + transaction cost (Hennart)
  • Kasus Amazon India, Yahoo-Alibaba, Harry's-Feintechnik
  • Evolusi moda entri (borrow → buy)
  • Mini-kasus Gojek JV & Tokopedia investasi; workshop
Posisi: P12 melengkapi P11 (ADDING-CAGE). Bersama-sama menjadi dasar untuk P13 (integrasi framework) dan P14 (stakeholder non-pasar).

Membedah Mitos Moda Entri

Mitos Umum (Salah)
  • "Wholly owned selalu lebih baik karena kontrol penuh"
  • "Akuisisi cara tercepat masuk pasar"
  • "Adaptation adalah strategi tunggal untuk pasar berbeda"
  • "Moda entri statis"
Realitas
  • Wholly owned mahal & berisiko; JV bisa lebih efisien
  • ~70% M&A gagal menciptakan nilai (angka klasik)
  • Adaptation berlebihan mengikis skala; butuh kombinasi AAA seimbang
  • Moda entri berevolusi (Uppsala): ringan → berat
Pelajaran: pilihan moda entri adalah keputusan dinamis yang tergantung strategi, tahap, modal, dan kapabilitas. Tidak ada moda "terbaik" universal.
Bagian 1 · 1/4
AAA Framework
Diskusi kelas: untuk startup yang Anda kenal, strategi AAA mana yang dominan? Adaptation, aggregation, atau arbitrage?

AAA — Adaptation, Aggregation, Arbitrage

Ghemawat (2007) memetakan tiga strategi value-creation global.

StrategiDefinisiContoh
AdaptationSesuaikan produk/praktik dengan preferensi lokalKFC menu ayam lokal Tiongkok; Unilever sachet Indonesia
AggregationSkala economies via standardisasi & pengelompokan pasariPhone global standard; Windows global
ArbitrageEksploitasi perbedaan ekonomi/budaya antar-pasarOutsourcing IT India; manufacturing Tiongkok/Vietnam
Ghemawat berargumen kebanyakan perusahaan harus menggunakan campuran ketiganya, dengan satu strategi dominan sesuai model bisnis. Trade-off: Adaptation meningkatkan relevansi tetapi menambah biaya; Aggregation menurunkan biaya tetapi mengurangi relevansi; Arbitrage memerlukan integrasi global kompleks.

Kapan Setiap AAA Dominan

StrategiKapan CocokContoh Industri
Adaptation dominanPreferensi lokal kuat, regulasi berbedaFMCG (Unilever), restoran (KFC, McDonald's)
Aggregation dominanPermintaan homogen, skala economies besarConsumer electronics (Apple), software (Microsoft)
Arbitrage dominanPerbedaan biaya besar antar-regionIT outsourcing (TCS, Infosys), manufacturing (Foxconn)
Bagi startup digital: software cenderung aggregation (satu produk global); marketplace dan fintech cenderung adaptation (regulasi, preferensi); software services cenderung arbitrage (tim engineering lintas-region).
Bagian 2 · 2/4
Spektrum Moda Entri Tradisional
Diskusi kelas: untuk startup Indonesia yang ingin ekspansi ke Thailand, moda entri mana yang paling sesuai? Mengapa?

Spektrum Moda Entri

Root (1994) dan Anderson-Gatignon (1986) memetakan moda entri dari ringan ke berat.

ModaDeskripsiKontrolModalKecepatan
Indirect exportLewat trading company/distributor pihak ketigaRendahRendahCepat
Direct exportTim sendiri menangani exportSedangSedangCepat
Licensing/franchisingPihak lokal produksi/jual dengan brand Anda, royaltiSedangRendahCepat
Joint ventureKemitraan dengan lokal, kepemilikan sharedSedangSedangSedang
Wholly owned (greenfield)Bangun operasi sendiri dari nolTinggiTinggiLambat
Acquisition (M&A)Beli perusahaan lokal eksistingTinggiSangat tinggiCepat
Pemilihan tergantung: target strategi (pasar cepat vs kontrol), modal tersedia, risiko yang dapat diterima, kapabilitas internal.

Trade-off Kontrol-Risiko-Modal + Transaction Cost

Hennart (1988, 2009) menerapkan transaction cost economics: pasar efisien → license; pasar tidak efisien → wholly owned/JV.

Trade-off Inti
  • Export: risiko rendah, kontrol rendah, modal rendah, cepat
  • Licensing: risiko IP sedang, kontrol sedang, modal rendah
  • JV: kontrol shared, modal shared, risiko konflik
  • Wholly owned greenfield: risiko & modal tinggi, kontrol penuh, lambat
  • Acquisition: sangat mahal, cepat, risiko integrasi
Logika Transaction Cost
  • Pasar efisien untuk input → license atau contract
  • Pasar tidak efisien (asset specificity tinggi) → wholly owned atau JV
  • Startup IP proprietary + kompleksitas tinggi → wholly owned/JV
  • Produk simple + dapat dikontrak → license atau export
Tidak ada moda "terbaik"; pilihan tergantung strategi, konteks pasar, dan karakteristik produk. Pertimbangkan asset specificity dan opaqueness.
Bagian 3 · 3/4
BBB + Tiga Kasus MM
Diskusi kelas: untuk startup yang Anda kenal, kombinasi AAA+BBB apa yang mereka gunakan? Apakah ada peluang untuk kombinasi yang lebih baik?

