‹ Daftar slidePertemuan 3: Value at Risk — Historis, Parametrik, Monte Carlo
RPS minggu 3 · 2x50 menit
Value at Risk: Historis, Parametrik, Monte Carlo
Manajemen Risiko Pasar — Magister Manajemen FEB UNDIP
Peta Pertemuan Hari Ini
Jam ke-1 (50 menit)
Definisi VaR: probabilitas, horizon, confidence
VaR historis: percentile dari distribusi empiris
VaR parametrik: σ × z × portfolio value
Jam ke-2 (50 menit)
VaR Monte Carlo: simulasi 10.000 skenario
Expected Shortfall (ES) sebagai komplemen VaR
Hitung dari nol: VaR portofolio 2 saham
VaR adalah backbone regulatory capital Basel sejak 1996 amendment; FRTB (Basel III) memperkenalkan Expected Shortfall sebagai komplemen karena VaR tidak coherent risk measure.
Motivasi: VaR sebagai Bahasa Universal
VaR menyatukan berbagai jenis risiko pasar ke satu angka dengan unit yang sama (rupiah/dolar), memudahkan komunikasi ke board dan regulator.
Single Number
Rp X
Satu angka agregat untuk semua risiko pasar
Comparable
Desk vs Desk
Bandingkan trading desk SBN, valas, saham
Limit Setting
VaR ≤ X
Limit per trader, desk, portofolio
Bagian 1 · 1/4
Definisi & Komponen VaR
Diskusi kelas: jika VaR 1-hari 95% = Rp 1 miliar, apa interpretasi yang benar? Apakah ini berarti maksimal kerugian Rp 1 miliar? Atau probabilitas rugi 5% terjadi?
Definisi VaR: 3 Komponen Wajib
VaR(α, T) = −inf { L : P(Loss > L) ≤ 1−α }
Tiga parameter kunci: (1) confidence level α (95%, 99%); (2) horizon T (1 hari, 10 hari); (3) portofolio/instrument yang diukur.
Konvensi
Standar Industri
Regulasi
Confidence level
95% internal / 99% regulatory
99% Basel FRTB
Horizon
1 hari (trading) / 10 hari (capital)
10 hari Basel
Window data
252 hari (Basel minimum)
250-252 hari
Reporting
Daily 4pm cutoff
Daily + monthly summary
VaR Historis: Non-Parametrik
Metode paling intuitif: ambil percentile ke-(1−α) dari distribusi return historis, kalikan dengan nilai portofolio.
Langkah
Operasi
Contoh (P=Rp 100M)
1. Kumpulkan return 252 hari
Data historis P&L harian
252 angka return %
2. Sort ascending
Dari rugi terbesar ke gain
−7%, −5%, −4%, ..., +5%
3. Ambil percentile 5%
Posisi ke-13 dari 252 (0,05×252)
Mis. −2,4%
4. VaR 1-hari 95%
|−2,4%| × Rp 100M
Rp 2,4 juta
Kelebihan: tidak asumsi distribusi; menangkap fat tail empiris. Kelemahan: asumsi stationary (masa lalu = masa depan); butuh data panjang; lambat merespons regime change.
VaR Parametrik: Variance-Covariance
VaR(α,T) = V × σ × z_α × √T
Parameter
Nilai untuk 95% / 99%
Sumber
V (portfolio value)
Rp 100 juta (contoh)
Mark-to-market
σ (volatilitas harian)
1,5% (mis. saham)
Pertemuan 2 (historis/EWMA)
z_α (z-score)
1,65 (95%) / 2,33 (99%)
Tabel normal standar
√T (time scaling)
1 (1 hari) / √10 (10 hari)
Square-root-of-time rule
Kelemahan kritis: asumsi return normal. Fat tail & skewness diabaikan → underestimate VaR di stress. Implikasi: VaR parametrik cocok untuk portofolio tanpa opsi, return mendekati normal.
Bagian 2 · 2/4
Tiga Metode VaR
Diskusi kelas: untuk portofolio dengan opsi (non-linear payoff), metode VaR mana yang paling tepat? Mengapa VaR parametrik gagal di sini?
VaR Monte Carlo: Simulasi Skenario
Monte Carlo mensimulasikan ribuan skenario price path menggunakan model stochastic (geometric Brownian motion, jump-diffusion, dll.), kemudian hitung VaR dari distribusi simulasi.
Langkah
Operasi
Computational Cost
1. Model risk factor dynamics
GBM: dS = μS dt + σS dW
Setup
2. Generate random scenarios
10.000 paths (Quasi-MC: Sobol)
Tinggi
3. Full revaluation per scenario
Reprice portofolio per path
Sangat tinggi (opsi)
4. Hitung percentile
Sort P&L distribusi, ambil 5% atau 1%
Post-processing
Keunggulan: fleksibel (model apa pun); akurat untuk non-linear (opsi); dapat full distribution. Kelemahan: computation mahal; model risk (salah model = salah VaR); random sampling noise.
Confidence Level & Horizon — Pilihan Manajerial
Tiga parameter kunci VaR: confidence level, horizon, dan window data — pilihan manajerial yang harus disesuaikan dengan use case.
99% — regulatory capital Basel (1 exception / 100 hari)
99,9% — economic capital, stress buffer
Horizon (T)
1 hari — trading desk limit (responsif)
10 hari — Basel regulatory capital (√10 scaling)
1 bulan/kuartal — banking book, ALM planning
POJK 17/2023 mewajibkan VaR harian untuk bank dengan trading book signifikan; window minimum 252 hari (pasti).
