stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-11
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 11: Internasionalisasi — ADDING & CAGE
RPS minggu 11 · 2x50 menit · Modul Strategi Global

Mengapa & Ke Mana Berinternasionalisasi

Frameworks ADDING & CAGE — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 11: menganalisis keputusan dan pemilihan lokasi internasionalisasi perusahaan rintisan menggunakan framework ADDING dan CAGE.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Pertanyaan pemandu (why, where, how, when)
  • ADDING framework — 6+1 manfaat
  • Biaya & risiko internasionalisasi
  • CAGE distance — 4 dimensi
Jam ke-2 (50 menit)
  • Widget: CAGE distance untuk Indonesia vs pasar kandidat
  • CAGE Indonesia vs ASEAN & pasar jauh
  • Kasus Haier (China-AS) & Impossible Foods (US-Asia)
  • Mini-kasus Traveloka & GoTo; workshop
Posisi: P11 membuka modul Strategi Global. Bekerja sama dengan P12 (moda entri AAA-BBB), P13 (integrasi), P14 (stakeholder non-pasar).

Mengapa Internasionalisasi — Membedah Mitos

Mitos Umum (Salah)
  • "Global = pasar lebih besar = lebih baik"
  • "Internet membuat dunia flat" (Friedman)
  • "Internasionalisasi selalu strategis untuk startup"
  • "Pilih pasar terbesar dulu"
Realitas (Ghemawat)
  • Jarak CAGE menambah biaya & risiko yang mengikis manfaat
  • 80%+ aktivitas multinasional sebenarnya regional
  • Premature internationalization mengencerkan fokus & modal
  • Pasar terbesar tidak selalu paling menarik jika CAGE tinggi
Pelajaran Ghemawat: "Distance Still Matters." Internet mempermudah komunikasi tetapi tidak menghapus biaya jarak budaya, administratif, geografis, dan ekonomi.
Bagian 1 · 1/4
ADDING — Manfaat Internasionalisasi
Diskusi kelas: untuk startup yang Anda kenal, identifikasi satu manfaat ADDING paling kuat dan satu yang paling lemah untuk ekspansi mereka.

ADDING Framework — 6+1 Manfaat

Ghemawat (2007) memperluas kerangka evaluasi manfaat internasionalisasi menjadi ADDING.

DimensiManfaat InternasionalisasiContoh
Add valueAkses pasar baru, pelanggan baru, revenue naikTraveloka ekspansi ASEAN → TAM meluas
Decrease costsSkala economies, akses input lebih murahApple produksi di China → biaya unit turun
DifferentiateCross-pollination ide, akses sumber daya unikSpotify瑞典 → global music library
Intensify competitionMasuk pasar kompetitor kuat → learning by competingGojek ke Vietnam → belajar dari Grab
Normalize riskDiversifikasi geografis mengurangi risiko negara/mata uangRuangguru multi-pasar → tahan shock regulasi satu negara
Grow industryBerkontribusi pertumbuhan industri global, standard-settingXendit mendefinisikan API payment ASEAN
Government (+1)Akses insentif, regulasi yang mendukungStartup Estonia → e-residency global
Evaluasi setiap dimensi untuk keputusan internasionalisasi tertentu. Jika total manfaat < total biaya + risiko, jangan internasionalisasi.

Biaya & Risiko Internasionalisasi

Sisi negatif yang harus ditimbang terhadap manfaat ADDING.

Biaya Jarak & Lokalisasi
  • Transportasi, komunikasi lintas-zona waktu
  • Koordinasi lintas-unit
  • Adaptasi produk, marketing, layanan per pasar
Risiko Politik & Mata Uang
  • Perubahan regulasi, nasionalisasi, sanksi
  • Exchange rate fluctuation
  • Regulatory shock (mis. India banned Tiongkok apps 2020)
Kompleksitas Organisasional & IP
  • Struktur multi-pasar, koordinasi
  • Risiko IP di pasar perlindungan lemah
  • Cross-cultural management overhead
Bagi startup dengan modal terbatas, biaya dan risiko ini sangat berbahaya jika tidak dikelola. Premature internationalization adalah jebakan klasik.
Bagian 2 · 2/4
CAGE — Jarak Antar-Pasar
Diskusi kelas: untuk startup Indonesia yang ingin ekspansi, pasar mana yang menurut Anda memiliki CAGE terendah? Mana tertinggi?

CAGE Distance Framework

Ghemawat (2001 HBR "Distance Still Matters", 2017 revisi) — empat dimensi jarak antar-pasar.

DimensiKomponen
Cultural distanceBahasa, etnis, agama, norma sosial, kepercayaan
Administrative distanceSistem politik, hukum, mata uang, perdagangan (tariff, regulasi), kolonial tie, trade bloc
Geographic distanceJarak fisik, ukuran negara, akses laut, perbedaan zona waktu
Economic distancePendapatan per kapita, distribusi kekayaan, infrastruktur, biaya tenaga kerja
Semakin tinggi jarak CAGE, semakin tinggi biaya dan risiko. Strategi yang baik: pilih pasar dengan CAGE rendah dulu (regional expansion), lalu ke yang lebih jauh (Uppsala model, P11 selanjutnya).

