stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-10
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 10: Pengupahan Berbasis Kinerja
RPS minggu 10 · 3 SKS

Pengupahan Berbasis Kinerja

Manajemen Kinerja dan Kompensasi — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 10: merancang sistem pay-for-performance dengan merit matrix, variable pay, dan LTI.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Konsep pay-for-performance (P4P) dan teori dasar (Adams, Vroom)
  • Merit matrix: kinerja × compa-ratio → % kenaikan
  • Widget interaktif: merit-matrix-raiser
Jam ke-2 (50 menit)
  • Variable pay design: bonus, komisi, profit sharing
  • Long-term incentive (LTI): stock option, RSU
  • Widget reuse: skor-kinerja-tertimbang
Posisi dalam alur: manajemen kinerja (P9) → pay-for-performance (P10) → tunjangan (P11) → kelompok khusus (P12).

Mengapa Pay-for-Performance Krusial

P4P menghubungkan kinerja individual dengan reward finansial — mekanisme utama menerjemahkan strategi ke perilaku karyawan.

Pay-for-Performance Adoption
~90%
Fortune 500 mengadopsi P4P dalam bentuk merit pay atau variable pay (Mercer, dihedge)
Idiosyncratic Rater Bias
61%
variasi skor appraisal berasal dari rater, bukan kinerja aktual (Scullen dkk, dihedge)
Pertanyaan pemantik: bagaimana P4P dapat efektif jika 61% variasi skor sebenarnya mencerminkan bias manajer, bukan kinerja?
Bagian 1 · 1/4
Merit Matrix
Diskusi kelas: bagaimana menggabungkan rating kinerja (1–5) dengan compa-ratio untuk menentukan % kenaikan gaji?

Konsep Merit Matrix

Merit matrix adalah matriks dua dimensi: rating kinerja (1–5) × compa-ratio (rendah/tengah/tinggi) → persen kenaikan gaji tahunan.

Merit matrix mengalokasikan budget merit increase berdasarkan dua faktor: kinerja (semakin tinggi rating, semakin besar % kenaikan) dan compa-ratio (semakin rendah compa-ratio, semakin besar % kenaikan untuk catch-up midpoint).
Kinerja \ CompaRendah (<0,9)Tengah (0,9–1,1)Tinggi (>1,1)
5 (exceeds)8%6%4%
4 (strong)6%4%3%
3 (meets)4%3%2%
2 (below)2%1%0%
1 (unsat)0%0%0%
Logika: performer tinggi (5) + compa rendah (<0,9) = 8% (terbesar untuk catch-up); performer rendah (1) = 0% di semua compa.

Widget Interaktif: Merit Matrix Raiser

Eksperimen langsung dengan widget — atur rating kinerja, compa-ratio, dan gaji aktual. Lihat % kenaikan dan gaji baru.

Hitung dari Nol: Merit Increase per Karyawan

Skenario: Engineer Andi: gaji Rp 25 jt/bln, midpoint grade Rp 30 jt (compa-ratio 0,833), rating kinerja 5. Engineer Budi: gaji Rp 32 jt, midpoint Rp 30 jt (compa 1,067), rating 4. Berapa kenaikan masing-masing?
KaryawanCompaRatingSel Matriks% KenaikanGaji Baru
Andi0,833 (rendah)55 × rendah8%Rp 27,00 jt
Budi1,067 (tengah)44 × tengah4%Rp 33,28 jt
Kesimpulan
Andi +8% · Budi +4%
Andi (performer tinggi + compa rendah) dapat kenaikan terbesar untuk catch-up midpoint. Budi (performer kuat + compa tengah) dapat kenaikan moderat.

Hitung dari Nol: Budget Merit Increase Organisasi

Skenario: Organisasi 100 karyawan, total gaji bulanan Rp 2 M. Budget merit increase tahun ini 4%. Berapa total budget Rp? Berapa rata-rata % matriks jika distribusi: 10% rating 5, 30% rating 4, 50% rating 3, 10% rating 2?
LangkahPerhitunganNilai
1. Budget tahunan4% × Rp 2 M × 12Rp 960.000.000
2. Rata-rata matriks(10×8 + 30×6 + 50×4 + 10×2) / 100 (asumsi compa rendah)5,0%
3. Selisih budget vs matriks5,0% − 4,0%+1,0% (over budget)
4. Kalibrasi: turunkan matriks 20%8→6,4; 6→4,8; 4→3,2; 2→1,6rata-rata 4,0%
Kesimpulan
Kalibrasi 20%
Matriks harus dikalibrasi turun 20% agar rata-rata sesuai budget 4%. Proses kalibrasi adalah praktik standar tiap tahun.
Bagian 2 · 2/4
Variable Pay Design
Diskusi kelas: untuk industri Anda, variable pay mana yang paling efektif — bonus, komisi, atau profit sharing?

Tiga Jenis Variable Pay

Variable pay adalah imbalan yang berfluktuasi berdasarkan kinerja — berbeda dari base pay yang tetap.

1. Bonus
  • Mekanisme: lump sum tahunan
  • Trigger: BSC score, KPI
  • Cocok: executive, profesional
  • Contoh: bonus tahunan BCA berbasis BSC
2. Komisi
  • Mekanisme: % dari revenue
  • Trigger: penjualan individual
  • Cocok: sales, broker
  • Contoh: komisi agen asuransi 20%
3. Profit Sharing
  • Mekanisme: % dari profit perusahaan
  • Trigger: profitabilitas collective
  • Cocok: organisasi egaliter, partnership
  • Contoh: profit sharing koperasi, PMA
Risk utama variable pay: short-termism (fokus target jangka pendek dengan mengorbankan jangka panjang). Mitigasi: kombinasi dengan LTI dan KPI jangka panjang.

