‹ Daftar slidePertemuan 3: Penyesuaian Internal dan Analisis Pekerjaan
RPS minggu 3 · 3 SKS
Penyesuaian Internal dan Analisis Pekerjaan
Manajemen Kinerja dan Kompensasi — Magister Manajemen FEB UNDIP
Peta Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK 3: melakukan analisis pekerjaan untuk menetapkan keadilan internal struktur reward.
Jam ke-1 (50 menit)
Konsep penyesuaian internal (internal alignment) sebagai tujuan #1 Pay Model
Anatomi job description vs job specification
Metode analisis pekerjaan: PAQ (Position Analysis Questionnaire)
Jam ke-2 (50 menit)
Kerangka KSAO (Knowledge, Skills, Abilities, Other characteristics)
Workflow analysis dan job design ulang (autonomy, variety, significance)
Studi kasus: analisis pekerjaan Customer Service BCA
Posisi dalam alur: blok teknis dimulai — analisis pekerjaan (P3) → evaluasi pekerjaan (P4) → struktur perorangan (P5) → daya saing eksternal (P6) → desain tingkat upah (P7) → UTS (P8).
Mengapa Penyesuaian Internal adalah Pilar Pertama
Penyesuaian internal (internal alignment) adalah perbandingan relatif antar jabatan di organisasi yang sama — apakah gaji manajer 2× teller adil secara internal?
Manajer : Teller (BCA)
~3×
rasio gaji pokok manajer cabang vs teller (estimasi industri, dihedge)
CEO : Junior (Indonesia)
~20–40×
rasio gaji CEO vs staf junior di korporasi besar Indonesia (dihedge)
Pertanyaan pemantik: rasional apa yang membenarkan manajer dibayar 3× teller? Mengapa tidak 2× atau 5×? Jawabannya: job evaluation yang sistematis.
Bagian 1 · 1/4
Anatomi Job Description & Specification
Diskusi kelas: di tempat kerja Anda, apakah job description Anda akurat menggambarkan pekerjaan aktual? Mengapa sering tidak sinkron?
Job Description vs Job Specification
Job description adalah dokumen yang menjelaskan tugas, tanggung jawab, dan wewenang suatu jabatan. Job specification adalah dokumen yang menjelaskan kualifikasi, pengalaman, dan kompetensi yang dibutuhkan pemegang jabatan. Keduanya adalah output dari job analysis.
Dimensi
Job Description
Job Specification
Fokus
Apa pekerjaannya (tasks, duties, responsibilities)
Siapa yang cocok (qualifications, experience)
Pertanyaan inti
What is done?
Who can do it?
Output utama
Daftar tugas, wewenang, hubungan kerja
Daftar KSAO minimum yang diperlukan
Penggunaan
Performance appraisal, job evaluation
Rekrutmen, training, succession planning
Contoh (CS BCA)
Menangani nasabah, transaksi, complaint
D3, komunikasi baik, BPJS ready
Proses Job Analysis Sistematis
Job analysis adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menganalisis informasi suatu jabatan — bukan sekadar menulis job description.
Job analysis bukan dokumen satu kali — ia adalah proses berulang yang harus diperbarui saat pekerjaan berubah.
Metode Pengumpulan Data Job Analysis
1. Interview
Structured / semi-structured
Incumbent + supervisor
Kekuatan: mendalam, fleksibel
Kelemahan: mahal, subjektif
2. Observasi
Direct / participant
Cocok: pekerjaan fisik (operator, teller)
Kekuatan: objektif
Kelemahan: tidak cocok knowledge work
3. Kuesioner
PAQ, FJA, O*NET
Self-report incumbent
Kekuatan: scalable, konsisten
Kelemahan: butuh training isi
Best practice: kombinasikan minimal 2 metode (mis. interview + PAQ) untuk triangulasi data — tunggal metode rentan bias.
Hitung dari Nol: Effort Job Analysis
Skenario: Anda diminta melakukan job analysis untuk 50 jabatan di BUMN XYZ. Asumsi: 3 incumbent per jabatan, interview 1 jam per incumbent + observasi 2 jam + PAQ self-report 30 menit. Berapa total jam effort? Berapa estimasi biaya jika konsultan Rp 1 jt/jam?
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Interview
50 jabatan × 3 × 1 jam
150 jam
2. Observasi
50 jabatan × 3 × 2 jam
300 jam
3. PAQ self-report
50 jabatan × 3 × 0,5 jam
75 jam
4. Verifikasi & dokumentasi
estimasi 30% effort di atas
157,5 jam
5. Total effort
150 + 300 + 75 + 157,5
682,5 jam
6. Biaya konsultan
682,5 jam × Rp 1 jt
Rp 682.500.000
Kesimpulan
~Rp 683 jt
Job analysis 50 jabatan — investasi besar tapi menjadi fondasi seluruh struktur reward yang adil dan dapat diaudit
Bagian 2 · 2/4
PAQ — Position Analysis Questionnaire
Diskusi kelas: mengapa PAQ lebih dapat dipertahankan secara audit dibanding job description naratif?
PAQ — Position Analysis Questionnaire
PAQ adalah kuesioner job analysis terstruktur yang berisi 194 item, dibagi menjadi 6 dimensi pekerjaan, dikembangkan oleh McCormick (1972). Versi modern (PAQ-E) adalah standar industri global yang dipakai Fortune 500.
Dimensi PAQ
Contoh Item
Skala
1. Information input
Dari mana informasi kerja diperoleh (visual, dokumen, observasi)
1 (tidak penting) – 5 (sangat penting)
2. Mental processes
Penalaran, pengambilan keputusan, encoding
1–5
3. Work output
Tindakan fisik, penggunaan alat, manipulasi
1–5
4. Relationships with others
Komunikasi, supervisi, negosiasi
1–5
5. Job context
Kondisi fisik, bahaya, lingkungan
1–5
6. Other job characteristics
Jadwal tidak teratur, kode etik, tanggung jawab fiskal
1–5
Hitung dari Nol: PAQ Profile Customer Service
Skenario: Customer Service BCA diisi PAQ oleh 5 incumbent. Rata-rata skor untuk 6 dimensi (skala 1–5): Information input 4, Mental processes 3, Work output 4, Relationships 5, Job context 3, Other 3. Berapa total PAQ profile score?
Dimensi
Skor
Bobot
Skor Tertimbang
1. Information input
4
15%
0,60
2. Mental processes
3
20%
0,60
3. Work output
4
15%
0,60
4. Relationships
5
25%
1,25
5. Job context
3
15%
0,45
6. Other
3
10%
0,30
Total
—
100%
3,80
Kesimpulan
3,80 / 5
PAQ profile CS BCA — kunci driver nilai: Relationships (5) dan Information input (4). Akan kita pakai di P4 untuk job evaluation.
Bagian 3 · 3/4
KSAO — Kompetensi Jabatan
Diskusi kelas: untuk jabatan Anda sendiri, KSAO mana yang paling sulit ditemukan di pasar tenaga kerja Indonesia?
KSAO — Knowledge, Skills, Abilities, Other
KSAO adalah kerangka kompetensi jabatan yang menjadi peta job specification — siapa yang cocok memegang jabatan ini.
Definisi
Knowledge (K): body of information — theory, principles, facts (mis. akuntansi, hukum perbankan)
Skills (S): proficiency terukur — operasi Excel, presentasi, negosiasi