‹ Daftar slidePertemuan 13: Laporan Keuangan & Perpajakan
Program Studi Bisnis Digital • FEB
Lab Startup Bisnis Digital
Pertemuan 13 — Laporan Keuangan & Perpajakan
Menyusun laporan keuangan dasar startup dan memahami kewajiban pajaknya — dari neraca sampai PPh Final UMKM dan PPN.
RPS MINGGU 14 • 2 × 50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menyusun laporan keuangan dasar startup dan menghitung kewajiban perpajakannya. Secara rinci:
CAPAIAN 1
SUSUN
Menyusun tiga laporan keuangan inti — neraca, laba rugi, arus kas — untuk startup tahap awal.
CAPAIAN 2
HITUNG
Menghitung PPh Final UMKM, PPh Badan, dan PPN yang wajib disetor startup.
CAPAIAN 3
TERAPKAN
Memilih alat bantu akuntansi yang tepat dan menyusun jadwal kewajiban pajak startup.
Bekal minggu depan: laporan keuangan hari ini menjadi bahan baku untuk startup metrics (LTV, CAC, churn) di Pertemuan 14.
Bagian 1 dari 3
Mengapa Laporan Keuangan Penting bagi Startup?
Tiga laporan keuangan inti — neraca, laba rugi, arus kas — dan apa yang masing-masing ceritakan kepada Anda dan investor.
NeracaLaba RugiArus Kas
Tiga Alasan Startup Wajib Punya Laporan Keuangan
1 • DUE DILIGENCE INVESTOR
Syarat mutlak fundraising (penggalangan dana)
Investor menilai kesehatan bisnis dari angka, bukan cerita
Tanpa laporan rapi → valuasi sulit dinegosiasikan
2 • KEWAJIBAN PAJAK
Dasar hitung PPh Badan / PPh Final
Wajib dilaporkan lewat SPT Tahunan
Salah catat → risiko denda & audit pajak
3 • KEPUTUSAN INTERNAL
Tahu kapan kas mulai menipis
Dasar keputusan pivot, hiring, ekspansi
Membandingkan performa bulan ke bulan
Tiga Laporan Keuangan Inti Startup
LAPORAN 1
NERACA
Balance sheet — potret kekayaan startup pada satu titik waktu: apa yang dimiliki vs apa yang menjadi kewajiban.
LAPORAN 2
LABA RUGI
Income statement — rekap pendapatan dan beban selama satu periode: startup untung atau rugi?
LAPORAN 3
ARUS KAS
Cash flow — pergerakan uang tunai keluar-masuk. Laba di kertas ≠ kas di rekening.
Jebakan umum: startup bisa "untung di laporan laba rugi" tapi tetap kehabisan kas, karena piutang belum cair atau kas terkunci di persediaan.
Neraca: Aset = Liabilitas + Ekuitas
Neraca selalu seimbang — inilah asal nama "balance sheet". Apa yang startup miliki (aset) selalu didanai dari utang (liabilitas) atau modal pemilik (ekuitas).
ASET = LIABILITAS + EKUITAS
CONTOH ISI TIAP KOMPONEN
Aset: kas, piutang, laptop, server/hosting
Liabilitas: utang bank, utang supplier, gaji terutang
Ekuitas: modal disetor pendiri + investor, laba ditahan
Laporan Laba Rugi: Struktur Dasar
Laporan laba rugi menjawab satu pertanyaan besar: untung atau rugi berapa selama satu periode? Strukturnya berjenjang dari atas ke bawah.
ALUR BERJENJANG (TOP-DOWN)
Pendapatan (revenue) — total penjualan periode berjalan
(−) Harga Pokok Penjualan (HPP) — biaya langsung produksi/pengadaan barang → hasil: Laba Kotor
(−) Beban Operasional — gaji, sewa, marketing, langganan software → hasil: Laba Sebelum Pajak (EBT)
(−) Pajak Penghasilan → hasil akhir: Laba Bersih
EBT adalah singkatan Earnings Before Tax — laba yang belum dipotong pajak penghasilan. Kita akan hitung contoh lengkapnya di slide berikutnya.
Hitung dari Nol: Laporan Laba Rugi Startup "TokoKu"
Startup marketplace UMKM "TokoKu" (PT, bukan UMKM pajak) mencatat setahun terakhir. Mari susun laba rugi dari nol.