BBB — Build, Buy, Borrow

Kerangka BBB (BCG 2006 "The Global Innovator", juga McKinsey build-operate-transfer) — moda pengembangan kapabilitas.

Build
  • Kembangkan kapabilitas internal
  • Organic growth, hire, R&D
  • Lambat, kontrol penuh
  • Contoh: Xendit bangun payment platform internal
Buy
  • Akuisisi perusahaan untuk kapabilitas/pasar
  • Cepat, mahal, risiko integrasi
  • Contoh: GoTo akuisisi Tokopedia
  • Contoh: Haier akuisisi GE Appliances
Borrow
  • Partner, license, atau contract untuk kapabilitas
  • Tanpa kepemilikan
  • Cepat, risiko konflik/IP
  • Contoh: Gojek JV dengan lokal Vietnam (GoViet)
BBB menentukan moda pengembangan kapabilitas; AAA menentukan strategi value-creation. Kombinasi AAA+BBB memberikan kerangka lengkap untuk strategi global. Contoh: Adaptation (AAA) + Borrow (BBB) = partner lokal untuk produk yang disesuaikan pasar.

Kasus: Amazon di India (2013)

Wholly owned dengan adaptation besar — tantangan incumbent kuat (Flipkart-Walmart) dan regulasi FDI proteksionis.

AspekStrategi Amazon India
Mode entriWholly owned (Amazon Seller Services Pvt. Ltd.) — struktur complex karena regulasi FDI India (multi-brand retail restricted)
AdaptationInvest besar di infrastruktur (logistik, fulfillment center)
Partnership lokalAmazon Saheli untuk women entrepreneurs; UMKM onboarding
Pricing agresifPrime India jauh lebih murah dari global
KompetisiFlipkart (incumbent, didukung Walmart), Snapdeal, Reliance Jio Mart
Hasil ~2024: Amazon India pemain besar tetapi tidak mendominasi seperti di pasar lain. Pasar dengan incumbent kuat + regulasi proteksionis sangat sulit dikuasai bahkan oleh Amazon.

Kasus: Yahoo-Alibaba (2005)

Strategic investment non-kontrol — menjadi salah satu exit terbaik Yahoo.

AspekStrategi Yahoo-Alibaba
Mode entriYahoo bayar USD 1 miliar untuk ~40% saham Alibaba (strategic investment)
SebaliknyaAlibaba mengambil operasi Yahoo Tiongkok
AlasanYahoo ingin masuk pasar Tiongkok tetapi CAGE sangat tinggi (regulasi, firewall)
StrategiBeli saham pemain lokal terkuat, alih-alih build wholly owned
Hasil: investasi ini menjadi salah satu exit terbaik Yahoo — saham Alibaba naik puluhan kali pasca IPO 2014. Tetapi menimbulkan kompleksitas (Yahoo dijual ke Verizon 2017; sisa saham Alibaba di-spin off ke Altaba).

Kasus: Harry's-Feintechnik (2014)

Evolusi dari borrow (partner/kontrak) ke buy (akuisisi) seiring skala dan keyakinan.

TahapStrategi Harry's
Awal (2013)Startup pisau cukur AS — Jeff Raider & Andy Katz-Mayfield
Sebelum akuisisiKontrak supply eksklusif dengan Feintechnik (Jerman) — lighter entry (Borrow)
Akuisisi (2014)Harry's akuisisi Feintechnik USD 100 juta dengan pendanaan venture (Buy)
Setelah akuisisiVertikal integrasi — kontrol supply chain penuh
Pelajaran: pilihan moda dapat berevolusi — dari borrow (partner) ke buy (akuisisi) seiring skala dan keyakinan. Evolution of entry mode sesuai Uppsala.

Evolusi Moda Entri & JV Trade-off

Moda entri berevolusi seiring akumulasi pengetahuan (Uppsala). Joint venture punya kelebihan & tantangan unik.

Evolusi (Uppsala)
  • Tahap 1: export atau licensing — uji permintaan, modal rendah
  • Tahap 2: JV atau sales subsidiary — akumulasi pengetahuan lokal
  • Tahap 3: wholly owned atau akuisisi — kontrol penuh setelah keyakinan
  • Bagi startup: jangan langsung wholly owned; mulai ringan, eskalasi
Joint Venture Trade-off
  • Kelebihan: akses pengetahuan lokal, share risiko/modal, sering diwajibkan regulasi
  • Tantangan: konflik tujuan (profit vs share), risiko IP, cultural clash, exit sulit
  • Praktik: governance awal jelas (board, voting, exit clause)
  • Praktik: due diligence partner intensif; IP boundaries eksplisit
Risiko spesifik per moda: Export (tariff, currency); Licensing (IP theft, licensee jadi kompetitor); JV (konflik partner, deadlock); Wholly owned greenfield (lambat, mahal); Acquisition (overpay, integrasi gagal, talent flight).

