stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-02
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 2: Evolusi Manajemen Risiko sebagai Disiplin
RPS minggu 2 · 2x50 menit

Evolusi Manajemen Risiko sebagai Disiplin

Manajemen Risiko Tingkat Lanjut — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 2: menjelaskan perkembangan manajemen risiko sebagai disiplin dan perannya menciptakan keunggulan bersaing berkelanjutan.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Empat era evolusi: insurance → financial → governance → strategic
  • Lima peristiwa kunci pembentuk disiplin (Great Fire, 1929, Basel 1988, COSO 2004, krisis 2008)
  • Basel Accord I/II/III/IV — kerangka global yang diterjemahkan ke POJK
Jam ke-2 (50 menit)
  • COSO ERM 2004 vs 2017 — pergeseran dari control ke strategy
  • Dari silos ke integrasi (paradigma lama vs baru)
  • ERM sebagai sumber keunggulan bersaing berkelanjutan
Posisi dalam alur: P2 melengkapi P1 (definisi) dengan konteks historis; bersama-sama mereka menyiapkan taksonomi risiko (P3) dan kompleksitas (P4).

Riset: ERM & Nilai Perusahaan

Riset empiris konsisten menunjukkan: perusahaan dengan ERM maturity tinggi punya nilai pasar lebih tinggi — bukan karena lebih konservatif, melainkan karena alokasi modal lebih efisien.

Valuation Premium
~20%
Hoyt & Liebenberg (2011) — perusahaan penganut ERM vs kontrol, J. Risk & Insurance
Audit Fee
~10–15%↓
Gramling & Myers (2019) — perusahaan ERM maturity tinggi, audit fee lebih rendah
Pertanyaan pemantik: jika ERM menghasilkan valuation premium, mengapa banyak perusahaan masih menolak mengadopsi? Jawabannya: cost upfront, governance change, dan culture shift.
Bagian 1 · 1/4
Empat Era Evolusi
Diskusi kelas: di bank tempat Anda bekerja, toolset dari era mana yang masih dominan? Insurance (transfer)? Financial (VaR)? Governance (audit)? Strategic (C-suite)?

Era 1: Insurance (1666–1950)

Great Fire of London 1666 menghancurkan 13.200 rumah dan memicu lahirnya asuransi kebakaran modern di Lloyd's Coffee House — titik nol disiplin risk management.
Konsep Inti
Transfer risiko: premium → insurer menanggung loss
Perangkat
Hukum bilangan besar, perhitungan aktuarial, tabel mortalitas
Warisan Hari Ini
Underwriting kredit, asuransi op-risk, reasuransi, credit insurance

Pelajaran era 1: risiko dapat ditransfer lewat mekanisme pasar, bukan hanya ditanggung sendiri.

Era 2: Financial (1952–1990)

Revolusi teori portofolio Markowitz (1952) mengubah risiko dari konsep kualitatif menjadi varians yang terkuantifikasi.

TahunTokohKontribusi
1952MarkowitzTeori portofolio mean-variance — risiko = σ return
1964–1966Sharpe, Lintner, MossinCAPM — beta sebagai systematic risk
1973Black-Scholes-MertonPenilaian opsi — derivatif modern lahir
1988BCBSBasel I — 8% CAR global pertama
Warisan era 2: VaR, sensitivitas Greeks, duration, dan perangkat kuantitatif yang masih menjadi tulang punggung risk management bank modern.

Era 3: Governance (1990–2008)

Skandal besar mendorong regulator menuntut struktur governance formal — risk officer tidak lagi opsional.

1995 BaringsNick Leesonrugi £827 jt1998 LTCMhedge fund systemic$4,6 M bail-out2001 EnronSarbanes-Oxley 2002audit committee reform2008 GFCBasel IIIstress test wajib

Era ini melahirkan Basel II (3 pilar), COSO ERM 2004, kewajiban CRO setingkat direksi, dan Risk Management Committee formal.

