‹ Daftar slidePertemuan 8: Evaluasi Tengah Semester: presentasi kasus individu tahap 1 (diagnosis dan rekomendasi awal) dengan umpan balik
RPS minggu 8 · 2x50 menit
Evaluasi Tengah Semester: Presentasi Kasus Individu Tahap 1 (Diagnosis & Rekomendasi Awal) dengan Umpan Balik
Pertemuan 8 — Analisis Kasus Bisnis dan Presentasi · Magister Manajemen FEB UNDIP
Bagian 1 dari 3
Kesiapan Presentasi Individu Tahap 1
Diskusi kelas: Dari kasus yang Anda kerjakan, bagian mana yang paling Anda ragukan — diagnosis masalah inti, atau kekuatan bukti pendukung rekomendasi awal Anda?
Peta Sesi: Dari Kesiapan ke Umpan Balik
Bagian 1
Rekap piramida argumen & standar diagnosis
Checklist kesiapan naik presentasi
Format & logistik hari ini
Bagian 2
Rubrik penilaian UTS berbobot
Mini-kasus diagnosis & delivery
Kesalahan umum & tanya jawab panel
Bagian 3
Kerangka umpan balik konstruktif
Latihan simulasi & revisi
Kriteria lulus tahap 1
Rekap: Piramida Argumen sebagai Kerangka Diagnosis
Struktur rekomendasi–alasan–bukti (Minto, 1996) yang sudah Anda latih sejak Pertemuan 5 kini diuji dalam presentasi nyata.
Yang Harus Sudah Matang
Rekomendasi utama tersurat di kalimat pertama, bukan di akhir
2-3 alasan pendukung yang MECE (mutually exclusive, collectively exhaustive)
Bukti kuantitatif/kualitatif konkret di bawah tiap alasan
Jebakan yang Sering Terjadi
Menyajikan kronologi kasus dulu, rekomendasi menyusul di slide terakhir
Alasan tumpang tindih (bukan MECE) sehingga argumen terasa berulang
Bukti anekdotal tanpa angka pendukung yang bisa diverifikasi
Standar Kualitas Diagnosis Tahap 1
Lima langkah yang wajib terlihat jelas dalam presentasi Anda hari ini — kerangka penilaian kualitatif, bukan skor angka.
Langkah
Kriteria Diagnosis
Indikator Kematangan
1
Identifikasi masalah inti
Satu kalimat masalah utama, bukan daftar gejala bercampur
2
Kerangka analisis terpilih
SWOT/Five Forces/value chain dipilih sesuai sifat kasus, bukan dipaksakan semua
3
Bukti pendukung diagnosis
Data kasus dikutip spesifik (angka, kutipan, tren), bukan parafrase umum
4
Opsi & trade-off dipertimbangkan
Minimal dua opsi dibandingkan sebelum rekomendasi awal diajukan
5
Rekomendasi awal actionable
Rekomendasi bisa dieksekusi manajemen dalam kerangka waktu jelas
Kesimpulan: presentasi yang melompat dari "masalah" langsung ke "rekomendasi" tanpa opsi & trade-off dianggap diagnosis dangkal — evaluator akan menandainya secara eksplisit.
Checklist Kesiapan Sebelum Naik Presentasi
Materi & Konten
Slide rekomendasi berada di slide pembuka, bukan penutup
Maksimal 5-6 slide inti untuk durasi 5 menit yang dialokasikan
Satu angka kunci per slide, bukan tabel data mentah penuh
Kesiapan Diri
Sudah berlatih lisan minimal dua kali dengan pengatur waktu
Menyiapkan jawaban untuk 2-3 pertanyaan tersulit yang mungkin muncul
Membawa catatan asumsi kunci (bukan membaca slide kata per kata)
Ingat: evaluator menilai proses diagnosis Anda, bukan kesempurnaan desain slide — presentasi sederhana dengan logika kuat mengalahkan slide indah tanpa argumen jelas.
