Bahasa universal bisnis dan ekonomi — dari biaya produksi UMKM batik Pekalongan hingga model harga pasar: semuanya dimulai dari aljabar dasar.
TC = 3x² + 2x + 500 (dalam ribu Rp)
RPS Minggu 1 • Sub-CPMK 3 • Durasi 2 × 50 Menit
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan dan mengaplikasikan teknik dasar aljabar dalam konteks ekonomi dan bisnis (Sub-CPMK 3). Rincian:
Capaian 1 — Fondasi
Menjelaskan perbedaan variabel (simbol bernilai berubah-ubah), konstanta (nilai tetap), dan ekspresi aljabar — disertai contoh bisnis nyata.
Capaian 2 — Operasi
Menerapkan operasi bilangan & sifat distributif, asosiatif, komutatif pada ekspresi ekonomi minimal tiga contoh tanpa kesalahan aritmetika.
Capaian 3 — Simplifikasi
Menyederhanakan ekspresi lewat faktorisasi, pemangkatan, akar, dan pecahan aljabar secara sistematis.
Capaian 4 — Aplikasi
Menghitung biaya total produksi (TC) kasus UMKM nyata menggunakan ekspresi aljabar dengan substitusi bertahap.
Aljabar Ada di Mana-Mana dalam Bisnis
Sebelum masuk ke simbol, lihat dulu di mana aljabar muncul dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Harga & Pendapatan
TR = P × Q
TR (total revenue — pendapatan total) = harga × kuantitas. Harga batik Pekalongan Rp 150.000, terjual 40 lembar → TR = Rp 6.000.000. P dan Q adalah variabel.
Biaya Produksi
TC = FC + VC × Q
FC (fixed cost — biaya tetap) sewa kios Rp 500.000; VC (variable cost — biaya variabel per unit) Rp 8.000/lembar; Q = 40 → TC = Rp 820.000. Perubahan Q langsung ubah TC.
Setiap kali Anda mengubah satu angka di rumus dan melihat hasilnya berubah, Anda sedang memakai aljabar. Pertemuan ini membekali Anda agar tidak tersesat saat rumusnya lebih kompleks.
Blok 1 dari 4
Fondasi: Variabel, Konstanta & Aturan Tanda
Membangun kosakata dasar aljabar — membedakan yang tetap dari yang berubah, dan menghitung dengan tanda positif-negatif secara benar.
VariabelKonstantaAturan Tanda
Variabel vs Konstanta — Mana yang Berubah, Mana yang Tetap?
Variabel
Simbol yang nilainya dapat berubah tergantung kondisi. Huruf yang sering dipakai: x, y, Q, P.
Contoh: Q = jumlah unit produksi — nilainya bisa 10, 50, atau 200 tergantung pesanan.
Konstanta
Nilai yang tetap dalam suatu konteks. Bisa berupa angka (5, 100) atau simbol yang diasumsikan tetap (a, b, c).
Contoh: biaya tetap sewa kios batik Rp 500.000/bulan = konstanta.
TC = 500.000 + 8.000Q
• 500.000 = konstanta (biaya tetap sewa) •
8.000 = konstanta (biaya bahan per unit) •
Q = variabel (kuantitas berubah)
Dalam satu ekspresi, konstanta dan variabel berperan berbeda: konstanta menentukan skala dasar, variabel menentukan perubahan yang terjadi. Kalau Q = 10 → TC = 580.000; kalau Q = 100 → TC = 1.300.000.
Aturan Tanda — Positif dan Negatif dalam Aljabar
Tanda (+) dan (−) menentukan arah nilai. Kesalahan tanda = kesalahan fatal dalam perhitungan bisnis.
