‹ Daftar slidePertemuan 13: Praktik Presentasi Kasus Riil I: presentasi kelompok atas kasus bisnis nyata (mis. proposal pendanaan/kontrak) dengan simulasi panel pengambil keputusan
RPS minggu 13 · 2x50 menit
Praktik Presentasi Kasus Riil I
Pertemuan 13 · Analisis Kasus Bisnis dan Presentasi · Magister Manajemen FEB UNDIP
Puncak praktik: kelompok mempresentasikan kasus bisnis nyata — proposal pendanaan atau kontrak — di depan simulasi panel pengambil keputusan yang akan menguji, membantah, dan menekan rekomendasi Anda.
Bagian 1 dari 3
Anatomi Panel Simulasi & Ekspektasi Penilaian
Pertanyaan diskusi: Apa bedanya presentasi yang "meyakinkan dosen" dengan presentasi yang "meyakinkan komite investasi sungguhan" — dan mengapa perbedaan itu penting bagi karier Anda?
Tujuan & Format Sesi Praktik
Pertemuan 13-14 adalah dua sesi berpasangan: hari ini kelompok gelombang pertama tampil penuh; P14 menutup gelombang kedua sekaligus evaluasi komprehensif keterampilan analisis dan presentasi.
Durasi Per Kelompok
12 menit presentasi inti + 8 menit sesi tanya jawab panel — total 20 menit, ditegakkan ketat.
Format Kasus
Kasus bisnis nyata yang dipilih kelompok sejak P9-P10: proposal pendanaan, penawaran kontrak, atau usulan solusi finansial.
Peran Anda
Seluruh anggota tampil bergiliran; siapa pun bisa ditunjuk panel menjawab pertanyaan spesifik — tidak boleh "lempar ke rekan".
Kelompok yang belum mendapat giliran hari ini bertindak sebagai peer observer berbekal lembar observasi terstruktur (lihat Bagian 3) — observasi ini bernilai bagi nilai partisipasi individu.
Peran Panel Pengambil Keputusan
Panel hari ini terdiri atas tiga karakter berbeda — masing-masing merepresentasikan lensa pengambilan keputusan yang berbeda, sesuai jenis kasus kelompok Anda.
Komite Investasi / VC
Fokus: skalabilitas, return, dan exit strategy.
Menguji asumsi valuasi & proyeksi pertumbuhan.
Karakter: skeptis terhadap angka optimistis.
Komite Kredit Bank
Fokus: kemampuan bayar, agunan, mitigasi risiko.
Menguji DSCR & skenario stres arus kas.
Karakter: konservatif, mencari red flag.
Komite Pengadaan Klien
Fokus: nilai kontrak vs alternatif kompetitor.
Menguji kapabilitas eksekusi & garansi layanan.
Karakter: transaksional, membanding-bandingkan.
Rubrik Penilaian Kelompok — Hitung dari Nol
Skor akhir adalah rata-rata tertimbang lima komponen. Contoh ilustrasi kelompok "Alfa" untuk menunjukkan cara menghitungnya sebelum Anda tampil.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Kualitas Analisis & Diagnosis (bobot 30%)
85 x 30%
25,5
2. Kekuatan Rekomendasi & Kelayakan (bobot 25%)
90 x 25%
22,5
3. Kualitas Visual & Struktur Argumen (bobot 15%)
80 x 15%
12,0
4. Delivery & Bahasa Tubuh (bobot 15%)
88 x 15%
13,2
5. Penanganan Tanya Jawab Panel (bobot 15%)
82 x 15%
12,3
Skor Akhir Kelompok Alfa
85,5 / 100
25,5+22,5+12,0+13,2+12,3 — kategori Sangat Baik (ambang >=85)
Struktur Argumen Piramida — Terapan di Panel
Recap cepat dari P6-P7: rekomendasi harus muncul di 90 detik pertama, bukan di menit ke-10 — panel pengambil keputusan riil tidak sabar menunggu klimaks.
Kesalahan Umum (Struktur Naratif Akademik)
Membuka dengan latar belakang industri panjang sebelum sampai ke inti.
Menyimpan rekomendasi di slide terakhir sebagai "kejutan".
Panel kehilangan minat sebelum argumen utama disampaikan.
Terapan Benar (Struktur Piramida Minto)
Rekomendasi & ukuran keputusan disampaikan di slide pembuka.
Tiga alasan pendukung dengan bukti kuantitatif menyusul.
Sisa waktu dipakai memperdalam bukti & mitigasi risiko, bukan membangun suspense.
Panel pengambil keputusan riil membuat penilaian awal dalam 2-3 menit pertama — struktur piramida memastikan penilaian awal itu sudah menguntungkan kelompok Anda.
Bagian 2 dari 3
Simulasi Panel: Dinamika Tanya Jawab Tingkat Lanjut
Pertanyaan diskusi: Ketika panel mengajukan pertanyaan yang Anda tidak tahu jawabannya secara pasti, apa yang lebih merusak kredibilitas — mengaku tidak tahu, atau menjawab dengan percaya diri tapi tidak akurat?
