Dari Memahami Isi Pekerjaan sampai Menentukan Peringkat Gaji
Mata Kuliah Manajemen Kompensasi · Program Studi Manajemen · FEB UNDIP
Bagian 1 dari 3
Fondasi Analisis Jabatan
Memahami isi pekerjaan sebelum menilai nilainya
Apa itu Analisis Jabatan?
Definisi Kerja
Analisis jabatan (job analysis) adalah proses sistematis mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menganalisis informasi tentang tugas, tanggung jawab, dan persyaratan suatu jabatan — bukan tentang orang yang sedang memegangnya.
Fokus pada jabatan (posisi), bukan performa individu pemegangnya
Menjawab: apa yang dikerjakan, bagaimana, mengapa, dan dengan syarat apa
Menjadi dasar bagi rekrutmen, penilaian kinerja, pelatihan, dan kompensasi sekaligus
Contoh Sederhana
Bayangkan posisi Staf Payroll di sebuah perusahaan manufaktur di Semarang. Analisis jabatan menjawab pertanyaan seperti:
Tugas hariannya apa saja — rekap absensi, hitung lembur?
Alat kerja apa yang dipakai — software payroll, Excel?
Syarat pendidikan & pengalaman minimal apa?
Mengapa Analisis Jabatan Krusial bagi Kompensasi?
Tanpa data jabatan yang akurat, keputusan gaji jadi tebakan — rawan gugatan & ketidakpuasan.
Dasar Keadilan Internal
Membandingkan nilai relatif antar-jabatan butuh data yang setara — bukan asumsi subjektif atasan.
Dasar Hukum & Kepatuhan
Mendukung prinsip equal pay for equal work — melindungi perusahaan dari klaim diskriminasi gaji.
Dasar Struktur Gaji
Menjadi input langsung untuk evaluasi jabatan, job grading, hingga rentang gaji per grade.
Metode Pengumpulan Data Analisis Jabatan
Metode
Cara Kerja
Kelebihan & Keterbatasan
Wawancara
Tanya langsung ke pemegang jabatan & atasannya
Kaya konteks, tapi memakan waktu
Kuesioner Terstruktur
Isi formulir standar, mis. Position Analysis Questionnaire
Efisien untuk banyak jabatan sekaligus
Observasi
Analis mengamati langsung pekerjaan berlangsung
Objektif, cocok untuk pekerjaan fisik/rutin
Catatan Harian (Log)
Pemegang jabatan mencatat aktivitas hariannya
Detail, tapi rawan bias pelaporan diri
Praktik terbaik: kombinasikan minimal dua metode — misalnya kuesioner untuk skala besar, diperdalam wawancara untuk jabatan kunci — agar data lebih valid.
Output: Deskripsi vs Spesifikasi Jabatan
Deskripsi Jabatan (Job Description)
Berisi apa yang dikerjakan — tugas & tanggung jawab
Contoh: "Mengelola proses penggajian bulanan untuk 200 karyawan"
Menjawab pertanyaan: pekerjaan ini isinya apa?
Spesifikasi Jabatan (Job Specification)
Berisi syarat untuk bisa mengerjakannya
Contoh: "Minimal S1 Akuntansi, 2 tahun pengalaman payroll"
Menjawab pertanyaan: siapa yang layak mengisi posisi ini?
Kedua dokumen ini bersama-sama menjadi input utama untuk tahap evaluasi jabatan yang akan kita bahas selanjutnya.
Bagian 2 dari 3
Evaluasi Jabatan & Metode Penilaian
Dari deskripsi jabatan menuju peringkat nilai relatif
Apa itu Evaluasi Jabatan?
Definisi Kerja
Evaluasi jabatan (job evaluation) adalah proses sistematis menentukan nilai relatif suatu jabatan dibanding jabatan lain di dalam organisasi yang sama.
