stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-05
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 5: Identifikasi Risiko (Bagian 2)
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Manajemen Risiko

Pertemuan 5 — Identifikasi Risiko (Bagian 2)

Teknik identifikasi lanjut: analisis skenario, brainstorming terstruktur, wawancara, dan metode Delphi — lalu menyusun risk register pertama Anda.

RPS MINGGU 5 • 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda mampu menerapkan teknik identifikasi risiko lanjut dan menyusun risk register awal. Secara rinci:

CAPAIAN 1
4 TEKNIK
Menjelaskan cara kerja analisis skenario, brainstorming, wawancara, dan metode Delphi (teknik konsensus ahli bertahap-anonim).
CAPAIAN 2
RISK REGISTER
Menyusun kolom inti risk register (daftar risiko terstruktur) dari hasil identifikasi kasus nyata.

Recap Cepat: Apa yang Sudah Kita Bahas Minggu Lalu?

Pertemuan 4 menutup identifikasi risiko dasar: prosedur umum dan teknik awal.

LANGKAH 1
SUMBER
Memetakan sumber risiko internal & eksternal organisasi.
LANGKAH 2
DAFTAR
Membuat daftar awal indikasi risiko dari checklist & dokumen historis.
LANGKAH 3
DASAR
Teknik dasar: checklist, analisis dokumen, dan observasi lapangan.
Masalahnya: teknik dasar ini cenderung menangkap risiko yang sudah pernah terjadi. Bagaimana menangkap risiko yang belum pernah terjadi tapi berpotensi besar? Itulah fokus hari ini.
Bagian 1 dari 4
Analisis Skenario
Membayangkan masa depan secara sistematis untuk menemukan risiko yang belum pernah terjadi.

Apa Itu Analisis Skenario?

Analisis skenario (scenario analysis) adalah teknik menyusun beberapa gambaran masa depan yang berbeda dan masuk akal, lalu menganalisis dampaknya terhadap organisasi.

TIGA JENIS SKENARIO YANG UMUM DISUSUN
  • Skenario optimis — kondisi terbaik yang realistis (mis. permintaan naik 20%).
  • Skenario dasar (base case) — kondisi paling mungkin terjadi berdasarkan tren saat ini.
  • Skenario pesimis / ekstrem — kondisi terburuk yang masih masuk akal (mis. krisis nilai tukar rupiah, resesi global).
Beda dengan ramalan (forecast): analisis skenario TIDAK mencoba menebak satu masa depan yang paling akurat, tapi menyiapkan organisasi untuk beberapa kemungkinan sekaligus.

Alur Kerja Analisis Skenario

Empat langkah sistematis dari penetapan variabel kunci sampai rencana mitigasi per skenario.

1. Tetapkanvariabel kunci2. Susun3 skenario3. Uraikandampak per skenario4. Rumuskanmitigasi awal
Contoh variabel kunci: kurs rupiah/dolar, harga BBM, tingkat suku bunga acuan BI, permintaan pasar.
Bagian 2 dari 4
Brainstorming Terstruktur
Menggali risiko dari perspektif kolektif tim lintas fungsi — teknik paling murah dan paling sering dipakai.

Brainstorming Terstruktur: Aturan Main

Sesi curah-pendapat lintas fungsi untuk menemukan risiko yang tidak terlihat dari satu sudut pandang saja.

SYARAT SESI EFEKTIF
  • Ada fasilitator netral yang menjaga alur.
  • Peserta lintas fungsi (bukan cuma satu divisi).
  • Fase generate dulu (tanpa kritik) baru fase evaluasi.
  • Semua ide dicatat, sekecil apa pun.
JEBAKAN UMUM
  • Groupthink — semua ikut opini paling senior/vokal.
  • Suara junior/staf lini depan tenggelam.
  • Sesi tanpa target waktu jadi ngalor-ngidul.

Studi Kasus Mini: Brainstorming Risiko Warung Digital "Kopi Kita"

Kasus: UMKM kedai kopi yang baru buka layanan pesan-antar via aplikasi (GoFood/GrabFood).

HASIL SESI BRAINSTORMING TIM (5 PESERTA LINTAS PERAN)
Dari Kasir
  • Sistem pembayaran QRIS sering error
Dari Kurir Mitra
  • Alamat pelanggan sering salah/kurang jelas
Dari Pemilik
  • Ketergantungan pada 1 platform (GoFood)
Perhatikan: risiko "ketergantungan platform" baru muncul karena sudut pandang PEMILIK dilibatkan — kalau brainstorming cuma melibatkan kasir, risiko ini bisa terlewat sama sekali.
Bagian 3 dari 4
Wawancara & Metode Delphi
Menggali pengetahuan tersembunyi (tacit knowledge) dari individu, dan konsensus ahli tanpa tekanan kelompok.

Wawancara: Menggali Tacit Knowledge

Wawancara satu-per-satu dengan pemilik proses (process owner) untuk mengungkap risiko yang tidak tertulis di dokumen manapun — disebut tacit knowledge (pengetahuan tersirat, pengalaman yang belum pernah didokumentasikan).

KAPAN DIPAKAI
TOPIK SENSITIF
Isu yang orang segan bicarakan di forum terbuka (mis. kelemahan internal, potensi fraud).
KUNCI SUKSES
PERTANYAAN TERBUKA
"Ceritakan kejadian nyaris gagal (near-miss) yang pernah Anda alami di sini" — bukan pertanyaan ya/tidak.
Contoh: pewawancara audit internal Bank Mandiri menemukan celah prosedur approval kredit justru dari cerita informal petugas cabang, bukan dari dokumen SOP resmi.

Metode Delphi: Konsensus Ahli Tanpa Tekanan Kelompok

Metode Delphi mengumpulkan pendapat sekelompok ahli secara anonim & bertahap (beberapa putaran kuesioner) sampai tercapai konsensus — TANPA mereka bertatap muka langsung.

