Sub-CPMK 8: mengevaluasi trade-off strategi aktif vs pasif dalam konteks efficient market hypothesis.
Jam ke-1 (50 menit)
Definisi & tiga bentuk EMH (weak, semi-strong, strong)
Implikasi EMH untuk strategi investasi
Bukti empiris EMH: anomali & event studies
Jam ke-2 (50 menit)
Definisi & biaya active vs passive management
Bukti SPIVA: mayoritas manajer aktif underperform
Kerangka pemilihan strategi & core-satellite
Posisi dalam alur: setelah evaluasi CAPM P7, sebelum portfolio performance evaluation P13.
Mengapa Pasar Efisien Tapi Manajer Aktif Ada?
Paradox EMH: kalau pasar efisien, manajer aktif seharusnya tidak bisa beat market — tapi industri triliunan dolar masih ada.
Aset Dikelola Aktif
Triliunan USD
Meski bukti SPIVA konsisten underperform
Penjelasan Paradox
3 Alasan
Overconfidence, keyakinan edge, illiquididitas pasar tertentu
Pertanyaan pemantik: kalau EMH benar, mengapa hedge fund dan reksadana aktif masih menarik dana segar setiap tahun?
Bagian 1 · 1/4
Efficient Market Hypothesis
Diskusi kelas: apa yang dimaksud "pasar efisien"? Apakah harga saham selalu mencerminkan nilai fundamental?
Definisi Efficient Market Hypothesis
EMH (Fama 1970): harga aset mencerminkan semua informasi yang tersedia. Tidak ada investor dapat konsisten mencapai excess return setelah biaya transaksi. (BKM bab 11)
Implikasi 1
Random Walk
Perubahan harga tidak terprediksi
Implikasi 2
No Timing
Market timing tidak menguntungkan
Implikasi 3
Index Fund
Index fund optimal untuk mayoritas investor
EMH bukan klaim harga = nilai fundamental, tetapi tidak ada bias sistematis yang bisa dieksploitasi untuk profit.
Tiga Bentuk EMH
Fama 1970 membagi EMH menjadi tiga bentuk berdasarkan set informasi yang tercermin dalam harga.
Bentuk
Informasi Tercermin
Implikasi
Contoh Strategi Tidak Berguna
Weak
Harga & volume historis
Technical analysis tidak berguna
Chart pattern, moving average crossover
Semi-strong
Semua informasi publik
Fundamental analysis tidak berguna
Analisis laporan keuangan, berita
Strong
Semua informasi termasuk privat
Insider trading tidak menguntungkan
Informasi insider perusahaan
Bukti empiris: weak dan semi-strong didukung kuat; strong ditolak karena insider trading menguntungkan (Seyhun 1986, 1998).
Implikasi EMH untuk Investor
Empat implikasi praktis EMH yang harus dipahami setiap investor.
Strategi Investasi
Index fund & ETF sebagai default
Buy-and-hold dengan rebalancing periodik
Diversifikasi luas untuk capture market return
Manajemen Biaya
Biaya = satu-satunya prediktor kuat return
Hindari fee tinggi tanpa justifikasi edge
Tax efficiency: ETF > mutual fund aktif
Pesan utama Bogle (pendiri Vanguard): cost matters — dalam pasar efisien, biaya rendah adalah salah satu prediktor terbaik return jangka panjang.
Bukti Empiris EMH
Studi event study dan anomali pasar memberi gambaran nuanced tentang efisiensi pasar.
Studi/Anomali
Temuan
Implikasi untuk EMH
Fama-Fisher-Jensen-Roll (1969)
Reaksi harga cepat & tidak bias terhadap stock split
Mendukung semi-strong EMH
January effect
Return saham kecil tinggi di Januari
Anomali; partial challenge EMH
Jegadeesh-Titman (1993) momentum
Saham pemenang 3-12 bulan lalu terus menang
Anomali momentum; partial challenge EMH
Post-earnings announcement drift
Reaksi berlebih terhadap earnings surprise positif/negatif
Anomali underreaction; partial challenge EMH
Bagian 2 · 2/4
Strategi Active vs Passive
Diskusi kelas: apa keunggulan strategi aktif? Kapan biaya tinggi dapat dibenarkan?
Definisi Active Management
Strategi mencari alpha melalui stock picking, market timing, dan sector rotation.
