stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Identifikasi Risiko (Bagian 1)
Program Studi Bisnis Digital • FEB

Manajemen Risiko

Pertemuan 4 — Identifikasi Risiko (Bagian 1)

Dari konteks yang sudah ditetapkan minggu lalu, kini kita mulai menemukan risiko apa saja yang mengintai organisasi — proses, prosedur, dan teknik dasarnya.

RPS MINGGU 4 • 2×50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:

TUJUAN 1
Proses & Prosedur
Menjelaskan proses dan prosedur identifikasi risiko secara sistematis — bukan menebak-nebak secara acak.
TUJUAN 2
Indikasi Awal
Menentukan tanda-tanda awal (early warning signs) bahwa sebuah risiko sedang tumbuh di dalam organisasi.
TUJUAN 3
Teknik Dasar
Menguraikan teknik-teknik identifikasi risiko dasar: checklist, SWOT untuk risiko, dan flowchart proses bisnis.
TUJUAN 4
Sumber Risiko
Mengenali sumber-sumber informasi untuk menggali risiko: laporan keuangan, keluhan pelanggan, audit internal.

Mengapa Identifikasi Risiko Krusial?

Anda tidak bisa mengelola apa yang tidak Anda ketahui. Risiko yang tidak teridentifikasi adalah risiko yang paling berbahaya — karena tidak ada yang mengawasinya.

Kasus nyata: Gojek pada masa awal ekspansi menghadapi risiko keamanan pengemudi & penumpang yang awalnya tidak terpetakan secara sistematis. Setelah insiden-insiden dilaporkan, perusahaan baru membangun fitur SOS, verifikasi identitas, dan asuransi perjalanan — sebuah proses identifikasi risiko yang seharusnya dilakukan proaktif, bukan reaktif.
TANPA IDENTIFIKASI
Reaktif
Organisasi baru sadar ada risiko setelah kerugian terjadi. Biaya penanganan jauh lebih mahal.
DENGAN IDENTIFIKASI
Proaktif
Organisasi mengantisipasi risiko sebelum terjadi, menyiapkan mitigasi lebih awal & murah.
Bagian 1 dari 4
Apa itu Identifikasi Risiko?
Definisi, posisi dalam proses manajemen risiko, dan mengapa tahap ini menjadi fondasi seluruh proses selanjutnya.

Definisi Identifikasi Risiko

Identifikasi Risiko = proses menemukan, mengenali, dan mendeskripsikan risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.

Tujuannya menghasilkan daftar risiko yang komprehensif berdasarkan peristiwa yang mungkin mendukung, meningkatkan, mencegah, menurunkan, mempercepat, menunda, atau menghalangi pencapaian tujuan.

TIGA UNSUR YANG WAJIB DITEMUKAN
Sumber risiko
dari mana risiko berasal (internal/eksternal)
Peristiwa
kejadian spesifik apa yang bisa terjadi
Dampak potensial
konsekuensi bila peristiwa terjadi

Posisi Identifikasi dalam Proses Manajemen Risiko

Identifikasi risiko adalah tahap kedua dari lima tahap inti proses manajemen risiko (mengikuti kerangka ISO 31000).

PenetapanKonteksIdentifikasiRisiko(HARI INI)AnalisisRisikoEvaluasiRisikoPerlakuanRisikoPertemuan 3Pertemuan 6Pertemuan 12Pertemuan 12
Ingat: kualitas identifikasi menentukan kualitas seluruh proses berikutnya — risiko yang tidak teridentifikasi tidak akan pernah dianalisis, dievaluasi, atau diperlakukan sama sekali.
Bagian 2 dari 4
Proses & Prosedur Identifikasi
Langkah sistematis dari sumber informasi mentah sampai daftar risiko awal yang terstruktur.

Dari Mana Informasi Risiko Digali?

Risiko meninggalkan jejak. Tugas Anda adalah menelusuri jejak itu dari berbagai sumber, bukan menciptakan risiko dari imajinasi.

SUMBER INTERNAL
Data Organisasi
Laporan keuangan, audit internal, keluhan pelanggan, laporan insiden, notulen rapat.
SUMBER EKSTERNAL
Lingkungan Luar
Berita industri, regulasi baru OJK/Kemenkeu, laporan pesaing, tren pasar, media sosial.
SUMBER MANUSIA
Pengalaman Tim
Wawancara karyawan lini depan, brainstorming manajemen, pengalaman praktisi senior.
Contoh: seorang customer service Tokopedia yang setiap hari membaca ratusan keluhan adalah sumber informasi risiko yang sangat berharga — ia tahu pola masalah jauh sebelum masalah itu muncul di laporan keuangan kuartalan.