Format & Logistik Presentasi Hari Ini
Durasi
5+3
menit presentasi + tanya jawab per mahasiswa (ilustrasi alokasi, sesuaikan jumlah kelas)
Media
Slide
maksimal 6 slide, format bebas (PPT/PDF/Google Slides) — logika argumen dinilai, bukan platform
Evaluator
Dosen + Rekan
umpan balik dosen jadi nilai formal, umpan balik rekan sekelas jadi bahan revisi
Bagian 2 dari 3
Rubrik Penilaian dan Standar Delivery
Diskusi kelas: Menurut Anda, kriteria mana yang seharusnya berbobot lebih besar dalam presentasi kasus bisnis — kekuatan diagnosis atau kualitas delivery di depan panel?
Hitung dari Nol: Skor Komposit Rubrik Penilaian UTS
Ilustrasi: skor mahasiswa pada lima kriteria berbobot, skala 1-5 per kriteria.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Kekuatan diagnosis (bobot 30%)
4 x 30%
1,20
2. Kualitas rekomendasi & bukti (bobot 30%)
4 x 30%
1,20
3. Struktur argumen piramida (bobot 20%)
5 x 20%
1,00
4. Delivery & manajemen waktu (bobot 10%)
3 x 10%
0,30
5. Respons tanya jawab (bobot 10%)
3 x 10%
0,30
Skor Komposit (skala 1-5)
4,00
1,20 + 1,20 + 1,00 + 0,30 + 0,30 — diagnosis & rekomendasi kuat, delivery masih ruang perbaikan
Masalah inti: margin operasional turun 4 poin akibat biaya bahan bakar & rute tidak efisien
Bukti: data rute per cabang, bukan generalisasi "biaya naik"
Rekomendasi: optimasi rute berbasis data + renegosiasi kontrak BBM, bukan sekadar "efisiensi operasional"
Diagnosis Lemah (Contoh)
Masalah inti: "perusahaan kurang efisien" — terlalu umum, tidak actionable
Bukti: hanya kutipan wawancara manajemen tanpa data pendukung
Rekomendasi: "perbaiki manajemen operasional" — tidak spesifik siapa/kapan/berapa
Perbedaan kunci: diagnosis kuat menyebut angka & mekanisme spesifik (rute, kontrak BBM); diagnosis lemah berhenti di label generik yang tidak bisa dieksekusi manajemen.
Kesalahan Umum Tahap Diagnosis
Kesalahan Analitis
Mendiagnosis gejala, bukan akar masalah (mis. "penjualan turun" tanpa menelusuri penyebabnya)
Memakai kerangka analisis (SWOT/Five Forces) sebagai daftar centang, bukan alat berpikir
Rekomendasi disusun sebelum diagnosis selesai (confirmation bias)
Kesalahan Presentasi
Slide penuh teks, dibacakan kata per kata
Rekomendasi baru muncul di slide terakhir setelah kronologi panjang
Tidak menyiapkan jawaban untuk pertanyaan "mengapa bukan opsi lain?"
Standar Delivery: Verbal dan Nonverbal di Depan Panel
Verbal
Kalimat pembuka langsung rekomendasi, bukan "Terima Kasih atas kesempatan..." berkepanjangan
Jeda strategis setelah menyampaikan angka kunci, beri waktu audiens mencerna
Hindari filler word ("jadi, eee, kemudian") — latih dengan rekaman diri sendiri
Nonverbal
Kontak mata bergilir ke seluruh evaluator, bukan hanya ke dosen
Postur tegak menghadap audiens, bukan membelakangi layar
Gestur tangan menegaskan angka/urutan, bukan gerakan gelisah berulang
Menjawab Tanya Jawab Panel Evaluator
Langkah
Teknik Menjawab
Mengapa Penting
1
Jeda 2-3 detik sebelum menjawab
Menghindari jawaban reaktif yang tidak terstruktur
2
Ulangi inti pertanyaan singkat
Memastikan Anda & penanya sepaham sebelum menjawab
3
Jawab langsung, baru elaborasi
Menghindari kesan menghindar/berputar-putar
4
Akui keterbatasan data bila relevan
Kejujuran lebih kredibel daripada mengarang jawaban
5
Tutup dengan kaitkan ke rekomendasi utama
Menjaga jawaban tetap relevan dengan argumen inti
Prinsip kunci: pertanyaan tersulit biasanya menguji apakah Anda benar-benar memahami trade-off di balik rekomendasi, bukan sekadar menghafal slide.
