stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Kompleksitas Risiko & Framework Cynefin
RPS minggu 4 · 2x50 menit

Kompleksitas Risiko & Framework Cynefin

Manajemen Risiko Tingkat Lanjut — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 4: menerapkan framework Cynefin untuk membedakan risiko yang membutuhkan analisis kuantitatif vs adaptif.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Mengapa kompleksitas penting dalam manajemen risiko modern
  • Lima domain Cynefin (Snowden-Boone 2007)
  • Membedakan ordered (clear, complicated) vs unordered (complex, chaotic)
Jam ke-2 (50 menit)
  • Pemilihan framework risiko per domain
  • Pengukuran kompleksitas (interdependence, novelty, dynamism)
  • Coba widget Cynefin complexity mapper
Posisi: P4 melengkapi taksonomi (P3) dengan dimensi kompleksitas — bukan semua risiko butuh VaR!

Mengapa Kompleksitas Penting

Risiko modern tidak lagi hanya stochastic — banyak risiko bersifat emergent, dengan umpan balik dan koneksi yang tidak linear.

Tradisional
Stochastic
Distribusi probabilitas stabil — VaR, EL
Modern
Emergent
Umpan balik, non-linear, network effects
Deep uncertainty
Knightian
Probabilitas tidak diketahui ( Ellsberg 1961)
VaR bekerja di domain stochastic; gagal total untuk risiko emergent (cyber, geopolitik, disruptor). Di sinilah Cynefin menjadi krusial.

Knightian Risk vs Uncertainty

Frank Knight (1921) membedakan tiga jenis ketidakpastian — fundamental untuk memahami keterbatasan VaR.

TipeDefinisiContohPerangkat
RiskProbabilitas terukurLoss kartu kredit historisVaR, EL, distribusi loss
UncertaintyProbabilitas tidak diketahuiDisruptor AI terhadap bankScenario planning, expert elicitation
Ambiguity (Ellsberg)Preferensi ambigu dihindariBlack swan, unknown unknownsReal options, resilience, antifragility
VaR bekerja hanya untuk Risk; untuk Uncertainty dan Ambiguity, perlu pendekatan berbeda. Memaksakan VaR pada domain yang salah → false precision.
Bagian 1 · 1/4
Lima Domain Cynefin
Diskusi kelas: risiko cyberattack terhadap bank — domain apa? Jawaban: complex (emergent) sebelum diserang, chaotic saat diserang.

Cynefin: Ordered vs Unordered

Cynefin Framework (Snowden-Boone 2007)ORDERED (kausalitas jelas)UNORDERED (kausalitas kabur)CLEAR(Simple / Obvious)Sense → Categorize→ Respond (Best Practice)COMPLICATED(Expert domain)Sense → Analyze→ Respond (Good Practice)COMPLEX(Sense-and-respond)Probe → Sense→ Respond (Emergent)CHAOTIC(Crisis)Act → Sense→ Respond (Novel)CONFUSION"Tidak tahu domain"→ break down into 4 domain

Domain tengah (Confusion) adalah keadaan berbahaya — pengambilan keputusan tanpa kesadaran domain.

Domain Clear (Obvious)

Kausalitas jelas, hubungan langsung, solusi terstandar. Risiko yang diprediksi dengan akurat dari historis.

Karakteristik
  • Stabil, berulang, pola jelas
  • Semua orang dengan pengalaman sama melihat solusi sama
  • Single right answer
  • Best practice berlaku
Contoh Risiko Bank
  • Tellur fraud (kasir)
  • Processing error (input data)
  • Prosedural compliance (KYC check)
  • Maintenance hardware
Pendekatan: Sense → Categorize → Respond dengan SOP. Tidak perlu VaR — gunakan control standard dan exception reporting.

Domain Complicated (Expert)

Kausalitas ada tetapi tidak jelas — perlu ahli untuk menganalisis. Beberapa jawaban benar mungkin.

Karakteristik
  • Membutuhkan expertise (statistik, akuntansi)
  • Multiple right answers
  • Hubungan sebab-akibat nonlinear tetapi dapat dianalisis
  • Good practice berlaku
Contoh Risiko Bank
  • Rating model (PD/LGD)
  • VaR untuk portofolio pasar
  • Stress test scenario bank
  • Audit kepatuhan POJK
Pendekatan: Sense → Analyze → Respond dengan good practice. Di sinilah VaR, EL, dan model kuantitatif berperan.

Domain Complex (Emergent)

Kausalitas hanya dapat dipahami in hindsight. Risiko dengan banyak agent yang berinteraksi dan emergent behavior.

Karakteristik
  • Interaksi banyak agent, feedback loop
  • Pola muncul dari interaksi (emergence)
  • Tidak ada single right answer ex ante
  • Emergent practice — perlu eksperimen (safe-to-fail probes)
Contoh Risiko Bank
  • Cybersecurity threats
  • Disruptor fintech (GoPay, OVO)
  • Risiko sistemik & contagion
  • Risiko reputasi viral di sosial media
Pendekatan: Probe → Sense → Respond dengan safe-to-fail experiments. VaR GAGAL di sini — gunakan scenario planning, network analysis, wargaming.
Bagian 2 · 2/4
Domain Chaotic & Confusion
Diskusi kelas: gagal sistem bank (BCA 2023) selama jam-jam pertama — domain apa?

Domain Chaotic (Crisis)

Tidak ada hubungan sebab-akibat yang dapat dilihat. Krisis. Tindakan terburu-buru diperlukan.