LANGKAH PERHITUNGAN
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Pendapatan penjualan
diketahui
Rp500.000.000
2. (−) HPP
diketahui
(Rp300.000.000)
3. Laba kotor
500 − 300 (jt)
Rp200.000.000
4. (−) Beban operasional
diketahui
(Rp120.000.000)
5. Laba sebelum pajak (EBT)
200 − 120 (jt)
Rp80.000.000
6. (−) PPh Badan 22%
22% × 80 jt
(Rp17.600.000)
7. Laba bersih
80 − 17,6 (jt)
Rp62.400.000
MARGIN LABA BERSIH
12,5%
62,4 jt ÷ 500 jt × 100%
TokoKu berbentuk PT dengan omzet di atas ambang UMKM, sehingga dikenai PPh Badan 22% — bukan tarif final UMKM.
Coba Sendiri: Susun Neraca & Laba Rugi Startup Anda
Masukkan angka aset, liabilitas, pendapatan, dan beban startup Anda, lalu lihat bagaimana neraca dan laba rugi saling terhubung.
Laporan Arus Kas: Tiga Aktivitas
Arus kas melacak uang tunai yang benar-benar bergerak — dipecah menjadi tiga aktivitas.
Startup dengan laba positif tapi arus kas operasi negatif (piutang menumpuk) adalah tanda bahaya klasik yang sering diabaikan founder pemula.
Bagian 2 dari 3
Dasar Perpajakan untuk Startup
Jenis pajak yang wajib diketahui founder, kapan memakai tarif final UMKM, dan bagaimana mekanisme PPN bekerja.
PPh Final UMKMPPh BadanPPN
Peta Pajak yang Wajib Diketahui Founder
PAJAK ATAS PENGHASILAN BADAN
PPh Final UMKM (0,5%) — omzet ≤ Rp4,8 miliar/tahun
PPh Badan (22%) — omzet di atas ambang UMKM atau memilih skema normal
PAJAK ATAS TRANSAKSI & ORANG
PPN (~11% efektif) — wajib bila sudah jadi PKP (Pengusaha Kena Pajak)
PPh Pasal 21 — dipotong dari gaji karyawan startup
PKP = status resmi yang wajib disandang bila omzet startup melewati Rp4,8 miliar/tahun; setelah PKP, wajib memungut PPN dari setiap penjualan.
Kapan Pakai PPh Final UMKM vs PPh Badan?
Aspek
PPh Final UMKM
PPh Badan Normal
Tarif
0,5% × omzet bruto
22% × laba sebelum pajak
Syarat omzet
≤ Rp4,8 miliar/tahun
> Rp4,8 miliar atau memilih skema normal
Dasar hitung
Omzet (penjualan kotor)
Laba bersih (setelah semua beban)
Batas pakai
Maksimal 3–4 tahun sejak terdaftar (badan usaha)
Tanpa batas waktu
Cocok untuk
Startup baru, margin tipis, cash flow ketat
Startup mapan, margin tebal, sudah scale-up
Jebakan umum: PPh Final dihitung dari omzet, bukan laba — startup rugi pun tetap wajib setor 0,5% selama masih pakai skema ini!
Coba Sendiri: Bandingkan PPh Final UMKM vs PPh Badan
Masukkan omzet dan margin laba startup Anda, lalu lihat skema mana yang menghasilkan pajak lebih ringan.
Hitung dari Nol: Kewajiban Pajak Bulanan Startup
CV "Kedai Kopi Nusantara" (omzet tahunan Rp2 miliar, sudah PKP) mencatat bulan ini: penjualan Rp150 juta, pembelian bahan baku kena pajak Rp60 juta.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Omzet penjualan bulan ini
diketahui
Rp150.000.000
2. PPh Final UMKM (0,5%)
0,5% × 150 jt
Rp750.000
3. PPN Keluaran (11% efektif)
11% × 150 jt
Rp16.500.000
4. (−) PPN Masukan (beli bahan)
11% × 60 jt
(Rp6.600.000)
5. PPN kurang bayar (disetor)
16,5 − 6,6 (jt)
Rp9.900.000
TOTAL DISETOR BULAN INI
Rp10,65 jt
PPh Final Rp750rb + PPN setor Rp9,9 jt
Mekanisme PPN: Pajak Keluaran vs Masukan
PPN yang disetor ke negara hanyalah selisih antara pajak yang dipungut (keluaran) dan pajak yang dibayar (masukan) — bukan seluruh nilai penjualan.
Formula resmi (PMK 131/2024): DPP Nilai Lain = 11/12 × harga jual; PPN = 12% × DPP — hasilnya setara tarif efektif 11% dari harga jual.
Administrasi Pajak: Dokumen & Tenggat Waktu
Dokumen/Istilah
Fungsi
Tenggat
NPWP Badan
Nomor identitas wajib pajak — syarat semua transaksi pajak
Diurus saat pendirian badan usaha
PKP
Status "Pengusaha Kena Pajak" — wajib pungut PPN
Wajib jika omzet > Rp4,8 M/tahun
e-Faktur
Sistem faktur pajak elektronik untuk transaksi PKP
Terbit tiap transaksi kena PPN
SPT Masa
Surat Pemberitahuan bulanan (PPh, PPN)
Setor & lapor tgl 10–20 bulan berikut
SPT Tahunan
Laporan pajak badan setahun penuh
Paling lambat 30 April
Telat lapor SPT Masa → denda administratif otomatis, walau nilai pajaknya nihil. Jadwalkan pengingat bulanan sejak awal!
Bagian 3 dari 3
Dari Laporan ke Keputusan
Membaca laporan keuangan menjadi indikator kesehatan bisnis, dan alat bantu digital agar prosesnya tidak lagi manual.
Rasio KeuanganTools Akuntansi
Rasio Cepat: Membaca Kesehatan Startup
GROSS MARGIN
LABA KOTOR
Laba kotor ÷ pendapatan. Contoh TokoKu: 200 jt ÷ 500 jt = 40%. Makin tinggi, makin efisien produksi/pengadaan.
BURN RATE
KECEPATAN HABIS
Burn rate = kecepatan kas terpakai per bulan (dari laporan arus kas). Kas keluar − kas masuk operasional.
RUNWAY
SISA WAKTU
Runway = saldo kas ÷ burn rate bulanan. Contoh: kas Rp600 jt, burn Rp100 jt/bulan → 6 bulan sebelum kas habis.
Ketiga rasio ini langsung ditarik dari laporan yang kita susun hari ini — inilah "jembatan" menuju startup metrics di Pertemuan 14.
Alat Bantu Digital: Jangan Hitung Manual Selamanya
AKUNTANSI & LAPORAN
Jurnal.id — pembukuan otomatis, laporan real-time
Accurate Online — populer untuk UMKM & startup Indonesia
Praktik baik: pisahkan rekening pribadi & bisnis sejak hari pertama — kesalahan paling umum startup pemula Indonesia yang bikin laporan keuangan kacau.
Latihan Kelompok: Susun Laporan Startup Anda
Kerjakan berkelompok (3–4 orang) menggunakan data startup dari tugas Pertemuan 3–7 milik kelompok Anda sendiri.
INSTRUKSI (25 MENIT)
Langkah 1: Susun laporan laba rugi sederhana startup Anda untuk 1 bulan simulasi (pendapatan, HPP, beban operasional).
Langkah 2: Tentukan skema pajak yang berlaku — PPh Final UMKM (0,5%) atau PPh Badan (22%) — dan hitung nominalnya.
Langkah 3: Hitung gross margin, dan taksir burn rate bulanan Anda.
Langkah 4: Satu kelompok tampil singkat (2 menit) menjelaskan hasil ke kelas.
Gunakan asumsi angka yang realistis untuk skala startup mahasiswa — omzet ratusan juta rupiah per tahun, bukan miliaran.
Ringkasan & Jembatan ke Pertemuan 14
YANG SUDAH KITA KUASAI
Tiga laporan inti: neraca, laba rugi, arus kas
Menghitung PPh Final UMKM (0,5%) vs PPh Badan (22%)
Mekanisme PPN keluaran − masukan (efektif 11%)
Tenggat administrasi: SPT Masa & SPT Tahunan
MINGGU DEPAN
STARTUP METRICS
Laporan keuangan hari ini menjadi input untuk LTV, CAC, churn rate, dan metrik pertumbuhan lain di Pertemuan 14 — pertemuan penutup Lab Startup.
Tugas rumah: lengkapi laporan laba rugi & hitungan pajak kelompok Anda dari latihan tadi, bawa versi rapi ke pertemuan berikutnya.