LGD bukan angka tetap — dipengaruhi empat faktor struktural yang harus dipahami analis.
Faktor 1 & 2
Senioritas — utang senior recovery lebih tinggi dari subordinated; struktur waterfall hukum
Jenis agunan — tanah likuid, mesin illikuid, inventaris sangat illikuid
Faktor 3 & 4
Yurisdiksi — sistem hukum (common law vs civil law); kecepatan pengadilan
Siklus makro — agunan jatuh nilai saat resesi (fire sale externalities)
Korelasi LGD-PD: saat resesi (PD naik), LGD juga naik karena nilai agunan jatuh — asumsi independen PD dan LGD sering salah.
Hitung dari Nol: LGD Term Loan dengan Agunan Tanah
Skenario: Term loan Rp 1 M dengan agunan tanah. EAD saat default = Rp 1,05 M (saldo pokok + bunga akrual). Nilai pasar agunan Rp 800 juta; FSV 75% dari pasar. Biaya eksekusi (lelang, hukum, waktu) 10% dari FSV. Recovery debitur langsung Rp 50 juta.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. FSV
Nilai pasar × 75% = Rp 800 juta × 0,75
Rp 600.000.000
2. Hasil bersih agunan
FSV × (1 − biaya) = Rp 600 juta × 0,90
Rp 540.000.000
3. Total recovery
Agunan + debitur = Rp 540 + Rp 50 juta
Rp 590.000.000
4. LGD (rupiah)
EAD − recovery = Rp 1.050 − Rp 590 juta
Rp 460.000.000
5. LGD (rasio)
LGD rupiah ÷ EAD = Rp 460 ÷ Rp 1.050 juta
0,438 (43,8%)
Kesimpulan
LGD 43,8%
Meski ada agunan 80% eksposur, hampir separuh hilang setelah FSV, biaya, dan discount
Bagian 2 · 2/4
Exposure at Default (EAD)
Diskusi kelas: untuk kartu kredit plafon Rp 50 juta dengan saldo rata-rata Rp 12 juta, berapa EAD yang seharusnya dipakai? Mengapa bukan Rp 12 juta?
Definisi EAD & CCF untuk Revolving
EAD adalah eksposur pada saat default terjadi, bukan saldo saat pencairan atau rata-rata periodik.
EAD = Drawn + (CCF × Undrawn)
Konsep Drawn vs Undrawn
Drawn — saldo terpakai debitur saat ini
Undrawn — plafon tersisa yang masih bisa ditarik
CCF — Credit Conversion Factor (% undrawn yang akan tertarik menjelang default)
Baseline BCBS
CCF baseline 75% untuk revolving retail
CCF baseline 50% untuk committed facilities korporasi
Bank IRB Advanced boleh estimasi CCF internal (tervalidasi)
EAD Term Loan vs Revolving vs Contingent
Tiga jenis fasilitas dengan dinamika EAD yang sangat berbeda.
Jenis Fasilitas
Karakteristik EAD
Contoh
Term Loan
EAD = saldo pokok + bunga akrual (fixed schedule)
Investment loan, KMK tenor tetap
Revolving
EAD = drawn + CCF × undrawn (dapat membengkak)
Kartu kredit, credit line, overdraft
Contingent (off-balance)
EAD = CCF lebih tinggi (karena tidak drawn sama sekali)
Contingent facilities menunjukkan mengapa EAD off-balance sheet harus di-CCF kan — bank guarantee yang belum ditarik tetap berisiko.
Hitung dari Nol: EAD Kartu Kredit dengan CCF
Skenario: Kartu kredit plafon Rp 50 juta; saldo terpakai (drawn) rata-rata Rp 12 juta; saldo saat ini Rp 15 juta. Bank menggunakan CCF internal 80% (konservatif dari baseline BCBS 75%).
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Undrawn
Plafon − drawn saat ini = Rp 50 − Rp 15 juta
Rp 35.000.000
2. Penarikan tambahan
CCF × undrawn = 80% × Rp 35 juta
Rp 28.000.000
3. EAD
Drawn saat ini + penarikan tambahan = Rp 15 + Rp 28 juta
Rp 43.000.000
4. Verifikasi
EAD ÷ plafon = Rp 43 ÷ Rp 50 juta
86% plafon
Kesimpulan
EAD Rp 43 juta
86% plafon — jauh lebih tinggi dari saldo rata-rata Rp 12 juta atau saldo saat ini Rp 15 juta
Bagian 3 · 3/4
Expected Loss Calculation
Diskusi kelas: apakah EL portofolio = penjumlahan EL per debitur? Mengapa ya/tidak?
Formula EL Portofolio
EL portofolio adalah penjumlahan linear EL individu — sifat expected value yang akan berbeda untuk UL di blok berikutnya.
