stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Probability of Default (PD) & Credit Scoring
RPS minggu 4 · 2x50 menit

Probability of Default (PD) & Credit Scoring

Manajemen Risiko Kredit — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 4: menjelaskan metode estimasi probabilitas gagal bayar (PD) dan credit scoring dasar.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Tiga pendekatan estimasi PD: expert judgment, statistical, hybrid
  • PD Through-the-Cycle (TTC) vs Point-in-Time (PIT)
  • Hitung PD dari migration matrix historis rating
Jam ke-2 (50 menit)
  • Anatomi model scoring: logit & Altman Z-Score
  • Trade-off cutoff: approval rate vs default rate
  • Validasi model: backtesting, ROC/AUC, Kappa
Posisi dalam alur: P3 (laporan keuangan) → PD scoring → P5 (LGD/EAD) → P6 (internal rating). PD adalah komponen pertama dari EL = PD × LGD × EAD.

Mengapa PD Berbasis Data > Insting

Insting credit officer dapat menilai satu debitur, tetapi tidak dapat mengkalibrasi portofolio jutaan debitur secara konsisten lintas siklus.

Keunggulan Model PD
Konsisten lintas analis, dapat divalidasi statistik, mengkalibrasi harga ke risiko
Keunggulan Expert Judgment
Menangkap nuansa kualitatif, konteks industri, kasus non-standar yang model lewatkan
Praktik terbaik: model PD untuk filtering & pricing, expert judgment untuk kasus borderline — bukan salah satu sendiri.
Bagian 1 · 1/4
Konsep & Pendekatan PD
Diskusi kelas: PD 1% untuk debitur rating A — apakah angka ini berbeda saat ekonomi resesi vs ekspansi? Mengapa ini penting?

Tiga Pendekatan Estimasi PD

Tiga filosofi yang berbeda dalam mengestimasi PD, dengan trade-off masing-masing.

1. Expert Judgment
  • Credit officer memberi skor berbasis pengalaman
  • Subjektif, tidak konsisten lintas analis
  • Cocok: kredit korporasi besar, kasus kompleks
2. Statistical Model
  • Logit/probit, neural network, gradient boosting
  • Konsisten, validatable, scalable
  • Cocok: ritel, KTA, KUR, kartu kredit
3. Hybrid (Expert + Model)
  • Model + overrideanalisis
  • Menangkap kasus model miss
  • Cocok: komersial menengah, SME
Basel IRB advanced mensyaratkan pendekatan hybrid dengan dokumentasi override — bukan model murni atau expert murni.

PD Through-the-Cycle vs Point-in-Time

Dua filosofi pengukuran PD yang menentukan cyclicality modal bank — pilihan regulator, bukan credit officer.

Through-the-Cycle (TTC)
  • PD stabil lintas siklus ekonomi
  • Menggunakan horizon multi-siklus
  • Modal bank stabil di resesi (pro-cyclicality rendah)
  • Cocok: pendekatan Basel IRB regulatori
Point-in-Time (PIT)
  • PD responsif terhadap kondisi makro saat ini
  • Naik tajam di resesi, turun di ekspansi
  • Modal bank bervolatilitas (pro-cyclical)
  • Cocok: IFRS 9 / PSAK 71 ECL, internal pricing
Pengamatan praktis: bank besar memelihara kedua PD — TTC untuk laporan modal Basel, PIT untuk cadangan PSAK 71 & pricing internal.

Hitung dari Nol: PD dari Migration Matrix Historis

Skenario: Bank XYZ memiliki data historis 10-tahun. Untuk rating B, dari 1.000 debitur di awal tahun, rata-rata: 950 tetap B atau naik, 40 turun ke C, 9 ke D, dan 1 default.
LangkahPerhitunganNilai
1. Default observasiRating B dalam 1 tahun: 1 dari 1.000 debitur1 / 1.000
2. PD 1-tahun rating BDefault observasi ÷ total debitur = 1 ÷ 1.0000,001 (0,1%)
3. PD 5-tahun kumulatifAsumsi independen: 1 − (1 − 0,001)^50,00499 (~0,5%)
4. Verifikasi1 − 0,999^5 = 1 − 0,995010,00499 (konsisten)
Kesimpulan
PD 0,1% / tahun
PD 5-tahun kumulatif ~0,5% — untuk kredit jangka panjang, akumulasi probabilistik wajib
Bagian 2 · 2/4
Model Scoring Dasar
Diskusi kelas: jika Anda harus membangun model scoring dari nol untuk segmen UMKM, lima variabel apa yang akan Anda pilih pertama?

