Pertemuan 1 — Pengantar ML dan Pasar Keuangan + Setup R/Python
Apa itu machine learning (ML), mengapa pasar keuangan menjadi lahan subur bagi ML, peta jalan satu semester, dan langkah pertama memasang R serta Python di laptop Anda.
RPS MINGGU 1 • 2 × 50 MENIT
Bagian 1 dari 3
Mengapa ML di Dunia Keuangan?
Definisi machine learning, tiga jenis pembelajarannya, dan alasan pasar keuangan menjadi salah satu ladang aplikasi ML paling aktif di dunia.
Apa Itu Machine Learning (ML)?
ML adalah cabang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membuat komputer belajar pola dari data — tanpa diprogram aturan secara eksplisit.
ANALOGI SEHARI-HARI
BELAJAR DARI CONTOH
Seperti anak kecil belajar mengenali kucing dari ratusan foto kucing, bukan dari definisi kaku "hewan berkumis empat kaki". Semakin banyak contoh (data), semakin tajam polanya.
CONTOH KEUANGAN
PREDIKSI HARGA
Model ML "belajar" dari data historis harga BBCA (harga, volume, berita) untuk memprediksi apakah harga besok cenderung naik atau turun.
Beda kunci vs statistika klasik: statistika fokus menjelaskan hubungan variabel (mengapa); ML sering fokus memprediksi hasil seakurat mungkin (apa) — walau keduanya saling melengkapi di matkul ini.
ML vs Pemrograman Tradisional
Perbedaan paling mendasar: siapa yang menemukan aturan?
TRADISIONAL
ATURAN + DATA → JAWABAN
Manusia menulis aturan eksplisit (kode if-else) lebih dulu, lalu program menerapkannya ke data.
MACHINE LEARNING
DATA + JAWABAN → ATURAN
Kita kasih data dan contoh jawaban benar (mis. harga naik/turun historis); algoritma yang menemukan aturan/pola-nya sendiri.
Tiga Jenis Machine Learning
SUPERVISED
BERLABEL
Data punya "jawaban benar" (label). Contoh: prediksi gagal bayar KUR dari data nasabah yang sudah diketahui lunas/macet.
UNSUPERVISED
TANPA LABEL
Tidak ada jawaban benar; algoritma mencari pengelompokan sendiri. Contoh: segmentasi nasabah bank jadi beberapa klaster profil risiko.
REINFORCEMENT
COBA-SALAH
Belajar lewat reward/penalti dari tindakan berulang. Contoh: robot algorithmic trading yang belajar strategi jual-beli optimal.
Fokus matkul ini: mayoritas materi ada di supervised (regresi, klasifikasi) dan unsupervised (K-means) — sesuai kebutuhan analisis keuangan sehari-hari.
Mengapa Pasar Keuangan "Lahan Subur" bagi ML?
DATA MELIMPAH
Harga saham BEI ter-update per detik
Jutaan laporan keuangan & berita ekonomi
Data transaksi digital (e-wallet, e-commerce)
POLA NON-LINEAR
Hubungan harga & berita sering tidak lurus (non-linear)
Statistika klasik kadang kurang menangkapnya
CONTOH NYATA INDONESIA
FINTECH & BANK
Bank menilai skor kredit KUR dengan ML; fintech P2P lending menyaring peminjam; sekuritas memakai ML untuk algorithmic trading di BEI; OJK memakai analitik data untuk mengawasi risiko sistemik.
Peta Jalan Satu Semester
Perjalanan kita dari statistik dasar sampai ML kontemporer:
Fase
Minggu (kira-kira)
Topik Utama
1. Fondasi
1–3
Return, volatilitas, statistik dasar data finansial
2. Time Series
4–7
OLS, VAR/VECM, ARMA/ARIMA, ARCH/GARCH untuk forecasting
3. Portofolio & Opsi
8–10
Markowitz, factor model, Value-at-Risk, Black-Scholes vs ML
Hari ini kita berdiri di Fase 1 — membangun fondasi konsep & alat kerja sebelum masuk model statistik minggu depan.
