RPS minggu 7 · 2x50 menit
Teknik Kuantitatif: Statistik & Probabilitas Manajemen Risiko Tingkat Lanjut — Magister Manajemen FEB UNDIP Hari ini kita masuk ke fondasi matematika manajemen risiko: statistik dan probabilitas. VaR, EL, dan model rating semua berakar pada konsep yang akan kita bahas: mean, std dev, distribusi, korelasi, dan kopula. Tanpa pemahaman ini, kita hanya operator model — bukan pengambilan keputusan. Peta Pembelajaran Hari Ini Sub-CPMK 7: menguasai statistik & probabilitas sebagai dasar teknik kuantitatif risiko.
Moments distribusi: mean, variance, skewness, kurtosis Distribusi normal & fat tail (Student-t, lognormal) Korelasi, covariance, dan matriks Copula & dependence struktur Cornish-Fisher untuk skewed VaR Coba widget VaR & EL Posisi: P7 menyiapkan toolkit matematika untuk VaR (P8) dan stress test (P9).
Empat kompetensi: jelaskan empat moment distribusi, pilih distribusi yang tepat untuk risk, hitung korelasi & kopula, terapkan Cornish-Fisher. Empat Moment Distribusi Empat moment pertama distribusi adalah kunci untuk memahami risiko.
Moment Definisi Relevansi Risiko 1. Mean (μ) Nilai rata-rata Expected return/loss 2. Variance (σ²) Penyebaran dari mean Volatilitas — basis VaR 3. Skewness Asimetri distribusi Loss tail lebih tebal → skew negatif 4. Kurtosis Ketebalan ekor Fat tail → black swan lebih sering
σ² = Σ(xᵢ - μ)² / (n-1) ; Skewness = E[(X-μ)³]/σ³ ; Kurtosis = E[(X-μ)⁴]/σ⁴
Distribusi normal: skewness=0, kurtosis=3. Banyak return finansial punya skew negatif dan kurtosis tinggi → "fat tail".
Empat moment distribusi: Mean (expected return/loss), Variance (volatilitas, basis VaR), Skewness (asimetri, loss tail lebih tebal → skew negatif), Kurtosis (ketebalan ekor, fat tail → black swan). Distribusi normal memiliki skewness 0 dan kurtosis 3. Banyak return finansial punya skew negatif dan kurtosis tinggi → fat tail. Bagian 1 · 1/4
Distribusi & Fat Tail
Diskusi kelas: return saham harian — apakah normal? Bagaimana Anda mengeceknya?
Pertanyaan: return saham harian — apakah normal? Bagaimana Anda mengeceknya? Distribusi Normal vs Fat Tail Distribusi Normal vs Fat Tail (Student-t df=3) μ = 0 Normal Student-t fat tail fat tail -4σ +4σ VaR dengan asumsi normal UNDERSTATE risiko ekor — krisis 2008 menunjukkan kejadian "6σ" yang seharusnya terjadi 1 kali per 1 miliar hari terjadi beberapa kali dalam dekade.
Distribusi normal memiliki ekor tipis; return finansial sebenarnya punya fat tail. VaR dengan asumsi normal understates risiko ekor. Krisis 2008 menunjukkan kejadian 6 sigma yang seharusnya terjadi 1 kali per 1 miliar hari terjadi beberapa kali dalam dekade. Distribusi Student-t dengan derajat bebas rendah (df=3) lebih mendekati realita. Distribusi untuk Risk Pilihan distribusi bergantung pada karakteristik loss — tidak ada one-size-fits-all.
Return pasar harian (paling dekat) Asumsi: skew=0, kurt=3 Simpel, mudah dihitung Understate tail risk Harga saham (GBM) Tidak bisa negatif Black-Scholes menggunakan ini Right-skewed Fat tail realistis Parameter df kontrol ketebalan VaR lebih konservatif Komputasi lebih kompleks Pilihan praktis: gunakan normal untuk VaR harian pasar, Student-t untuk op-risk dengan loss ekor tebal, lognormal untuk harga aset.
Pilihan distribusi untuk risk: Normal (return pasar harian, simpel, understates tail), Lognormal (harga saham, tidak bisa negatif, Black-Scholes, right-skewed), Student-t (fat tail realistis, parameter df kontrol ketebalan, VaR lebih konservatif). Pilihan praktis: normal untuk VaR harian pasar, Student-t untuk op-risk, lognormal untuk harga aset. Korelasi & Covariance Korelasi adalah jantung diversifikasi — tetapi korelasi tidak stabil di krisis.