Operasi
Aturan
Contoh
(+) × (+)
Positif
3 × 4 = 12
(−) × (−)
Positif (negatif × negatif = positif)
(−3) × (−4) = 12
(+) × (−)
Negatif
3 × (−4) = −12
(−) × (+)
Negatif
(−3) × 4 = −12
(+) + (−)
Kurangi nilai absolut kecil dari yang besar; tanda mengikuti yang lebih besar
7 + (−3) = +4 | 3 + (−7) = −4
(−) + (−)
Negatif, jumlahkan absolut
(−3) + (−4) = −7
Dalam analisis laba = TR − TC, jika TC > TR maka hasilnya negatif — itu rugi. Tanda negatif bukan kesalahan hitung; itu informasi bisnis penting. Nilai absolut (jarak bilangan dari nol tanpa tanda) dinotasikan |x|.
Empat Operasi Dasar pada Ekspresi Aljabar
Suku sejenis (like terms — suku dengan variabel dan eksponen identik) dapat dijumlah/dikurangi. Suku tidak sejenis hanya bisa dikali/dibagi.
Operasi
Syarat
Contoh
Hasil
Penjumlahan
Suku sejenis (eksponen sama)
3x + 5x
8x
Pengurangan
Suku sejenis
7x² − 2x²
5x²
Perkalian
Semua suku bisa dikali
3x · 4x
12x²
Pembagian
Penyebut ≠ nol
12x² ÷ 4x
3x
JANGAN menjumlahkan suku tidak sejenis: 3x + 2x² ≠ 5x³. Koefisien (angka yang mengalikan variabel) hanya bisa digabungkan jika variabel DAN eksponennya identik. Keduanya harus tetap terpisah: 3x + 2x².
Contoh dalam konteks: TC = 200Q + 100Q − 50Q = 250Q (biaya dua divisi dikurangi diskon internal — suku sejenis Q digabung).
Blok 2 dari 4
Sifat Operasi: Komutatif, Asosiatif, Distributif
Tiga sifat yang mengizinkan kita menata ulang, mengelompokkan, dan menyebarkan operasi — fondasi semua manipulasi aljabar dalam rumus bisnis.
KomutatifAsosiatifDistributif
Sifat Komutatif & Asosiatif
Sifat Komutatif
a + b = b + a | a × b = b × a
Urutan tidak mengubah hasil dalam penjumlahan dan perkalian. Contoh bisnis: biaya bahan baku + biaya tenaga kerja = biaya tenaga kerja + biaya bahan baku.
Sifat Asosiatif
(a+b)+c = a+(b+c) | (ab)c = a(bc)
Pengelompokan tidak mengubah hasil. Contoh bisnis: (biaya A + biaya B) + biaya C = biaya A + (biaya B + biaya C).
⚠ Sifat ini HANYA berlaku untuk penjumlahan dan perkalian. Untuk pengurangan dan pembagian, urutan dan pengelompokan sangat berpengaruh: 5 − 3 ≠ 3 − 5; (8 ÷ 4) ÷ 2 ≠ 8 ÷ (4 ÷ 2).
Sifat Distributif — Menyebarkan Perkalian
Sifat terpenting dalam manipulasi aljabar: perkalian tersebar ke semua suku dalam tanda kurung.
a(b + c) = ab + ac | a(b − c) = ab − ac
Contoh Abstrak
3(x + 4) = 3x + 12 ✓
3(x + 4) = 3x + 4 × ← salah, suku kedua tidak dikali 3
Contoh Bisnis — Batik Pekalongan
Harga satuan P, pesan (Qa + Qb) unit dua jenis batik:
P(Qa + Qb) = P·Qa + P·Qb
Kesalahan paling umum: a(b + c) = ab + c — lupa mengalikan suku kedua. Ingat: SEMUA suku dalam kurung harus dikali. Cek cepat: 5(2Q − 3) = 10Q − 15, bukan 10Q − 3.
Selisih kuadrat: a² − b² = (a + b)(a − b) — pola khas
Trinomial kuadrat (ekspresi tiga suku): x² + 5x + 6 = (x+2)(x+3) — cari dua angka: hasil kali = 6, jumlah = 5
Contoh Bisnis — Fungsi Biaya
TC = 4Q² + 8Q
↓ = 4Q(Q + 2)
Terlihat jelas: faktor Q (proporsional output) dan (Q+2) (struktur biaya). Ketika Q = 0, TC = 0.