Hitung dari Nol: Beta CAPM sebagai Risk Premium

Skenario: Saham BBRI dengan beta 0,9 (defensif). Risk-free rate 6%, expected market return 12%. Hitung expected return CAPM dan bandingkan dengan saham cyclical beta 1,5.
LangkahPerhitunganNilai
1. Equity risk premiumE[Rm] − Rf = 12% − 6%6%
2. Expected return BBRI (β=0,9)6% + 0,9 × 6% = 6% + 5,4%11,4%
3. Expected return saham cyclical (β=1,5)6% + 1,5 × 6% = 6% + 9%15%
4. Risk premium tambahan15% − 11,4% = 3,6%3,6%
Kesimpulan
Risk premium ∝ β
Investor hanya diberi kompensasi untuk systematic risk (β), bukan total risk (σ) — revolusi era Financial
Bagian 2 · 2/4
Peristiwa Kunci & Regulasi
Diskusi kelas: di Indonesia, peristiwa apa yang paling membentuk praktik risk management bank? Krisis 1997? Pandemi 2020? Atau skandal tertentu?

Lima Peristiwa Pembentuk Disiplin

Setiap peristiwa meninggalkan regulasi yang masih hidup hari ini — sejarah risk management adalah sejarah respons atas trauma.

PeristiwaTahunWarisan Regulasi
Great Fire of London1666Asuransi modern, Lloyd's
Krisis 1929 (Great Depression)1929SEC, Glass-Steagall, disclosure wajib
Basel I1988CAR minimum 8% global
LTCM runtuh1998Kesadaran systemic risk, OTC derivative reporting
Krisis 2008 (GFC)2008Basel III, stress test wajib (CCAR/DFAST), countercyclical buffer
Di Indonesia, krisis moneter 1997-1998 (BLBI ~Rp 1.000 T = 50% GDP) membentuk UU CBI BI 1999, LPS 2004, dan OJK 2011.

Basel Accord I/II/III/IV

Empat generasi Basel — kerangka global yang diterjemahkan OJK ke POJK Indonesia.

Basel I (1988) & II (2004)
  • Basel I: 8% CAR, bobot risiko tetap 4 kategori
  • Basel II: 3 pilar (modal, supervisory, market discipline)
  • Basel II memperkenalkan op-risk pertama kali
Basel III (2010) & IV (finalisasi 2017)
  • Basel III: leverage ratio, LCR, NSFR, capital buffer
  • Basel IV (finalisasi 2017, efektif bertahap)
  • Penyederhanaan standardized, output floor 72,5%, FRTB

COSO ERM 2004 vs 2017

Pergeseran filosofis besar: dari "risk sebagai penghalang strategi" menjadi "risk sebagai bagian dari strategi".

DimensiCOSO ERM 2004COSO ERM 2017
Komponen8 komponen5 komponen, 20 prinsip
Tujuan4 kategori terpisah (strategic, ops, reporting, compliance)"Integrating with Strategy & Performance"
Posisi RiskPenghalang strategi (risk avoidance)Bagian dari strategi (risk-informed choice)
FokusControl & complianceStrategy & performance
Pelajaran: kerangka risk management berevolusi merespons kritik. COSO 2017 adalah jawaban atas kritik "COSO 2004 terlalu compliance-driven dan tidak strategis".

Hitung dari Nol: Skor Maturity ERM COSO

Skenario: Bank XYZ menilai 5 komponen COSO 2017 dengan skor 1–5. Hitung skor agregat dan klasifikasi tier maturity.
Komponen COSO 2017Skor (1–5)Catatan
1. Governance & Culture4Board oversight kuat
2. Strategy & Objective-Setting3Gap: risk appetite belum formal
3. Performance4Risk register kuartalan
4. Review & Revision3Belum real-time monitoring
5. Information, Communication & Reporting4Dashboard Board berkembang
Total18 / 2572%
Tier Maturity
Tier 3 — Advanced
Threshold Tier 4 "Mature" = 85% (21,25); gap terbesar di komponen Strategy & Performance
Bagian 3 · 3/4
Dari Silos ke Integrasi
Diskusi kelas: di bank Anda, empat tim pilar (kredit, pasar, op, likuiditas) — bicara satu sama lain secara rutin atau hanya saat krisis?

