stdsquare²
Kelas
stdsquare / Kelas / Manajemen Investasi dan Portofolio / Pertemuan 5: Capital Asset Pricing …
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
RPS minggu 5 · 2x50 menit

Capital Asset Pricing Model (CAPM)

Derivasi Sharpe-Lintner, Beta, dan Security Market Line

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 5: menurunkan dan menerapkan CAPM ($R_e = R_f + \beta \times \text{MRP}$) untuk mengestimasi return disyaratkan saham IDX. Empat indikator capaian yang harus Anda kuasai sebelum meninggalkan kelas.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Asumsi CAPM (Sharpe 1964) & derivasi dari efficient frontier
  • Portfolio pasar (M) — satu-satunya portofolio berisiko yang rasional dipegang
  • Beta: definisi, interpretasi (β<1, =1, >1), estimasi via regresi OLS
Jam ke-2 (50 menit)
  • Security Market Line (SML): E(R_i) = Rf + β_i × MRP
  • Alpha sebagai excess return vs SML — under/overvalued
  • Estimasi ERP untuk pasar Indonesia; persiapan P6 APT & multi-factor
Posisi dalam alur: jembatan dari efficient frontier (P4) menuju evaluasi kinerja (P13) — CAPM memberi benchmark return teoritis untuk mengukur alpha.

Mengapa CAPM Adalah Terobosan Sharpe-Lintner

Markowitz 1952 menunjukkan frontier; Sharpe 1964 dan Lintner 1965 menunjukkan apa yang terjadi saat semua investor rasional memilih di frontier — semua memegang portofolio pasar yang sama.

Nobel Ekonomi 1990
Sharpe
Bersama Markowitz & Miller — untuk CAPM
Standar Industri Global
Cost of Equity
CAPM = acuan utama dalam capital budgeting & valuasi DCF
Pertanyaan pemantik: jika semua investor memegang portofolio pasar yang sama, mengapa masih ada perdagangan? Jawaban: asumsi CAPM tidak sepenuhnya terpenuhi di realitas.
Bagian 1 · 1/4
Asumsi & Derivasi CAPM
Diskusi kelas: CAPM mengasumsikan semua investor memiliki ekspektasi homogen. Mengapa asumsi ini penting dan kapan melanggar realitas?

Asumsi CAPM (Sharpe 1964)

Empat asumsi CAPM (adaptasi Sharpe, 1964): (1) Investor aversif risiko & mengoptimasi mean-variance; (2) Ekspektasi homogen — semua investor memiliki informasi & prediksi sama; (3) Pasar sempurna — tanpa pajak, biaya transaksi, atau batas short-selling; (4) Aset bebas risiko tersedia untuk dipinjam & dipinjamkan pada rate Rf.
1. Mean-Variance
Investor rasional mengoptimasi return & risiko
2. Ekspektasi Homogen
Semua setuju mean, σ, ρ → satu frontier bersama
3 & 4. Pasar Sempurna + Rf
Tanpa friksi; aset bebas risiko likuid

Asumsi kuat ini memungkinkan derivasi tertutup CAPM — tetapi juga menjadi sumber keterbatasan empirisnya.

Derivasi: dari Frontier ke Pasar

Derivasi CAPM mengikuti empat langkah logis dari efficient frontier ke persamaan SML.

LangkahLogikaHasil
1. Efficient frontierMarkowitz: investor rasional pilih titik di frontier (P4)Set investasi efisien
2. Capital Market Line (CML)Tambah aset Rf → tangency portfolio M pada frontierGaris dari Rf menyentuh frontier di M
3. Semua pegang MEkspektasi homogen → semua investor pegang portofolio berisiko yang samaM = portofolio pasar (value-weighted)
4. SML turunanIdentifikasi risiko sistematis aset individual via kovarians dengan M$E(R_i) = R_f + \beta_i \times [E(R_m) - R_f]$

Portfolio Pasar (Market Portfolio)

Market portfolio M adalah satu-satunya portofolio berisiko yang rasional dipegang dalam keseimbangan CAPM.

Risiko (σ) →ReturnEfficient frontierRf (aset bebas risiko, σ=0)CML (Capital Market Line)M (market portfolio)tangency pointCML menyentuh frontier di M → semua investor pegang kombinasi Rf & M

Market portfolio berisi semua aset berisiko dengan bobot kapitalisasi pasar — saham, obligasi, properti, manusia.