ρ(X,Y) = Cov(X,Y) / (σ_X × σ_Y) ; Cov(X,Y) = E[(X-μ_X)(Y-μ_Y)]
Korelasi Makna Implikasi Diversifikasi ρ = +1 Sebanding sempurna Tidak ada diversifikasi ρ = 0 Tidak linear terkait Diversifikasi maksimum (linear) ρ = -1 Berlawanan sempurna Perfect hedge ρ = 0,7-0,9 (krisis) Korelasi meningkat saat stress Diversifikasi gagal saat dibutuhkan
"Pada saat krisis, semua korelasi pergi ke 1" — fenomena yang terjadi di 2008 (sub-prime), 2020 (COVID), dan 1997 (krisis Asia).
Korelasi: rho +1 (sebanding, tidak ada diversifikasi), rho 0 (tidak linear terkait, diversifikasi maksimum), rho -1 (berlawanan, perfect hedge). Fenomena krisis: korelasi meningkat ke 0,7-0,9 saat stress — diversifikasi gagal saat dibutuhkan. Terjadi di 2008 sub-prime, 2020 COVID, 1997 krisis Asia. Hitung dari Nol: Volatilitas Portofolio 2-Aset Skenario: Portofolio 50% saham A (σ=20%), 50% saham B (σ=25%), korelasi ρ=0,3. Hitung volatilitas portofolio.
Langkah Perhitungan Nilai 1. Bobot kuadrat w_A² = 0,5²; w_B² = 0,5² 0,25 ; 0,25 2. Varians A & B σ_A² = 0,04; σ_B² = 0,0625 — 3. Cross term 2·w_A·w_B·σ_A·σ_B·ρ = 2·0,5·0,5·0,20·0,25·0,3 0,0075 4. Varians porto 0,25·0,04 + 0,25·0,0625 + 0,0075 0,0281 5. σ porto √0,0281 16,76%
Manfaat Diversifikasi
σ = 16,76% < rata-rata 22,5%
Volatilitas turun karena korelasi < 1 — ini esensi Markowitz
Portofolio 50 persen saham A (sigma 20 persen), 50 persen saham B (sigma 25 persen), korelasi rho 0,3. Varians portofolio = 0,25 kali 0,04 + 0,25 kali 0,0625 + 2 kali 0,5 kali 0,5 kali 0,20 kali 0,25 kali 0,3 = 0,0281. Sigma portofolio = sqrt(0,0281) = 16,76 persen. Manfaat diversifikasi: volatilitas turun karena korelasi kurang dari 1 — esensi Markowitz. Bagian 2 · 2/4
Copula & Dependence
Diskusi kelas: bagaimana menggambarkan hubungan non-linear antar risiko?
Pertanyaan: bagaimana menggambarkan hubungan non-linear antar risiko? Copula: Beyond Korelasi Korelasi hanya menangkap hubungan linear. Copula menangkap struktur dependensi penuh, terutama tail dependence.
Sklar's Theorem: F(x,y) = C(F_X(x), F_Y(y))
Gaussian — tidak ada tail dependenceStudent-t — symmetric tail dependenceClayton — lower tail dependence (krisis bersama)Gumbel — upper tail dependence (boom bersama)CDO menggunakan Gaussian copula (Li 2000) Default korelasi UNDERSTATED Saat krisis: default terjadi serentak Gaussian copula: "rumus yang membunuh Wall Street" Salah pilih copula → modal understated → blow-up di krisis. Inilah mengapa stress test (P9) lebih diutamakan daripada VaR untuk tail risk.
Korelasi hanya menangkap hubungan linear. Copula menangkap struktur dependensi penuh. Sklar's Theorem: F(x,y) = C(F_X(x), F_Y(y)). Jenis copula: Gaussian (tidak ada tail dependence), Student-t (symmetric tail), Clayton (lower tail, krisis bersama), Gumbel (upper tail, boom bersama). Krisis 2008: CDO menggunakan Gaussian copula yang understated default korelasi — "rumus yang membunuh Wall Street". Cornish-Fisher Expansion Cornish-Fisher (1937) mengoreksi z-score VaR untuk skewness & kurtosis — alternatif murah untuk distribusi fat tail.
z_cf = z + (z²-1)·S/6 + (z³-3z)·K/24 - (2z³-5z)·S²/36
z = z-score normal (1,645 untuk 95%, 2,326 untuk 99%) S = skewness sample K = excess kurtosis (kurt - 3) Tidak perlu distribusi spesifik Cukup moments sample Komputasi sangat cepat Basis BIS untuk modifikasi VaR Cornish-Fisher (1937) mengoreksi z-score VaR untuk skewness dan kurtosis. Formula: z_cf = z + (z²-1)·S/6 + (z³-3z)·K/24 - (2z³-5z)·S²/36. Parameter: z (z-score normal), S (skewness sample), K (excess kurtosis). Keunggulan: tidak perlu distribusi spesifik, cukup moments sample, komputasi cepat, basis BIS untuk modifikasi VaR. Hitung dari Nol: Cornish-Fisher VaR Skenario: Return harian portofolio: μ=0,05%, σ=1,5%, skewness=-0,8, excess kurtosis=4. Hitung VaR 99% parametrik vs Cornish-Fisher.
