stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-02
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 2: Persamaan dengan Satu Variabel
Program Studi Manajemen • FEB UNDIP

Matematika Bisnis

Pertemuan 2 — Persamaan dengan Satu Variabel

Menerjemahkan masalah bisnis ke dalam bahasa aljabar — dari narasi verbal ke persamaan (equation), lalu ke solusi konkret termasuk titik impas usaha.

RPS MINGGU 2 • SUB-CPMK 3 • DURASI 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menerjemahkan masalah verbal menjadi persamaan dan menyelesaikannya (Sub-CPMK 3). Secara rinci:

CAPAIAN 1 — ISOLASI
LINEAR
Menyelesaikan persamaan linear satu variabel secara sistematis melalui prosedur isolasi variabel.
CAPAIAN 2 — TERJEMAHAN
VERBAL
Mengubah narasi verbal bisnis menjadi bentuk persamaan aljabar yang tepat untuk minimal tiga kasus berbeda.
CAPAIAN 3 — BEP
IMPAS
Menghitung titik impas / BEP (Break-Even Point) dalam unit dan Rupiah dari data TR = TC.
CAPAIAN 4 — PECAHAN
FRAKSI
Menyelesaikan persamaan pecahan satu variabel dengan langkah yang sistematis dan terdokumentasi.

Setiap Keputusan Bisnis Menyimpan Persamaan

Tiga situasi nyata — semuanya adalah persamaan yang menunggu diselesaikan:

WARUNG KOPI SEMARANG
"Saya perlu jual berapa cangkir agar pendapatan = biaya?" → TR = TC → persamaan!
DEALER MOTOR
🚗
"Perlu jual berapa unit agar modal bulan ini kembali?" → laba = 0 → persamaan!
HARGA BERAS BULOG
🌿
"Kalau margin grosir–eceran Rp 200/kg, berapa harga jual ecerannya?" → harga eceran = harga grosir + margin → persamaan!
Persamaan = alat penerjemah antara realitas bisnis dan angka yang bisa dihitung. Kita akan kembali ke tiga contoh ini sepanjang pertemuan hari ini.
BLOK 1
Dari Kata ke Simbol:
Mengenal Persamaan
Apa itu persamaan? Mengapa ia “seimbang”? Dan bagaimana kita membacanya secara aljabar?
keseimbangan persamaan

Persamaan Linear Satu Variabel: Bentuk Umum

ax + b = c    (a ≠ 0)
SimbolNamaContoh (kasus warung kopi)
xVariabel (yang dicari)x = jumlah cangkir terjual
aKoefisien variabela = 3.000 (margin kontribusi per cangkir = harga jual − biaya variabel: 5.000 − 2.000)
bKonstanta (bilangan tetap)b = −500.000 (biaya tetap sewa + listrik)
cNilai ruas kananc = 0 (kondisi impas: laba = 0)

Contoh konkret: 3.000x − 500.000 = 0 → cari x (jumlah cangkir impas)

Linear = pangkat tertinggi variabel adalah 1 (tidak ada x², tidak ada √x). Detail model TR/TC dibahas tuntas di Blok 4 (Slide 18–19).

Aturan Emas Persamaan: Jaga Keseimbangan

kirikananoperasi ke kedua sisi
Jangan pernah membagi dengan nol — tidak terdefinisi secara matematika.
OperasiContoh
Tambah bilangan samax − 3 = 7 → x = 10
Kurang bilangan samax + 5 = 12 → x = 7
Kali bilangan sama (≠ 0)x/4 = 6 → x = 24
Bagi bilangan sama (≠ 0)3x = 15 → x = 5
BLOK 2
Teknik Isolasi
dan Pecahan
Prosedur langkah-demi-langkah untuk menyelesaikan persamaan linear — termasuk bentuk pecahan.

SOP Menyelesaikan Persamaan Linear

Contoh: 2x + 8 = 20  →  x = ?

