Konsep Dasar Risiko Pasar: Suku Bunga, Valuta Asing, Ekuitas, Komoditas
Manajemen Risiko Pasar — Magister Manajemen FEB UNDIP
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK 1: menjelaskan jenis-jenis risiko pasar dan sumbernya. Empat indikator capaian yang harus Anda kuasai sebelum meninggalkan kelas.
Jam ke-1 (50 menit)
Definisi risiko pasar & perbedaannya dari risiko kredit/operasional
Trading book vs banking book — dua "rumah" risiko pasar
Empat jenis risiko pasar (Basel): suku bunga, valas, ekuitas, komoditas
Jam ke-2 (50 menit)
Hitung dari nol: eksposur valas importir AUD
Saluran eksposur pasar di perusahaan non-finansial Indonesia
Tiga alasan mengelola risiko pasar (Stulz 1996) + peta eksposur
Posisi dalam alur 14 pertemuan: pondasi konseptual sebelum kita masuk volatilitas (P2), Value at Risk (P3), Greeks (P8), hedging (P10), regulasi Basel (P12), dan studi kasus integrasi (P14).
Motivasi: Taper Tantrum 2013
Taper tantrum 2013 adalah pelajaran nyata bagaimana risiko pasar merontokkan neraca dalam hitungan minggu — satu kejadian, tiga jenis risiko sekaligus.
IHSG anjlok
~25%
Dari puncak ~5.250 (Mei 2013) ke ~3.900 (Sep 2013) — risiko ekuitas (BEI historical, ~)
Rupiah terdepresiasi
~20%
Dari Rp 9.600 ke Rp 11.500/USD — eksposur valas korporasi berutang USD melonjak (BI, ~)
Yield SUN naik
~300 bps
SUN 10-thn yield dari ~5,8% ke ~8,8% — kerugian dimensi durasi obligasi (Bloomberg/BI, ~)
Pertanyaan pemantik: bagaimana satu kejadian (sinyal Fed taper) memicu tiga jenis risiko pasar sekaligus? Inilah mengapa pemahaman menyeluruh taksonomi 4 jenis risiko pasar krusial bagi seorang manajer risiko.
Bagian 1 · 1/4
Definisi Risiko Pasar & Posisinya
Diskusi kelas: di perusahaan tempat Anda bekerja, mana yang lebih besar eksposur risikonya — pergerakan suku bunga BI7DRR, perubahan nilai tukar rupiah, atau perubahan harga saham?
Definisi Risiko Pasar & Taksonomi Basel
Risiko Pasar = risiko kerugian pada posisi on/off-balance sheet akibat pergerakan harga pasar (Basel Committee)
Definisi Basel sengaja luas — "pergerakan harga pasar" — karena empat variabel pasar saling berinteraksi dan tidak bisa dipisahkan secara artifisial.
Empat Sub-jenis Wajib (Basel)
Risiko suku bunga — perubahan yield curve (level, slope, curvature)
Risiko ekuitas — pergerakan harga saham (sistematis & idiosinkratik)
Risiko nilai tukar — pergerakan kurs (termasuk emas sebagai posisi devisa)
Risiko komoditas — perubahan harga komoditas (energi, logam, agri)
Catatan Kunci
Emas diklasifikasikan sebagai risiko nilai tukar (bukan komoditas) — cadangan devisa
Risiko likuiditas (P13) berbeda dari risiko pasar — solusi manajerialnya beda
Cakupan: posisi trading book & non-trading book yang terpapar pergerakan pasar
Risiko Pasar vs Risiko Kredit vs Risiko Operasional
Tiga pilar risiko Basel II — perbedaan sumber dan cara pengukuran sangat menentukan kerangka manajerial yang tepat.
Dimensi
Risiko Pasar
Risiko Kredit
Risiko Operasional
Sumber
Pergerakan variabel pasar
Gagal bayar / migrasi peringkat
Proses, sistem, orang, eksternal
Time horizon
Hari–minggu (trading); kuartalan (banking)
Bulanan–tahunan
Beragam, sporadis
Pengukuran utama
VaR, sensitivitas (Greeks)
PD, LGD, EAD, EL
Scenario analysis, RCSA
Karakteristik
Dapat di-hedge dengan derivatif
Dipool-diversifikasi, hedging terbatas
Asuransi, kontrol proses
Trigger Taper 2013
IHSG, IDR, yield bergerak serempak
Spread kredit OBL/CORP melebar
Operasi kantor terganggu likuiditas
Risiko pasar dan kredit sering berinteraksi dalam wrong-way risk — saat eksposur naik tepat saat kualitas counterparty memburuk. Jangan hanya lihat eksposur pasar tanpa memeriksa kualitas counterparty hedging Anda.