MENGAPA ANONIM? MENGHINDARI DUA BIAS
  • Bias otoritas — peserta junior segan membantah pendapat direktur/senior.
  • Groupthink — tekanan sosial untuk "ikut mayoritas" di forum terbuka.

Hitung dari Nol: Skor Konsensus Delphi Putaran ke Putaran

5 ahli menilai kemungkinan (likelihood) risiko "gangguan pasokan bahan baku impor" pada skala 1–10. Hitung rentang (selisih maks–min) tiap putaran untuk melihat apakah konsensus tercapai.

LangkahPerhitunganNilai
1. Skor Putaran 1 (5 ahli){4, 8, 5, 9, 6}Maks 9, Min 4
2. Rentang Putaran 19 − 4Rentang = 5
3. Skor Putaran 2 (setelah lihat rangkuman){6, 7, 6, 8, 7}Maks 8, Min 6
4. Rentang Putaran 28 − 6Rentang = 2
5. Penurunan rentang(5 − 2) ÷ 5 × 100Turun 60%
KESIMPULAN
KONVERGEN
Rentang turun tajam → opini ahli mulai sepakat, proses Delphi bisa dihentikan.
Bagian 4 dari 4
Menyusun Risk Register
Mengubah hasil keempat teknik identifikasi menjadi satu dokumen terstruktur yang bisa dianalisis dan dikelola.

Apa Itu Risk Register?

Risk register (daftar risiko) adalah dokumen terstruktur yang mencatat SETIAP risiko teridentifikasi secara konsisten, menjadi dasar untuk analisis dan evaluasi di pertemuan-pertemuan berikutnya.

KOLOM INTI RISK REGISTER (TAHAP IDENTIFIKASI)
ID Risiko
Kode unik, mis. R-01
Deskripsi Risiko
Kejadian & penyebabnya
Kategori
Operasional/finansial/dll.
Sumber Teknik
Skenario/brainstorming/wawancara/Delphi
Pemilik Risiko
Divisi/individu penanggung jawab
Tanggal Catat
Untuk audit trail

Contoh Risk Register Terisi — Kasus Startup Fintech "DanaCepat"

Hasil kombinasi keempat teknik identifikasi minggu ini, dirapikan ke format risk register.

IDDeskripsi RisikoKategoriSumber Teknik
R-01Gagal bayar massal peminjam saat resesiKreditAnalisis skenario
R-02Sistem API pembayaran down saat jam sibukOperasionalBrainstorming
R-03Celah approval pinjaman tanpa verifikasi gandaKepatuhanWawancara
R-04Model credit scoring bias terhadap wilayah tertentuReputasiDelphi
Perhatikan kolom "Sumber Teknik" — setiap baris risk register bisa ditelusuri balik ke teknik identifikasi mana yang menemukannya. Ini bukti bahwa keempat teknik hari ini saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Hitung dari Nol: Dari Cerita Mentah ke Baris Risk Register

Walkthrough bertahap mengubah satu cerita wawancara MENTAH menjadi satu baris risk register yang rapi.

LangkahPerhitunganNilai
1. Cerita mentah dari wawancara"Kadang kurir kirim ke alamat salah karena GPS aplikasi meleset di area padat"Data mentah
2. Ekstrak inti risikoBuang detail personal, ambil pola berulangKesalahan lokasi GPS
3. Tulis deskripsi bakuFormat: [kejadian] akibat [penyebab]"Pengiriman gagal akibat GPS tidak akurat di area padat"
4. Tetapkan kategoriCocokkan ke taksonomi risiko organisasiOperasional
5. Tetapkan pemilikSiapa yang mengelola operasional pengiriman?Divisi Logistik

Kapan Pakai Teknik yang Mana?

Keempat teknik punya kekuatan berbeda — pilih sesuai konteks, atau kombinasikan seperti kasus DanaCepat tadi.

TeknikKekuatan UtamaKelemahan
Analisis skenarioMenangkap risiko masa depan/ekstremButuh waktu & data variabel kunci
BrainstormingCepat, murah, banyak perspektifRawan groupthink
WawancaraMenggali tacit knowledge mendalamButuh banyak waktu per individu
DelphiKonsensus ahli tanpa bias otoritasProsesnya lambat (berputaran)

Latihan Kelompok: Susun Risk Register Anda

Waktu: 20 menit. Bentuk kelompok 4–5 orang, pilih SATU organisasi (kampus, warung/UMKM keluarga, atau startup fiktif).

INSTRUKSI
  • Gunakan minimal 2 dari 4 teknik hari ini (boleh simulasi wawancara internal kelompok).
  • Identifikasi minimal 4 risiko berbeda.
  • Tulis dalam format risk register: ID, deskripsi, kategori, sumber teknik, pemilik.
  • Siapkan 1 juru bicara untuk presentasi singkat 2 menit per kelompok.
Risk register ini akan menjadi CIKAL BAKAL tugas besar Anda di pertemuan 13–14. Simpan baik-baik.

Rangkuman & Persiapan Minggu Depan

CHEAT SHEET HARI INI
  • Analisis skenario — bayangkan optimis/dasar/pesimis.
  • Brainstorming — lintas fungsi, hindari groupthink.
  • Wawancara — gali tacit knowledge individu.
  • Delphi — konsensus ahli anonim bertahap.
  • Risk register — dokumen inti, 6 kolom dasar.
MINGGU DEPAN — PERTEMUAN 6
ANALISIS RISIKO
VaR (Value at Risk), simulasi Monte Carlo, metode historis & analitik. Bawa risk register kelompok Anda — kita akan MENGUKUR risiko yang sudah diidentifikasi hari ini.