LangkahTindakanHasil pada: 2x + 8 = 20
1Sederhanakan masing-masing ruas (ekspansi kurung, gabung suku sejenis)2x + 8 = 20 (sudah sederhana)
2Pindahkan konstanta ke ruas kanan (tambah/kurang)2x = 20 − 8 = 12
3Pindahkan koefisien variabel ke ruas kanan (bagi)x = 12 ÷ 2
4 ✓Verifikasi: substitusi kembali ke persamaan asal2(6) + 8 = 12 + 8 = 20 ✓
Hasil: x = 6   —   isolasi variabel (variable isolation) selesai. Verifikasi hanya butuh 10 detik tapi bisa menyelamatkan 5 poin di ujian.

Hitung dari Nol 1 — Isolasi Variabel

Soal: Selesaikan  3(x − 4) + 2x = x + 8

LangkahPerhitunganNilai
0. Tulis persamaan asal3(x − 4) + 2x = x + 8
1a. Ekspansi kurung3·x − 3·43x − 12 + 2x = x + 8
1b. Gabung suku sejenis di kiri(3x + 2x) − 125x − 12 = x + 8
2. Pindah x ke kiri (−x kedua sisi)5x − x − 12 = 84x − 12 = 8
3a. Pindah konstanta ke kanan (+12 kedua sisi)4x = 8 + 124x = 20
3b. Bagi koefisien (÷4 kedua sisi)x = 20 ÷ 4x = 5
4. Verifikasi: substitusi x = 53(5−4)+2(5) = 3+10 = 13 ; kanan: 5+8 = 1313 = 13 ✓

Kurung = Perintah Distribusi

Aturan distributif: a(b + c) = ab + ac   dan   a(b − c) = ab − ac

Salah ✗Benar ✓
2(x + 3) = 2x + 32(x + 3) = 2x + 6
−(x − 5) = −x − 5−(x − 5) = −x + 5
4(2x − 1) = 8x − 14(2x − 1) = 8x − 4
Hati-hati tanda negatif di depan kurung: −(a − b) = −a + b, BUKAN −a − b. Negatif satu dikali negatif b = positif b.

Persamaan Pecahan — Hilangkan Penyebut Dulu

Strategi: Kalikan seluruh persamaan dengan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari semua penyebut → penyebut hilang → persamaan jadi linear biasa.

Contoh:  x/3 + x/6 = 5

KPK(3, 6) = 6
Kalikan semua suku × 6:   (x/3)×6 + (x/6)×6 = 5×6
Sederhanakan:   2x + x = 30
Gabung:   3x = 30  →  x = 10
Verifikasi: 10/3 + 10/6 = 3,33 + 1,67 = 5

Hitung dari Nol 2 — Persamaan Pecahan

Soal: Selesaikan  (2x − 1)/4 − (x + 3)/2 = 1

LangkahPerhitunganNilai
0. Identifikasi penyebutPenyebut: 4 dan 2KPK = 4
1. Kalikan semua suku × 4(2x−1)/4×4 − (x+3)/2×4 = 1×4(2x−1) − 2(x+3) = 4
2. Ekspansi kurung(2x−1) − (2x+6) = 42x − 1 − 2x − 6 = 4
3. Gabung suku sejenis(2x−2x) + (−1−6) = 4−7 = 4
4. InterpretasiPernyataan ini salah untuk semua nilai xTidak ada solusi (kontradiksi)
VerifikasiSubstitusi x apapun ke asal → tidak pernah samaConfirmed ✓
Kontradiksi (−7 = 4) artinya: tidak ada nilai x yang memenuhi persamaan ini. Tidak semua persamaan punya solusi.
BLOK 3
Menerjemahkan
Masalah Verbal
Dari narasi cerita → simbol aljabar → penyelesaian. Kosakata, pola, dan latihan.