Trading Book vs Banking Book
Bank memisahkan posisi ke dua "rumah" dengan aturan akuntansi dan risiko berbeda.
Trading Book (posisi untuk diperdagangkan)
Ditandai-pasarkan pasar (mark-to-market) harian
Posisi saham, obligasi untuk trading, derivatif, valas untuk dealing
Kerugian langsung mengenai P&L dan modal
Pengukuran: VaR harian, limit sensitivitas (delta, vega)
Banking Book (posisi untuk dipertahankan)
Akuntansi biaya perolehan atau amortized cost
Kredit, obligasi investasi, simpanan inti
Risiko pasar terutama pada ekuitas & suku bunga jangka panjang
Pengukuran: durasi & sensitivitas nilai ekonomi (EVE), pendapatan bunga bersih (NII)
Bagian 2 · 2/4
Empat Jenis Risiko Pasar Utama
Diskusi kelas: dari empat jenis risiko pasar, mana yang paling besar dampaknya bagi perusahaan tempat Anda bekerja saat ini, dan mengapa? Suku bunga, valas, ekuitas, atau komoditas?
Risiko Suku Bunga (Interest Rate Risk)
Risiko kerugian akibat perubahan tingkat suku bunga acuan dan struktur yield curve.
Dua Sub-tipe
Level risk — seluruh yield curve bergeser sejajar (parallel shift)
Shape risk — yield curve memutar (twist) atau melengkung (butterfly)
Sumber Eksposur di Indonesia
Bank: mismatch jangka waktu simpanan & kredit; portofolio obligasi
Banyak perusahaan Indonesia under-hedged untuk komoditas karena instrumen derivatif likuid tidak tersedia di BEI — perlu cross-hedging dengan futures internasional (CBOT, BMD).
Hitung dari Nol: Eksposur Valas Importir AUD
Skenario (mengikuti materi): Importir Indonesia memesan gandum dari Australia, akan bayar AUD 5 juta ke supplier dalam 3 bulan. Spot IDR/AUD = Rp 10.500 (1 AUD = Rp 10.500). Skenario pelemahan rupiah 5% dalam 3 bulan.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Kebutuhan IDR hari ini
AUD 5.000.000 × Rp 10.500
Rp 52.500.000.000
2. Spot rate baru setelah pelemahan 5%
Rp 10.500 × 1,05
Rp 11.025
3. Kebutuhan IDR setelah pelemahan
AUD 5.000.000 × Rp 11.025
Rp 55.125.000.000
4. Kerugian akibat eksposur valas
Rp 55.125.000.000 − Rp 52.500.000.000
Rp 2.625.000.000 (Rp 2,6 miliar)
5. % kerugian terhadap nilai asli
Rp 2.625.000.000 ÷ Rp 52.500.000.000 × 100%
5,00%
Kesimpulan
Rp 2,6 M
Pelemahan rupiah 5% terhadap AUD menghasilkan kerugian Rp 2,6 miliar untuk transaksi AUD 5 juta — significant untuk margin perusahaan menengah (~5-8%).
Bagian 3 · 3/4
Eksposur Pasar di Perusahaan Indonesia
Diskusi kelas: jika Anda CFO Garuda Indonesia, urutkan tiga risiko pasar terbesar perusahaan Anda dari yang paling critical. Bagi peserta yang bekerja di korporasi non-finansial, blok ini paling relevan dengan pekerjaan sehari-hari Anda.
Mini-Kasus: Eksposur Pasar PLN & Maskapai
PLN dan maskapai penerbangan adalah dua contoh klasik eksposur pasar multi-jenis di BUMN Indonesia — satu perusahaan bisa terpapar tiga jenis risiko pasar sekaligus.
Sektor
Risiko Suku Bunga
Risiko Valas
Risiko Komoditas
PLN
Utang JPY/USD floating untuk PLTU
Utang proyek USD/JPY (~USD 7M+ ilustrasi)
Harga batu bara & LNG untuk pembangkit
Garuda
KKR pesawat leasing floating
Utang lease pesawat USD/leasing
Avtur ~30-40% opex
Pertambangan (ANTM)
KKR modal floating
Pendapatan ekspor USD
Harga nickel/emas (input & output)
Angka ilustratif berdasarkan laporan tahunan perusahaan; eksposur aktual berfluktuasi tiap kuartal. Manajemen risiko pasar di BUMN Indonesia sering memerlukan cross-hedging karena instrumen derivatif untuk tenor sangat panjang terbatas.
