stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-11
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 11: Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)
RPS minggu 11 · 2x50 menit

Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)

Manajemen Risiko Operasional — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pertemuan Hari Ini

Jam ke-1 (50 menit)
  • Definisi & Lanskap Compliance — kerangka konseptual & taksonomi
  • HDN-1: HDN-1
  • Mini-kasus Indonesia sebagai lensa keputusan
Jam ke-2 (50 menit)
  • 4 Domain Kepatuhan Bank — penerapan & mitigasi prioritas
  • HDN-2: HDN-2
  • Sintesis ke keputusan manajerial & risk appetite
Posisi dalam alur 14 pertemuan: pertemuan 11 dari 14 — fondasi konseptual sebelum integrasi studi kasus terakhir.

Mengapa Ini Keputusan Manajerial, Bukan Sekadar Teori?

Kasus pemantik: Denda OJK terkait APU-PPT pada bank Indonesia (ilustratif agregat periode 2017–2023): pelanggaran transaksi mencurigakan tanpa STR (Suspicious Transaction Report) tepat waktu — gabungan >Rp 50 miliar.

Implikasi Langsung
  • Kerugian finansial material & potensi denda regulator
  • Erosi reputasi & kepercayaan nasabah/pasar
  • Tekanan ke modal & kecukupan KPM bank
Pertanyaan Direksi
  • Bagaimana mencegah kejadian serupa di bank kita?
  • Berapa investasi mitigasi yang layak (cost vs benefit)?
  • Siapa pemilik risiko (risk owner) di struktur kita?
Bagian 1
Definisi & Lanskap Compliance
Diskusi kelas: di organisasi tempat Anda bekerja, sejauh mana definisi & lanskap compliance sudah dikelola secara sistematis versus ad hoc?

Konsep Inti: Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)

Acuan teori: Compliance risk (POJK 17/2014, BCBS 2005); APU-PPT framework (FATF, POJK 8/2023); 3 lines of defense model; CPBP event type (Basel).

Definisi inti yang harus Anda kuasai sebagai manajer risiko: Menjelaskan keterkaitan risiko kepatuhan dengan risiko operasional.

Apa yang Termasuk
  • Menjelaskan definisi risiko kepatuhan (POJK 17/2014) dan keterkaitannya dengan op-risk.
  • Mengidentifikasi 4 domain kepatuhan utama bank: APU-PPT, secret banking, consumer protecti
Apa yang TIDAK Termasuk
  • “Compliance = fungsi hukum”
  • Konsep di luar cakupan op-risk per definisi Basel

Tiga Komponen Inti Kerangka

Komponen 1
  • Menjelaskan definisi risiko kepatuhan (POJK 17/2014) dan keterkaitannya den
  • Fondasi konseptual
Komponen 2
  • Mengidentifikasi 4 domain kepatuhan utama bank: APU-PPT, secret banking, consume
  • Penerapan operasional
Komponen 3
  • Menganalisis kasus denda APU-PPT bank Indonesia (mis. denda OJK USD 5,7 M terhad
  • Integrasi keputusan
Kerangka ini bukan checklist — tiga komponen saling memperkuat; hilangkan satu, sistem menjadi rapuh.

Diagram: Anatomi Sistem

Hubungan kausal antar komponen — visualkan sebagai sistem, bukan daftar.

INPUTdata & sumberPROSESanalisis & kontrolOUTPUTkeputusan & modalumpan balik berkelanjutan

Sistem efektif menutup siklus umpan balik — kegagalan op-risk paling sering terjadi di garis putus-putus.

HDN-1 — Menghitung Denda APU-PPT (Ilustratif, POJK terkini)

Bank gagal melaporkan STR tepat waktu untuk 20 transaksi mencurigakan. Sanksi administratif (ilustratif) per pelanggaran.

LangkahPerhitunganNilai
1. Pelanggaran STR20 transaksi20
2. Sanksi per transaksi (Rp jt)Rp 100 jt (ilustratif POJK)100
3. Total denda20 × 100Rp 2.000 jt
4. Tambah: pelanggaran tata kelola30% denda+Rp 600 jt
5. Total ekspektasi sanksi2.000 + 600≈ Rp 2,6 M
Hasil Akhir
Denda langsung (~Rp 2,6 M ilustratif) sebagian kecil dari total biaya compliance failure. Biaya tak langsung (reputasi, downgrade rating, audit remediasi) bisa 5–10× lipat denda. Compliance = investasi, bukan biaya.
Bagian 2
4 Domain Kepatuhan Bank
Diskusi kelas: bagaimana teori blok ini diterjemahkan menjadi SOP konkret yang bisa diaudit regulator?

Akar Akademik: Teori & Penulis

Compliance risk (POJK 17/2014, BCBS 2005); APU-PPT framework (FATF, POJK 8/2023); 3 lines of defense model; CPBP event type (Basel).

Aliran Utama
  • Kerangka normatif internasional (Basel/ISO/COSO)
  • Basis regulasi permodalan global
Kritik & Pengembangan
  • Pandangan behavioural & budaya (post-2008)
  • Integrasi strategi-risiko (COSO ERM 2017)
Sebagai mahasiswa S2, kuasai akar teori — bukan untuk hafal, tetapi untuk kredibilitas rekomendasi manajerial & riset Anda.

