stdsquare²
Kelas
stdsquare / Kelas / Manajemen Investasi dan Portofolio / Pertemuan 3: Matematika Portofolio dan …
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
RPS minggu 3 · 2x50 menit

Matematika Portofolio dan Diversifikasi

Kovarians, Korelasi, dan Terobosan Markowitz 1952

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 3: menghitung kovarians/korelasi antar-aset dan menjelaskan efek diversifikasi terhadap risiko portofolio. Empat indikator capaian yang harus Anda kuasai sebelum meninggalkan kelas.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Kovarians & koefisien korelasi (ρ) — pondasi hubungan antar-aset
  • Interpretasi ρ untuk portofolio: searah (+1), independen (0), berlawanan (−1)
  • Return & risiko portofolio dua aset — suku kovarians sebagai inti diversifikasi
Jam ke-2 (50 menit)
  • Efek diversifikasi: σ_portofolio < rata-rata tertimbang saat ρ < 1
  • Berapa banyak saham cukup? (~30 saham, Statman 1987)
  • Risiko sistematis (non-diversifiable) vs tidak sistematis (diversifiable); persiapan P4 efficient frontier
Posisi dalam alur: terobosan Markowitz 1952 yang menjembatani pengukuran statistik (P2) menuju efficient frontier (P4) dan CAPM (P5).

Mengapa Markowitz 1952 Adalah Revolusi

Sebelum 1952, investor berpikir "pilih saham terbaik"; Markowitz menunjukkan portofolio adalah sistem dengan risiko sendiri yang lebih rendah dari rata-rata tertimbang risiko individual.

Nobel Ekonomi 1990
Markowitz
Bersama Sharpe & Miller — untuk teori portofolio mean-variance
Jumlah Saham Diversifikasi
~30
Statman (1987): sebagian besar risiko tidak sistematis terdiversi pada ~30 saham
Pertanyaan pemantik: jika diversifikasi adalah free lunch, mengapa tidak semua investor melakukannya dengan benar? Jawabannya: home bias, overconfidence, dan biaya transaksi historis.
Bagian 1 · 1/4
Kovarians & Korelasi
Diskusi kelas: dua saham BEI yang bergerak persis sama (ρ = +1) vs dua saham yang bergerak berlawanan (ρ = −1); mana yang memberi manfaat diversifikasi terbesar?

Kovarians: Definisi & Rumus

Kovarians = $E[(r_a - \bar{r}_a)(r_b - \bar{r}_b)]$ — ekspektasi produk deviasi dua variabel dari rata-ratanya. Ukuran bagaimana dua aset bergerak bersama. (adaptasi BKM bab 6)
Cov > 0
Searah — keduanya cenderung di atas/bawah mean bersamaan
Cov ≈ 0
Independen — pergerakan satu tidak memprediksi yang lain
Cov < 0
Berlawanan — saat satu di atas mean, yang lain di bawah
$\text{Cov}(r_a, r_b) = E[(r_a - \bar{r}_a)(r_b - \bar{r}_b)]$

Koefisien Korelasi (ρ)

Korelasi adalah kovarians ternormalisasi ke rentang [−1, +1] — interpretabilitas jauh lebih baik.

ρInterpretasiImplikasi Diversifikasi
+1Searah sempurnaTidak ada manfaat — σ_p = rata-rata tertimbang
0IndependenManfaat substansial — σ_p < rata-rata tertimbang
−1Berlawanan sempurnaManfaat maksimum — σ_p dapat = 0 dengan bobot optimal
0,3–0,7 (umum BEI)Searah parsialManfaat moderat — dasar diversifikasi lintas sektor

Interpretasi ρ untuk Portofolio

Tiga skenario korelasi dengan implikasi berbeda terhadap risiko portofolio.

ρ = +1 (searah)σ_p = w_1·σ_1 + w_2·σ_2 (no benefit)ρ = 0 (independen)σ_p < w_1·σ_1 + w_2·σ_2 (moderate)ρ = −1 (berlawanan)σ_p dapat = 0 (max benefit)

ρ lebih rendah → manfaat diversifikasi lebih besar — inilah inti Markowitz.

Coba Sendiri: Korelasi & Dampaknya pada Diversifikasi

Dua saham dengan korelasi +1 tidak memberi manfaat diversifikasi; ρ = −1 bisa menghapus risiko hampir seluruhnya.

Hitung dari Nol: Kovarians Dua Saham BEI

Skenario: Return 3 tahun BBCA: 10%, 8%, 12% dan BBRI: 8%, 10%, 6%. Hitung kovarians dan koefisien korelasi.
LangkahPerhitunganNilai
1. Mean BBCA ($\bar{r}_a$)$(10 + 8 + 12) / 3$10%
2. Mean BBRI ($\bar{r}_b$)$(8 + 10 + 6) / 3$8%
3. Produk deviasi ($\sum$)$(0 \times 0) + (-2 \times 2) + (2 \times -2) = 0 + (-4) + (-4)$−8
4. Kovarians (sampel)$\sum / (n - 1) = -8 / 2$−4 (persen kuadrat)
5. $\sigma$ BBCA$\sqrt{[(0^2 + (-2)^2 + 2^2) / 2]} = \sqrt{8/2}$2%
6. $\sigma$ BBRI$\sqrt{[(0^2 + 2^2 + (-2)^2) / 2]} = \sqrt{8/2}$2%
7. Korelasi ($\rho$)$\text{Cov} / (\sigma_a \times \sigma_b) = -4 / (2 \times 2)$−1,00
Kesimpulan
$\rho = -1{,}00$
Dengan data ilustratif 3 periode, BBCA & BBRI berlawanan sempurna → manfaat diversifikasi maksimum (NB: data nyata ≠ ini; ρ historis nyata lebih tinggi)
Bagian 2 · 2/4
Return & Risiko Portofolio
Diskusi kelas: jika dua aset memiliki ρ = +1 sempurna, apakah diversifikasi masih bermanfaat? Jika tidak, mengapa kita tetap peduli pada portofolio?

Return Portofolio (tertimbang)

Return portofolio adalah rata-rata tertimbang sederhana return individual — tidak ada kejutan.

Rumus
  • $r_p = w_1 r_1 + w_2 r_2 + \ldots + w_n r_n$
  • $\sum w_i = 1$ (total bobot)
  • Mean portofolio selalu di antara mean tertinggi & terendah aset
Interpretasi
  • Return portofolio = weighted average
  • Tidak ada efek diversifikasi untuk return
  • Efek diversifikasi muncul pada risiko, bukan return
$r_p = w_1 r_1 + w_2 r_2$ (dua aset)

Risiko Portofolio Dua Aset

Risiko portofolio BUKAN rata-rata tertimbang — inilah inti terobosan Markowitz 1952.

Rumus Varians Portofolio
  • $\sigma_p^2 = w_1^2 \sigma_1^2 + w_2^2 \sigma_2^2 + 2 w_1 w_2 \text{Cov}(r_1, r_2)$
  • Atau ekuivalen: $\sigma_p^2 = w_1^2 \sigma_1^2 + w_2^2 \sigma_2^2 + 2 w_1 w_2 \sigma_1 \sigma_2 \rho_{12}$
  • Suku ketiga = suku kovarians
Mengapa Berbeda dari Return?
  • Varians melibatkan kuadrat dan perkalian silang
  • Suku kovarians dapat negatif → mengurangi total
  • Inilah sumber "free lunch" diversifikasi
Saat $\rho = +1$ sempurna, $\sigma_p = w_1 \sigma_1 + w_2 \sigma_2$ (rata-rata tertimbang, no benefit). Saat $\rho < 1$, $\sigma_p$ lebih rendah.

Coba Sendiri: Kurva Opportunity Set Dua Aset

Lengkungan kombinasi dua aset dalam bidang risiko-return: di sinilah efficient frontier lahir.

Suku Kovarians (inti diversifikasi)

Suku ketiga dalam rumus varians portofolio adalah jantung efek diversifikasi.

Suku Kovarians
  • $2 w_1 w_2 \sigma_1 \sigma_2 \rho_{12}$
  • $\rho_{12}$ lebih rendah → suku lebih kecil → $\sigma_p$ lebih rendah
  • $\rho = +1$: suku maksimum, $\sigma_p = w_1 \sigma_1 + w_2 \sigma_2$
  • $\rho = -1$: suku minimum negatif, $\sigma_p$ dapat = 0
Implikasi Praktis
  • Cari aset dengan ρ rendah/negatif untuk diversifikasi
  • Lintas sektor, lintas kelas aset, lintas negara
  • Basis strategi alokasi aset modern
Suku kovarians inilah yang membuat obligasi & saham sering dikombinasikan — korelasi historis mereka rendah atau bahkan negatif saat flight-to-quality.

Hitung dari Nol: σ Portofolio Dua Aset

Skenario: Dua aset dengan $\sigma_1 = 20\%$, $\sigma_2 = 15\%$, $\rho = 0{,}5$, bobot $w_1 = w_2 = 0{,}5$. Hitung $\sigma$ portofolio dan bandingkan dengan rata-rata tertimbang.
LangkahPerhitunganNilai
1. Suku 1: $w_1^2 \sigma_1^2$$0{,}5^2 \times 20^2 = 0{,}25 \times 400$100 (persen kuadrat)
2. Suku 2: $w_2^2 \sigma_2^2$$0{,}5^2 \times 15^2 = 0{,}25 \times 225$56,25 (persen kuadrat)
3. Suku kovarians: $2 w_1 w_2 \sigma_1 \sigma_2 \rho$$2 \times 0{,}5 \times 0{,}5 \times 20 \times 15 \times 0{,}5$75 (persen kuadrat)
4. Total $\sigma_p^2$$100 + 56{,}25 + 75$231,25 (persen kuadrat)
5. $\sigma_p$$\sqrt{231{,}25}$15,21% per tahun
6. Rata-rata tertimbang $\sigma$$0{,}5 \times 20 + 0{,}5 \times 15$17,50% (lebih tinggi)
Kesimpulan
$\sigma_p = 15{,}21\%$
Lebih rendah dari rata-rata tertimbang 17,5% — selisih 2,3 pp adalah free lunch diversifikasi ($\rho = 0{,}5$)
Bagian 3 · 3/4
Efek Diversifikasi
Diskusi kelas: berapa banyak saham yang harus dimiliki untuk mendapat manfaat diversifikasi maksimal? 5, 30, atau 100?

Diversifikasi: Risiko Portofolio < Rata-rata

Kurva risiko portofolio vs jumlah saham turun asimptotik ke risiko sistematis — batas bawah yang tidak dapat dihilangkan.

Jumlah saham (n) →σ portofolioσ 1 saham (risiko total)Risiko sistematis (σ_m) — batas bawah diversifikasi~30 saham (Statman 1987)Asimptotik ke risiko pasar — risiko tidak sistematis (selisih) terdiversi

Diversifikasi mengurangi risiko portofolio di bawah rata-rata tertimbang — free lunch yang hanya bisa dinikmati investor dengan portofolio multi-aset.

Berapa Banyak Saham Cukup?

Studi empiris menunjukkan sekitar 30 saham cukup untuk menghilangkan sebagian besar risiko tidak sistematis.

1 saham
  • Mendapat σ individual penuh (~30–40% di BEI)
  • Tidak ada diversifikasi
  • Risiko idiosinkratik tinggi (skandal, fraud)
~10 saham
  • Risiko turun signifikan (~50% tidak sistematis terdiversi)
  • Cocok investor aktif dengan research
  • Perlu lintas sektor untuk diversifikasi kualitatif
~30 saham (Statman 1987)
  • Sebagian besar (~90%) risiko tidak sistematis terdiversi
  • σ portofolio mendekati σ sistematis (IHSG)
  • Reksadana indeks = alternatif efisien
Kualitas diversifikasi (korelasi antar saham) lebih penting dari kuantitas — 30 saham di sektor perbankan tidak terdiversi seperti 10 saham lintas sektor.

Coba Sendiri: Batas Diversifikasi: Berapa Saham Cukup?

15-30 saham cukup menangkap sebagian besar manfaat diversifikasi; setelah itu penambahan aset hanya menambah biaya.

Studi Kasus: Diversifikasi Lintas Sektor BEI

Dua portofolio dengan return serupa tetapi profil risiko berbeda — demonstrasi kekuatan diversifikasi lintas sektor.

PortofolioKomposisiReturn (geometris)σ historis
A: konsentrasi 1 sektor100% perbankan (4 saham blue chip)~10% (ilustratif)~25% per tahun
B: lintas 4 sektor25% perbankan / 25% konsumen / 25% infrastruktur / 25% tambang~9,5% (ilustratif)~17% per tahun
SelisihPortofolio B mengorbankan ~0,5 pp return tetapi mengurangi σ ~8 pp — risk-adjusted return lebih tinggi
Lintas sektor memberi korelasi lebih rendah → σ lebih rendah tanpa mengorbankan banyak return — inilah praktik diversifikasi Markowitz di BEI.
Bagian 4 · 4/4
Risiko Sistematis vs Tidak Sistematis
Diskusi kelas: krisis pandemi Maret 2020 — korelasi semua saham BEI melonjak ke +1. Apa implikasinya untuk diversifikasi saat paling dibutuhkan?

Sistematis vs Tidak Sistematis

Dua komponen risiko total — hanya risiko sistematis yang dihargai pasar (CAPM P5).

Risiko Tidak Sistematis (idiosinkratik)
  • Spesifik perusahaan — skandal, fraud, PHK
  • Dapat dihilangkan via diversifikasi
  • Tidak dihargai pasar (premium = 0)
Risiko Sistematis (pasar)
  • Faktor makro — resesi, pandemi, bunga, geopolitik
  • Tidak dapat dihilangkan via diversifikasi
  • Dihargai pasar (premium = beta × MRP)
CAPM (P5) akan memodelkan return ekspektasi berdasarkan risiko sistematis saja (beta) — risiko tidak sistematis tidak mendapat kompensasi karena dapat dihilangkan gratis. Lihat Equity Risk Premium untuk premi risiko pasar.

Eksplorasi: Efficient Frontier & Efek Korelasi

Eksplorasi bagaimana korelasi (ρ) antar aset menggeser efficient frontier ke kiri-bawah — visualisasi inti diversifikasi Markowitz.

🧪 Buka kalkulator penuh (rumus + contoh + FAQ) · 📖 Portfolio Theory

Ubah $\rho$ dari +1 ke 0 lalu ke −1 — lihat bagaimana frontier melengkung kiri-bawah. $\rho$ rendah = diversifikasi kuat = risiko portofolio lebih rendah untuk return sama.

Ringkasan Kunci Pertemuan 3

Kovarians & $\rho$
$\rho = \text{Cov} / (\sigma_1 \sigma_2) \in [-1, +1]$ — ukuran hubungan antar-aset
$\sigma_p$ < Rata-rata
$\sigma_p^2 = w_1^2 \sigma_1^2 + w_2^2 \sigma_2^2 + 2 w_1 w_2 \sigma_1 \sigma_2 \rho$ — suku kovarians = free lunch
Sistematis vs Tidak
Hanya risiko sistematis yang dihargai CAPM (P5); tidak sistematis dapat dihilangkan

Bawa tiga lensa ini sebagai pondasi untuk efficient frontier Markowitz di P4 — visualisasi portofolio optimal.

Persiapan P4: baca BKM bab 6.1–6.3; bawa σ, ρ, dan mean dua aset untuk menggambar efficient frontier di kelas. Coba juga widget efficient-frontier-cal yang tersedia online.