Mini-Kasus Indonesia: Gojek JV & Tokopedia Invest

Dua contoh strategi borrow (JV Gojek) dan kombinasi build-buy-borrow (Tokopedia).

Gojek Regional JV
  • Vietnam: GoViet (JV lokal, lalu rebrand Gojek)
  • Thailand: GET (JV)
  • Singapura: wholly owned subsidiary
  • JV awal percepat masuk pasar, tetapi koordinasi multi-pasar kompleks
Tokopedia Build-Buy-Borrow
  • Build: platform inti marketplace internal
  • Borrow: investasi di mitra logistik (Anteraja, SiCepat)
  • Borrow: partnership dengan brand untuk inventaris
  • Buy: akuisisi fintech untuk pembayaran
Pelajaran: ekosistem platform dapat diperkuat lewat kombinasi build (platform inti) + buy (akuisisi) + borrow (investasi strategis di mitra). JV regional mempercepat tetapi menyulitkan standardisasi platform.
Bagian 4 · 4/4
Moda Entri Digital Startup
Diskusi kelas: untuk startup SaaS B2B Indonesia, moda entri apa yang paling sesuai untuk ekspansi ke ASEAN? Kapan TIDAK internasionalisasi?

Moda Entri Digital Startup + Kapan Tidak Ekspansi

Pertimbangan Digital
  • Cloud-based: deliver global tanpa physical entry — tetapi data residency dapat paksa server lokal
  • App store distribution: mudah teknis, tetapi user acquisition per pasar butuh investasi
  • Local partnership: sering perlu untuk content (streaming butuh konten lokal) atau supply (marketplace butuh merchant)
  • Acqui-hire: beli tim lokal untuk kapabilitas & pasar
Sinyal Fokus Domestik
  • Pasar domestik belum saturasi (Indonesia 270 juta penduduk)
  • Model bisnis belum tervalidasi (pre-PMF)
  • Tim belum punya kapabilitas cross-cultural
  • Modal terbatas; internasionalisasi mencairkan fokus
  • Regulasi target kompleks + tidak ada partner lokal cocok
Internasionalisasi bukan pilihan default. Keputusan "tidak internasionalisasi sekarang" adalah keputusan strategis yang sah — fokus domestik dulu untuk capai skala dan keunggulan.

Kombinasi Strategi untuk Startup Indonesia

Kombinasi tipikal AAA + moda entri + BBB untuk startup Indonesia.

Tipe StartupAAA DominanModa Entri AwalBBB
SaaS B2BAggregation (produk global)Direct export (no physical)Build (engineering internal)
MarketplaceAdaptation (regulasi per pasar)JV atau wholly ownedBuild platform + Borrow supply
FintechAdaptation (lisensi per negara)Wholly owned (after license)Build core + Buy license/partner
Software servicesArbitrage (tim lintas-region)Wholly owned greenfieldBuild + Buy acqui-hire
D2C consumerAdaptation (preferensi lokal)Licensing atau wholly ownedBuild brand + Borrow distribusi
Contoh: startup SaaS B2B Indonesia → aggregation + export + build. Adaptasi kecil untuk UX/bahasa per pasar tetapi core produk satu. Mulai ringan, eskalasi moda entri seiring skala.

Workshop: Pilih Moda Entri

Format workshop: untuk startup Indonesia yang ingin ekspansi ke pasar ASEAN pilihan, rancang strategi entry (30 menit).
LangkahPertanyaanDurasi
1. TujuanApa tujuan utama ekspansi — pasar, biaya, pembelajaran?5 menit
2. PasarPasar mana (CAGE analysis, P11)?5 menit
3. Moda entriExport, JV, wholly owned? Trade-off?10 menit
4. AAA dominanAdaptasi, agregasi, atau arbitrase?5 menit
5. BBBBuild, buy, atau borrow untuk kapabilitas?5 menit

Output: 1-halaman entry strategy brief dengan kombinasi AAA+moda entri+BBB. Bawa ke P13 untuk integrasi dengan strategi global penuh.

Ringkasan Kunci Pertemuan 12

AAA
Adaptation-Aggregation-Arbitrage — strategi value-creation global; pilih dominan sesuai model bisnis
Moda Entri
Export-Licensing-JV-Wholly owned-Acquisition; trade-off kontrol-risiko-modal-kecepatan
Evolusi
Mulai ringan, akumulasi pengetahuan, eskalasi ke wholly owned/akuisisi (Uppsala)

Bawa tiga lensa (AAA · moda entri · evolusi) ke P13 di mana kita akan mengintegrasikan ADDING-CAGE-AAA-BBB dengan kasus Manchester City Football Group dan Akamai untuk strategi global yang utuh.

Persiapan P13: baca Ghemawat (2007) bab integrasi atau pengantar Anand & Delios (2002) "Absolute and Relative Resources." Bawa satu contoh strategi global yang menurut Anda integratif (mis. Manchester City CFG, Akamai) untuk diskusi.