Taksonomi Pertanyaan Panel Pengambil Keputusan
Empat jenis pertanyaan yang akan muncul — kenali polanya supaya tidak kaget di tempat.
Klarifikasi
"Bisa dijelaskan ulang asumsi pertumbuhan 20% itu dari mana?"
Netral — panel benar-benar butuh informasi tambahan.
Devil's Advocate
"Bagaimana kalau kompetitor menurunkan harga 15% bulan depan?"
Menguji ketahanan rekomendasi terhadap skenario buruk.
Stress-Test Angka
"Kalau volume turun 30%, apakah DSCR masih di atas 1,25x?"
Menguji apakah kelompok memahami model finansialnya sendiri.
Uji Kredibilitas Tim
"Kenapa kami harus percaya tim Anda bisa eksekusi ini?"
Bukan soal angka — soal kepercayaan pada eksekutor.
Kerangka Menjawab Objection — Metode ARE-B
Empat langkah menjawab pertanyaan sulit tanpa terlihat defensif maupun kehilangan kendali argumen.
"Ini pertanyaan yang tepat mengenai risiko kompetitor."
2. Reframe
Arahkan kembali ke kerangka analisis yang sudah dibangun.
"Kami sudah memodelkan skenario itu dalam analisis sensitivitas."
3. Evidence
Beri bukti spesifik — angka, sumber, atau mitigasi konkret.
"Pada skenario harga turun 15%, margin tetap di atas 8%."
4. Bridge
Kembali ke rekomendasi inti, jangan berlama-lama di detail.
"Karena itu rekomendasi kami tetap: lanjutkan pada skala saat ini."
Kesimpulan: ARE-B bukan skrip hafalan — ini kerangka berpikir cepat agar jawaban tetap terstruktur meski pertanyaannya menekan.
Mini-Kasus 1: Pendanaan Startup Fintech ke Panel VC
Ilustrasi (angka disamarkan): startup fintech pembayaran digital UMKM mengajukan pendanaan Seri A senilai ~Rp 45 miliar dengan valuasi pra-uang ~Rp 180 miliar.
Konteks Keputusan Manajerial
Pertumbuhan GMV ~12% bulan-ke-bulan, namun burn rate masih tinggi — runway tersisa ~9 bulan tanpa pendanaan baru.
Panel VC akan menekan pada unit economics: apakah biaya akuisisi pelanggan (CAC) sudah lebih rendah dari nilai seumur hidup pelanggan (LTV)?
Isu tersembunyi: dua kompetitor sejenis baru masuk pasar dengan pendanaan lebih besar dalam 6 bulan terakhir.
Kelompok yang membawa kasus serupa harus siap dengan rasio LTV/CAC yang jelas dan skenario runway di bawah asumsi burn rate lebih tinggi — bukan hanya narasi pertumbuhan GMV.
Pembagian Peran dalam Tim Presentasi
Panel menilai kekompakan tim, bukan hanya individu terbaik — empat peran ini harus terbagi jelas dan mengalir mulus.
Q&A Point Person bukan satu-satunya penjawab — perannya mengarahkan pertanyaan ke anggota yang tepat dan menutup jika diskusi melebar dari waktu.
Delivery Lanjutan Menghadapi Panel Skeptis
Recap teknik delivery dari P11-P12, diterapkan khusus untuk situasi bertekanan tinggi saat panel menekan atau memotong.
Sinyal Tubuh yang Merusak Kredibilitas
Melihat ke laptop/catatan saat ditanya, bukan ke panel.
Nada suara naik defensif saat dibantah.
Menjawab sebelum pertanyaan selesai diucapkan.
Sinyal Tubuh yang Membangun Kepercayaan
Jeda 1-2 detik sebelum menjawab — tanda berpikir, bukan gugup.
Kontak mata bergantian ke seluruh anggota panel, bukan hanya yang bertanya.
Nada tetap datar & percaya diri walau isi jawaban mengoreksi asumsi panel.
Ketika dipotong di tengah kalimat, jangan berebut bicara — berhenti, dengarkan, lalu jawab poin baru itu secara eksplisit sebelum kembali ke alur semula.
Bagian 3 dari 3
Latihan Simulasi & Observasi Berpasangan
Pertanyaan diskusi: Sebagai peer observer, umpan balik seperti apa yang paling berguna untuk kelompok lain — pujian umum, atau kritik spesifik yang bisa langsung ditindaklanjuti sebelum P14?
Instruksi Latihan Simulasi Hari Ini
Ikuti urutan berikut secara ketat — dosen akan berperan sebagai moderator panel dan menegakkan waktu.
Rotasi: 3-4 kelompok tampil hari ini sesuai undian yang sudah diumumkan minggu lalu; sisanya menyusul di P14.
Setup: kelompok berikutnya bersiap di 2 menit terakhir kelompok sebelumnya — tidak ada jeda transisi panjang.
Presentasi inti (12 menit): seluruh anggota tampil sesuai peran yang sudah dibagi; panel tidak menyela di fase ini.
Sesi panel (8 menit): panel bebas menekan, membantah, dan meminta klarifikasi angka — gunakan metode ARE-B.
Umpan balik lisan (2 menit): panel memberi 2 kekuatan & 2 area perbaikan sebelum kelompok berikutnya mulai.