Input utamanya: deskripsi & spesifikasi jabatan dari analisis jabatan
Outputnya: peringkat atau skor jabatan — dasar penyusunan grade & skala upah
Bukan menilai gaji pasar — itu fungsi survei kompensasi terpisah
Alur Logika
Analisis Jabatan → kumpulkan data isi pekerjaan
Evaluasi Jabatan → nilai bobot relatifnya
Job Grading → kelompokkan ke peringkat/grade
Struktur Gaji → tetapkan rentang upah per grade
Metode Non-Kuantitatif
Ranking Method
Jabatan diurutkan dari paling sampai paling kurang penting, secara utuh
Cepat & murah — cocok organisasi kecil (<30 jabatan)
2. Effort relatif rendah — pekerjaan rutin, bukan fisik berat
3. Working Conditions rendah — kerja di kantor ber-AC
Kasus B — Teknisi Lapangan Pabrik
1. Faktor dominan: Working Conditions (panas, bising, risiko fisik)
2. Effort tinggi — aktivitas fisik & siaga terus-menerus
3. Skill menengah — butuh sertifikasi teknis khusus
Bagian 3 dari 3
Dari Evaluasi Menuju Struktur Gaji
Job grading, equal pay, dan menyusun rentang upah
Job Grading: Dari Poin ke Peringkat
Grade
Rentang Poin
Contoh Jabatan
Grade 3
150 – 249
Staf Administrasi Umum
Grade 4
250 – 349
Staf Administrasi Penggajian (340 poin)
Grade 5
350 – 449
Supervisor Operasional
Grade 6
450 – 550
Manajer Departemen
Job grading mengelompokkan rentang poin yang berdekatan ke dalam satu grade — menyederhanakan ratusan jabatan menjadi segelintir tingkatan gaji yang mudah dikelola.
Prinsip Equal Pay for Equal Work
Definisi & Dasar
Equal pay for equal work: jabatan dengan nilai/poin setara harus digaji setara, terlepas gender, suku, atau relasi personal
Job grading berbasis point factor menjadi bukti objektif saat prinsip ini dipertanyakan
Relevan dengan UU Ketenagakerjaan & prinsip non-diskriminasi upah
Ilustrasi Kasus
Dua Staf Administrasi Penggajian di grade sama (340 poin) tapi digaji berbeda 20% karena satu laki-laki, satu perempuan — ini pelanggaran equal pay, walau job description identik.
Hitung dari Nol: Menyusun Rentang Gaji (Pay Range)
Instruksi latihan — kerjakan berpasangan, waktu 10 menit.
Skenario
Jabatan: Analis Kompensasi Junior — nilai derajat: Skill=4/5, Effort=3/5, Responsibility=4/5, Working Conditions=1/5 (bobot maks sama seperti contoh: 250/150/200/50)
Hitung total poin jabatan ini, lalu tentukan jatuh di Grade berapa (rujuk tabel job grading sebelumnya)
Jika Grade 5 punya Min Rp 8.000.000 & range spread 35%, hitung Maks dan Midpoint-nya
Kumpulkan jawaban dalam bentuk foto coretan kertas ke forum kelas sebelum sesi berakhir.
Studi Kasus: Penerapan di Indonesia
BUMN & Korporasi Besar
Banyak BUMN memakai sistem grading mirip Hay Method (varian point factor) untuk seluruh jenjang jabatan
Bank BUMN seperti BRI menerapkan job grading formal terhubung ke jenjang karier & grade gaji
Transparansi grade membantu memenuhi prinsip tata kelola & audit internal
Perusahaan Menengah & UMKM
Sering memakai ranking sederhana karena jumlah jabatan sedikit & sumber daya HR terbatas
Risiko: keputusan gaji lebih rawan subjektivitas pemilik/manajer
Rekomendasi: mulai dengan 4–5 faktor kompensasi sederhana saat skala mulai membesar
Ringkasan Pertemuan 5
Tahap
Fungsi Utama
Output
Analisis Jabatan
Mengumpulkan data isi pekerjaan
Deskripsi & Spesifikasi Jabatan
Evaluasi Jabatan
Menilai nilai relatif antar-jabatan
Total Poin Jabatan (point factor)
Job Grading
Mengelompokkan poin ke tingkatan
Grade Jabatan
Struktur Gaji
Menetapkan rentang upah per grade
Min – Midpoint – Maks
Pertemuan berikutnya: Desain Struktur Gaji — memperdalam midpoint, overlap antar-grade, dan kebijakan penyesuaian gaji.
Tugas Individu
Instruksi
Pilih satu jabatan nyata (boleh dari tempat magang, keluarga, atau observasi Anda) — misalnya Kasir Toko Ritel atau Admin Media Sosial UMKM
Buat draf singkat Deskripsi Jabatan (5 tugas utama) & Spesifikasi Jabatan (3 syarat)
Tentukan derajat 1–5 untuk 4 faktor kompensasi (Skill, Effort, Responsibility, Working Conditions), lalu hitung total poinnya memakai bobot maksimum yang sama seperti contoh hari ini (250/150/200/50)
Kumpulkan dalam 1 halaman PDF sebelum pertemuan berikutnya
Tugas ini menjadi bahan diskusi langsung di pertemuan 6 saat kita membahas desain struktur gaji — pastikan perhitungan poin Anda benar.