stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-05
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 5: Rekrutmen dan Seleksi
Program Studi Manajemen • FEB

Manajemen Sumber Daya Manusia I

Pertemuan 5 — Rekrutmen dan Seleksi

Dari kekosongan jabatan sampai kandidat yang menandatangani offer letter: bagaimana perusahaan menarik dan memilih orang yang tepat.

RPS MINGGU 5 • 2×50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan proses rekrutmen dan seleksi SDM secara menyeluruh. Secara rinci:

MEMAHAMI
R
Rekrutmen
Menjelaskan sumber internal & eksternal, kelebihan-kekurangannya, dan kapan tiap sumber dipakai.
MEMAHAMI
S
Seleksi
Menjelaskan tahapan seleksi berurutan dan alat ukur (tes, wawancara, referensi) di tiap tahap.

Anda juga akan mampu menghitung rasio seleksi dan mengevaluasi efektivitas biaya proses rekrutmen sebuah perusahaan.

Mengapa Ini Penting?

Kesalahan rekrutmen bukan sekadar merugikan — biayanya nyata dan besar.

Studi SHRM (Society for Human Resource Management) memperkirakan biaya satu kesalahan perekrutan (bad hire) bisa mencapai ~30% dari gaji tahunan karyawan tersebut — mencakup biaya pelatihan, produktivitas hilang, dan biaya rekrutmen ulang.

Bayangkan Tokopedia merekrut seorang data analyst dengan gaji Rp120 juta/tahun, lalu keluar dalam 3 bulan karena tidak cocok — perusahaan tidak hanya kehilangan gaji yang sudah dibayar, tapi juga waktu tim HR, waktu onboarding, dan kesempatan (opportunity cost) proyek yang tertunda.

Rekrutmen dan seleksi yang baik adalah investasi pencegahan — jauh lebih murah daripada memperbaiki kesalahan setelah orang yang salah sudah bekerja.

Rekrutmen vs Seleksi: Dua Hal Berbeda

Rekrutmen (Recruitment)

Proses mencari dan menarik sebanyak mungkin calon pelamar yang memenuhi kualifikasi, untuk mengisi lowongan jabatan.

  • Arahnya: menambah jumlah kandidat
  • Hasil: kumpulan pelamar (applicant pool)
Seleksi (Selection)

Proses menyaring dan memilih kandidat terbaik dari kumpulan pelamar yang sudah terkumpul.

  • Arahnya: mengurangi/menyaring jumlah kandidat
  • Hasil: satu orang yang diterima kerja
Rekrutmen = corong masuk  →  Seleksi = penyaring bertingkat
Bagian 1 dari 3
Proses & Sumber Rekrutmen
Dari mana perusahaan mencari kandidat, dan bagaimana tahapannya berjalan.

Tahapan Proses Rekrutmen

Rekrutmen berjalan dalam alur yang runtut, dipicu oleh kebutuhan nyata di lapangan.

Ada Lowongan(resign/ekspansi)PermintaanKaryawan (PPK)Tentukan Sumberinternal/eksternalPasang Iklanlowongan kerjaKumpulanPelamar (Pool)

PPK (Permintaan Pengisian Karyawan) adalah dokumen resmi dari manajer lini yang meminta divisi SDM mengisi posisi kosong, biasanya berisi kualifikasi minimum dan target waktu pengisian.

Sumber Rekrutmen: Internal vs Eksternal

SUMBER INTERNAL
Promosi & rotasi karyawan
Contoh: BCA mempromosikan teller berprestasi menjadi supervisor cabang. Lebih cepat, biaya rendah, motivasi karyawan naik — tapi kandidat & ide baru terbatas.
SUMBER EKSTERNAL
Pasar tenaga kerja luar
Contoh: Astra membuka lowongan management trainee untuk fresh graduate se-Indonesia. Ide & keahlian baru masuk — tapi biaya & waktu onboarding lebih besar.
Sebagian besar perusahaan memakai kombinasi: posisi manajerial sering diisi internal (menjaga budaya & loyalitas), posisi teknis baru/skala besar diisi eksternal (mendatangkan keahlian segar).

Saluran Rekrutmen yang Umum Dipakai

SaluranCocok UntukContoh di Indonesia
Job portal onlineVolume besar, semua levelJobStreet, LinkedIn, Glints
Kampus (campus hiring)Fresh graduate, traineeJob fair UNDIP, Unilever Future Leaders
Referral karyawanPosisi butuh kepercayaan tinggiBonus referral di startup teknologi
Agen/headhunterPosisi eksekutif, langkaDirektur keuangan, C-level
Media sosial & website perusahaanMembangun employer brandingKarier.Gojek, Karier.Tokopedia

Hitung dari Nol: Rasio Hasil Rekrutmen (Yield Ratio)

Kasus: Perusahaan Sinar Abadi memasang iklan lowongan Sales Executive. Berikut alur pelamarnya.

LangkahPerhitunganNilai
1. Total pelamar masukData diberikan200 orang
2. Lolos seleksi administrasiData diberikan80 orang
3. Diterima kerja (final)Data diberikan4 orang
4. Yield ratio administrasi80 ÷ 200 × 10040%
5. Yield ratio keseluruhan4 ÷ 200 × 1002%
YIELD RATIO KESELURUHAN
2%
4 diterima dari 200 pelamar
Bagian 2 dari 3
Tahapan & Metode Seleksi
Bagaimana perusahaan menyaring kandidat lewat serangkaian alat ukur.

Tahapan Seleksi Berurutan (Selection Funnel)

1. Seleksi Administrasi (CV/berkas)2. Tes Tertulis (kemampuan, psikotes)3. Wawancara (HR & user)4. Cek Referensi & Tes Kesehatan

Corong ini menyempit di setiap tahap — jumlah kandidat berkurang, tapi biaya per kandidat naik karena tahap lanjut lebih intensif waktu & SDM.