Mini-Kasus Indonesia: Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)

Konteks (ilustratif berdasarkan laporan publik): Denda OJK terkait APU-PPT pada bank Indonesia (ilustratif agregat periode 2017–2023): pelanggaran transaksi mencurigakan tanpa STR (Suspicious Transaction Report) tepat waktu — gabungan >Rp 50 miliar.
Langkah Analisis KasusPertanyaan ManajerialImplikasi Mitigasi
1. Diagnosis konteksFaktor risiko spesifik apa yang aktif?Petakan eksposur ke taksonomi Basel
2. Identifikasi kontrolKontrol formal & non-formal apa yang ada?Evaluasi efektivitas vs inherent
3. Analisis root causeMengapa kontrol gagal atau absen?5-Why / Swiss Cheese analysis
4. Rekomendasi mitigasiInvestasi mana yang prioritas?Cost-benefit paket 3-lapis
5. Pemantauan KRIIndikator dini apa yang dipasang?Threshold RAG + lead time
Kesimpulan Kasus
Lima langkah analisis ini menjadi template untuk tugas akhir dan keputusan risiko di organisasi Anda sendiri.

Penerapan Managerial: Dari Teori ke Keputusan

Insight Utama
  • Teori tak ada gunanya tanpa keputusan operasional yang berubah
  • Risk owner jelas per risiko = prasyarat akuntabilitas
  • Incentive alignment: bonus harus risk-adjusted
Implikasi Operasional
  • Anggaran mitigasi: alokasi berbasis skor residual
  • SDM: training + succession planning kunci
  • Proses: SOP + SoD + audit periodik
Jembatan teori-praktik: satu keputusan konkret di organisasi Anda harus berubah setelah pertemuan ini — sebutkan saat diskusi.

HDN-2 — 3 Lines of Defense Mapping Fungsi Bank

Petakan 5 fungsi bank ke 3 Lines of Defense (LoD). LoD-1 = business owner; LoD-2 = risk & compliance; LoD-3 = internal audit.

LangkahPerhitunganNilai
1. Teller (input transaksi)Pelaksana kontrol harianLoD-1
2. Branch ManagerPemilik risiko cabangLoD-1
3. Compliance OfficerPemantau independentLoD-2
4. Operational Risk DeptPemantau independentLoD-2
5. Internal AuditJaminan independentLoD-3
Hasil Akhir
3 LoD model memisahkan: pelaksana (LoD-1), pemantau (LoD-2), penjamin (LoD-3). Risiko compliance gagal saat LoD-2 di-bypass atau LoD-3 tak independent dari manajemen — pola klasik governance failure.
Bagian 3
Compliance dalam Taksonomi Op-Risk
Diskusi kelas: bagaimana topik hari ini memengaruhi keputusan alokasi modal & strategi tahun depan di bank Anda?

Eksplorasi Interaktif: Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)

Geser parameter di bawah untuk merasakan sensitivitas keputusan risiko — alat bantu yang sama bisa Anda pakai untuk analisis organisasi sendiri.

Hubungan dengan Alur 14 Pertemuan

Pertemuan Sebelumnya
  • P1–P10: fondasi konseptual op-risk (definisi, taksonomi, RCSA)
  • Hari ini P11: Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)
Sambungan Berikutnya
  • P12: 12
  • P14: studi kasus integratif end-to-end
Mata kuliah ini satu proses koheren — setiap pertemuan mengisi satu kotak kerangka manajemen risiko operasional end-to-end.
Bagian 4
Kasus Denda APU-PPT & KRI
Diskusi kelas: satu insight paling penting yang akan Anda bawa pulang dari pertemuan hari ini?

Latihan & Persiapan Pertemuan Berikutnya

Latihan individu (dikumpulkan sebelum P12): Pilih satu organisasi tempat Anda bekerja. Terapkan satu kerangka inti pertemuan hari ini (mis. RCSA / KRI / BIA / analisis root cause 5-Why) pada konteks organisasi tersebut, maksimal 1 halaman: (1) data & asumsi konkret, (2) langkah perhitungan/analisis, (3) satu rekomendasi keputusan manajerial.
Persiapan Pertemuan 12
  • Baca ringkas topik pertemuan berikutnya dari Chapelle (2020) bab terkait
  • Bawa satu keputusan risiko konkret dari pengalaman kerja untuk diskusi
  • Siapkan pertanyaan tentang penerapan kerangka di bank tempat Anda bekerja

Sintesis Studi Kasus Pertemuan 11

Langkah SintesisPertanyaan IntegratifOutput Keputusan
1. Kaitkan ke taksonomi BaselKategori event type mana yang dominan?Kategori untuk loss database
2. Skor inherent vs residualSeberapa efektif kontrol kita?Gap mitigasi prioritas
3. Identifikasi KRI pemantauanIndikator dini apa yang akan menyala sebelum kejadian?Dashboard KRI + threshold RAG
4. Estimasi kebutuhan modalBerapa buffer KPM yang layak?Komponen BIA/SMA
5. Rekomendasi keputusanInvestasi mitigasi mana yang prioritas?Paket cost-benefit 3-lapis
Kesimpulan Sintesis
Lima langkah ini mengintegrasikan seluruh komponen kuliah — gunakan sebagai template tugas akhir & keputusan risiko organisasi Anda.

Ringkasan Kunci Pertemuan 11

Konsep Inti
Menjelaskan keterkaitan risiko kepatuhan dengan risiko operasional
Miskonsepsi Dibongkar
“Compliance = fungsi hukum” → keliru; compliance adalah pencegahan pelanggaran (first line
Keputusan Manajerial
keliru; compliance failure jauh lebih mahal (denda + reputasi + lisensi).

Bawa kerangka & template perhitungan hari ini sebagai lensa untuk analisis organisasi Anda sepanjang semester.