Bagian 3 · 3/4
VaR Portofolio & Korelasi
Diskusi kelas: jika dua aset berkorelasi negatif sempurna (ρ = −1), apa implikasinya untuk VaR portofolio? Mengapa diversifikasi begitu powerful?
Diversifikasi & Matriks Korelasi
σ²_p = Σ wᵢ²σᵢ² + 2 ΣΣ wᵢwⱼρᵢⱼσᵢσⱼ
VaR portofolio bergantung pada matriks korelasi antar aset. Korelasi < 1 menghasilkan diversifikasi benefit; korelasi naik saat stress mengurangi benefit.
Benefit Diversifikasi
VaR portofolio < jumlah VaR individual (ρ < 1)
Semakin rendah ρ, semakin besar benefit
Component VaR, Marginal VaR untuk atribusi
Pitfall Korelasi saat Stress
Korelasi BEI saat krisis melonjak ke 0,7-0,9 (~)
Diversifikasi menguap; semua aset jatuh bersamaan
Solusi: stress testing dengan korelasi stressed
Expected Shortfall (ES): Komplemen VaR
ES(α) = E[Loss | Loss > VaR(α)]
ES = rata-rata kerugian di tail (5% terburuk). Disebut juga Conditional VaR (CVaR). Basel FRTB mengganti VaR dengan ES untuk regulatory capital.
Mengapa ES Lebih Baik?
Coherent risk measure (sub-additive)
Mempertimbangkan magnitudo tail loss
Stabil terhadap confidence level
Mengapa VaR Tetap Dipakai?
Sederhana, mudah communicate ke board
Backtesting lebih mudah (Kupiec POF)
Limit monitoring harian lebih intuitif
ES 99% ≈ 1,37 × VaR 99% untuk distribusi normal (pasti). Basel FRTB Jan 2019: ES 97,5% ganti VaR 99% untuk regulatory capital market risk.
Hitung dari Nol: VaR Portofolio 2 Saham
Skenario (ilustratif): Portofolio Rp 100 juta, 60% di BBCA (σ=18%/yr, β=0,9), 40% di BBRI (σ=22%/yr, β=1,2). Korelasi ρ(BBCA,BBRI) = 0,65. Hitung VaR 1-hari 95% parametrik.
VaR portofolio (Rp 1,83 jt) lebih kecil dari VaR undiversified (Rp 2,01 jt) karena korelasi < 1. Semakin rendah ρ, semakin besar benefit diversifikasi.
Bagian 4 · 4/4
Kelemahan VaR & Backtesting
Diskusi kelas: jika VaR 99% 1-hari = Rp 500 juta, dan realization rugi harian rata-rata hanya Rp 50 juta, apakah VaR terlalu konservatif? Bagaimana validasi (backtesting)?
Mini-Kasus: VaR Bank Mandiri Trading Desk
Konteks: Bank Mandiri trading book dengan multiple desks: SBN (Rp 5T notional), valas (USD 200M), saham (Rp 500M). Consolidated VaR harian dilaporkan ke komite risiko.
Desk
σ Tahunan (~)
VaR 1-hari 99% (~)
SBN (durasi 4 thn)
~3-4%
~Rp 200-300 jt
Valas (USD)
~8-10%
~Rp 200-250 jt
Saham (LQ45)
~15-18%
~Rp 150-200 jt
Consolidated (ρ < 1)
—
~Rp 450-550 jt (vs Rp 600 jt undiversified)
Kelemahan VaR & Backtesting
Kelemahan VaR
Bukan maksimum rugi (tail risk unlimited)
Non-sub-additive (bisa break diversifikasi)
Procyclical (VaR naik saat stress → deleverage)
Model risk (asumsi distribusi bisa salah)
Backtesting (Kupiec 1995)
Hitung jumlah exception dalam 250 hari
Green zone: ≤4 exception (model OK)
Yellow zone: 5-9 (investigasi)
Red zone: ≥10 (capital multiplier naik)
Sources & Persiapan Pertemuan 4
Referensi Utama
Hull, J.C. — Bab 22 (Value at Risk)
Jorion, P. — Value at Risk: Benchmark
Basel FRTB (2019) — ES pengganti VaR
Kupiec, P. (1995) — Backtesting POF test
Persiapan Pertemuan 4 (IRRBB)
Baca Hull Bab 4-6 (Bond, Duration, Convexity)
Review VaR parametrik dari hari ini
Siapkan data SBN portofolio perusahaan
Diskusi: σ untuk IRRBB?
Coba Sendiri: Value at Risk Portofolio
Geser confidence level (90/95/99%) dan horizon (1/10/21 hari) lalu amati bagaimana VaR dan Expected Shortfall berubah. Perhatikan ES selalu lebih besar dari VaR.
Ringkasan Kunci Pertemuan 3
Tiga Metode VaR
Historis (non-param), Parametrik (asumsi normal), Monte Carlo (simulasi)
ES Pengganti VaR
Basel FRTB 2019: ES 97,5% untuk capital (coherent risk measure)
Diversifikasi
Korelasi < 1 menurunkan VaR portofolio; korelasi naik saat stress
VaR = bahasa universal risk management; backtesting wajib untuk validasi.