Jenis Alat Ukur dalam Seleksi

TES KEMAMPUAN
IQ
Cognitive ability test
Mengukur kemampuan berpikir logis & numerik. Prediktor kinerja yang cukup kuat untuk banyak jenis pekerjaan.
TES KEPRIBADIAN
P
Psikotes/personality
Mengukur sifat kerja: teliti, tahan tekanan, mudah bekerja tim. Contoh: tes Big Five, Papikostick.
WAWANCARA
W
Interview terstruktur
Wawancara terstruktur (pertanyaan sama untuk semua kandidat) terbukti lebih adil & prediktif dibanding wawancara bebas.

Validitas & Reliabilitas Alat Seleksi

Validitas

Sejauh mana alat tes benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur, dan hasilnya memprediksi kinerja kerja nyata.

Contoh: tes mengetik untuk posisi admin data-entry — valid karena langsung relevan dengan tugas.

Reliabilitas

Sejauh mana alat tes menghasilkan skor yang konsisten jika diulang pada orang & kondisi yang sama.

Contoh: timbangan badan yang setiap ditimbang ulang hasilnya sama — itu reliabel.

Alat seleksi yang baik harus valid DAN reliabel — reliabel saja tidak cukup jika tidak relevan dengan pekerjaan (misalnya tes menyanyi untuk posisi akuntan: reliabel tapi tidak valid).

Hitung dari Nol: Biaya per Karyawan Terekrut (Cost per Hire)

Kasus: Divisi HR PT Nusantara Jaya merekrut 5 karyawan baru dalam satu periode.

LangkahPerhitunganNilai
1. Biaya iklan lowonganData diberikanRp 8.000.000
2. Biaya tes & psikologData diberikanRp 12.000.000
3. Biaya wawancara & administrasiData diberikanRp 5.000.000
4. Total biaya rekrutmen8jt + 12jt + 5jtRp 25.000.000
5. Cost per hireRp 25.000.000 ÷ 5 orangRp 5.000.000
COST PER HIRE
Rp 5 jt
per karyawan yang diterima

Coba Sendiri: Hitung Cost per Hire Divisi Anda

Ubah komponen biaya iklan, tes, dan wawancara serta jumlah karyawan diterima, lalu amati bagaimana cost per hire berubah.

Isu Kritis: Bias dalam Seleksi

Seleksi yang tidak hati-hati bisa jatuh pada diskriminasi — melanggar hukum & merugikan kualitas rekrutmen.

Contoh bias umum: menolak kandidat hanya karena usia, jenis kelamin, suku, atau penampilan fisik yang tidak relevan dengan tugas pekerjaan.
Di Indonesia, UU Ketenagakerjaan (UU No. 13/2003) melarang diskriminasi dalam kesempatan kerja atas dasar suku, agama, ras, jenis kelamin, dan kondisi fisik.

Solusi praktis: gunakan kriteria seleksi berbasis kompetensi pekerjaan (job-related), bukan preferensi personal pewawancara, dan pakai wawancara terstruktur untuk mengurangi bias subjektif.

Bagian 3 dari 3
Keputusan Akhir & Evaluasi
Menutup proses: dari offering letter sampai mengukur efektivitas keseluruhan.

Keputusan Akhir: Dari Kandidat Terpilih ke Karyawan

Langkah Penutup Seleksi
  • Rapat pembanding kandidat (biasanya HR + user)
  • Cek referensi ke atasan sebelumnya
  • Negosiasi gaji & benefit
  • Penerbitan offering letter
Setelah Diterima
  • Tanda tangan kontrak kerja
  • Masuk masa onboarding/orientasi
  • Sering ada masa percobaan (probation) ~3 bulan
Orientasi & penempatan karyawan baru akan menjadi topik pertemuan berikutnya — rekrutmen & seleksi bukan akhir, melainkan awal perjalanan karyawan di perusahaan.

Latihan Kelas: Diskusi Kasus

Kasus: Sebuah startup fintech di Jakarta membuka lowongan Customer Service Officer. Dalam satu minggu, mereka menerima 300 pelamar via job portal online. Tim HR hanya punya waktu 3 hari untuk menyaring sebelum wawancara dimulai.

Diskusikan dalam kelompok (10 menit):

  1. Tahapan seleksi mana yang paling efisien untuk menyaring 300 pelamar dengan cepat?
  2. Alat ukur apa yang paling cocok untuk posisi customer service (bukan posisi teknis)?
  3. Bagaimana startup ini bisa menekan cost per hire tanpa mengorbankan kualitas seleksi?

Rangkuman: Peta Proses Rekrutmen & Seleksi

TahapFokusMetrik Kunci
RekrutmenMenarik kandidat sebanyak & sebaik mungkinYield ratio
Seleksi administrasiMenyaring berkas & kualifikasi dasar% lolos administrasi
Tes & wawancaraMengukur kemampuan, kepribadian, kecocokanValiditas & reliabilitas alat tes
Keputusan akhirOffering letter & kontrak kerjaCost per hire
Ingat: rekrutmen "menambah" kandidat, seleksi "menyaring" kandidat — dan keduanya harus dijalankan tanpa bias yang melanggar prinsip kesetaraan kerja.

Penutup: Tugas & Minggu Depan

Minggu Depan

Orientasi & Penempatan Karyawan — apa yang terjadi setelah offering letter ditandatangani, dan bagaimana karyawan baru diintegrasikan ke perusahaan.

TUGAS INDIVIDU
Sebelum pertemuan 6
Cari 1 lowongan kerja nyata (JobStreet/LinkedIn) dan identifikasi: sumbernya internal/eksternal? Tahapan seleksi apa yang disebutkan?