Saluran Eksposur di Neraca Non-Finansial
Empat saluran utama bagaimana risiko pasar "menempel" ke perusahaan non-finansial — dua visible, dua tersembunyi.
Saluran Akuntansi (terlihat di neraca)
Utang/piutang dalam valas (PSAK 10/71)
Aset komoditas persediaan yang dimark-to-market
Investasi saham (anak asosiasi, portofolio)
Saluran Ekonomi (tersembunyi, jangka panjang)
Daya saing: penguatan rupiah menekan ekspor
Elastisitas permintaan: harga komoditas memengaruhi volume
Struktur biaya: input impor (gandum, kapas, bahan kimia)
Banyak CFO non-finansial fokus hanya pada saluran akuntansi karena mudah diukur, padahal saluran ekonomi jangka panjang sering punya dampak strategis yang lebih besar. Pertanyaan strategis: apakah Anda mengelola eksposur akuntansi yang visible, atau eksposur ekonomi yang strategis?
Bagian 4 · 4/4
Mengapa Risiko Pasar Perlu Dikelola
Diskusi kelas: di perusahaan tempat Anda bekerja, seberapa aktif manajemen risiko pasar dijalankan — sekadar kepatuhan regulasi, atau benar-benar strategis? Kapan terakhir kali board menerima laporan risiko pasar formal?
Tiga Alasan Mengelola Risiko Pasar (Stulz 1996)
Stulz (1996, Rethinking Risk Management) berargumen hedging bernilai hanya dalam tiga kondisi spesifik — bukan karena "lebih aman lebih baik".
1. Distress Cost Tinggi
Hedging mengurangi probabilitas kondisi financial distress yang mahal — mis. perusahaan dengan utang besar dekat batas (PLN).
2. Tax Convexity
Pajak progresif membuat volatilitas earnings membayar lebih banyak pajak rata-rata — hedging menstabilkan earnings = menurunkan pajak.
3. Underinvestment
Volatilitas kas membuat perusahaan melewati peluang investasi NPV+ — hedging mengamankan kas untuk investasi strategis.
Di luar tiga kondisi itu, hedging hanya mengurangi risiko tanpa menambah value, dan bahkan bisa merusak nilai jika biaya derivatif melebihi manfaatnya. Hedging untuk PLN (distress cost besar) bernilai; hedging untuk startup tech (justru sumber value adalah volatilitas) bisa tidak.
HDN-2: Peta Eksposur Pasar (Kerangka 5 Langkah)
Kerangka analisis 5 langkah untuk dipakai pada perusahaan Anda sendiri sebagai tugas refleksi — bukan numerik, tetapi struktur berpikir.
Langkah Analisis
Pertanyaan Manajerial
Output
1. Identifikasi variabel pasar
Variabel pasar apa yang memengaruhi arus kas?
Daftar 4 jenis (i%/USD/saham/komoditas)
2. Kuantifikasi eksposur
Berapa nilai eksposur per variabel?
Eksposur dalam IDR
3. Klasifikasi time horizon
Trading (hari) vs banking (kuartalan)?
Klasifikasi posisi
4. Evaluasi kapasitas absorpsi
Berapa modal/likuiditas buffer tersedia?
Modal cadangan
5. Tentukan strategi mitigasi
Hedging, transfer, atau retention?
Strategi prioritas
Kerangka ini adalah dashboard risiko pasar mini yang bisa langsung diterapkan ke perusahaan tempat Anda bekerja. Diskusi: di perusahaan Anda, langkah mana yang paling lemah saat ini, dan mengapa?
Coba Sendiri: Peta Panas Risiko Pasar 5×5
Posisikan empat jenis risiko pasar (suku bunga, valas, ekuitas, komoditas) pada matriks probabilitas × dampak. Geser slider dan amati zona mitigasi (rendah, sedang, tinggi, ekstrem) untuk masing-masing eksposur.
Ringkasan Kunci & Persiapan Pertemuan 2
4 Jenis Basel
Suku bunga, valas, ekuitas, komoditas — taksonomi standar global yang harus Anda kuasai
Eksposur Konkret
AUD 5M + pelemahan 5% = Rp 2,6 miliar kerugian (HDN) — eksposur selalu bisa diukur dalam rupiah
3 Alasan Stulz
Distress cost, tax convexity, underinvestment — hedging menciptakan value hanya dalam kondisi spesifik
Bawa kerangka 5-langkah peta eksposur sebagai lensa untuk seluruh mata kuliah ini.
Persiapan P2: baca Hull bab 10 (volatilitas historis & implisit) & bab 13 (GARCH preview); terapkan kerangka 5 langkah ke perusahaan Anda (1 halaman).