Long-Term Incentive (LTI)

LTI adalah incentive yang vested dalam 3–5 tahun — retention tool dan alignment dengan pemegang saham.

MekanismeCara KerjaCocok untuk
Stock OptionHak beli saham di harga yang ditetapkanStartup, executive korporasi listed
RSU (Restricted Stock Unit)Saham yang vested bertahap (3–5 tahun)Tech company, executive
Performance ShareSaham berdasarkan pencapaian target jangka panjangExecutive senior, key talent
Phantom StockEquivalen nilai saham tanpa ownershipPerusahaan swasta tidak listed
Praktik Indonesia: Gojek, Tokopedia memberi stock option/RSU ke karyawan senior. BUMN: performance bonus berbasis BUMN performance.
Bagian 3 · 3/4
Widget Skor Kinerja Tertimbang
Eksperimen dengan widget skor-kinerja-tertimbang — agregasi multi-KPI menjadi satu skor dengan bobot.

Widget Reuse: Skor Kinerja Tertimbang

Widget reuse dari registry — agregasi multi-KPI menjadi satu skor kinerja dengan bobot, sebagai input merit matrix.

Hitung dari Nol: Variable Pay Engineer

Skenario: Engineer Citra: base pay Rp 25 jt/bln, BSC skor 90,4 (threshold 90% bonus). Target bonus 20% base pay tahunan. Berapa bonus tahunan?
LangkahPerhitunganNilai
1. Base pay tahunanRp 25 jt × 12Rp 300.000.000
2. Target bonus 20%20% × Rp 300 jtRp 60.000.000
3. BSC skor 90,4≥90 threshold90% bonus payout
4. Bonus aktual90% × Rp 60 jtRp 54.000.000
5. Total comp tahunanbase + bonusRp 354.000.000
Kesimpulan
Rp 54 jt bonus
Bonus tahunan Citra berbasis BSC skor 90,4 → 90% payout dari target Rp 60 jt. Total comp Rp 354 jt/tahun.
Bagian 4 · 4/4
Pay Mix Strategis
Diskusi kelas: berapa proporsi ideal base pay vs variable pay vs LTI untuk level eksekutif? Junior?

Pay Mix Strategis per Level

Pay mix adalah proporsi base pay, STI, dan LTI dalam total reward. Bervariasi per level dan strategi.

LevelBase PaySTI (Bonus)LTI (Equity)Logika
Junior90%10%0%Stabilitas penting, less accountability
Mid-level75%20%5%Mulai accountability + retensi
Senior60%25%15%Accountability tinggi + retensi
Executive30%30%40%Alignment pemegang saham jangka panjang
Risk pay mix ekstrim: terlalu banyak variable → stress karyawan; terlalu banyak base → tidak ada incentive kinerja. Keseimbangan adalah kunci.

Studi Kasus: BCA Performance System

Bagaimana BCA merancang sistem P4P terintegrasi dari BSC sampai merit matrix dan variable pay.

TahapMekanisme BCAOutput
1. BSC Kuartalan4 perspektif, bobot: Finansial 40%, Pelanggan 25%, Proses 20%, Pembelajaran 15%Skor BSC per karyawan
2. Merit MatrixSkor BSC → rating 1–5 × compa-ratio% kenaikan base pay
3. Variable PayBonus tahunan berbasis skor BSCLump sum bonus tahunan
4. Pay MixJunior 90/10/0; Senior 60/25/15; Executive 30/30/40Total comp per level
5. Kalibrasi KomiteReview rata-rata matriks vs budgetMatriks final yang dapat dieksekusi
Pelajaran: sistem P4P BCA terintegrasi end-to-end — dari BSC sampai pay mix. Tidak ada gap antara kinerja dan reward.

Variable Pay Taxation Indonesia

Variable pay di Indonesia dikenakan PPh 21 — pemahaman tax gross-up critical untuk komunikasi paket ke pegawai.

AspekTreatmentCatatan
Bonus tahunanDikenai PPh 21 sebagai pendapatan regulerBruto lebih tinggi = pajak progresif naik
Komisi salesDikenai PPh 21 final atau reguler tergantung strukturKonsultasi tax advisor
RSU/equity vestingDikenai PPh 21 saat vest (capital gain tax saat jual)Perlu tax planning karyawan
ThrDikenai PPh 21 sebagai pendapatan regulerBukan pajak final seperti dividen
Best practice: HR sediakan tax calculator untuk pegawai agar mereka paham net take-home. Komunikasi = retensi.

Ringkasan Kunci Pertemuan 10

Merit Matrix
Kinerja × compa-ratio → % kenaikan; kalibrasi ke budget tahunan
Variable Pay
Bonus (BSC) + komisi (sales) + profit sharing (egaliter)
LTI + Pay Mix
Stock option/RSU untuk retention; pay mix bervariasi per level

Tiga lensa ini (merit matrix · variable pay · pay mix) menutup blok kinerja-P4P dan mempersiapkan blok tunjangan P11.

Persiapan P11: baca Milkovich bab 11-12 tentang tunjangan; bawa contoh paket benefits Anda (BPJS, asuransi, cuti) untuk dianalisis.