‹ Daftar slidePertemuan 14: Studi Kasus Terintegrasi: Strategi Manajemen Teknologi Perusahaan Riil
Program Studi Manajemen • FEB UNDIP
Manajemen Teknologi
Pertemuan 14 — Studi Kasus Terintegrasi: Strategi Manajemen Teknologi Perusahaan Riil
Menyatukan 13 pertemuan menjadi satu lensa analisis, lewat perjalanan satu perusahaan teknologi Indonesia yang paling banyak dibicarakan satu dekade terakhir.
RPS MINGGU 15 • 2×50 MENIT
Bagian 1 dari 3
Kerangka & Profil Perusahaan Kasus
Menyusun ulang peta 13 topik menjadi satu lensa analisis, lalu berkenalan dengan perusahaan yang akan kita bedah sepanjang sesi.
Tujuan & Format Pertemuan Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menerapkan seluruh konsep manajemen teknologi satu semester pada satu studi kasus perusahaan riil secara terintegrasi.
Format
3
babak sesi
Kerangka & profil perusahaan → perjalanan teknologi (kurva-S sampai R&D) → risiko, ekosistem & sintesis akhir.
Keluaran
13→1
topik menjadi satu analisis
Kemampuan memetakan satu perusahaan riil ke seluruh kerangka RPS — bekal langsung untuk presentasi kelompok UAS.
Kerangka Analisis Terintegrasi
Tiga belas topik semester ini sebenarnya menjawab satu pertanyaan besar dari sudut berbeda: bagaimana perusahaan mengelola teknologi sebagai sumber keunggulan bersaing?
Perusahaan Kasus: GoTo Group
Hasil merger Gojek (ride-hailing, 2010) dan Tokopedia (marketplace, 2009) pada Mei 2021 — salah satu konsolidasi teknologi terbesar dalam sejarah bisnis Indonesia.
mitra pengemudi & UMKM terhubung (~orde besar, estimasi publik)
Salah satu ekosistem digital terluas di Asia Tenggara sebelum efisiensi 2022–2023.
Status IDX
GOTO
tercatat sejak April 2022
IPO terbesar dalam sejarah Bursa Efek Indonesia saat itu — menjadikan laporannya sumber data publik yang bisa Anda telusuri sendiri.
Bagian 2 dari 3
Perjalanan Teknologi GoTo
Dari kurva-S ride-hailing sampai keputusan make-or-buy — menerapkan topik pertemuan 2 sampai 6.
Siklus Hidup Teknologi: Dari Ride-Hailing ke Super App
Ride-hailing berbasis aplikasi mengikuti kurva-S klasik — dan Gojek menetapkan dominasi desain untuk pasar Indonesia sebelum kompetitor global masuk.
Inovasi Radikal vs Inkremental dalam Perjalanan GoTo
Satu lompatan radikal di awal, diikuti ratusan penyempurnaan inkremental yang menjaga keunggulan bersaing.
Inovasi Radikal
Ride-hailing berbasis aplikasi (2010) — mengubah total cara masyarakat memesan transportasi
Marketplace daring Tokopedia (2009) — menghapus kebutuhan toko fisik bagi UMKM untuk menjangkau pasar nasional
GoPay sebagai dompet digital (2016) — mengubah kebiasaan bayar tunai
Inovasi Inkremental
Penyempurnaan algoritma pencocokan pengemudi-penumpang setiap tahun
Penambahan fitur pembayaran cicilan/PayLater di Tokopedia
Iterasi tampilan aplikasi & sistem rating untuk keamanan
Technology Roadmap: Menyelaraskan Lini Bisnis dengan Strategi
Roadmap GoTo bergeser dari ekspansi agresif (2015–2021) ke efisiensi & profitabilitas (2022–kini) — mengikuti perubahan prioritas strategi.