Pemangkatan & Hukum Eksponen
xn berarti x dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak n kali. Tujuh hukum mengatur interaksi eksponen (pangkat).
Hukum
Notasi
Contoh
Perkalian basis sama
xa · xb = xa+b
x² · x³ = x5
Pembagian basis sama
xa ÷ xb = xa−b
x5 ÷ x² = x³
Pangkat dari pangkat
(xa)b = xab
(x²)³ = x6
Pangkat dari perkalian
(xy)n = xnyn
(2x)³ = 8x³
Pangkat nol (basis ≠ 0)
x0 = 1
50 = 1
Eksponen negatif
x−n = 1/xn
x−2 = 1/x²
Eksponen pecahan
x1/n = n√x
x1/2 = √x
x² ≠ 2x. Pangkat artinya x dikali x (x² = x×x), BUKAN dua kali x (2x = x+x). Jika x = 3: x² = 9 sedangkan 2x = 6 — bedanya nyata.
Akar — Kebalikan dari Pemangkatan
n√x adalah nilai yang jika dipangkatkan n menghasilkan x. Paling umum: akar kuadrat (√) dan akar pangkat tiga (√3).
√x = x1/2 | n√x = x1/n
Sifat Akar Penting
√(ab) = √a · √b ✓ perkalian bisa dipisah
√(a/b) = √a / √b ✓ pembagian bisa dipisah
√(a+b) ≠ √a + √b × penjumlahan TIDAK bisa dipisah
√(x²) = |x| (nilai absolut — selalu positif)
Contoh Ekonomi — Risiko Investasi
Standar deviasi (ukuran penyebaran/risiko data) = √Varians
Varians (rata-rata kuadrat penyimpangan) diambil akarnya untuk mendapatkan ukuran risiko dalam satuan yang sama dengan data asli.
Pecahan Aljabar — Penyederhanaan & Operasi
Pecahan aljabar = pecahan dengan variabel di pembilang, penyebut, atau keduanya. Prinsip sama dengan pecahan biasa.
Operasi
Aturan
Contoh
Penyederhanaan
Batalkan faktor persekutuan (bukan suku)
(6x²y)/(3xy) = 2x
Perkalian
Pembilang × pembilang, penyebut × penyebut
(a/b)·(c/d) = ac/bd
Pembagian
Kalikan dengan kebalikan penyebut
(a/b)÷(c/d) = ad/bc
Penjumlahan
Samakan penyebut, jumlahkan pembilang
a/c + b/c = (a+b)/c
Contoh — Rasio Modal Kerja: Rasio modal kerja (aset lancar / utang lancar — likuiditas jangka pendek). Jika Aset Lancar = 3ab² dan Utang Lancar = 6ab, maka rasio = 3ab²/6ab = b/2. Batalkan faktor persekutuan 3ab terlebih dahulu.
Batalkan faktor (yang mengalikan seluruh ekspresi), BUKAN suku (yang dijumlahkan). Faktorkan pembilang dahulu sebelum membatalkan.
Hitung dari Nol — HDN-1: Biaya Total UMKM Batik Pekalongan
UMKM batik Pekalongan punya fungsi biaya total TC = 3x² + 2x + 500 (dalam ribu Rp). Untuk produksi x = 10 unit, berapa TC?
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Identifikasi
TC = 3x² + 2x + 500 | x = 10
—
2. Substitusi
TC = 3(10)² + 2(10) + 500
—
3. Hitung pangkat
10² = 10 × 10
= 100
4. Kalikan koefisien 3
3 × 100
= 300
5. Kalikan koefisien 2
2 × 10
= 20
6. Jumlahkan semua suku
300 + 20 + 500
= 820
TC = Rp 820 ribu = Rp 820.000. Biaya produksi 10 unit batik terdiri dari: biaya kuadratik 3x² (skala produksi non-linier) = Rp 300 ribu • biaya linier 2x (bahan baku variabel) = Rp 20 ribu • biaya tetap overhead = Rp 500 ribu.