Latihan Cepat: Uji Ketahanan Rekomendasi Sendiri
Instruksi (5 menit, individu): Sebelum giliran presentasi Anda, tuliskan satu pertanyaan tersulit yang mungkin diajukan evaluator terhadap rekomendasi Anda, lalu susun jawaban singkat dalam 2-3 kalimat.
Format Jawaban
Pertanyaan tersulit yang Anda antisipasi
Jawaban singkat + data/angka pendukung jika ada
Kaitan jawaban dengan rekomendasi utama Anda
Bagian 3 dari 3
Umpan Balik Konstruktif dan Rencana Revisi
Diskusi kelas: Setelah menerima umpan balik dari dosen dan rekan hari ini, perubahan apa yang paling mendesak Anda lakukan pada rekomendasi Anda sebelum tahap presentasi kelompok di akhir semester?
Kerangka Umpan Balik Konstruktif: SBI
Situation–Behavior–Impact (Center for Creative Leadership) — kerangka memberi kritik yang spesifik, bukan menghakimi orangnya.
Situation
Sebutkan momen spesifik, bukan generalisasi
Contoh: "Saat slide ketiga tentang data pangsa pasar..."
Behavior
Deskripsikan apa yang benar-benar terjadi, bukan interpretasi
Contoh: "...angka pangsa pasar disebutkan tanpa sumber data..."
Rekomendasi: "Perusahaan sebaiknya ekspansi ke platform digital"
Umpan balik evaluator: terlalu umum, tidak ada indikasi kanal atau target segmen
Umpan balik rekan: bukti pendukung hanya tren industri, tidak spesifik ke kasus
Sesudah Revisi (Ilustrasi)
Rekomendasi: "Luncurkan kanal marketplace B2B dalam 2 kuartal, target segmen UMKM mitra existing"
Bukti ditambah: data basis mitra existing dari kasus + benchmark adopsi digital sektor sejenis
Trade-off eksplisit: biaya integrasi sistem vs kecepatan akuisisi pelanggan baru
Pola revisi yang baik: umpan balik "terlalu umum" direspons dengan menambah spesifisitas (kanal, waktu, segmen) — bukan sekadar mengganti kata-kata di slide.
Latihan: Umpan Balik Berpasangan dengan Format SBI
Instruksi (10 menit, berpasangan): Berikan satu umpan balik ke pasangan Anda menggunakan format SBI (Situation-Behavior-Impact) terhadap presentasi yang baru saja disaksikan hari ini — fokus pada satu aspek diagnosis DAN satu aspek delivery.
Format Umpan Balik
Situation: momen spesifik dalam presentasi yang diamati
Behavior: apa yang benar-benar terjadi/dikatakan
Impact: dampaknya terhadap kekuatan argumen atau kredibilitas
Latihan: Menyusun Rencana Revisi Pasca-UTS
Instruksi (10 menit, individu): Berdasarkan seluruh umpan balik yang Anda terima hari ini (dosen & rekan), tuliskan rencana revisi konkret: 1 perubahan pada diagnosis, 1 perubahan pada bukti pendukung, dan 1 perubahan pada delivery — untuk dibawa ke presentasi kelompok di akhir semester.
Kriteria Rencana Revisi yang Baik
Spesifik dan bisa dieksekusi sebelum presentasi kelompok berikutnya
Langsung merespons umpan balik yang diterima, bukan perubahan acak
Mempertahankan kekuatan yang sudah diakui evaluator, bukan mengubah semuanya
Ringkasan: Tiga Kriteria Lulus Tahap Diagnosis
Kriteria 1
Diagnosis Tajam
Masalah inti teridentifikasi jelas dengan bukti spesifik, bukan gejala umum atau label generik.
Kriteria 2
Argumen Piramida
Rekomendasi tersurat sejak awal, didukung alasan MECE dan bukti yang bisa diverifikasi.
Kriteria 3
Terbuka pada Umpan Balik
Mampu menerima kritik SBI dan menyusun rencana revisi konkret, bukan defensif terhadap masukan.
Bekal untuk pertemuan berikutnya: dengan diagnosis & rekomendasi awal yang sudah diuji hari ini, kita masuk ke Bagian 3 semester — mengemas argumen menjadi storyboard dan narrative arc presentasi yang meyakinkan panel pengambil keputusan.