Eksplorasi: CAGE Distance Indonesia vs Pasar Kandidat

Atur slider C/A/G/E untuk pasar kandidat ekspansi; perhatikan rekomendasi zona warna. Preset: pilih negara untuk lihat profil jarak Indonesia-ke-pasar tersebut.

CAGE Indonesia vs ASEAN

Aplikasi CAGE untuk startup Indonesia mempertimbangkan ekspansi regional ASEAN.

PasarC (budaya)A (administratif)G (geografis)E (ekonomi)
SingapuraSedang (Tionghoa diaspora)Rendah (ASEAN, hub)RendahTinggi (GDP/kap tinggi)
MalaysiaRendah (Melayu-Islam)Rendah (ASEAN)RendahSedang
ThailandSedang (Buddha)Rendah (ASEAN)SedangSedang
VietnamSedang (sosialis)Sedang (regulasi)SedangSedang-rendah
FilipinaSedang (Katolik, Inggris)Rendah (ASEAN)SedangSedang-rendah
Pelajaran: ASEAN adalah pilihan ekspansi paling logis untuk startup Indonesia karena CAGE rendah secara agregat. Singapura sering menjadi "bridgehead" karena administratif & ekonomi ramah bisnis.

CAGE Indonesia vs Pasar Jauh

Perbandingan ke pasar di luar ASEAN — CAGE jauh lebih tinggi.

PasarCAGEStrategi Mitigasi
IndiaTinggi (bahasa)Tinggi (FDI)TinggiTinggi (GDP/kap)Partner lokal wajib
TiongkokTinggiTinggi (firewall)TinggiTinggiJV mayoritas lokal
Timur TengahTinggiSedang-tinggiTinggiSedangHalal certification, partner
ASTinggiTinggi (litigasi)Sangat tinggiTinggiAkuisisi incumbent lokal
Untuk startup Indonesia tanpa diferensiasi kuat, ekspansi langsung ke pasar jauh tinggi risiko; lebih baik regional dulu atau partnership dengan pemain lokal di pasar target.
Bagian 3 · 3/4
Kasus Haier & Impossible Foods
Diskusi kelas: apa pelajaran transferable dari Haier dan Impossible Foods untuk startup Indonesia yang ingin ekspansi ke pasar CAGE tinggi?

Kasus: Haier Internasionalisasi

Pendatang baru Cina yang berhasil masuk pasar AS dengan strategi niche, brand positioning premium, dan akuisisi incumbent.

AspekStrategi Haier
Segmen awalNiche di AS: mini-fridge mahasiswa, wine cooler — incumbent (Whirlpool, GE) abaikan
Brand positioning"Premium value" (bukan low-cost Chinese) untuk mengatasi stigma
Produksi lokalCamden, South Carolina factory (2000) — reduksi biaya transportasi, responsif pasar
AkuisisiGE Appliances 2016 (~USD 5,4 miliar) — akses brand, distribusi, teknologi
CAGE Haier-AS: budaya tinggi, administratif tinggi, geografis tinggi, ekonomi sedang. Strategi mitigasi: produksi lokal + brand positioning premium + akuisisi incumbent. Moda entri yang lebih dalam (wholly owned, akuisisi) sering diperlukan untuk pasar CAGE tinggi.

Kasus: Impossible Foods Internasionalisasi

Plant-based meat startup (Pat Brown, 2011) — ekspansi Asia via bridgehead Hong Kong & Singapura dulu.

AspekStrategi Impossible Foods
Pasar awalAS — restoran premium, kemudian retail (Whole Foods, Kroger)
InternasionalisasiAsia: Hong Kong (2018), Singapura (2019), kemudian Tiongkok daratan
Moda entriB2B partnership dengan restoran (Burger King, Hong Kong Maxim's)
Bridgehead strategyHK & SG dulu (CAGE lebih rendah) → bangun awareness → pasar lebih besar
CAGE Impossible-Asia: budaya (Asia konsumsi daging tinggi), administratif (regulasi pangan per negara), geografis (transportasi pendingin), ekonomi (premium pricing). Strategi: pilih bridgehead CAGE rendah dulu, bangun awareness, ekspansi bertahap.

Perbandingan: Haier vs Impossible Foods

DimensiHaierImpossible Foods
Pasar target awalAS langsung (CAGE sangat tinggi)Asia via bridgehead HK/SG (CAGE lebih rendah)
Segmen awalNiche (mini-fridge mahasiswa)B2B premium (restoran chain)
Produksi lokalYa (Camden factory 2000)Belum awal (US-produced export)
Akuisisi incumbentYa (GE Appliances 2016)Tidak (organic growth)
Modal intensitasTinggi (factory + akuisisi)Sedang (B2B partnership)
Cocok untukIndustri berat, capital-intensiveFMCG, startup dengan modal lebih kecil
Pelajaran: tidak ada satu strategi internasionalisasi yang benar untuk semua. Haier cocok untuk capital-intensive industries; Impossible cocok untuk FMCG dengan modal lebih kecil.
Bagian 4 · 4/4
OLI, Uppsala & Born Global
Diskusi kelas: untuk startup Indonesia dengan produk B2B SaaS, mana yang paling cocok — Uppsala sequential atau Born Global? Mengapa?