Hitung dari Nol: Beta Saham dari Regresi

Skenario: Hasil regresi return saham XYZ terhadap return IHSG: kovarians $\text{Cov}(r_{XYZ}, r_{IHSG}) = 0{,}04$; varians return IHSG $\sigma_m^2 = 0{,}025$. Hitung beta.
LangkahPerhitunganNilai
1. Rumus beta$\beta = \text{Cov}(r_i, r_m) / \sigma_m^2$
2. Substitusi$\beta = 0{,}04 / 0{,}025$1,60
3. Interpretasi$\beta > 1$ → saham agresifNaik/turun 60% lebih dari IHSG
Kesimpulan
$\beta = 1{,}60$
Saham XYZ agresif — jika IHSG naik 10%, ekspektasi XYZ naik 16%; jika IHSG turun 10%, XYZ turun 16%

Coba Sendiri: Beta Saham BEI: Scatter Return Saham vs Pasar

Slope garis regresi return saham terhadap return IHSG adalah beta — ukuran risiko sistematis.

Bagian 2 · 2/4
Beta sebagai Ukuran Risiko
Diskusi kelas: dua saham dengan σ total sama tetapi beta berbeda; mana lebih berisiko bagi investor terdiversifikasi?

Definisi Beta (β)

Beta adalah koefisien regresi return saham terhadap return pasar — ukuran risiko sistematis relatif pasar.

Rumus Beta
  • $\beta_i = \text{Cov}(r_i, r_m) / \sigma_m^2$
  • Atau: $\beta_i = \rho_{im} \times (\sigma_i / \sigma_m)$
  • $\beta$ pasar = 1,0; $\beta$ $R_f$ = 0
Interpretasi
  • β mengukur risiko sistematis (non-diversifiable)
  • Risiko tidak sistematis tidak masuk β (sudah terdiversi)
  • Hanya β yang dihargai CAPM
$\beta_i = \dfrac{\text{Cov}(r_i, r_m)}{\sigma_m^2}$

Interpretasi Beta (β<1, =1, >1)

Tiga kategori beta dengan profil risiko-return berbeda.

Defensif (β < 1)
  • Bergerak kurang dari pasar
  • Contoh: utilities, consumer staples
  • BEI: TLKM (~0,7), INDF (~0,8) — ilustratif
Neutral (β ≈ 1)
  • Bergerak sama dengan pasar
  • Indeks pasar secara definisi β = 1
  • Cocok untuk strategi passive indeks
Agresif (β > 1)
  • Bergerak lebih dari pasar
  • Contoh: perbankan, properti, tech
  • BEI: BBRI (~1,3), BMRI (~1,2) — ilustratif
Saham beta tinggi naik lebih cepat di bull market, jatuh lebih dalam di bear market — amplifikasi siklus pasar.

Estimasi Beta: Regresi OLS

Beta diestimasi via regresi least squares return saham terhadap return pasar.

Model Regresi
  • $r_i = \alpha + \beta \cdot r_m + \varepsilon$
  • Data: return saham vs IHSG, 60 bulan
  • Slope $\beta = \text{Cov}(r_i, r_m) / \sigma_m^2$
  • Intercept $\alpha$ = abnormal return (Jensen)
R² sebagai Proporsi Sistematis
  • R² = proporsi variansi dijelaskan pasar
  • R² tinggi → saham bergerak dengan pasar
  • R² rendah → banyak risiko idiosinkratik
Praktik standar: regresi 60 bulan, return bulanan, return pasar = IHSG; adjust beta menuju 1 (Bloomberg: $\beta_{\text{adj}} = 0{,}67 \cdot \beta + 0{,}33 \cdot 1$).

Hitung dari Nol & Eksplorasi: Return Disyaratkan Saham BEI

Skenario: Estimasi return disyaratkan saham BBCA dengan CAPM. Asumsi: $R_f = 6\%$ (yield SBN 10 tahun), ERP Indonesia = 7%, $\beta_{BBCA} = 1{,}1$.

Eksplorasi widget CAPM di bawah — ubah beta, Rf, dan ERP untuk melihat return disyaratkan berubah secara real-time.

