‹ Daftar slidePertemuan 8: Value at Risk (VaR) — Metode Parametrik, Historis, Monte Carlo
RPS minggu 8 · 2x50 menit
Value at Risk (VaR)
Metode Parametrik, Historis, Monte Carlo — Manajemen Risiko Tingkat Lanjut
Peta Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK 8: menghitung VaR dengan metode parametrik, historis, dan Monte Carlo, serta Expected Shortfall.
Jam ke-1 (50 menit)
Definisi & interpretasi VaR
VaR parametrik (variance-covariance)
VaR historis (non-parametrik)
Jam ke-2 (50 menit)
Monte Carlo simulation
Expected Shortfall (ES) sebagai komplemen
Backtesting & Basel traffic light
Posisi: P8 mengaplikasikan toolkit statistik (P7) ke ukuran risiko pasar. Esensi dari BCBS 1996 & FRTB.
Definisi Value at Risk
VaR adalah metrik yang menyatakan: "Dengan tingkat kepercayaan α, loss maksimum dalam horizon h tidak akan melebihi X".
VaR_α(L) = inf{x : P(L > x) ≤ 1-α} ; Contoh: VaR_99% = Rp 1 M
Komponen 1
α (confidence)
Biasanya 95% atau 99%
Komponen 2
h (horizon)
Harian, 10 hari (Basel)
Komponen 3
Portfolio
Aset & posisi spesifik
Interpretasi yang salah: "VaR adalah loss maksimum". Interpretasi yang benar: "VaR adalah loss threshold; 1% kemungkinan loss lebih besar dari VaR".
Bagian 1 · 1/4
Tiga Metode VaR
Diskusi kelas: untuk portfolio saham LQ45 harian, metode mana yang paling tepat?
Perbandingan Tiga Metode
Metode
Asumsi
Kelebihan
Kelemahan
Parametrik
Distribusi normal
Cepat, simple
Understate fat tail
Historis
Masa depan = masa lalu
Tanpa asumsi distribusi
Terbatas data, lambat adapt
Monte Carlo
Distribusi simulasi
Fleksibel, scenario-based
Komputasi mahal, model risk
Tidak ada metode "terbaik" — pilihan bergantung pada karakteristik portfolio, ketersediaan data, dan kebutuhan komputasi.
VaR Parametrik (Variance-Covariance)
Asumsi: return mengikuti distribusi normal. VaR dihitung dari mean dan variance.
VaR_α = -(μ - z_α × σ) × V
Variabel
μ = expected return
σ = standard deviation
z_α = quantile dari distribusi normal standar (z_99% = 2,326)
V = nilai portfolio
Kelebihan & Kelemahan
Komputasi sangat cepat
Cocok untuk portfolio besar linear
Tidak menangkap non-linear (opsi, MBS)
Understate fat tail
VaR Historis (Non-Parametrik)
Asumsi: masa depan = distribusi masa lalu. Ambil quantile langsung dari data historis.
VaR_α = quantile_α dari {r₁, r₂, ..., r_n} × V
Langkah
1. Kumpulkan return historis (mis. 250 hari)
2. Sortir return dari terburuk ke terbaik
3. Ambil quantile ke-(1-α)
4. VaR = quantile × nilai portfolio
Kelebihan & Kelemahan
Tanpa asumsi distribusi
Menangkap fat tail (jika ada di data)
Lambat adaptasi ke regime baru
Butuh data minimal 250 observasi
Hitung dari Nol: VaR Historis LQ45
Skenario: 250 return haris LQ45, sorted. Return di posisi ke-2,5 (1% dari 250) adalah -3,8%. Portfolio Rp 5 M. Hitung VaR 99% historis.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Posisi quantile 1%
0,01 × 250 = 2,5
Antara posisi 2 dan 3
2. Interpolasi
return pada posisi 2,5
-3,8%
3. VaR dalam %
3,8% (loss)
3,8%
4. VaR dalam Rp
3,8% × Rp 5 M
Rp 190 jt
Interpretasi
VaR 99% = Rp 190 jt
Dalam 99% hari, loss harian tidak melebihi Rp 190 jt — berdasarkan data 1 tahun terakhir
Bagian 2 · 2/4
Monte Carlo & Expected Shortfall
Diskusi kelas: berapa simulasi Monte Carlo yang cukup untuk VaR stabil?
Monte Carlo Simulation
Generate ribuan skenario return berdasarkan model distribusi (normal, Student-t, GBM) — paling fleksibel tetapi mahal komputasi.