Hitung dari Nol — HDN-2: Rasio Input-Output Pabrik Tekstil
Pabrik tekstil memakai 2a·b² unit bahan baku untuk menghasilkan 4ab unit output. Hitung rasio input/output dan interpretasikan.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Tulis rasio input/output
(2a·b²) / (4ab)
—
2. Pisahkan faktor
(2/4) × (a/a) × (b²/b)
—
3. Sederhanakan koefisien
2 ÷ 4
= 1/2
4. Sederhanakan a/a
Faktor persekutuan a dibatalkan (a ÷ a = a1−1 = a0 = 1)
= 1
5. Sederhanakan b²/b
Hukum eksponen: b² ÷ b = b2−1
= b
6. Gabungkan hasil
(1/2) × 1 × b
= b/2
Hasil: b/2. Untuk setiap satu unit output, pabrik menggunakan b/2 unit input. Ketika b = 2 → rasio = 1 (impas efisiensi). Ketika b < 2, pabrik efisien. Ketika b > 2, input melebihi output.
Studi Kasus: Ongkos Produksi Tempe Skala RT di Semarang
Ibu Sari, produsen tempe di Semarang, ingin tahu biaya total jika produksi berubah dari 20 ke 30 papan. Fungsi biaya: TC(Q) = 2Q² + 150Q + 1.200 (dalam rupiah).
Kenaikan produksi 50% (dari 20 ke 30 papan) menaikkan biaya 50% (dari 5.000 ke 7.500). Biaya per papan tetap Rp 250 — pada kisaran ini belum muncul skala ekonomis (economies of scale — kondisi biaya per unit turun seiring volume naik) maupun disekonomis.
Studi Kasus: Struktur Harga di Pasar Tradisional Semarang
Pedagang di Pasar Johar Semarang menetapkan harga dengan ekspresi aljabar. Sederhanakan dan interpretasikan.
Ekspresi Harga Jual — dari Biaya Pokok ke Harga Akhir
P = (C + 0,25C) − 0,1(C + 0,25C)
C = biaya pokok per unit (harga perolehan barang)
0,25C = margin keuntungan 25%
0,1(C + 0,25C) = diskon grosir 10% dari harga setelah margin
Penyederhanaan Langkah demi Langkah
P = (1 + 0,25)C − 0,1(1,25C)
P = 1,25C − 0,125C
P = 1,125C
Harga jual = 1,125 × biaya pokok. Margin bersih efektif = 12,5%, bukan 25% − 10% = 15%. Bedanya karena diskon dihitung dari harga yang sudah ditambah margin, bukan dari biaya pokok.
Lima Jebakan Aljabar yang Paling Sering Bikin Salah
Jebakan 1 — Distributif Setengah-Setengah
a(b+c) = ab+c ×
a(b+c) = ab+ac ✓
SEMUA suku dalam kurung harus dikali.
Jebakan 2 — Suku Tidak Sejenis Dijumlah
3x + 2x² = 5x³ ×
3x + 2x² tetap terpisah ✓
Eksponen berbeda = tidak sejenis.
Jebakan 3 — Pangkat vs Perkalian
x² = 2x ×
x² = x × x ✓
Jika x = 3: x² = 9, 2x = 6 — bedanya nyata.
Jebakan 4 — Akar dari Jumlah
√(a+b) = √a + √b ×
Hitung √(a+b) langsung ✓
Contoh: √(9+16) = √25 = 5 ≠ 3+4 = 7.
3 Cek sebelum menyerahkan jawaban ujian: (1) distribusi sudah ke SEMUA suku, (2) hanya suku sejenis yang digabung, (3) cek kembali pangkat. Jebakan 5: (a+b)/c = a/c + b/c (bukan a + b/c).