Bagian 2 dari 3
Alur Kerja Data Science dalam Keuangan
Bagaimana data mentah pasar modal berubah menjadi model prediktif — plus dua latihan hitung dari nol: return saham dan volatilitas.
Siklus Kerja Data Science
Setiap proyek ML finansial mengikuti alur berulang ini:
Semester ini kita berputar di langkah 1–4 berulang kali untuk topik berbeda; langkah 5 (produksi nyata) sekadar diperkenalkan konsepnya.
Jenis Data yang Akan Kita Olah
DATA HARGA
TIME SERIES
Harga penutupan harian BBCA, TLKM, GOTO di BEI; volume transaksi; dipakai untuk return & volatilitas.
DATA FUNDAMENTAL
LAPORAN KEUANGAN
ROE, ROA, DER dari laporan tahunan emiten — dipakai untuk klasifikasi kesehatan perusahaan.
DATA TEKS
SENTIMEN
Berita ekonomi, cuitan investor di media sosial — diolah dengan sentiment analysis di Fase 4.
Sebagian besar model ML butuh data rapi & berformat konsisten — inilah alasan langkah "Bersihkan" di slide sebelumnya memakan waktu paling lama (sering >60% waktu proyek nyata).
Hitung dari Nol: Return Harian Saham BBCA
Kasus: harga penutupan BBCA Rp 9.000 (hari 1) menjadi Rp 9.180 (hari 2). Berapa return-nya? Konsep dasar ini dibahas mendalam di materi variabilitas data.
Semakin besar angka ini, semakin "liar" pergerakan harga saham — fitur (feature) penting yang sering dipakai model ML untuk menilai risiko.
Volatilitas $\neq$ return negatif. Saham bisa naik terus tapi tetap "volatile" jika kenaikannya tidak stabil dari hari ke hari.
Konsep Kunci: Train/Test Split & Overfitting
Mengapa model ML tidak boleh dievaluasi dengan data yang sama untuk melatihnya? Ikuti kasus berikut:
Tahap
Apa yang Terjadi
1. Bagi data
3 tahun data harga BBCA dipecah: 80% training set (untuk melatih model), 20% test set (disimpan, tidak disentuh saat melatih)
2. Latih model
Model "belajar" pola hanya dari training set — ia belum pernah melihat test set
3. Uji model
Model diuji pada test set yang belum pernah dilihat — ini simulasi "dunia nyata"
4. Bahaya overfitting
Jika model "menghafal" training set (akurasi 99%) tapi payah di test set (akurasi 51%) — model itu gagal generalisasi, bukan benar-benar pintar
Analogi: siswa yang menghafal soal ujian tahun lalu (training set) belum tentu bisa menjawab soal ujian yang benar-benar baru (test set) — itulah overfitting.
Bagian 3 dari 3
Setup Praktis — R & Python
Dua alat kerja utama sepanjang semester: mengapa keduanya, cara memasangnya, dan latihan pertama memastikan semua siap sebelum pertemuan 2.
Kenapa Kita Belajar R dan Python?
R + RSTUDIO
STATISTIKA
Dibuat khusus untuk statistik & ekonometrika. Unggul untuk model time series (ARIMA, GARCH) yang akan kita pakai di Fase 2 semester ini.
PYTHON
SERBAGUNA
Bahasa paling populer untuk ML & AI industri (dipakai Google, GoTo, Bank BCA). Unggul untuk machine learning kontemporer di Fase 4.
Bukan kompetisi, saling melengkapi: praktisi keuangan modern umumnya menguasai keduanya — kita akan pakai R untuk statistik/time series, Python untuk ML klasifikasi & clustering.
Langkah Instalasi: R + RStudio
Ikuti urutan ini di laptop Anda (Windows/Mac) — total sekitar 15 menit:
No.