Karakteristik
  • Tidak ada pola yang dapat dikenali
  • Banyak kejadian simultan, decision time sangat pendek
  • Action datang dulu, analisis belakangan
  • Novel practice — invent new responses
Contoh Risiko Bank
  • Bank run (Northern Rock 2007, SVB 2023)
  • Cyberattack parah yang menghentikan layanan
  • Krisis likuiditas mendadak
  • Pandemi sudden onset (awal COVID)
Pendekatan: Act → Sense → Respond. Stabilkan dulu, kemudian pindah ke domain lain begitu situasi memungkinkan. VaR tidak relevan.

Domain Confusion (Apola)

Domain tengah berbahaya — pengambilan keputusan tidak sadar domain. Banyak kegagalan risk berasal dari sini.

Tanda-Tanda
  • "Saya pikir ini complicated, ternyata complex"
  • Memaksakan best practice pada situasi yang membutuhkan adaptasi
  • False sense of control (model tampil presisi tetapi tidak relevan)
  • Silo: tiap tim punya interpretasi domain berbeda
Pemicu (Snowden)
  • Arogansi (klaim tahu padahal tidak)
  • Bias ketersediaan (pengalaman terakhir dominan)
  • Time pressure (tidak sempat reflect)
  • Kultur blame (kegagalan → sanksi → tidak belajar)
Solusi: break down situasi ke sub-situasi dan tetapkan domain masing-masing. Lakukan "ritual clarity" sebelum memilih framework.

Hitung dari Nol: Skor Kompleksitas Snowden

Skenario: Suatu risiko diberi skor Snowden 3 dimensi: interdependence (1-5), novelty (1-5), dynamism (1-5). Misal skor 4, 3, 5. Hitung skor agregat dan tetapkan domain.
DimensiSkorInterpretasi
Interdependence (komponen saling ketergantungan)4/5Tinggi — risiko memicu risiko lain
Novelty (kebaruan relatif historis)3/5Sedang — ada analog tapi tidak identik
Dynamism (kecepatan perubahan)5/5Sangat tinggi — berubah cepat
Total12/15≥9 → Complex; ≥13 → batas Chaotic
Kesimpulan
Skor 12/15 → Complex
Pendekatan: Probe → Sense → Respond dengan safe-to-fail experiments (VaR tidak relevan)
Bagian 3 · 3/4
Framework per Domain
Diskusi kelas: untuk risiko disruptor AI di bank Anda, framework apa yang tepat?

Pemilihan Framework per Domain

DomainFramework UtamaOutput
ClearSOP, checklist, exception reportCompliance rate, defect count
ComplicatedVaR, EL, rating model, stress test scenarioProbabilitas loss, modal, RWA
ComplexScenario planning, wargaming, network analysis, real optionsMultiple plausible futures, preparedness
ChaoticIncident response, business continuity, crisis playbookStabilization time, recovery
ConfusionDomain mapping ritual, break-down to sub-issuesClarity, framework selection
Memaksakan VaR pada domain Complex → false precision, model risk. Memaksakan checklist pada domain Chaotic → paralysis.

Kesalahan Umum: Domain Mismatch

Banyak kegagalan risk modern berasal dari domain mismatch — menggunakan pendekatan salah untuk domain.

Memaksakan Ordered
  • VaR untuk cyber risk → false precision
  • SOP untuk krisis → paralysis saat situasi berubah
  • Rating model untuk disruptor → wrong bet
Memaksakan Unordered
  • Over-engineering tugas sederhana (KYC)
  • Scenario planning untuk processing error (overkill)
  • Novel practice untuk compliance → inkonsistensi
Pelajaran: diagnosis domain dulu, baru pilih framework. Banyak risiko bercampur — pakai hybrid approach dengan awareness eksplisit.

Integrasi dengan Taksonomi (P3)

Pemetaan pilar risiko (P3) ke domain Cynefin membantu memilih framework.

Pilar RisikoDomain TipikalFramework Utama
Risiko operasional (processing)Clear/ComplicatedSOP, exception reporting, LDA
Risiko pasarComplicatedVaR, sensitivitas, stress test
Risiko kreditComplicatedPD/LGD/EAD, rating model, EL
Risiko strategisComplexScenario planning, wargaming
Risiko cyberComplex/ChaoticNetwork analysis, incident response
Risiko reputasi viralComplex/ChaoticSentiment monitoring, crisis playbook
Jangan tunggu krisis untuk memilih framework — siapkan playbook per domain sebelumnya.

Coba Sendiri: Cynefin Complexity Mapper

Skor risiko Anda pada tiga dimensi Snowden (interdependence, novelty, dynamism) — widget akan menetapkan domain Cynefin dan merekomendasikan framework yang sesuai.

Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P5
Diskusi kelas: refleksikan satu risiko di organisasi Anda — domain apa? Apakah framework yang dipakai sudah cocok?

Ringkasan Kunci Pertemuan 4

Knightian
Risk vs Uncertainty vs Ambiguity — VaR hanya untuk Risk
Cynefin 5 Domain
Clear, Complicated, Complex, Chaotic, Confusion
Domain → Framework
Ordered (analisis), Unordered (probe/crisis), Confusion (map)

Diagnosis domain dulu, baru pilih framework. Domain mismatch = akar banyak kegagalan risk modern.

Persiapan P5: baca COSO ERM 2017 (Executive Summary) dan catat bagaimana ERM mengintegrasikan multiple domain risiko.