Langkah
1. Pilih model distribusi (mis. multivariate normal)
2. Estimasi parameter (μ, σ, korelasi)
3. Generate 10.000+ skenario return
4. Hitung portfolio value untuk setiap skenario
5. Ambil quantile (1-α)
Kelebihan & Kelemahan
Fleksibel: aset non-linear (opsi)
Bisa pakai distribusi non-normal
Komputasi mahal
Model risk: hasil tergantung pilihan distribusi
Slow convergence (VaR stabil perlu 10.000+ runs)
Expected Shortfall (ES / CVaR)
VaR hanya menunjukkan threshold; ES menunjukkan rata-rata loss di tail. ES lebih koheren (sub-additive).
ES_α = E[L | L > VaR_α] ; Untuk normal: ES_99% = μ + σ × φ(z_α) / (1-α)
ES lebih konservatif dan koheren; Basel FRTB (2019) beralih dari VaR 99% ke ES 97,5% untuk kebutuhan modal pasar.
Hitung dari Nol: ES dari VaR Normal
Skenario: VaR 99% = Rp 190 jt (dari hitung historis tadi). Untuk distribusi normal, ES ≈ VaR × 1,15. Hitung ES.
Metrik
Nilai
Interpretasi
VaR 99%
Rp 190 jt
Threshold 1% tail
Faktor (z=2,326)
φ(2,326) / 0,01 = 0,0264 / 0,01
~ 2,665
Rasio ES/VaR
2,665 / 2,326
~ 1,146
ES 99%
Rp 190 jt × 1,146
Rp 217,7 jt
Pelajaran
ES > VaR selalu
Saat loss melewati VaR, rata-rata loss = ES — inilah yang perlu dicadangkan modalnya
Bagian 3 · 3/4
Coba Widget: VaR Parametrik vs Historis
Diskusi kelas: untuk portfolio Anda, metode mana yang lebih konservatif? Mengapa?
Coba Sendiri: VaR Parametrik vs Historis + Monte Carlo
Atur parameter portfolio, volatilitas, dan skewness. Bandingkan VaR parametrik (normal), VaR Cornish-Fisher, historis, dan Monte Carlo dalam satu view.
Coba Sendiri: VaR Explorer (lanjutan)
Lanjutkan eksplorasi dengan VaR Explorer — fokus pada distribusi dan tingkat kepercayaan yang berbeda.
Bagian 4 · 4/4
Backtesting & FRTB
Diskusi kelas: jika VaR Anda sering dilampaui ( breach) dalam backtest, apa penyebab utamanya?
Backtesting: Basel Traffic Light
Basel menguji model VaR melalui jumlah breach dalam 250 hari. Tiga zona warna menentukan multiplier modal.
Zona
Breach (250 hari 99%)
Multiplier
Implikasi
🟢 GREEN
0-4
3,0×
Model OK
🟡 AMBER
5-9
3,4-3,85×
Penalty naik, evaluasi
🔴 RED
≥ 10
4,0×
Model ditolak
Basel memaksa bank menahan modal tambahan jika model VaR jelek. Inilah insentif untuk backtesting rigor.
FRTB (Fundamental Review of Trading Book)
Basel FRTB (2019) mengganti VaR 99% dengan ES 97,5% dan menambah persyaratan model approval.
Perubahan Utama
VaR 99% 10-hari → ES 97,5% dengan likuiditas horizon
Dua output: SMA (standard) & IMA (internal model)
IMA memerlukan P&L attribution test
Boundary antara trading & banking book lebih ketat
Implikasi untuk Bank Indonesia
POJK 17/2014 menjadi baseline; FRTB adaptasi bertahap
Bank besar (BUKU 4) sudah lebih advanced
Bank kecil tetap pakai standardized
ES memerlukan data tail lebih kaya
Studi Kasus: VaR di SVB (2023)
Silicon Valley Bank collapse 2023 — VaR lapor aman, tetapi krisis terjadi. Apa yang salah?
Evaluasi
Yang Terjadi
VaR rate-sensitive
Asumsi rate naik moderat; Fed funds naik 525 bps cepat
VaR bond portfolio
HTM accounting menutup unrealized loss
Liquidity stress
Bank run $42 M dalam sehari — di luar model VaR
Backtesting
Breach VaR terjadi tetapi tidak dijawab
SVB: VaR bukan semua. Likuiditas, asset-liability mismatch, dan behavior tail di luar VaR. Inilah mengapa reverse stress test (P9) penting.
Ringkasan Kunci Pertemuan 8
Tiga Metode
Parametrik (cepat), Historis (no-asumsi), MC (fleksibel)
ES > VaR
Expected Shortfall rata-rata tail, lebih koheren
FRTB 2019
ES 97,5% + SMA/IMA + backtesting rigor
VaR adalah threshold bukan maksimum. Backtest wajib. ES lebih baik. FRTB modern.
Persiapan P9: baca BCBS "Principles for Stress Testing" (2009) dan identifikasi skenario stress yang relevan untuk bank Indonesia.