Kosakata: Kata Bahasa Indonesia → Simbol Matematika

Kata / FrasaSimbol / OperasiContoh kalimat
adalah, sama dengan, menjadi="Harga jual adalah Rp 5.000" → p = 5.000
jumlah, total, ditambah+"Biaya tetap ditambah biaya variabel" → BT + BV
dikurang, selisih, lebih kecil dari"Pendapatan dikurangi biaya" → TR − TC
dikali, setiap, per unit×"Rp 5.000 per cangkir" → 5.000 × x
dibagi, rasio, per (dalam pembagi)÷"Laba dibagi unit terjual" → π/x
berapa, berapa banyak, tentukan→ variabel x"Berapa cangkir?" → misalkan x = cangkir
impas, pulang-pokok, titik nol labalaba = 0, TR = TC"Titik impas" → TR = TC
Langkah pertama selalu: tetapkan variabel — tulis "Misalkan x = …" — sebelum menulis persamaan apapun.

Studi Kasus 1 — Harga Beras Bulog: Grosir ke Eceran

Narasi

Bulog (Badan Urusan Logistik) mendistribusikan beras medium ke pedagang grosir di Pasar Johar, Semarang, seharga Rp 10.500/kg. Margin (selisih harga beli–jual) pedagang grosir ke pengecer Rp 800/kg, dan pengecer menambah margin Rp 600/kg.

Berapa harga eceran per kg yang dibayar konsumen?

Penyelesaian

Misalkan: h = harga eceran konsumen (Rp/kg)

h = 10.500 + 800 + 600

h = Rp 11.900/kg

Variasi soal

Jika harga eceran ditetapkan Rp 12.200/kg dan margin pengecer Rp 600/kg, berapa harga grosir?

Misalkan g = harga grosir:   g + 600 = 12.200 → g = Rp 11.600/kg

Studi Kasus 2 — Dealer Yamaha: Persamaan Harga-Kuantitas

Dealer Yamaha di Semarang Selatan: harga jual Rp 21.000.000/unit, biaya variabel per unit (HPP + komisi + pengiriman) Rp 15.750.000, biaya tetap operasional Rp 52.500.000/bulan. Berapa unit agar impas?

LangkahPerhitunganNilai
Tetapkan variabelq = jumlah unit motor terjual per bulan
Tulis TRTR (Total Revenue / total pendapatan) = 21.000.000 × q21.000.000q
Tulis TCTC (Total Cost / total biaya) = 15.750.000 × q + 52.500.00015.750.000q + 52.500.000
BEP: TR = TC21.000.000q = 15.750.000q + 52.500.0005.250.000q = 52.500.000
Selesaikanq = 52.500.000 ÷ 5.250.000q = 10 unit
Dealer harus menjual minimal 10 unit/bulan agar tidak rugi. Di bawah 10 unit = rugi; di atas 10 unit = mulai untung.
BLOK 4
Aplikasi BEP
dan Persamaan Laba-Rugi
Break-Even Point, model TR-TC, dan persamaan laba satu produk — alat dasar analisis kelayakan bisnis.

Model Dua Garis: TC dan TR

PersamaanBentukKomponen
TC (Total Cost)TC = bv · x + BTbv = biaya variabel/unit; x = unit; BT = biaya tetap
TR (Total Revenue)TR = p · xp = harga jual per unit; x = unit
Kondisi kunci:
x < BEP → TR < TC → Rugi
x = BEP → TR = TC → Impas (laba = 0)
x > BEP → TR > TC → Untung
Kuantitas (unit)RpTCTRBEPBTRugiUntung

Break-Even Point — Menurunkan Rumus dari TR = TC

Kita tidak menghafal rumus — kita menurunkannya dari kondisi impas.

Mulai dari:   TR = TC
Substitusi:   p·x = bv·x + BT
Pindahkan bv·x ke kiri:   p·x − bv·x = BT
Faktorkan x (sifat distributif terbalik):   x·(p − bv) = BT
Bagi kedua sisi dengan (p − bv):   xBEP = BT / (p − bv)
MK per unit (margin kontribusi / contribution margin) = p − bv  →  xBEP = BT / MK
Semakin besar MK, semakin sedikit unit perlu dijual untuk impas.