Prosedur Identifikasi Risiko: 5 Langkah

LangkahAktivitasOutput
1Kumpulkan dataTinjau laporan internal & berita eksternalBahan mentah risiko
2Libatkan pemangku kepentinganWawancara & workshop lintas divisiPerspektif beragam
3Terapkan teknik identifikasiChecklist, SWOT, flowchart prosesDaftar risiko kandidat
4Deskripsikan tiap risikoSumber, peristiwa, dampak potensialRisiko terdefinisi jelas
5DokumentasikanSusun daftar risiko awal (draf risk register)Daftar risiko awal
Output akhir bagian ini adalah daftar risiko awal — belum dianalisis atau diprioritaskan, itu tugas pertemuan berikutnya.

Mengenali Indikasi Risiko Sejak Dini

Indikator risiko awal (early warning indicators) adalah sinyal kecil yang, bila diabaikan, bisa membesar menjadi masalah signifikan.

CONTOH SINYAL AWAL
  • Keluhan pelanggan meningkat 3 bulan berturut-turut
  • Tingkat turnover karyawan naik tajam
  • Piutang tak tertagih mulai bertambah
  • Server sering mengalami downtime singkat
JIKA DIABAIKAN → BERKEMBANG JADI
  • Kehilangan pelanggan massal & reputasi rusak
  • Hilangnya keahlian kunci, biaya rekrutmen naik
  • Risiko likuiditas & kerugian kredit besar
  • Pemadaman total, hilangnya kepercayaan pengguna
Bagian 3 dari 4
Teknik-Teknik Identifikasi Dasar
Checklist, analisis SWOT untuk risiko, dan pemetaan proses bisnis (flowchart) — tiga alat yang siap Anda pakai langsung.

Teknik 1: Checklist Risiko

Daftar risiko standar yang sudah disusun dari pengalaman industri sejenis — dicocokkan satu per satu dengan kondisi organisasi Anda.

CONTOH CHECKLIST RISIKO OPERASIONAL E-COMMERCE UMKM
Item ChecklistBerlaku?
Ketergantungan pada 1 platform (mis. hanya Shopee)Ya — risiko tinggi
Stok barang tidak terpantau real-timeYa — risiko tinggi
Tidak ada cadangan kurir pengirimanTidak berlaku
Password admin dipakai bersama timYa — risiko keamanan
Kelebihan: cepat, murah, mudah dipakai pemula. Kelemahan: hanya menangkap risiko yang sudah pernah masuk daftar — risiko baru/unik bisa terlewat.

Teknik 2: Analisis SWOT untuk Risiko

SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) biasa dipakai untuk strategi — di sini kita fokuskan khusus untuk menggali risiko.

WEAKNESSES → RISIKO INTERNAL
Kelemahan
Contoh: sistem TI Bank BTPN Syariah yang sudah tua rentan gangguan saat volume transaksi digital melonjak.
THREATS → RISIKO EKSTERNAL
Ancaman
Contoh: kompetitor baru dengan modal besar masuk pasar — ancaman pangsa pasar bagi warung digital lokal.
Fokus identifikasi risiko ada pada kuadran Weaknesses & Threats — dua kuadran ini yang berpotensi menghalangi pencapaian tujuan. Strengths & Opportunities tetap dicatat untuk konteks, tapi bukan fokus utama.

Teknik 3: Pemetaan Proses Bisnis (Flowchart)

Gambarkan alur proses bisnis langkah demi langkah, lalu tandai titik rawan di setiap tahap.

Pesanan MasukVerifikasi StokPengemasanPengirimanDiterima PembeliTITIK RAWAN: stok tak sinkronTITIK RAWAN: kurir terlambat
Teknik ini efektif untuk risiko operasional karena memaksa Anda melihat proses secara menyeluruh, bukan potongan-potongan terpisah — pola ini yang akan diperdalam di Pertemuan 7 (Risiko Operasional & SDM).
Bagian 4 dari 4
Praktik: Menyusun Daftar Risiko Awal
Latihan terpandu, hitung dari nol, dan rangkuman sebelum kita bertemu lagi minggu depan.