Lima Pilar ERM Terintegrasi

COSO ERM 2017 mengganti 8 komponen 2004 dengan 5 pilar yang lebih fokus pada keterkaitan dengan strategi.

1. GOVERNANCE& CultureBoard oversight2. STRATEGY& ObjectiveRisk appetite3. PERFORMANCEIdentify-TreatRisk register4. REVIEW& RevisionMonitor KRI5. INFOCommsReporting

Lima pilar ini menggantikan 8 komponen COSO 2004 dengan struktur yang lebih fokus pada keterkaitan dengan strategi.

Manfaat ERM: Empat Lensa Value Creation

ERM yang benar-benar terintegrasi menghasilkan value lewat empat mekanisme saling memperkuat.

Lensa Operasional
  • Capital efficiency — alokasi modal berbasis risk-adjusted return (RAROC)
  • Decision quality — basis keputusan lebih lengkap, lebih sedikit surprise
Lensa Pasar
  • Performance — earnings less volatile, prediktabilitas tinggi
  • Stakeholder confidence — peringkat kredit lebih tinggi, valuation premium
Keempat lensa ini menjelaskan mengapa ERM maturity berkorelasi dengan valuation premium ~20% dalam riset Hoyt & Liebenberg.

Studi Kasus: Citi vs JPMorgan 2008

Dua bank besar AS menghadapi krisis 2008 dengan struktur risk berbeda — nasib berbeda.

DimensiCitiJPMorgan
Struktur ERMSilos per pilarIntegrated, CRO setingkat direksi
Eksposur CDOAgresif (~$55 M)Konservatif (stress test internal)
Bail-out TARP$45 M (terbesar)$25 M (dipaksa oleh Treasury)
Rugi 2008~$29 MProfit tipis
Akuisisi saat krisisBear Stearns, WaMu (deal)
Pelajaran: struktur risk management menentukan nasib organisasi dalam krisis — bukan ukuran bank semata.
Bagian 4 · 4/4
Keunggulan Bersaing Berkelanjutan
Diskusi kelas: apakah ERM di organisasi Anda adalah capability atau compliance? Capability = sumber advantage; compliance = overhead wajib.

ERM sebagai Capability, Bukan Compliance

ERM sebagai compliance menambah biaya tetapi tidak mengubah keputusan strategi. ERM sebagai capability menjadi sumber advantage.

Capability (Strategic)
  • Mengambil risiko strategis yang dipahami
  • Mengurangi surprise earnings
  • Menarik investor jangka panjang
Compliance (Defensive)
  • Memenuhi POJK / regulator
  • Laporan untuk audit committee
  • Cost center, tidak strategis
Tanda-Tanda Maturity
  • CRO melapor ke CEO
  • RAROC jadi metric keputusan
  • Risk register strategis aktif
Maturity difference inilah yang membedakan bank Tier-1 (compliance-driven) dan Tier-3 (capability-driven) di Indonesia.

Ringkasan Kunci Pertemuan 2

Empat Era
Insurance (1666) → Financial (1952) → Governance (1990) → Strategic (2017+)
Lima Peristiwa Kunci
Great Fire · 1929 · Basel I 1988 · LTCM 1998 · GFC 2008 — masing-masing wariskan regulasi hidup
Silos → Integrasi
COSO 2017 menggantikan COSO 2004; ERM capability ≠ compliance

ERM sebagai capability menghasilkan valuation premium ~20% (Hoyt & Liebenberg 2011).

Persiapan P3: baca COSO ERM 2017 Executive Summary dan refleksikan maturity ERM organisasi Anda di lima komponen COSO.

📖 Baca juga: Capm Cost Of Equity — penjelasan mendalam dan contoh numerik.