Kelompok yang belum tampil wajib mengisi Lembar Observasi Peer selama presentasi berlangsung — lihat slide berikutnya.
Lembar Observasi Peer
Peer observer mengisi lembar ini untuk tiap kelompok yang tampil — hasilnya memengaruhi nilai partisipasi individu observer, bukan nilai kelompok yang diamati.
Yang Diamati dari Presentasi Inti
Apakah rekomendasi muncul dalam 2 menit pertama?
Apakah transisi antar anggota tim mulus tanpa jeda canggung?
Apakah visual mendukung argumen atau justru memenuhi slide dengan teks?
Yang Diamati dari Sesi Panel
Apakah tim menjawab langsung, atau menghindar dari pertanyaan sulit?
Apakah anggota yang berbeda-beda ikut menjawab, bukan hanya satu orang?
Satu momen terbaik & satu momen paling rentan dari sesi tanya jawab.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Pola kegagalan yang berulang dari simulasi panel angkatan-angkatan sebelumnya — kenali agar tidak terulang hari ini.
Kesalahan Struktur & Konten
Slide penuh teks — panel membaca slide, bukan mendengarkan presenter.
Rekomendasi baru muncul di penutup, bukan di pembuka.
Angka finansial tidak konsisten antar-slide (mis. proyeksi berbeda di slide 3 vs slide 9).
Kesalahan Sikap & Tim
Satu anggota mendominasi seluruh sesi tanya jawab; anggota lain diam total.
Membantah panel secara frontal alih-alih memakai kerangka ARE-B.
Melebihi batas waktu karena tidak berlatih dengan stopwatch sebelumnya.
Panel akan menandai secara khusus ketidakkonsistenan angka finansial — ini dianggap tanda kelompok belum benar-benar menguasai model kelayakan yang mereka bangun sendiri.
Mini-Kasus 2: Proposal Kontrak B2B ke Komite Pengadaan
Ilustrasi (angka disamarkan): perusahaan jasa logistik menawarkan kontrak pergudangan & distribusi 3 tahun senilai ~Rp 60 miliar kepada produsen consumer goods nasional.
Konteks Keputusan Manajerial
Kompetitor incumbent menawarkan harga ~8% lebih rendah, namun rekam jejak on-time delivery hanya ~91% (ilustrasi) dibanding target klien 97%.
Komite pengadaan klien akan menekan pada garansi SLA (service level agreement) dan skema penalti keterlambatan.
Isu tersembunyi: kapasitas gudang pemasok baru ini belum teruji pada volume puncak musim ramai.
Kelompok dengan kasus serupa harus membawa argumen nilai (value), bukan hanya harga — dan siap menjawab pertanyaan kapasitas dengan data konkret, bukan janji umum.
Protokol Umpan Balik Pasca-Simulasi
Setelah tampil, kelompok menerima tiga lapis umpan balik yang harus ditindaklanjuti sebelum P14.
Lapis 1
Umpan balik lisan panel — 2 kekuatan & 2 area perbaikan, langsung setelah tampil.
Lapis 2
Lembar observasi peer — perspektif audiens sebaya, dikumpulkan ke dosen & diteruskan ke kelompok.
Lapis 3
Rubrik tertulis dosen — skor per komponen, dibagikan sebelum P14 sebagai dasar revisi.
Terima umpan balik tanpa membela diri di tempat — catat semua masukan dulu, evaluasi kelompok secara internal, baru putuskan mana yang ditindaklanjuti untuk revisi P14.
Checklist Kesiapan Menuju Pertemuan 14
P14 menutup gelombang kedua sekaligus menjadi evaluasi komprehensif keterampilan analisis dan presentasi semester ini.
Kelompok yang sudah tampil: revisi slide & catatan jawaban berdasarkan tiga lapis umpan balik, siapkan versi final untuk arsip portofolio.
Kelompok yang belum tampil: lakukan minimal satu latihan penuh dengan stopwatch & simulasi tanya jawab internal sebelum P14.
Seluruh mahasiswa: selesaikan lembar observasi peer yang belum terkumpul & refleksikan pelajaran dari kelompok lain untuk presentasi sendiri.
Tujuan akhir bukan "lolos" hari ini, melainkan membangun kebiasaan berpikir & merespons tekanan yang akan terus terpakai jauh melampaui mata kuliah ini.
Ringkasan Pertemuan 13 & Jembatan ke Evaluasi Komprehensif
Hari ini kita menguji integrasi penuh: analisis kasus, struktur argumen piramida, desain visual, delivery, dan ketahanan menghadapi tanya jawab panel — dalam satu simulasi realistis.
Yang Sudah Dilatih
Format sesi & peran panel, taksonomi pertanyaan, metode ARE-B menjawab objection, pembagian peran tim, dan dua mini-kasus Indonesia sebagai latihan berpikir dari sudut pandang pengambil keputusan.
Yang Menanti di P14
Gelombang kedua tampil dengan standar yang sama, ditutup evaluasi komprehensif atas seluruh rangkaian keterampilan analisis kasus & presentasi eksekutif sepanjang semester.