Anatomi Credit Scoring Model

Empat komponen yang membentuk setiap model scoring, dari input data hingga keputusan kredit.

DATA INPUTrasio, SLIK, behavioralMODELlogit, Z-ScoreSKOR mentahskala 0-100 / ZKALIBRASI PDskor → probabilitas
Tahap kelima implisit: cutoff — skor di atas threshold approve, di bawah reject, borderline manual review.

Variabel & Bobot — Logit Intuition

Logit regression adalah backbone scoring modern — mengubah kombinasi variabel menjadi probabilitas 0–100%.

PD = 1 / (1 + e^(-Z))   di mana   Z = β₀ + β₁X₁ + β₂X₂ + ... + βₙXₙ
Interpretasi Koefisien
  • β positif → variabel menaikkan PD
  • β negatif → variabel menurunkan PD
  • Magnitudo β = kekuatan variabel
Variabel Umum (Ritel)
  • Debt-to-income ratio
  • Kolektibilitas SLIK 12 bulan terakhir
  • Usia, pekerjaan, stabilitas pendapatan
  • Frekuensi telat bayar utilitas/telepon

Altman Z-Score (Model Klasik 1968)

Model klasik Edward Altman (1968) untuk memprediksi kebangkrutan korporasi publik — masih diajarkan karena transparan dan interpretable.

Z = 1,2·X₁ + 1,4·X₂ + 3,3·X₃ + 0,6·X₄ + 1,0·X₅
VariabelDefinisiBobot
X₁Modal Kerja ÷ Total Aset1,2
X₂Laba Ditahan ÷ Total Aset1,4
X₃EBIT ÷ Total Aset3,3
X₄Nilai Pasar Ekuitas ÷ Nilai Buku Utang0,6
X₅Penjualan ÷ Total Aset (Aset Turnover)1,0
Interpretasi Z: Z > 2,99 aman; 1,81 < Z < 2,99 grey area; Z < 1,81 distress.

Hitung dari Nol: Z-Score & Konversi ke PD

Skenario: PT DEF (manufaktur publik). X₁ = 0,10; X₂ = 0,20; X₃ = 0,15; X₄ = 0,80; X₅ = 1,50.
LangkahPerhitunganNilai
1. Hitung Z1,2(0,10) + 1,4(0,20) + 3,3(0,15) + 0,6(0,80) + 1,0(1,50)
2. Buka perkalian0,12 + 0,28 + 0,495 + 0,48 + 1,502,875
3. Interpretasi ZZ = 2,875 → 1,81 < Z < 2,99Grey area
4. Konversi ke PD (ilustrasi)PD = 1 / (1 + e^(Z − 2,5)) = 1 / (1 + e^0,375)1 / 2,455
5. Hasil PD1 / 2,455~40,7% (konsisten grey area)
Kesimpulan
Z = 2,875 (grey)
PD terkalibrasi ~40,7% — di praktik nyata, kalibrasi memerlukan data historis bank
Bagian 3 · 3/4
Cutoff & Trade-off
Diskusi kelas: cutoff PD lebih ketat menurunkan default rate tetapi juga menurunkan approval rate — bagaimana Anda menentukan titik optimal?

Trade-off Cutoff: Approval Rate vs Default Rate

Setiap perubahan cutoff menghasilkan trade-off yang harus dioptimalkan secara komersial, bukan hanya statistik.

Cutoff PDApproval RateDefault Rate (approved)Implikasi Bisnis
1% (ketat)~40%~0,5%Default sangat rendah; banyak debitur sehat ditolak
3% (moderat)~65%~1,5%Balance optimal untuk prime
5% (longgar)~80%~2,8%Volume tinggi; EL naik signifikan
10% (agresif)~92%~5,5%Subprime; margin harus sangat tinggi
Cutoff optimal adalah yang memaksimalkan profit expected = (approval × margin) − (default × LGD), bukan default minimum.

