‹ Daftar slidePertemuan 1: Pendahuluan Penelitian Bisnis — Peran Penelitian & Tiga Aspek Fondasi (Ontologis, Epistemologis, Aksiologis)
Prodi Bisnis Digital · FEB UNDIP
Metodologi Penelitian Bisnis
Pendahuluan Penelitian Bisnis — Peran Penelitian & Tiga Aspek Fondasi
Mengapa kita meneliti, dan apa dasar filsafat di balik setiap keputusan riset — ontologis, epistemologis, aksiologis.
RPS minggu 1 · 2x50 menit
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:
Tujuan 1
Peran
Fungsi penelitian bisnis
Menjelaskan mengapa penelitian dibutuhkan dalam pengambilan keputusan bisnis dan digital.
Tujuan 2
3 Aspek
Fondasi filsafat riset
Membedakan aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam sebuah penelitian.
Tujuan 3
Alur
Peta 14 pertemuan
Memahami posisi materi hari ini dalam keseluruhan proses penelitian sepanjang semester.
Tujuan 4
Identifikasi
Mengenali riset di sekitar
Mengenali contoh penelitian bisnis digital nyata di Indonesia dan aspek fondasinya.
Bagian 1 dari 4
Mengapa Penelitian Penting bagi Bisnis?
Dari intuisi ke bukti: bagaimana keputusan bisnis digital di Indonesia dibentuk oleh data dan riset sistematis.
Apa Itu Penelitian Bisnis?
Penelitian bisnis adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data guna menjawab pertanyaan atau memecahkan masalah dalam konteks organisasi bisnis.
Sistematis + Terukur + Dapat Diverifikasi ≠ Sekadar Menebak atau Beropini
Kata kunci "sistematis" berarti mengikuti langkah yang jelas: identifikasi masalah → kumpulkan data → analisis → simpulkan → laporkan. Bukan sekadar mencari informasi acak di internet.
Untuk Apa Penelitian Digunakan dalam Bisnis?
Memahami
Pasar
Mengenali kebutuhan, perilaku, dan preferensi konsumen sebelum meluncurkan produk.
Mengurangi
Risiko
Menekan ketidakpastian dalam keputusan investasi, ekspansi, atau peluncuran fitur baru.
Mengevaluasi
Kinerja
Mengukur efektivitas strategi pemasaran, operasional, atau kebijakan perusahaan yang sudah berjalan.
Contoh: sebelum GoPay meluncurkan fitur cicilan, tim riset menguji minat pengguna lewat survei dan uji coba terbatas (pilot test) — bukan langsung diluncurkan nasional.
Survei kebutuhan calon pengguna sebelum desain produk
Uji coba terbatas (MVP — minimum viable product) di satu kota
Analisis data pemakaian untuk perbaikan bertahap
Skala nasional setelah bukti minat pasar cukup kuat
Bagian 2 dari 4
Tiga Aspek Fondasi Penelitian
Ontologis, epistemologis, dan aksiologis — tiga pertanyaan filosofis yang membentuk setiap desain penelitian.
Tiga Aspek Fondasi: Peta Besar
Ontologis
Apa
Hakikat realitas
Apa sebenarnya sifat objek yang kita teliti — nyata dan tetap, atau dibentuk sosial?
Epistemologis
Bagaimana
Cara memperoleh pengetahuan
Bagaimana kita bisa yakin bahwa pengetahuan yang diperoleh itu sah dan dapat dipercaya?
Aksiologis
Mengapa
Nilai & tujuan
Untuk tujuan apa penelitian dilakukan, dan nilai etika apa yang harus dijaga?
Tiga aspek ini disebut asumsi filosofis penelitian — semua peneliti memilikinya, disadari atau tidak. Tujuan kita di sini: membuatnya disadari secara eksplisit.
Aspek Ontologis: Hakikat Realitas
Ontologi (dari bahasa Yunani ontos = keberadaan, logos = ilmu) adalah cabang filsafat yang mempertanyakan hakikat dari apa yang kita anggap "nyata" atau menjadi objek penelitian.
Realisme (Objektivis)
Realitas bisnis dianggap ada secara objektif, terlepas dari persepsi peneliti. Contoh: angka penjualan bulanan sebuah UMKM digital adalah fakta yang bisa diukur sama oleh siapa pun.
Konstruktivisme (Subjektivis)
Realitas bisnis dianggap dibentuk oleh persepsi dan makna sosial. Contoh: "kepercayaan konsumen terhadap marketplace" berbeda-beda maknanya bagi tiap individu.
Hitung dari Nol: Menentukan Posisi Ontologis
Walkthrough — kasus: "Mengapa mahasiswa Bisnis Digital memilih berbelanja di marketplace tertentu?"
Langkah
Pertanyaan Pemandu
Hasil Penalaran
1
Apa objek yang diteliti?
Perilaku pemilihan marketplace mahasiswa
2
Bisakah objek ini diukur sama oleh semua orang tanpa bias interpretasi?
Sebagian bisa (frekuensi transaksi), sebagian tidak (alasan psikologis)
3
Apakah "alasan memilih" bergantung pada makna pribadi tiap mahasiswa?
Ya — dipengaruhi pengalaman, kepercayaan, relasi sosial
4
Kesimpulan posisi ontologis
Cenderung konstruktivis untuk aspek "alasan", realis untuk aspek "frekuensi transaksi"
Kesimpulan
Campuran
Realitas bisnis sering tak tunggal — perlu ditentukan per elemen yang diteliti
Aspek Epistemologis: Cara Memperoleh Pengetahuan
Epistemologi (episteme = pengetahuan) mempertanyakan bagaimana pengetahuan yang sah dan dapat dipercaya diperoleh, serta apa kriteria yang membuat suatu klaim layak disebut "ilmiah".