🧪 Buka kalkulator penuh (rumus + contoh + FAQ) · 📖 CAPM Cost of Equity & Equity Risk Premium

LangkahPerhitunganNilai
1. Rumus SML$E(R_i) = R_f + \beta_i \times [E(R_m) - R_f]$
2. Substitusi BBCA$6\% + 1{,}1 \times (7\%)$$6\% + 7{,}7\%$
3. Hasil$E(R_{BBCA})$13,7% per tahun
Bagian 3 · 3/4
Security Market Line (SML)
Diskusi kelas: saham dengan return aktual di atas SML — under atau overvalued? Mengapa disebut "alpha"?

SML: E(R_i) = Rf + β_i × MRP

Security Market Line adalah grafik CAPM — hubungan linear antara beta dan return disyaratkan.

Beta (β) →E(R)Rf (β=0)SML (slope = MRP)β=1 (pasar), E(R_m)β=0,7 defensifβ=1,3 agresifDi keseimbangan, semua aset berada di SML — return sebanding β
$E(R_i) = R_f + \beta_i \times [E(R_m) - R_f]$

Alpha: Under/Overvalued vs SML

Penyimpangan return aktual dari SML disebut alpha — dasar evaluasi kinerja portofolio.

α > 0 (undervalued)
  • Return aktual > CAPM
  • Saham di atas SML
  • Sinyal beli
α = 0 (keseimbangan)
  • Return aktual = CAPM
  • Saham tepat di SML
  • Harga wajar
α < 0 (overvalued)
  • Return aktual < CAPM
  • Saham di bawah SML
  • Sinyal jual
Alpha adalah dasar evaluasi manajer investasi (P13) — manajer unggul jika konsisten menghasilkan alpha positif setelah disesuaikan risiko sistematis.

Coba Sendiri: Securities Market Line: Saham Undervalued atau Overvalued?

Plot return saham di atas/di bawah SML: di atas = undervalued (beli), di bawah = overvalued.

Studi Kasus: Beta Saham BEI (BBCA, BBRI, TLKM)

Tiga saham blue chip BEI dengan profil beta berbeda menggambarkan spektrum risiko sistematis.

SahamSektor$\beta$ estimasi (ilustratif)Profil$E(R)$ CAPM ($R_f$=6, ERP=7%)
BBCAPerbankan~1,1Agresif moderat$6 + 1{,}1 \times 7 = 13{,}7\%$
BBRIPerbankan~1,3Agresif$6 + 1{,}3 \times 7 = 15{,}1\%$
TLKMTelekomunikasi~0,7Defensif$6 + 0{,}7 \times 7 = 10{,}9\%$
Profil risiko sistematis berbeda — BBCA & BBRI agresif (siklus perbankan), TLKM defensif (cash flow stabil). Beta verifikasi dengan regresi data terbaru.
Bagian 4 · 4/4
Estimasi ERP & Aplikasi
Diskusi kelas: bagaimana mengestimasi Equity Risk Premium untuk pasar Indonesia? Pendekatan historical vs implied?

Estimasi ERP untuk Pasar Indonesia

ERP adalah input kunci CAPM — dua pendekatan utama memberi estimasi berbeda.

Historical ERP
  • Rata-rata (IHSG − SBN 10y) selama 10–20 tahun
  • Stabil tetapi backward-looking
  • Sensitif terhadap window temporal
Implied ERP (Damodaran)
  • ERP tersirat dari harga pasar & ekspektasi laba
  • Forward-looking, responsif pasar
  • Sensitif terhadap asumsi pertumbuhan
ERP Indonesia ~6–8% (ilustratif; Damodaran annual survey — bervariasi per tahun & metode). Verifikasi dengan sumber terkini untuk aplikasi praktis.

Coba Sendiri: Equity Risk Premium Indonesia (CAPM build-up)

Berapa ERP wajar untuk BEI? Bangun dari Rf + premium historis + country risk premium.

Ringkasan Kunci Pertemuan 5

CAPM
$E(R) = R_f + \beta \times \text{MRP}$ — return sebanding risiko sistematis
Beta
$\beta = \text{Cov}(r_i, r_m) / \sigma_m^2$ — ukuran risiko sistematis relatif pasar
SML
Garis keseimbangan pasar — semua saham di SML; alpha = deviasi

Bawa tiga lensa ini sebelum APT & multi-factor model P6 — kritik & ekstensi CAPM.

Persiapan P6: baca BKM bab 8; baca Ross (1976) APT & Fama-French (1993) three-factor model. Pertanyaan: mengapa CAPM empiris sering gagal? Apa factor tambahan yang diprediksi APT?

📖 Baca juga: Capm Cost Of Equity — penjelasan mendalam dan contoh numerik.