Karakteristik Active
Tujuan: beat benchmark (cari alpha)
Stock picking: seleksi saham undervalued
Market timing: masuk/keluar pasar berdasarkan view
Sector rotation: overweight sektor outperform
Biaya Active
Fee manajemen: 1,5-2,5%/tahun (reksadana aktif RI)
Turnover tinggi: biaya transaksi 0,5-1,5%/tahun
Riset & analisis: tim mahal
Total expense ratio: 2-4%/tahun
Implikasi: manajer aktif harus menghasilkan alpha >2%/tahun hanya untuk break-even dengan indeks — sangat tinggi.
Definisi Passive Management
Strategi replikasi indeks dengan biaya minimal — buy-and-hold dengan rebalancing periodik.
Karakteristik Passive
Tujuan: match benchmark (capture beta)
Index fund / ETF: replikasi penuh atau sampling
Buy-and-hold dengan rebalancing periodik
Tidak ada stock picking / market timing
Biaya Passive
Fee manajemen: 0,1-0,5%/tahun (ETF)
Turnover rendah: biaya transaksi minimal
Tax efficient: in-kind creation/redemption
Total expense ratio: 0,1-0,6%/tahun
Pesan Bogle: dalam jangka panjang, biaya rendah adalah salah satu prediktor terbaik return investor.
Perbandingan Biaya: Compound Effect
Selisih biaya 1,5%/tahun compound menjadi sangat besar dalam jangka panjang.
Strategi
Fee/tahun
Return bruto 7%
Return netto
Akumulasi 30 thn (Rp 100 jt)
ETF pasif
0,3%
7%
6,7%
~Rp 660 jt
Reksadana aktif
2,0%
7%
5,0%
~Rp 432 jt
Selisih
1,7%
—
1,7%
~Rp 228 jt (52% lebih)
Pesan Kunci
Cost matters
Selisih 1,7%/tahun = Rp 228 jt lebih dalam 30 tahun untuk modal awal Rp 100 jt (angka ilustratif)
Eksplorasi: Bias Perilaku Investor
Visualisasi bias kognitif yang menggerus return investor aktif — overconfidence, herding, loss aversion.
Bias perilaku menyebabkan investor aktif secara rata-rata underperform indeks sebesar 1-2%/tahun (studi DALBAR).
Bagian 3 · 3/4
Bukti Empiris SPIVA
Diskusi kelas: jika EMH benar, harapan kita mayoritas manajer aktif underperform indeks. Apa temuan SPIVA?
Data SPIVA: Manajer Aktif vs Indeks
S&P Indices Versus Active (SPIVA) scorecard melacak persentase manajer aktif yang underperform indeks.
Kategori
1 tahun
5 tahun
10 tahun
US large-cap (S&P 500)
~50%
~85%
~90%
US mid-cap
~60%
~80%
~90%
US small-cap
~55%
~85%
~92%
International equity
~60%
~75%
~85%
Pola konsisten: semakin panjang horizon, semakin besar persentase manajer aktif underperform — bukti kuat semi-strong EMH.
Persistensi Kinerja Manajer Aktif
Pertanyaan kunci: apakah manajer yang outperform tahun lalu konsisten outperform tahun depan?
Hasil Empiris
Malkiel 1995: sedikit persistensi dalam jangka panjang
Carhart 1997: persistensi sebagian besar karena momentum, bukan skill
Studi terbaru: hanya 5-10% manajer konsisten outperform
Implikasi
Outperform masa lalu tidak prediktor outperform masa depan
Seleksi manajer berbasis track record sangat sulit
Mayoritas "alpha" adalah keberuntungan, bukan skill
Pesan utama: hindari chase performance — manajer pemenang tahun lalu bukan jaminan menang tahun depan.
Bagian 4 · 4/4
Pemilihan Strategi
Diskusi kelas: untuk investor tertentu (retail, institusi, dana pensiun), strategi mana yang paling sesuai?
Kerangka Keputusan Strategi
Pemilihan strategi tergantung profil investor, keyakinan EMH, dan ketersediaan edge.
Pasif
Retail dengan keyakinan EMH
Horizon panjang, biaya sensitif
Tidak ada waktu/keahlian seleksi saham
Aktif
Institusi dengan edge informasi/analitik
Pasar kurang efficient (small-cap, emerging)
Fokus alternatif (private equity, hedge fund)
Core-Satellite
Inti pasif (70-80%) untuk beta
Satelit aktif (20-30%) untuk alpha
Populer di dana pensiun RI
Praktik terbaik institusi: core-satellite memberi balance antara biaya rendah dan potensi alpha.
Core-Satellite Strategy
Strategi hybrid yang menggabungkan keunggulan biaya rendah pasif dengan potensi alpha aktif.