Dari Ekspresi Aljabar ke Grafik — Visualisasi Fungsi
Ekspresi aljabar dapat divisualisasikan sebagai kurva. Fungsi: TC = 3x² + 2x + 500 (dalam ribu Rp)
x (unit)
3x²
+2x
+500
TC
0
0
0
500
500
5
75
10
500
585
10
300
20
500
820
15
675
30
500
1.205
20
1.200
40
500
1.740
Grafik TC berbentuk parabola membuka ke atas — fungsi kuadrat (eksponen tertinggi = 2) menghasilkan grafik berbentuk U. Biaya awalnya relatif datar lalu naik semakin cepat seiring x, mencerminkan kapasitas terbatas.
Latihan & Diskusi Kelas
Kerjakan 5 menit secara mandiri — tulis langkah-langkah seperti format tabel HDN. Lalu bandingkan jawaban dengan teman sebelah.
Latihan 1 — Substitusi
Fungsi biaya warung makan Bu Dewi di Semarang: TC = 5Q² − 3Q + 200
Hitung TC untuk Q = 8 porsi.
Petunjuk: hitung pangkat dulu (8²), lalu substitusi berurutan.
Latihan 2 — Sederhanakan
Sederhanakan: (6a²b) / (3ab) + 4a − 2a
Petunjuk: (1) sederhanakan pecahan dulu, (2) gabungkan suku sejenis.
Strategi: jangan langsung menghitung semua sekaligus. Tulis dulu apa yang diketahui, lalu kerjakan satu langkah per baris. Setelah lima menit, diskusikan jika ada perbedaan hasil — itu tanda adanya kesalahan di salah satu langkah.
Cheat Sheet — Sifat & Hukum Aljabar Inti
Konsep
Rumus / Aturan
Gunakan untuk
Komutatif
a + b = b + a | ab = ba
Menulis ulang urutan
Asosiatif
(a+b)+c = a+(b+c) | (ab)c = a(bc)
Mengelompokkan ulang
Distributif
a(b+c) = ab + ac
Membuka kurung
Faktorisasi
ab + ac = a(b+c)
Menutup kurung
Suku sejenis
3x + 5x = 8x
Menggabungkan koefisien
Pangkat perkalian
xa · xb = xa+b
Menyederhanakan produk
Pangkat pembagian
xa ÷ xb = xa−b
Menyederhanakan pecahan
Pangkat nol
x0 = 1
Menghilangkan suku
Eksponen negatif
x−n = 1/xn
Memindahkan ke penyebut
Akar sebagai pangkat
√x = x1/2
Mengubah format akar
Sepuluh aturan ini mencakup 90% manipulasi aljabar yang Anda butuhkan di mata kuliah ini dan berikutnya. Foto slide ini untuk referensi cepat.
Peta Konsep: Aljabar Dasar sebagai Mesin Matematika Bisnis
Aljabar bukan topik tersendiri — ia adalah bahasa yang Anda pakai untuk mengekspresikan dan menyelesaikan semua model matematika bisnis selanjutnya.
Persiapan Pertemuan Berikutnya
Tugas Mandiri Sebelum Pertemuan 2
Kerjakan soal-soal di Lampiran B (buku ajar) secara mandiri untuk mengidentifikasi bagian yang masih terasa berat.
Coba terapkan aljabar ke kasus bisnis sederhana yang Anda temui sehari-hari.
Pratinjau Pertemuan 2
Fungsi Linier dan Persamaan Linier — dari ekspresi aljabar ke persamaan yang bisa dipecahkan.
Prasyarat wajib dikuasai sebelum hadir:
Sifat distributif dan penyederhanaan suku sejenis
Substitusi variabel ke dalam ekspresi
Hari ini: ✓ Variabel vs konstanta • ✓ Distribusi & faktorisasi • ✓ Pemangkatan & akar • ✓ Pecahan aljabar • ✓ HDN-1 (TC = Rp 820.000) • ✓ HDN-2 (rasio = b/2) • ✓ Dua studi kasus Indonesia.