Hitung dari Nol: Menyusun Checklist Risiko Kasus Warung Digital "Berkah Jaya"

Ikuti langkah demi langkah bagaimana checklist risiko dibangun untuk sebuah warung kelontong yang baru buka lapak di Tokopedia.

LangkahPerhitungan / AktivitasHasil
1. Kumpulkan dataBaca 3 bulan riwayat keluhan pembeli di dashboard toko12 keluhan tercatat
2. Kelompokkan pola12 keluhan ÷ 4 kategori (stok, kirim, kemasan, respons)rata-rata 3 per kategori
3. Bandingkan checklist standarCocokkan 4 kategori dengan checklist industri retail4 dari 4 item cocok
4. Tandai risiko tinggiKategori dengan >3 keluhan/bulan = prioritas tinggi2 kategori risiko tinggi
5. Susun daftar awalDokumentasikan 2 risiko tinggi + 2 risiko sedang4 risiko teridentifikasi
HASIL AKHIR CHECKLIST
4 Risiko
2 prioritas tinggi (stok & kemasan), 2 sedang (kirim & respons)

Hitung dari Nol: Titik Rawan Proses via Flowchart Kasus "Klinik Sehat Prima"

Klinik kecantikan digital ini memetakan proses reservasi online untuk menemukan titik rawan operasional.

LangkahPerhitungan / AktivitasHasil
1. Petakan prosesUraikan alur reservasi jadi 5 tahap berurutan5 tahap teridentifikasi
2. Catat waktu tiap tahapUkur rata-rata durasi tiap tahap (menit)total 45 menit/pasien
3. Cari tahap terlama45 menit ÷ 5 tahap = rata-rata 9 menit/tahaptahap "verifikasi jadwal dokter" = 20 menit
4. Bandingkan vs rata-rata20 menit − 9 menit rata-rata+11 menit di atas rata-rata
5. Tetapkan titik rawanTahap dgn deviasi >5 menit = titik rawan operasional1 titik rawan ditemukan
TITIK RAWAN TERIDENTIFIKASI
Verifikasi Jadwal
20 menit vs rata-rata 9 menit — berpotensi risiko antrean & keluhan pasien

Kapan Memakai Teknik yang Mana?

PERBANDINGAN TIGA TEKNIK DASAR
TeknikPaling cocok untukKeterbatasan utama
ChecklistOrganisasi baru, risiko yang umum di industriTidak menangkap risiko unik/baru
SWOT untuk RisikoRisiko strategis level manajemen puncakBisa subjektif, tergantung siapa yang menilai
Flowchart ProsesRisiko operasional dalam alur kerja spesifikButuh waktu memetakan proses secara detail
Dalam praktik, ketiga teknik ini dikombinasikan, bukan dipilih salah satu saja — checklist untuk cakupan luas, SWOT untuk arah strategis, flowchart untuk detail operasional.

Latihan Kelas: Identifikasi Risiko Cepat

Kerjakan berkelompok (3-4 orang), waktu 10 menit.

INSTRUKSI
  • Pilih satu bisnis digital yang Anda kenal (mis. aplikasi ojek online, marketplace, dompet digital, atau bisnis kelompok Anda sendiri).
  • Gunakan teknik checklist: buat 5 item checklist risiko yang relevan.
  • Tandai minimal 2 item sebagai risiko prioritas tinggi beserta alasannya.
  • Satu kelompok akan diminta presentasi singkat (2 menit) di akhir sesi.
Ingat: fokus pada menemukan risiko saja hari ini — jangan buru-buru menganalisis besaran/probabilitasnya, itu topik pertemuan keenam.

Rangkuman & Menuju Pertemuan 5

CHEAT SHEET HARI INI
  • Identifikasi risiko = tahap kedua proses manajemen risiko
  • Sumber informasi: internal, eksternal, dan manusia
  • 5 langkah prosedur: kumpulkan → libatkan → terapkan teknik → deskripsikan → dokumentasikan
  • 3 teknik dasar: checklist, SWOT risiko, flowchart
MINGGU DEPAN — PERTEMUAN 5
Identifikasi Risiko (2)
Teknik lanjutan: analisis skenario, brainstorming terstruktur, wawancara mendalam, metode Delphi — lalu praktik menyusun risk register identifikasi lengkap.
Tugas sebelum pertemuan berikutnya: bawa hasil checklist latihan kelompok hari ini — akan dipakai sebagai bahan awal teknik lanjutan minggu depan.