Periode
Prioritas Strategi
Konsekuensi Roadmap Teknologi
2015–2021
Pertumbuhan pengguna & pangsa pasar
Investasi besar R&D fitur baru, subsidi, ekspansi layanan
2022–2023
Efisiensi & jalur profitabilitas
Konsolidasi platform teknologi, penghentian layanan tumpang tindih
2024–kini
Fokus segmen inti & margin sehat
Integrasi lebih dalam antar-lini bisnis, kolaborasi dengan TikTok Shop
Make-or-Buy: Akuisisi Mayoritas Tokopedia oleh TikTok
Desember 2023: TikTok mengambil ~75,01% saham PT Tokopedia melalui kombinasi bisnis TikTok Shop Indonesia — sebuah keputusan kolaborasi strategis, bukan penjualan penuh.
Dari sudut pandang GoTo, ini adalah keputusan make-or-buy terbalik: alih-alih membangun sendiri kapabilitas live-shopping (belanja langsung via siaran video) yang sudah dikuasai TikTok, GoTo memilih berkolaborasi — menerima investasi & integrasi teknologi TikTok Shop ke Tokopedia, sambil tetap memegang minoritas saham strategis dan hak kendali tertentu.
Hitung dari Nol: NPV Bangun Sendiri vs Lisensi Teknologi
Ilustrasi keputusan make-or-buy: bandingkan Net Present Value (nilai kini bersih) membangun sendiri teknologi pembayaran vs melisensinya, diskonto 10%/tahun selama 3 tahun.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Investasi awal — Bangun Sendiri
diberikan (estimasi kasus)
Rp 50 miliar
2. PV arus kas bersih Tahun 1 (bangun, Rp25 M/tahun)
Rp 25 M ÷ 1,10
Rp 22,73 miliar
3. PV arus kas bersih Tahun 2 (bangun)
Rp 25 M ÷ 1,10²
Rp 20,66 miliar
4. PV arus kas bersih Tahun 3 (bangun)
Rp 25 M ÷ 1,10³
Rp 18,78 miliar
5. NPV Opsi Bangun Sendiri
(22,73+20,66+18,78) − 50
Rp 12,17 miliar
6. Investasi awal — Lisensi
diberikan (estimasi kasus)
Rp 15 miliar
7. Total PV arus kas bersih Tahun 1–3 (lisensi, Rp15 M/tahun neto royalti)
13,64+12,40+11,27
Rp 37,31 miliar
8. NPV Opsi Lisensi
37,31 − 15
Rp 22,31 miliar
Keputusan
Lisensi
Rp 22,31 M > Rp 12,17 M
NPV opsi lisensi lebih tinggi karena investasi awal jauh lebih rendah, meski arus kas bersih tahunannya lebih kecil — pola umum saat teknologi belum menjadi keunggulan bersaing inti. Angka ilustratif untuk melatih metode, bukan data riil GoTo.
Coba Sendiri: Kalkulator NPV & IRR
Ubah investasi awal dan arus kas untuk skenario make-or-buy Anda sendiri, bandingkan NPV dan IRR-nya.
Manajemen R&D & Portofolio Inovasi
GoTo mengelola portofolio inovasinya lintas tiga lini bisnis dengan pendekatan berbeda risiko untuk tiap kategori proyek.
Proyek Inti
Penyempurnaan algoritma rute & pencocokan
Risiko rendah, prioritas tertinggi anggaran R&D
Proyek Perluasan
Fitur baru: PayLater, asuransi mikro dalam aplikasi
Risiko menengah, anggaran bertahap sesuai adopsi
Proyek Eksploratif
Uji coba kendaraan listrik & logistik berbasis AI
Risiko tinggi, anggaran kecil terukur, sering dihentikan cepat
Bagian 3 dari 3
Risiko, Ekosistem & Sintesis
Menutup analisis dengan kekayaan intelektual, adopsi, manajemen proyek, risiko, dan merangkai seluruhnya menjadi pelajaran akhir semester.
Perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai Strategi Bisnis
Paten & merek dagang bukan sekadar formalitas hukum — keduanya melindungi posisi kompetitif GoTo di pasar yang mudah ditiru.
Perlindungan efektif sering lewat kerahasiaan dagang (trade secret), bukan hanya paten
Merek Dagang
Merek "Gojek", "Tokopedia", "GoPay" didaftarkan & dipertahankan aktif terhadap peniruan
Nilai merek jadi aset tak berwujud besar — alasan integrasi tetap memakai nama-nama ini pasca-merger
Difusi Inovasi: Adopsi GoPay di Kalangan UMKM
Model difusi inovasi Rogers menjelaskan mengapa adopsi dompet digital oleh UMKM berjalan bertahap, bukan seketika.
Kategori Adopter
Perilaku terhadap GoPay/QRIS
Inovator & Pengguna Awal
UMKM perkotaan yang sudah familiar transaksi digital, adopsi cepat sejak fitur tersedia
Mayoritas Awal & Akhir
Adopsi setelah melihat tetangga usaha berhasil & setelah insentif/promosi cashback
Laggard (lamban mengadopsi)
Pedagang pasar tradisional/lansia — resisten karena kekhawatiran biaya admin & keterampilan digital
Resistensi umum: kekhawatiran biaya merchant discount rate (MDR), keandalan sinyal internet di lokasi usaha, dan ketidakpercayaan terhadap pencairan dana non-tunai.
Menyatukan sistem teknologi Gojek dan Tokopedia (2021–2022) adalah proyek pengembangan dengan tantangan khas: dua tumpukan teknologi berbeda, satu tenggat integrasi.
Tantangan Teknis
2→1
tumpukan teknologi disatukan
Sistem pembayaran, basis data pengguna, & infrastruktur cloud Gojek dan Tokopedia dibangun terpisah selama bertahun-tahun sebelum merger.
Tantangan Organisasi
2→1
budaya & tim rekayasa disatukan
Dua tim insinyur dengan konvensi kerja & kakas (tools) berbeda harus berkolaborasi dalam satu roadmap bersama.
Berada di dalam ambang toleransi risiko umum perusahaan teknologi (~3 tahun) — secara finansial layak dipertimbangkan, meski risiko organisasional tetap perlu dinilai terpisah. Angka ilustratif untuk melatih metode.
Sintesis: Ekosistem, Model Bisnis & Pelajaran Lintas Topik
Merangkai kembali seluruh 13 topik semester lewat satu perjalanan GoTo — inilah pola yang bisa Anda terapkan pada perusahaan pilihan kelompok Anda.
Kelompok Topik
Pelajaran dari Kasus GoTo
Arah (P1–P4)
Teknologi jadi inti strategi bisnis; roadmap harus ikut bergeser saat prioritas berubah
Sumber Daya (P5–P7)
Make-or-buy tak selalu hitam-putih; IP dilindungi lewat kombinasi merek & kerahasiaan dagang
Eksekusi (P8–P10)
Adopsi butuh strategi per-segmen; integrasi teknologi pasca-merger = tantangan teknis & organisasi sekaligus
Konteks & Risiko (P11–P13)
Ekosistem & kolaborasi (TikTok) bisa jadi solusi risiko; ketergantungan vendor perlu dikelola aktif
Latihan Kelompok & Persiapan Presentasi UAS
Kerja kelompok (15 menit): terapkan kerangka hari ini pada satu perusahaan teknologi pilihan kelompok Anda sendiri.
Instruksi: Pilih satu perusahaan (boleh selain GoTo — mis. Traveloka, Ruangguru, Bank Jago, atau UMKM digital lokal). Susun draf singkat menjawab empat kelompok topik: arah, sumber daya, eksekusi, konteks & risiko. Setiap anggota kelompok bertanggung jawab atas satu kelompok topik.