EL_portofolio = Σ (PDᵢ × LGDᵢ × EADᵢ) untuk semua fasilitas i
Sifat Linearitas EL
EL total = jumlah EL per fasilitas
Tidak bergantung korelasi antar debitur
Dapat dijumlahkan tanpa transformasi
Implikasi Pricing
EL/EAD portofolio = beban risiko rata-rata
Margin bunga harus mengcover EL + biaya + profit
Underestimate EL = underpricing = erosi modal
EL portofolio adalah biaya risiko yang pasti — bukan kemungkinan — sehingga harus dibebankan upfront ke pricing.
Sensitivitas EL terhadap Tiap Komponen
EL linier terhadap ketiga komponen — perubahan 10% di salah satu akan menggeser EL sebesar 10% (ceteris paribus).
Skenario
Perubahan
Dampak EL
PD naik 10%
Dari 4% ke 4,4%
EL naik 10%
LGD naik 10%
Dari 40% ke 44%
EL naik 10%
EAD naik 10%
Dari Rp 100 M ke Rp 110 M
EL naik 10%
Resesi: PD & LGD naik simultan
PD +50%, LGD +25% (korelasi)
EL naik 87,5% (1,5 × 1,25)
Sensitivitas linier berlaku ceteris paribus — di resesi, PD dan LGD naik simultan sehingga efeknya berlipat ganda.
Hitung dari Nol: EL Portofolio Tiga Fasilitas
Skenario: Bank XYZ memiliki 3 fasilitas — F1 Term Loan (PD 3%, LGD 40%, EAD Rp 500 M); F2 Revolving Kartu (PD 5%, LGD 70%, EAD dengan CCF Rp 200 M); F3 Korporasi (PD 2%, LGD 30%, EAD Rp 1.000 M).
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. EL F1
PD × LGD × EAD = 3% × 40% × Rp 500 M
Rp 6.000.000.000
2. EL F2
PD × LGD × EAD = 5% × 70% × Rp 200 M
Rp 7.000.000.000
3. EL F3
PD × LGD × EAD = 2% × 30% × Rp 1.000 M
Rp 6.000.000.000
4. EL Portofolio
EL F1 + EL F2 + EL F3
Rp 19.000.000.000
5. EL/EAD Portofolio
EL Portofolio ÷ Total EAD (Rp 1.700 M)
1,12%
Kesimpulan
EL Rp 19 M (1,12%)
Bank harus membebankan minimal ~1,12% bunga tambahan ke portofolio untuk menutup EL
Bagian 4 · 4/4
Unexpected Loss & Economic Capital
Diskusi kelas: jika EL adalah biaya yang pasti, mengapa bank butuh modal di atas EL? Apa yang ditutupi modal?
Expected vs Unexpected Loss
EL adalah rata-rata/expected; UL adalah deviasi di atas rata-rata yang menyerap modal bank.
Economic Capital & VaR Kredit
Economic capital adalah modal yang dibutuhkan untuk menyerap unexpected loss pada tingkat kepercayaan tertentu (mis. 99,9%).
Economic Capital = VaR(99,9%) − EL
VaR Kredit
Value at Risk — kerugian maksimum pada confidence level
VaR 99,9% = kerugian tidak melebihi ini di 999 dari 1000 skenario
Mengasumsikan distribusi kerugian portofolio
Komponen Economic Capital
UL idiosinkratik — dapat didiversifikasi
UL sistemik — tidak dapat didiversifikasi, butuh modal
Concentration risk — tambahan modal untuk konsentrasi
Sintesis: EL + UL untuk Portofolio Kecil
Mari gabungkan semua konsep hari ini dalam satu portofolio untuk mengkristalkan pemahaman.
Komponen
Nilai
Sumber/Dasar
Total EAD portofolio
Rp 1.700 M
Penjumlahan EAD 3 fasilitas
EL portofolio
Rp 19 M (1,12%)
Σ PD × LGD × EAD
UL (VaR 99,9% − EL)
~Rp 60 M (3,5%)
Model Vasicek / IRB Basel (ilustrasi)
VaR 99,9%
~Rp 79 M (4,65%)
EL + UL
Economic capital (modal)
~Rp 60 M
Untuk menyerap UL di stress
Pricing EL ke bunga
Min +1,12% di atas biaya dana
Upfront, dipungut dari debitur
Dua lapis pertahanan: EL dipricing ke bunga debitur (biaya yang pasti); UL ditutup modal bank (untuk skenario stress).
Ringkasan Kunci Pertemuan 5
LGD Realistis
Hitung dengan FSV, biaya eksekusi, waktu — bukan asumsi naif "agunan = LGD rendah"