stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-12
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 12: Kompensasi Kelompok Khusus
RPS minggu 12 · 3 SKS

Kompensasi Kelompok Khusus

Manajemen Kinerja dan Kompensasi — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 12: menjelaskan kompensasi untuk kelompok khusus (eksekutif, sales, PNS, ekspatriat, gig).

Jam ke-1 (50 menit)
  • Blok 1 — Eksekutif: anatomi exec comp, LTI & say-on-pay, rasio CEO
  • HDN-1: Hitung Total Rewards CEO
  • Blok 2 — Sales: hunter vs farmer mix, komisi
  • HDN-2: Hitung Komisi Sales
Jam ke-2 (50 menit)
  • Blok 3 — PNS & PPPK: sistem berkala, tunjangan kinerja
  • Blok 4 — Ekspatriat & Gig Worker: allowance, klasifikasi
  • Sintesis: tiga lensa equity kelompok khusus
Posisi dalam alur: tunjangan umum (P11) → kelompok khusus (P12) → global & hukum (P13).

Mengapa Kelompok Khusus Butuh Paket Berbeda

Setiap kelompok memiliki dinamika unik — paket standar tidak optimal untuk peran strategis, perilaku khusus, atau regulasi tertentu.

KelompokDinamika KunciImplikasi Paket
EksekutifPengaruh besar pada nilai perusahaanLTI dominan, alignment pemegang saham
SalesPerilaku penjualan terukurKomisi dominan untuk hunter
PNSRegulasi negara, stabilitasSistem berkala, tunjangan profesi
EkspatriatBiaya hidup + mobilitasHardship allowance, housing, education
Gig WorkerFleksibilitas, tanpa tunjanganPer-project, insentif dinamis
Pertanyaan pemantik: apakah paket berbeda ini adil? Bagaimana mengelola equity internal saat paket sangat bervariasi?
Bagian 1 · 1/4
Blok 1 — Eksekutif
Diskusi kelas: berapa rasio CEO-pegawai yang adil? 10×? 50×? 300×?

Anatomi Exec Compensation

Paket eksekutif jauh lebih kompleks dari gaji karyawan reguler — lima komponen utama dengan proporsi sangat berbeda.

Base & Bonus
  • Base pay relatif kecil (~20-30% total)
  • Bonus tahunan berbasis kinerja individu + perusahaan
Long-Term Incentive
  • Stock option, RSU, performance share
  • Dominan: 40-60% total package
  • Vesting 3-5 tahun
Perquisites & Severance
  • Mobil dinas, asuransi premium, club membership
  • Severance / golden parachute
Karakteristik exec comp modern: LTI dominan, base relatif kecil. Tujuan: alignment dengan pemegang saham jangka panjang, bukan short-term.

Long-Term Incentive & Say-on-Pay

LTI adalah mekanisme alignment eksekutif ke pemegang saham jangka panjang — dengan vesting period dan performance condition.

Mekanisme LTI
  • Vesting period 3-5 tahun menahan short-termism
  • Performance condition (TSR, EPS, ROIC)
  • Clawback: LTI dapat ditarik kembali jika fraud
  • Malus: LTI dibatalkan jika kinerja turun
Say-on-Pay
  • Hak pemegang saham vote paket exec
  • Tren GCG global sejak 2010-an
  • AS/UK: wajib non-binding vote
  • Indonesia: belum wajib, MNC progresif mulai
Tanpa LTI + clawback, eksekutif cenderung ambil keputusan short-term (manipulasi laba, ekspansi berlebihan) yang merugikan jangka panjang.

Tantangan: Rasio CEO & Governance

Rasio CEO-pegawai median menjadi indikator equity yang semakin diawasi investor dan publik.

RegionRasio Median CEO-PegawaiStatus Ungkap
AS (S&P 500)~200-300×Wajib (SEC sejak 2018)
Eropa (UK, Jerman)~50-150×Wajib sebagian
IndonesiaBelum data publikBelum wajib, MNC progresif mulai
Risiko rasio ekstrem: turnover karyawan bawah, kritik publik, tekanan regulasi. Mitigasi: transparansi, komite imbalan independen, clawback.

Hitung dari Nol: Total Rewards CEO

Skenario: CEO base Rp 200 jt/bln, bonus tahunan 6 bln gaji, RSU vesting Rp 2 M/thn, perquisites Rp 100 jt/bln, asuransi premium Rp 20 jt/bln. Hitung total rewards setahun.
KomponenPerhitunganNilai/thn
Base payRp 200 jt × 12Rp 2.400.000.000
Bonus tahunan6 × Rp 200 jtRp 1.200.000.000
RSU (vesting)Rp 2.000.000.000
PerquisitesRp 100 jt × 12Rp 1.200.000.000
Asuransi premiumRp 20 jt × 12Rp 240.000.000
Total RewardsRp 7.040.000.000
% Base
34%
Rp 2,4 M ÷ Rp 7,04 M — base relatif kecil
% LTI + Bonus
~45%
(Rp 1,2 M bonus + Rp 2 M RSU) ÷ Rp 7,04 M — performance-linked dominan
Bagian 2 · 2/4
Blok 2 — Sales
Diskusi kelas: base tinggi + komisi rendah vs base rendah + komisi tinggi — mana yang menarik hunter?

Anatomi Sales Compensation

Paket sales didesain untuk mendorong perilaku penjualan — lima komponen utama dengan mix yang fleksibel.

Komponen Tetap
  • Base pay (10-60% tergantung tipe)
  • Bonus target (kuartalan/tahunan)
Komponen Variabel
  • Komisi (persentase penjualan atau per unit)
  • Contest & incentive trip
Pengaman
  • Threshold (batas bawah mulai komisi)
  • Cap (batas atas maksimum komisi)
  • Draw against commission
Karakteristik sales comp: variabel dominan untuk hunter, tetap dominan untuk farmer. Mix harus selaras dengan strategi penjualan.

Komisi vs Base Mix — Hunter vs Farmer

Mix base-komisi sangat bervariasi tergantung tipe sales dan strategi perusahaan.

Tipe SalesBaseKomisiCocok untuk
Hunter (new acquisition)Rendah (20-30%)Tinggi (70-80%)Penjualan agresif akun baru
Farmer (account mgmt)Tinggi (50-70%)Sedang (30-50%)Retensi & upsell pelanggan existing
Technical salesTinggi (60-80%)Rendah (20-40%)Solusi kompleks, sales cycle panjang
Risk mix salah: hunter dengan base tinggi jadi malas berburu; farmer dengan komisi tinggi mengabaikan retensi. Mix harus selaras dengan peran.

Studi Kasus: Sales Astra

Divisi sales Astra (dealer Toyota/Honda) menerapkan strategi mix berbeda untuk hunter dan farmer.

Hunter (Sales Mobil Baru)
  • Base moderat
  • Komisi per unit mobil terjual
  • Bonus target kuartalan
  • Cap untuk kontrol budget
Farmer (After-Sales Service)
  • Base tinggi
  • Bonus retensi pelanggan
  • Upsell sparepart & service
  • CSI score sebagai performance metric
Contest tahunan: trip luar negeri untuk top performer — mendorong budaya kompetitif & retensi performer tinggi.

Hitung dari Nol: Komisi Sales Hunter

Skenario: Sales hunter base Rp 5 jt/bln, komisi 2% per unit mobil terjual (harga rata-rata Rp 300 jt/unit). Target 5 unit/bln, cap komisi 10 unit. Hitung total/bln untuk tiga skenario.
SkenarioUnitPenjualanKomisi (2%)Total/bln
Underperform2 unitRp 600 jtRp 12 jtRp 17 jt
Target5 unitRp 1.500 jtRp 30 jtRp 35 jt
Top performer10 unit (cap)Rp 3.000 jtRp 60 jtRp 65 jt
Underperform 17 jt → Target 35 jt → Top 65 jt (2× target)
Komisi mendorong agresivitas: top performer 2× gaji target performer, 4× underperformer. Mix rendah base + tinggi komisi = risiko di karyawan, upside juga di karyawan.
Bagian 3 · 3/4
Blok 3 — PNS & PPPK
Diskusi kelas: total reward PNS — rendah atau kompetitif? Apakah "aman tapi rendah" itu miskonsepsi?

Sistem Imbalan PNS

Sistem imbalan PNS diatur UU 5/2014 ASN dan PP 5/2024 THP — kombinasi gaji berkala, tunjangan, dan pensiun.

KomponenSifatCatatan
Gaji pokok berkalaBerdasarkan masa kerja & golonganNaik otomatis setiap 2 tahun
Tunjangan kinerja (Tukin)Per golongan & beban kerja1-15 jt/bln, bervariasi
Tunjangan suami/istri/anak10% gaji pokok per tanggunganMaksimal 2 anak
Tunjangan makan, jabatanTetap & strukturalBervariasi per instansi
Pensiun (Taspen)Manfaat pasti75% gaji pokok terakhir
THR & cutiTahunanTHR setara 1× gaji
Dasar hukum: UU 5/2014 ASN, PP 5/2024 THP (Tunjangan Hari Raya & tunjangan kinerja).

PPPK vs PNS

PPPK (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja) adalah jawaban terhadap kebutuhan tenaga guru dan kesehatan daerah — tetapi dengan isu equity.

PNS (Pegawai Negeri Sipil)
  • Status tetap seumur hidup
  • Manfaat penuh: gaji + Tukin + pensiun + asuransi
  • Naik berkala dan golongan otomatis
  • Proses seleksi CPNS ketat (PPDN)
PPPK (Pegawai Perjanjian Kerja)
  • Kontrak 1 tahun, dapat diperpanjang
  • Manfaat sebagian: gaji + Tukin terbatas
  • Tidak semua tunjangan profesi
  • Jawaban kebutuhan guru, nakes daerah
Isu equity: PPPK sering dirasa "kelas dua" walau beban kerja sama dengan PNS. Tantangan governance: konversi PPPK ke PNS selektif.

Tunjangan Kinerja PNS — Detail

Tukin adalah tunjangan kinerja berbasis golongan & beban kerja — bervariasi signifikan antar instansi & profesi.

KategoriBesaran (ilustratif)Catatan
Tukin umum1-15 jt/blnBervariasi per golongan & instansi
Pejabat strukturalTunjangan jabatan besarEselon I-IV, ditetapkan PP
Dokter PNS+ Tunjangan profesiSignifikan, menyaingi swasta
Guru PNS+ Tunjangan profesiBerdasarkan sertifikasi
Penegak hukum (polisi, jaksa)+ Tunjangan profesiSignifikan, menarik retensi
Total reward PNS dengan tunjangan profesi sering kompetitif vs swasta setara. Plus pensiun + asuransi = paket holistic.
Bagian 4 · 4/4
Blok 4 — Ekspatriat & Gig Worker
Diskusi kelas: gig worker — karyawan atau mitra? Bagaimana mengelola isu equity ekspatriat vs lokal?

Kompensasi Ekspatriat & Gig Worker

Dua ujung spektrum: ekspatriat dengan paket premium, gig worker dengan paket minimal.

Ekspatriat
  • Base (referensi negara asal)
  • Hardship allowance (15-30% base)
  • Housing, education, home leave
  • Tax equalization
  • Isu equity: parity ekspat vs lokal
Gig Worker
  • Per-project / per-trip
  • Tanpa tunjangan tradisional
  • Insentif dinamis (Gojek/Grab)
  • Fleksibilitas tinggi
  • Isu: klasifikasi (karyawan vs mitra)
Tren MNC modern: pay parity ekspatriat-lokal untuk peran setara. Tren gig: regulasi perlindungan minimal (asuransi, BPJS khusus).

Ringkasan Kunci Pertemuan 12

Exec
LTI dominan (40-60% total), base kecil (~34%); say-on-pay & clawback
Sales
Hunter (komisi 70-80%) vs Farmer (base 50-70%); mix selaras strategi
PNS/PPPK/Gig
PNS total reward kompetitif (Tukin + profesi); PPPUK & gig equity isu kontemporer

Tiga lensa ini (exec LTI-dominant · sales hunter-farmer · PNS/PPPK/gig equity) menutup blok kelompok khusus.

Persiapan P13: baca Milkovich bab kompensasi global & hukum; bawa satu isu hukum imbalan Indonesia (UMK, BPJS, atau gig worker).