Coba Sendiri: Geser Harga & Biaya, Lihat Titik Impas Bergerak

Geser harga jual, biaya variabel, dan biaya tetap — amati bagaimana garis TR dan TC berpotongan serta area laba/rugi berubah.

BEP dalam Rupiah — Menggunakan Rasio Margin Kontribusi

BEP UNIT
BT / MK
Jumlah unit yang harus terjual agar TR = TC. Satuan: unit/periode.

MK = harga jual per unit − biaya variabel per unit.
BEP RUPIAH
BT / rMK
Pendapatan minimum agar impas. Satuan: Rp/periode.

rMK (rasio MK / contribution margin ratio) = MK / p.
Verifikasi silang: BEP (Rp) = xBEP × p (unit BEP dikali harga jual). BEP dalam Rupiah berguna saat ditanya "berapa omset minimum?" — lebih komunikatif dari jumlah unit.

Hitung dari Nol 3 — BEP Warung Kopi Semarang

Data: TC = 2.000x + 500.000;   TR = 5.000x   (x = cangkir/bulan)

LangkahPerhitunganNilai
0. Tetapkan variabelx = jumlah cangkir kopi per bulan
1. Tulis persamaan BEPTR = TC5.000x = 2.000x + 500.000
2. Pindahkan suku x ke kiri5.000x − 2.000x = 500.0003.000x = 500.000
3. Bagi dengan koefisienx = 500.000 ÷ 3.000x = 166,67
4. Bulatkan ke atas (unit bulat)x = ⌈166,67⌉x = 167 cangkir
5. Verifikasi (x = 167)TR = 5.000×167 = 835.000 ; TC = 2.000×167 + 500.000 = 834.000Laba = Rp 1.000 (positif kecil karena pembulatan) ✓
Warung harus jual minimal 167 cangkir/bulan. BEP matematis tepat di x = 166,67; pembulatan ke 167 membuat laba Rp 1.000 — bukan nol, tapi itu konsekuensi pembulatan, bukan kesalahan.

Hitung dari Nol 4 — BEP Dealer Honda Semarang

Data: harga jual Rp 18.000.000/unit; biaya variabel Rp 13.500.000/unit; biaya tetap Rp 45.000.000/bulan.

LangkahPerhitunganNilai
0. Tetapkan variabelq = jumlah unit motor terjual per bulan
1. Hitung MK per unitMK = 18.000.000 − 13.500.000MK = Rp 4.500.000/unit
2. Rumus BEP unitBEP = BT / MK= 45.000.000 / 4.500.000
3. Hitung45.000.000 ÷ 4.500.000BEP = 10 unit
4. BEP dalam RupiahBEP(Rp) = 10 × 18.000.000BEP = Rp 180.000.000/bulan
5. Verifikasi laba = 0 pada q = 10π = 18.000.000×10 − (13.500.000×10 + 45.000.000)= 180.000.000 − 180.000.000 = Rp 0
Dealer Honda harus menjual minimal 10 unit motor/bulan (omset Rp 180.000.000) agar impas. Verifikasi menunjukkan laba persis Rp 0 — berbeda dengan HDN-3 (warung kopi) yang perlu pembulatan.

Studi Kasus 3 — BEP dalam Rupiah: Konveksi Kaos Semarang

Narasi

Usaha konveksi kaos di Semarang menjual kaos Rp 75.000/pcs. Biaya bahan + produksi per kaos = Rp 45.000. Biaya tetap (mesin, sewa, listrik) = Rp 4.500.000/bulan.

Berapa rupiah pendapatan minimum per bulan agar impas?