Metode z VaR (z × σ) VaR % Normal (parametrik) 2,326 2,326 × 1,5% = 3,49% 3,49% Cornish-Fisher (1) 2,326 + (5,41-1)(-0,8)/6 = 2,326 - 0,588 1,738 — Cornish-Fisher (2) + (12,55-6,98)(4)/24 = +0,928 2,666 — Cornish-Fisher (3) - (24,90-11,63)(0,64)/36 = -0,236 2,430 3,65%
Selisih VaR CF vs Normal
+ 4,5% lebih konservatif
Cornish-Fisher mengoreksi fat tail → VaR lebih tinggi lebih realistis
Return harian: mu 0,05 persen, sigma 1,5 persen, skewness -0,8, excess kurtosis 4. VaR 99 persen: Normal = 2,326 kali 1,5 persen = 3,49 persen. Cornish-Fisher: z_cf = 2,326 + (5,41-1)(-0,8)/6 + (12,55-6,98)(4)/24 - (24,90-11,63)(0,64)/36 = 2,430. VaR CF = 2,430 kali 1,5 persen = 3,65 persen. Selisih 4,5 persen lebih konservatif. Cornish-Fisher mengoreksi fat tail → VaR lebih tinggi lebih realistis. Bagian 3 · 3/4
Coba Widget: EL & VaR
Diskusi kelas: berapa VaR yang Anda anggap "aman" untuk portfolio pasar harian? Diskusikan dengan PD/LGD kredit.
Pertanyaan: berapa VaR yang Anda anggap aman untuk portfolio pasar harian? Diskusikan dengan PD/LGD kredit. Coba Sendiri: Expected Loss Slider Atur PD, LGD, dan EAD untuk menghitung expected loss kredit. Lihat bagaimana perubahan setiap parameter memengaruhi EL absolut dan % EAD.
Siswa mengatur PD, LGD, EAD dan melihat EL. Diskusikan: kapan EL/EAD > 1 persen menjadi warning? Bagaimana cadangan PSAK 71 memperhitungkan EL? Coba Sendiri: VaR Explorer Bandingkan VaR parametrik (normal), historis, dan Cornish-Fisher. Lihat bagaimana fat tail mengubah angka VaR.
Siswa membandingkan tiga metode VaR. Diskusikan: kapan selisih antara metode menjadi signifikan? Mengapa VaR historis sering lebih konservatif? Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P8
Diskusi kelas: metode VaR mana yang Anda pakai untuk portfolio saham harian? Mengapa?
Pertanyaan: metode VaR mana yang Anda pakai untuk portfolio saham harian? Mengapa? Studi Kasus: Long-Term Capital Management LTCM 1998 — $4,6 M hilang. Nobel laureates (Scholes, Merton) salah bukan karena formula, tapi karena korelasi & asumsi distribusi.
Asumsi LTCM Realita 1998 Return normal (kurtosis 3) Fat tail: krisis Rusia 1998 Korelasi historis stabil Korelasi lompat ke 0,9 saat stress Leverage 25:1 aman dengan VaR VaR underestimate likuiditas Diversifikasi cross-strategy Convergence trades gagal serentak
LTCM: kegagalan bukan teori — pemahaman keterbatasan teori. VaR mengatakan aman; krisis mengatakan rugi.
LTCM 1998: 4,6 miliar dolar hilang. Nobel laureates Scholes dan Merton salah bukan karena formula, tetapi karena korelasi dan asumsi distribusi. Asumsi LTCM: return normal, korelasi stabil, leverage 25:1 aman dengan VaR, diversifikasi cross-strategy. Realita 1998: fat tail (krisis Rusia), korelasi lompat ke 0,9 saat stress, VaR underestimate likuiditas, convergence trades gagal serentak. Pelajaran: kegagalan bukan teori, tetapi pemahaman keterbatasan teori. Ringkasan Kunci Pertemuan 7 4 Moments
Mean, variance, skewness, kurtosis — kunci karakteristik loss
Fat Tail
Student-t lebih realistis; normal understates risk
Cornish-Fisher
Koreksi z VaR untuk skew/kurt — basis BIS modern VaR
Korelasi tidak stabil di krisis — copula dan stress test wajib untuk tail risk.
Persiapan P8: baca Jorion "Value at Risk" Bab 4-5 untuk persiapan metode VaR parametrik, historis, Monte Carlo.
Empat moment distribusi (mean, variance, skewness, kurtosis) adalah kunci karakteristik loss. Fat tail: Student-t lebih realistis, normal understates risk. Cornish-Fisher mengoreksi z VaR untuk skew/kurt — basis BIS modern VaR. Korelasi tidak stabil di krisis — copula dan stress test wajib untuk tail risk. Persiapan P8: baca Jorion "Value at Risk" Bab 4-5 untuk persiapan metode VaR.