Positivisme
Pengetahuan sah diperoleh lewat pengamatan, pengukuran, dan pengujian hipotesis secara objektif — biasanya lewat angka dan statistik.
Interpretivisme
Pengetahuan sah diperoleh lewat pemahaman mendalam atas makna, konteks, dan pengalaman subjek yang diteliti — biasanya lewat wawancara.
Posisi epistemologis Anda akan menentukan metode pengumpulan data yang dipilih di pertemuan 8-11 nanti — survei berskala besar, atau wawancara mendalam.
Aspek Aksiologis: Nilai & Tujuan Penelitian
Aksiologi (axios = nilai) mempertanyakan nilai, tujuan, dan etika apa yang melandasi dan membatasi sebuah penelitian — termasuk peran nilai pribadi peneliti dalam proses riset.
Bebas Nilai
Objektif
Peneliti berusaha menjaga jarak dan tidak memengaruhi hasil dengan preferensi pribadi — umum pada riset kuantitatif.
Sarat Nilai
Reflektif
Peneliti mengakui nilai dan latar belakangnya memengaruhi interpretasi — umum pada riset kualitatif, tetap dijaga transparan.
Aksiologi juga mencakup etika penelitian: persetujuan responden (informed consent), kerahasiaan data, dan larangan memanipulasi hasil — dibahas tuntas di pertemuan 12.
Hitung dari Nol: Analisis Kasus Riset Nyata
Walkthrough — kasus: penelitian "Pengaruh Ulasan Online terhadap Keputusan Pembelian di Shopee"
Posisi filosofis yang konsisten menentukan metode yang tepat, bukan sebaliknya
Bagian 3 dari 3
Merangkai Tiga Aspek dalam Proses Riset
Bagaimana ontologi, epistemologi, dan aksiologi membentuk paradigma penelitian yang utuh.
Dua Paradigma Besar Penelitian Bisnis
Aspek
Paradigma Kuantitatif
Paradigma Kualitatif
Ontologis
Realisme — realitas objektif, tunggal
Konstruktivisme — realitas jamak, dibentuk makna
Epistemologis
Positivisme — pengetahuan dari pengukuran
Interpretivisme — pengetahuan dari pemahaman makna
Aksiologis
Bebas nilai, peneliti berjarak
Sarat nilai, peneliti reflektif & transparan
Contoh data
Kuesioner 300 responden UMKM digital
Wawancara mendalam 8 pemilik UMKM digital
Sebagian riset modern memilih mixed methods — menggabungkan kekuatan keduanya, dibahas lebih lanjut di pertemuan 6 dan 7.
Latihan Kelas: Identifikasi Tiga Aspek
Instruksi
Bentuk kelompok kecil (3-4 orang). Ambil kasus: "Penelitian tentang efektivitas promo cashback GoPay terhadap loyalitas pelanggan." Diskusikan dan tuliskan jawaban singkat untuk tiga pertanyaan berikut:
Ontologis — apakah "loyalitas pelanggan" fakta objektif atau makna subjektif?
Epistemologis — data apa yang paling meyakinkan untuk membuktikan efektivitas promo?
Aksiologis — untuk siapa hasil riset ini bermanfaat, dan etika apa yang perlu dijaga?
Waktu diskusi: 10 menit. Setiap kelompok akan diminta menyampaikan satu jawaban secara lisan.
Diskusi: Kemungkinan Jawaban Latihan
Ontologis
Campuran
Frekuensi transaksi = objektif; "rasa loyal" = subjektif dan bermakna beda tiap orang.
Epistemologis
Positivis + Interpretivis
Survei skala Likert untuk pola umum, wawancara untuk memahami alasan mendalam.
Aksiologis
Manfaat & Etika
Bermanfaat bagi tim produk GoPay; wajib menjaga anonimitas data transaksi pengguna.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Kesalahan 1: Memilih metode (kuesioner/wawancara) terlebih dahulu tanpa memikirkan posisi ontologis dan epistemologis — akibatnya metode terasa "tidak nyambung" dengan pertanyaan penelitian.
Kesalahan 2: Menganggap penelitian kualitatif "kurang ilmiah" dibanding kuantitatif — padahal keduanya sah selama konsisten dengan fondasi filosofisnya masing-masing.
Kesalahan 3: Mengabaikan aspek aksiologis (etika) — misalnya menyebarkan kuesioner tanpa persetujuan responden, atau tidak menjaga kerahasiaan data pengguna UMKM digital yang diwawancarai.
Rangkuman: Cheat Sheet Tiga Aspek Fondasi
Aspek
Pertanyaan Kunci
Menentukan
Ontologis
Apa hakikat realitas yang diteliti?
Objek & batasan penelitian
Epistemologis
Bagaimana pengetahuan sah diperoleh?
Jenis data & metode analisis
Aksiologis
Untuk apa & nilai apa penelitian ini?
Tujuan, etika, dan manfaat penelitian
Ingat: penelitian yang baik selalu konsisten di ketiga aspek — bukan sekadar mengikuti template proposal tanpa memahami dasarnya.
Penutup & Persiapan Pertemuan 2
Minggu Depan (P2)
Sifat & proses penyelidikan ilmiah — membedakan penelitian ilmiah vs non-ilmiah, dan langkah-langkah metode ilmiah dalam konteks bisnis.
Tugas Ringan
Refleksi
Kumpulkan sebelum P2 dimulai
Tuliskan 1 topik bisnis digital yang ingin Anda teliti + posisi ontologis-nya (realis/konstruktivis), bawa ke kelas.
Terima Kasih atas partisipasi Anda hari ini — fondasi filsafat penelitian yang baru dipelajari akan terus relevan sepanjang semester.