Dunning OLI + Uppsala + Born Global

Tiga kerangka tambahan untuk menilai pola internasionalisasi.

Dunning OLI (1980)
  • Ownership: teknologi/brand proprietary — Xendit payment API
  • Location: pasar, input, sumber daya — SG hub fintech
  • Internalization: kontrol IP vs license
  • O+L+I kuat → wholly owned
Uppsala Sequential (1977)
  • Mulai dari pasar jarak psikis rendah
  • Mode entri ringan: export → agent → subsidiary → production
  • Akumulasi experiential knowledge per pasar
  • Cocok untuk sumber daya terbatas
Born Global
  • Internasionalisasi sejak awal (2-3 tahun pertama)
  • Multiple pasar paralel
  • Cocok: produk digital, pasar global natural
  • Contoh: Spotify, Notion, Figma, Linear
Bagi startup Indonesia: kebanyakan sequential (ASEAN dulu, mode entri ringan, akumulasi pengetahuan) — cocok untuk fintech, healthcare, e-commerce. Beberapa digital-native (SaaS B2B, dev tools) dapat born global jika pasar target developer community global.

Mini-Kasus: Traveloka vs GoTo Regional

Dua kontras startup Indonesia: Traveloka sukses regional; GoTo retreat untuk fokus domestik.

Traveloka (Sukses)
  • Ekspansi 2017+: SG, MY, TH, VN, PH — wholly owned subsidiary
  • Adaptasi: bahasa, mata uang, inventaris lokal
  • Tim lokal per pasar dengan platform technology shared
  • CAGE moderat ASEAN — cocok dengan strategi Uppsala
Gojek/GoTo (Retreat)
  • Ekspansi 2018-2019: SG, VN (GoViet), TH (GET) via JV
  • Tantangan: Grab sudah regional, struktur biaya tinggi
  • Regulasi driver & payment per negara berbeda
  • 2022+: fokus profitabilitas pasar utama Indonesia
Pelajaran: regional expansion tidak selalu menguntungkan. Competition landscape (Grab first-mover) dan cost-benefit harus dinilai cermat dengan ADDING. GoTo retreat strategis — bukan kegagalan murni, tetapi pengakuan manfaat tidak cukup besar.

Regional vs Global + Faktor Administratif

Rugman & Verbeke (2004): 80%+ aktivitas Fortune 500 terkonsentrasi di region home (Asia, Eropa, Amerika Utara).

Faktor AdministratifImplikasiContoh
Trade blocMemudahkan perdagangan intra-blocASEAN AEC, EU, USMCA
FDI restrictionsBatasan kepemilikan asingBeberapa sektor Tiongkok, India
Tariff & customsBea masuk mengubah unit economicsImport duty hardware
Data residencyRegulasi data lintas batasGDPR EU, PDPL SG, UU PDP ID
Lisensi sektorFintech, healthtech, edtechOJK ID, MAS SG, SEC US
Implikasi: untuk startup Indonesia, pertimbangkan strategi regional (ASEAN → Asia) sebelum global penuh. Regulasi ASEAN relatif koheren; regulasi di luar ASEAN lebih kompleks dan butuh partner lokal atau legal counsel ahli.

Workshop: ADDING-CAGE untuk Startup

Format diagnosis: untuk startup Indonesia pilihan, lakukan analisis ADDING-CAGE (35 menit).
LangkahPertanyaanDurasi
1. Mengapa?Apakah sudah saatnya internasionalisasi? Manfaat utama (ADDING)?5 menit
2. Ke mana?3-5 pasar kandidat — CAGE analysis dengan widget15 menit
3. Trade-offManfaat ADDING vs biaya + risiko?10 menit
4. RekomendasiEkspansi sekarang, tunggu, atau tidak?5 menit

Output: 1-halaman international expansion brief dengan rekomendasi spesifik. Bawa ke P12 untuk diskusi moda entri (AAA-BBB).

Ringkasan Kunci Pertemuan 11

ADDING
6+1 manfaat internasionalisasi — Add, Decrease, Differentiate, Intensify, Normalize, Grow, Government
CAGE
4 dimensi jarak — Cultural, Administrative, Geographic, Economic. Semakin tinggi = semakin mahal
Pilih CAGE rendah
Regional expansion dulu (ASEAN untuk startup ID); bridgehead strategy

Bawa tiga lensa (ADDING · CAGE · pilih-CAGE-rendah-dulu) ke P12 di mana kita akan menentukan moda entri (AAA & BBB) dengan kasus Amazon India, Yahoo-Alibaba, dan Harry's-Feintechnik.

Persiapan P12: baca Ghemawat (2007) bab 5 (AAA framework) dan Hout, Porter, & Rudden (1982) "How Global Companies Win Out." Bawa satu contoh startup yang berhasil memilih moda entri yang menarik untuk diskusi.