‹ Daftar slidePertemuan 8: Strategi Pemeliharaan dan Keandalan
Program Studi Manajemen • FEB
Manajemen Operasi II
Pertemuan 8 — Strategi Pemeliharaan & Keandalan
Mencegah kerusakan sebelum terjadi, meminimalkan downtime, dan memaksimalkan nilai aset melalui pemeliharaan prediktif, RCM, dan OEE.
RPS MINGGU 8 • SUB-CPMK 8 • DURASI 2 × 50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda mampu merancang dan menganalisis strategi pemeliharaan. Secara rinci:
CAPAIAN 1 — KEANDALAN (RELIABILITY)
SERI & PARALEL
Menghitung keandalan sistem dalam konfigurasi seri dan paralel, serta memahami pentingnya redundansi.
CAPAIAN 2 — METRIK KERJA
MTBF, MTTR, OEE
Menganalisis kinerja peralatan menggunakan metrik operasional utama seperti Mean Time Between Failures dan Overall Equipment Effectiveness.
CAPAIAN 3 — STRATEGI
PREVENTIF & PREDIKTIF
Mengevaluasi trade-off biaya antara pemeliharaan reaktif (korektif) dan proaktif (preventif/prediktif).
CAPAIAN 4 — STUDI KASUS
RCM & TPM
Mengaplikasikan konsep Reliability-Centered Maintenance dan Total Productive Maintenance dalam studi kasus industri nyata.
Hook: Mengapa Pemeliharaan Itu Penting?
Dampak kerusakan mesin bukan hanya biaya perbaikan, tapi hilangnya kapasitas dan kepercayaan pelanggan.
REAKTIF (BREAKDOWN)
MEMPERBAIKI SAAT RUSAK
Mesin dipaksa bekerja sampai mati. Biaya perbaikan tiba-tiba sangat besar, produksi terhenti total, buruh menganggur. Downtime tinggi.
PROAKTIF (PREDIKTIF)
MENCEGAH SEBELUM RUSAK
Menggunakan sensor dan data untuk mendeteksi keausan. Suku cadang diganti pada waktu istirahat yang dijadwalkan. Uptime maksimal.
Fakta Industri: Biaya unplanned downtime (kerusakan mendadak) bisa mencapai 10 kali lipat biaya pemeliharaan terencana.
Bagian 1 dari 4
Konsep Dasar Keandalan (Reliability)
Mengukur probabilitas sistem akan berfungsi sesuai rancangan, serta strategi redundansi komponen.
ProbabilitasSeriParalel
Apa Itu Keandalan (Reliability)?
Keandalan adalah peluang bahwa suatu produk atau bagian mesin akan berfungsi dengan baik untuk periode waktu tertentu pada kondisi yang telah ditentukan.
SISTEM SERI: KEANDALAN MENURUN SEIRING JUMLAH KOMPONEN
Dalam sistem seri, jika satu komponen gagal, maka seluruh sistem gagal.
Rs = R1 × R2 × R3 × ... × Rn
Contoh: Sistem dengan 3 komponen (R1=0,90, R2=0,90, R3=0,90). Rs = 0,90 × 0,90 × 0,90 = 0,729 (72,9%).
Keandalan sistem seri selalu lebih rendah daripada komponen yang paling tidak andal di dalam sistem tersebut.
Meningkatkan Keandalan: Redundansi (Sistem Paralel)
Untuk meningkatkan keandalan sistem, kita memasang komponen cadangan secara paralel. Sistem hanya gagal jika semua komponen gagal.
SISTEM PARALEL: MENCEGAH KEGAGALAN TOTAL
Rp = 1 − [(1 − R1) × (1 − R2)]
Contoh: Sebuah komponen memiliki keandalan R=0,80. Tambahkan satu cadangan identik (R=0,80) secara paralel. Prob. gagal masing-masing = 1 - 0,80 = 0,20. Prob. keduanya gagal = 0,20 × 0,20 = 0,04. Rp = 1 − 0,04 = 0,96 (96%).
Redundansi drastis meningkatkan keandalan dari 80% menjadi 96%, mengorbankan biaya tambahan untuk komponen cadangan.
Metrik Kinerja: MTBF dan MTTR
MTBF
Mean Time Between Failures
Waktu rata-rata antara satu kegagalan dengan kegagalan berikutnya. Semakin tinggi, semakin baik. Mengukur Keandalan.
MTTR
Mean Time To Repair
Waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk memperbaiki dan mengembalikan mesin ke kondisi operasi. Semakin rendah, semakin baik. Mengukur Maintainability.
Tingkat Kegagalan (Failure Rate, FR) = Jumlah Kegagalan ÷ Total Waktu Operasi MTBF = 1 ÷ FR
Bagian 2 dari 4
Strategi Pemeliharaan Utama
Memilih antara reaktif, preventif, prediktif, serta kurva biaya.
ReaktifPreventifPrediktif
Evolusi Strategi Pemeliharaan
1. KOREKTIF (REAKTIF)
Run to Failure
Biarkan mesin beroperasi sampai rusak. Berlaku untuk komponen murah dan mudah diganti (mis. lampu bohlam).
2. PREVENTIF
Time-Based
Pemeliharaan rutin berdasarkan waktu/penggunaan (mis. ganti oli tiap 5000 km). Seringkali mengganti part yang masih bagus.
3. PREDIKTIF
Condition-Based
Memantau getaran, suhu, pelumas untuk memprediksi kapan rusak. Tindakan diambil tepat sebelum gagal. Sangat efisien.
Kurva Trade-off Biaya Pemeliharaan
Perusahaan harus mencari titik keseimbangan (optimal) antara biaya pemeliharaan dan kerugian akibat kerusakan.