LangkahOperasiNilai
MK per unit75.000 − 45.000Rp 30.000/pcs
Rasio MK (rMK)30.000 / 75.0000,4 (= 40%)
BEP (unit)4.500.000 / 30.000150 pcs
BEP (Rupiah)4.500.000 / 0,4Rp 11.250.000/bulan
Verifikasi: 150 pcs × Rp 75.000 = Rp 11.250.000

Empat Jebakan yang Sering Muncul

JEBAKAN 1: Biaya Campuran
Memasukkan biaya tetap ke dalam bv atau sebaliknya.
Cek: "Apakah biaya ini ada walau penjualan = 0 unit?"
Jika ya → biaya tetap. Jika tidak → biaya variabel.
JEBAKAN 2: Satuan Tidak Konsisten
Biaya tetap per tahun vs harga per bulan.
Cek: Selalu gunakan periode yang sama di semua variabel sebelum menghitung BEP.
JEBAKAN 3: BEP = Laba
"BEP" bukan berarti bisnis sudah aman atau untung.
BEP = laba 0 = titik pulang-pokok. Laba nyata baru dimulai di atas BEP.
JEBAKAN 4: Tidak Verifikasi
Jawaban tanpa verifikasi berisiko salah tanpa terdeteksi.
Selalu substitusi kembali ke persamaan asal — hanya 10 detik.
BEP adalah batas bawah kelayakan bisnis, bukan target keberhasilan.

Cheat Sheet Pertemuan 2 — Persamaan Satu Variabel

TopikFormula / Prosedur Kunci
Persamaan linearax + b = c → x = (c − b) / a
SOP isolasi (4 langkah)1. Sederhanakan   2. Pindah konstanta   3. Bagi koefisien   4. Verifikasi
Persamaan pecahanKalikan KPK ke seluruh persamaan → jadi persamaan integer biasa
Terjemahan verbalTetapkan x = … → tulis persamaan kata per kata
TC / TRTC = bv·x + BT   ;   TR = p·x
BEP (unit)BT / (p − bv) = BT / MK
BEP (Rupiah)BT / rMK   di mana rMK = MK / p
Verifikasi BEPπ = TR − TC = 0 pada titik BEP matematis
Pesan utama: Bisnis nyata = persamaan yang menunggu diselesaikan. Semua formula BEP berakar dari TR = TC.

Latihan Kelas — Kerjakan Bersama

Soal 1 — Isolasi Variabel

Selesaikan:  5(2x − 3) − 4x = 2x + 7

Mulai: ekspansi kurung terlebih dahulu.

Catatan: hasil boleh pecahan (mis. x = 5,5) — sah secara matematika.

Soal 2 — Persamaan Pecahan

Selesaikan:  x/5 − (x−2)/10 = 3/2

Mulai: cari KPK(5, 10, 2) terlebih dahulu.

Soal 3 — BEP

Kantin kampus FEB menjual nasi kotak Rp 15.000/porsi. Biaya variabel per porsi = Rp 9.000. Biaya tetap per hari = Rp 180.000.

Berapa porsi harus terjual agar impas dalam sehari?

Tulis "Misalkan x = ..." terlebih dahulu sebelum menghitung.

Kerjakan di buku tulis → 10 menit → bahas bersama. Langkah verifikasi wajib ditulis.

Sampai di Sini Hari Ini

✓ Yang sudah Anda kuasai hari ini
  • Isolasi variabel: SOP 4 langkah + verifikasi
  • Persamaan pecahan via KPK — termasuk kasus kontradiksi
  • Terjemahan narasi verbal → persamaan aljabar
  • BEP unit (BT/MK) dan BEP Rupiah (BT/rMK)
  • Empat jebakan umum soal BEP
→ Persiapan Pertemuan 3
  • Topik: Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (persamaan dengan dua variabel)
  • Baca: Haeussler, Paul & Wood (2018), Ch. 2
  • Coba: Kerjakan minimal 2 soal BEP dari Lampiran B sebelum pertemuan berikutnya
  • Bawa: kalkulator (boleh hp kalkulator) untuk latihan eliminasi/substitusi
Pertemuan 3 akan membahas kasus dua produk dengan dua variabel — BEP yang lebih realistis untuk bisnis multi-produk.