Langkah
Detail
1
Unduh R
Buka cran.r-project.org → pilih OS Anda → unduh & instal versi terbaru
2
Unduh RStudio
Buka posit.co/download/rstudio-desktop → unduh versi Free/Desktop
3
Instal RStudio
RStudio otomatis mendeteksi R yang sudah terpasang di langkah 1
4
Cek berhasil
Buka RStudio → ketik print("Halo ML Finance") di console → tekan Enter
Urutan penting: pasang R (bahasa mesin) sebelum RStudio (IDE/antarmuka editor) — kebalikannya bisa gagal terdeteksi.
Langkah Instalasi: Python (via Anaconda)
Cara termudah untuk pemula: pakai Anaconda (paket lengkap Python + Jupyter Notebook):
No.
Langkah
Detail
1
Unduh Anaconda
Buka anaconda.com/download → pilih OS Anda → unduh installer (±600–900 MB)
Cari & buka aplikasi Anaconda Navigator → klik Launch pada Jupyter Notebook
4
Cek berhasil
Buat notebook baru → ketik print("Halo ML Finance") → jalankan sel (Shift+Enter)
Jupyter Notebook = editor kode interaktif berbasis sel (blok kode kecil yang dijalankan satu-satu) — format standar untuk eksplorasi data di industri.
Pustaka (Library/Package) yang Akan Sering Dipakai
R
tidyverse — olah & visualisasi data
quantmod — unduh data harga saham
forecast — model ARIMA/time series
caret — kerangka kerja ML terpadu
PYTHON
pandas — olah data tabular (mirip Excel)
numpy — komputasi numerik/matriks
scikit-learn — algoritma ML klasik
yfinance — unduh data harga saham global
Library/package = kumpulan kode siap pakai yang ditulis orang lain, sehingga kita tidak perlu menulis ulang fungsi dasar dari nol. Semua akan kita install bertahap sesuai kebutuhan topik.
Coba Sendiri: Klasifikasi: Termasuk Jenis ML Mana?
Setiap kasus AI keuangan nyata punya jenis pembelajaran berbeda. Seret delapan kasus Indonesia ke keranjang yang tepat — supervised, unsupervised, atau reinforcement — dan lihat pola reasoning-nya.
Coba Sendiri: Overfitting: Kenapa Model 99% Bisa Gagal
Geser kompleksitas model dan amati bagaimana galat latih terus turun sementara galat uji malah naik. Di sinilah inti bahaya overfitting yang kita bahas tadi.
Coba Sendiri: Tiga Jenis ML: Bandingkan Alur Kerjanya
Bandingkan bagaimana data mengalir berbeda di supervised, unsupervised, dan reinforcement. Setiap tab memperlihatkan contoh kasus keuangan Indonesia yang relevan.
Latihan Kelas: Pastikan Instalasi Anda Berhasil
Kerjakan sekarang (10 menit), dengan teman sebangku bila perlu bantuan:
TUGAS 1 — R
Buka RStudio
Ketik: 2 + 2 di console, tekan Enter
Hasilnya harus 4
Ketik: install.packages("tidyverse")
TUGAS 2 — PYTHON
Buka Jupyter Notebook (via Anaconda Navigator)
Buat sel baru, ketik: 2 + 2, jalankan (Shift+Enter)
Hasilnya harus 4
Belum berhasil? Angkat tangan — kita selesaikan bersama sebelum kelas berakhir. Semua wajib siap sebelum Pertemuan 2.
Coba Sendiri: Anatomi Neural Network
Sebelum kita tutup, intip sekilas arsitektur neural network yang akan kita pelajari mendalam di Pertemuan 12. Ubah jumlah lapisan tersembunyi dan amati bagaimana neuron terhubung — fondasi semua model ML modern. Pelajari juga dasar regresi linear sebagai pintu masuk ML.
Buka sebagai halaman penuh
Widget interaktif ini juga tersedia sebagai tool mandiri: