‹ Daftar slidePertemuan 1: Lanskap FinTech dan Transformasi Layanan Keuangan
RPS minggu 1 · 2x50 menit
Lanskap FinTech & Transformasi Layanan Keuangan
Dasar Teknologi Finansial & Mata Uang Kripto — Magister Manajemen FEB UNDIP
Peta Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK 1: menjelaskan bagaimana bank dan penyedia jasa keuangan merespons perkembangan teknologi finansial. Empat indikator yang harus Anda kuasai sebelum meninggalkan kelas.
Jam ke-1 (50 menit)
Definisi FinTech (FSB) & empat pilarnya (pendanaan, pembayaran, infrastruktur, layanan)
Evolusi FinTech 1.0 → 3.5: dari infrastruktur bank hingga embedded finance
Kerangka BFSI & posisi FinTech di dalamnya
Jam ke-2 (50 menit)
Empat model respons bank (kompetisi, kolaborasi, investasi, akuisisi)
Studi kasus: GoTo-Bank Jago, BCA Digital, QRIS
Konteks regulasi: OJK Sandbox, BI Payment Systems, UU P2SK 2023
Posisi dalam alur 14 pertemuan: fondasi konseptual sebelum kita membahas ekosistem pembayaran (P2), AI/ML (P3), cloud/API (P4), hingga blockchain (P5-P14).
Mengapa FinTech Adalah Disrupsi Terbesar Sektor Keuangan
Investasi global di FinTech mencapai puncak ~$215 miliar pada 2021 (CB Insights, dihedge ~) — melebihi APBN beberapa negara G20 digabung.
Transaksi Digital Banking RI
~Rp 51.000 T
Nilai sepanjang 2023 (OJK SNL 2023, dihedge ~) — porsi digital terus tumbuh tiap tahun
Pengguna Aktif QRIS
~50 juta
BI ~2024 (dihedge ~) — adopsi massal dalam <5 tahun sejak peluncuran 2019
Pertanyaan pemantik: mengapa bank tradisional dengan jaringan cabang raksasa tidak dominan di kanal pembayaran digital? Apa yang berubah?
Bagian 1 · 1/4
Definisi & Lanskap FinTech
Diskusi kelas: apakah mobile banking yang diluncurkan BCA tahun 2000-an adalah FinTech? Mengapa definisi yang kita pakai penting secara regulasi?
Definisi FinTech (FSB, 2017)
FinTech adalah inovasi teknologi yang memungkinkan model bisnis baru dalam layanan keuangan yang dapat berdampak material pada lembaga keuangan, pasar, dan konsumen. (adaptasi FSB, Financial Stability Board, 2017; selaras Arner et al., 2015)
Inovasi teknologi
AI, blockchain, cloud, API, big data sebagai enabler
Model bisnis baru
Bukan sekadar digitalisasi; re-arkiteksi value chain
Dampak material
Pada lembaga keuangan, pasar, dan konsumen
Definisi Schueffel (2016) lebih luas: "industri finansial baru yang memadukan layanan finansial dengan teknologi modern".
Empat Pilar FinTech
Spektrum FinTech dapat dipetakan ke empat pilar yang saling berinteraksi — bukan monolit.
Infrastruktur (Infrastructure) — cloud, open API, blockchain, KYC/AML, RegTech
Layanan (Services & Advice) — robo-advisor, InsurTech, WealthTech, BaaS
Pilar infrastruktur paling sering tak terlihat, namun paling fundamental — tanpa open API, tidak ada open banking.
FinTech 1.0 → 3.5: Evolusi 4 Era
FinTech bukan muncul tiba-tiba 2010-an — ia adalah proses evolusi 4 era yang dimulai dari infrastruktur bank abad ke-19.
HDN-1: Unit Economics E-Wallet dari Nol
Skenario: E-wallet XYZ: 10 juta MAU, rata-rata Rp 500.000 transaksi/pengguna/bulan (GMV/pengguna). Fee MDR rata-rata 0,7% dari merchant. Biaya operasi per pengguna Rp 1.500/bulan. CAC amortisasi Rp 3.000/pengguna/bulan.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. GMV total/bulan
MAU × GMV/pengguna = 10 jt × Rp 500.000
Rp 5.000.000.000.000
2. Pendapatan MDR
0,7% × GMV total
Rp 35.000.000.000
3. Pendapatan/pengguna
Rp 35 M ÷ 10 jt
Rp 3.500
4. Biaya/pengguna
operasi + CAC = Rp 1.500 + Rp 3.000
Rp 4.500
5. Contribution margin
Rp 3.500 − Rp 4.500
−Rp 1.000
Kesimpulan
~−Rp 10 M/bln
E-wallet XYZ rugi ~Rp 10 miliar/bulan — ilustrasi mengapa banyak e-wallet bergantung VC dan revenue stream tambahan (lending, asuransi, investasi).
Bagian 2 · 2/4
Kerangka BFSI & Ekosistem
Diskusi kelas: mengapa Gojek/GoTo (entitas transportasi) memiliki e-wallet (GoPay) — apakah itu bank? Siapa yang mengawasi?
Industri jasa keuangan tradisional dikelompokkan dalam tiga segmen BFSI — FinTech masuk sebagai disrupsi lintas-segmen.
Banking
Simpanan, kredit, pembayaran, jasa luar negeri
Diawasi OJK + BI
Contoh: BCA, Mandiri, BRI
Financial Services
Sekuritas, manajemen investasi, pasar modal, pensiun
Diawasi OJK
Contoh: Mandiri Sekuritas, Sucorinvest
Insurance
Asuransi jiwa, kerugian, reasuransi
Diawasi OJK
Contoh: Allianz, Sinarmas
FinTech adalah dimensi horizontal yang memotong ketiganya — WealthTech di Financial Services, InsurTech di Insurance, neo-bank di Banking.
Pemain Utama: Bank vs BigTech vs Startup vs Telco
Empat kategori pemain bersaing di pasar FinTech Indonesia — masing-masing dengan keunggulan dan kelemahan struktural berbeda.
Dimensi
Bank
BigTech
Startup FinTech
Telco
Aset utama
Lisensi, dana murah, trust
User base, data, kapital
Agilitas, UX
Jaringan, pulsa
Kelemahan
Birokrasi, legacy IT
Regulasi bank berat
Modal terbatas, CAC tinggi
Margin tipis, bukan core
Strategi RI
BCA Digital, Bank Jago
GoPay, ShopeePay
Bibit, Akulaku, Pintu
LinkAja
HDN-2: Estimasi Pasar P2P Lending Indonesia
Skenario: Populasi dewasa Indonesia ~200 juta; inklusi formal ~75% (OJK SNL 2023, dihedge ~). Dari yang ter-included, ~40% punya akses kredit formal (sisanya underbanked). P2P lending menjangkau ~30% underbanked dengan rata-rata outstanding Rp 5 juta/debitur.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Populasi dewasa
—
200.000.000
2. Inklusi formal
75% × 200 jt
150.000.000
3. Underbanked
60% × 150 jt
90.000.000
4. Jangkauan P2P
30% × 90 jt
27.000.000
5. Outstanding potensial
27 jt × Rp 5 jt
Rp 135.000.000.000.000
Kesimpulan
~Rp 135 T
Pasar potensial P2P lending Indonesia (ilustratif) — skala peluang pembiayaan digital di segmen underbanked.
Bagian 3 · 3/4
Model Respons Bank
Diskusi kelas: Bank Jago (akuisisi GoTo 2020) vs BCA Digital (build-in) — mana yang lebih berhasil? Apa metrik suksesnya?
Empat Model Respons Bank
Bank pada umumnya merespons FinTech dengan salah satu dari empat strategi — pilihan ini menentukan struktur biaya dan waktu-to-market.
1. Kompetisi (Build & Compete)
Bank membangun produk sendiri
Contoh: BCA Digital, Livin' Mandiri
2. Kolaborasi (Partner)
Bank kerja sama API dengan FinTech
Contoh: BNI-Xendit, BRI-Kredivo
3. Investasi (Invest)
Bank VC arm berinvestasi di startup
Contoh: Mandiri Capital Indonesia
4. Akuisisi (Acquire)
Bank beli/milik mayoritas startup
Contoh: GoTo-Bank Jago, Bukalapak-Aladin
Studi Kasus: GoTo-Bank Jago & BCA Digital
Tiga kasus Indonesia mengilustrasikan spektrum model respons bank — dari akuisisi hingga build.
GoTo ↔ Bank Jago
Akuisisi 2020; re-branding jadi bank digital; IPO 2022. Pelajaran: lisensi bank cepat, integrasi sulit.
Akuisisi 2020; neo-bank dengan lending embedded. Pelajaran: revenue diversifikasi via lending.
Studi Kasus: QRIS sebagai Konvergensi Bank-BigTech-Startup
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard, 2019) adalah contoh sukses kolaborasi bank-BigTech-startup di bawah regulasi BI.
Periode
Peristiwa
Dinamika
2019
BI meluncurkan QRIS sebagai standar nasional; ASPI sebagai operator
Satu QR untuk semua wallet
2020–2021
Adopsi merchant cepat via onboarding GoPay, OVO, DANA, ShopeePay
Mass adoption
2022
QRIS Cross-Border (Thailand, Malaysia, Filipina)
Interoperabilitas regional
2023–2024
BI-FAST integrasi; QRIS TTI (Tap to Pay)
Transaksi >Rp 50 T/bulan (BI, dihedge ~)
Tiga pelajaran: (1) Standar nasional memungkinkan interoperabilitas tanpa menunggu pasar menang; (2) Bank-BigTech-Startup dapat kolaborasi jika insentif sinkron; (3) Regulator sebagai architect ekosistem dapat mempercepat inklusi.
Bagian 4 · 4/4
Konteks Regulasi Indonesia
Diskusi kelas: apakah regulasi FinTech Indonesia terlalu ketat sehingga membunuh inovasi, atau justru belum cukup ketat untuk lindungi konsumen?
Kerangka Regulasi: OJK Sandbox, BI, UU P2SK
FinTech di Indonesia diawasi dalam tiga pilar — masing-masing dengan mandat spesifik.
Pra-P2SK: OJK + BI
OJK: bank, sekuritas, asuransi, P2P lending
BI: sistem pembayaran & e-wallet
UU P2SK 2023 & Transisi
OJK jadi otoritas terpadu
Bappebti (kripto) transisi ke OJK 2025
BI tetap pegang payment systems
Tiga instrumen kunci: (1) Regulatory Sandbox OJK POJK 13/2018 · (2) BI Payment Systems Blueprint 2025 · (3) UU P2SK 4/2023.
Ringkasan Kunci Pertemuan 1
Definisi FSB
FinTech = inovasi teknologi + model bisnis baru + dampak material
Empat Pilar
Pendanaan · Pembayaran · Infrastruktur · Layanan — memotong BFSI
Empat Model Respons Bank
Kompetisi · Kolaborasi · Investasi · Akuisisi
Bawa tiga lensa ini (definisi · 4 pilar · 4 model respons) sebagai peta rujukan sepanjang semester.
Persiapan P2: baca Arner et al. (2015) sekilas; bawa satu aplikasi FinTech yang Anda pakai pekan ini untuk dianalisis via 4 pilar & model respons bank. Kuis 10 menit di awal P2.