Strategi Cutoff Segmen (Prime vs Subprime)

Strategi cutoff optimal berbeda per segmen — tergantung margin, biaya akuisisi, dan profil risiko target.

Prime (KPR, KKB)
  • Margin tipis; volume besar
  • Cutoff ketat (PD < 2%)
  • Agunan kuat → LGD rendah
Near-prime (KTA)
  • Margin moderat; tanpa agunan
  • Cutoff moderat (PD < 5%)
  • LGD tinggi; perlu pricing risk-based
Subprime (payday, Gadai)
  • Margin sangat tinggi; tenor pendek
  • Cutoff longgar (PD < 15%)
  • EL tinggi ditutup margin
Pricing risk-based: bunga debitur harus mengcover EL + biaya modal + biaya operasi + profit margin.

Validasi Model: Backtesting, ROC/AUC, Kappa

Model PD harus divalidasi secara berkala — tiga metrik kunci yang dipantau regulator dan internal bank.

Backtesting
  • Bandingkan PD prediksi vs default aktual
  • Binomial test per rating
  • Wajib Basel IRB tahunan
ROC / AUC
  • Receiver Operating Characteristic
  • AUC > 0,75 baik; > 0,80 kuat
  • Mengukur diskriminasi model
Kappa (Cohen's)
  • Kesepakatan diskrit (default/non-default)
  • > 0,4 moderat; > 0,7 kuat
  • Koreksi untuk chance agreement
Validasi tidak hanya soal akurasi historis — juga stabilitas model (PSI) dan unobserved risk di data baru.
Bagian 4 · 4/4
Validasi & Aplikasi
Diskusi kelas: bagaimana Anda memutuskan kapan model perlu di-retrain atau dibangun ulang dari nol?

Studi Kasus: Scoring KTA Indonesia

Konteks (ilustrasi): Bank ritel XYZ ingin membangun model scoring KTA untuk portofolio 2 juta nasabah. Tantangan: NPL KTA naik dari ~2% (2019) ke ~4%+ (2021) selama pandemi; model lama tidak menangkap pola baru.
Tahap Pembangunan ModelKeputusan KunciOutput
1. Data preparationSample 2018–2023 (pre/during/post pandemi)~2 juta obs dengan 30+ variabel
2. Variabel selectionSLIK 12 bln, debt-to-income, sektor, stabilitas pendapatan10 variabel final
3. Model trainingLogit + gradient boosting (ensemble)AUC 0,82 pada test set
4. Kalibrasi PDBucketing ke master scale 10 ratingPD 0,2% – 15% per rating
5. Cutoff selectionOptimasi profit expected dengan margin KTACutoff approve PD < 5%
6. Validasi & monitoringBacktesting kuartalan; PSI per segmenDashboard monitoring regulatori
Pelajaran
Model scoring bukan deliverable satu kali — lifecycle berkelanjutan dengan retrain dan monitoring berkala

Ringkasan Kunci Pertemuan 4

Tiga Pendekatan PD
Expert, statistical, hybrid — pilihan per segmen, bukan hierarki kualitas
TTC vs PIT
TTC untuk modal Basel; PIT untuk PSAK 71 & pricing — bank besar pegang keduanya
Cutoff = Trade-off
Approval vs default; optimal berdasarkan profit expected, bukan default minimum

Bawa kerangka PD estimation + cutoff optimization sebagai jembatan ke P5 (LGD/EAD) & P6 (internal rating master scale).

Persiapan P5: baca Saunders & Allen bab 4-5 (LGD & EAD); refresh konsep recovery rate & drawn/undrawn fasilitas revolving.

Coba Sendiri: Trade-off Cut-off Credit Scoring

Geser cut-off score dan amati bagaimana tingkat approval, default rate, dan error Tipe I/II (false approve vs false reject) berubah secara langsung.

Coba Sendiri: Altman Z-Score & Tiga Zona

Masukkan lima rasio (X1-X5) perusahaan dan lihat langsung skor Z jatuh di safe, grey, atau distress zone.