stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-11
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 11: Iklan Media Sosial — iklan Facebook, Instagram, TikTok untuk kampanye pemasaran digital
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Lab Pemasaran Digital

Pertemuan 11 — Iklan Media Sosial: Facebook, Instagram, TikTok untuk Kampanye Pemasaran Digital

Dari organik ke berbayar: struktur akun iklan, penargetan audiens, format kreatif, dan model biaya di tiga platform sosial terbesar Indonesia.

RPS MINGGU 12 • 2×50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu merancang dan menghitung kebutuhan dasar kampanye iklan berbayar di Facebook, Instagram, dan TikTok.

STRUKTUR
Akun Iklan
Campaign – Ad Set – Ad
Memahami hierarki tiga lapis Meta Ads Manager dan padanannya di TikTok Ads Manager.
TARGETING
Audiens
Core, Custom, Lookalike
Menentukan siapa yang melihat iklan berdasarkan demografi, minat, dan perilaku.
KREATIF
Format Iklan
Feed, Story, Reels, In-Feed
Memilih format iklan yang sesuai tujuan kampanye di tiap platform.
BIAYA
Budget & Bidding
CPM, CPC, CPA
Menghitung estimasi biaya dan efisiensi kampanye berdasarkan metrik dasar.
Bagian 1 dari 3
Mengapa Iklan Berbayar Media Sosial?
Dari jangkauan organik yang terbatas menuju jangkauan tertarget dengan kontrol penuh atas anggaran dan audiens.

Organik vs Berbayar: Kenapa Perlu Iklan?

Konten organik membangun hubungan; iklan berbayar memastikan konten itu dilihat orang yang tepat, dalam jumlah yang cukup, tepat waktu.

KONTEN ORGANIK
  • Gratis, tapi jangkauan dibatasi algoritma
  • Hanya menjangkau follower & jaringan mereka
  • Cocok membangun kepercayaan jangka panjang
  • Sulit diprediksi hasilnya secara konsisten
IKLAN BERBAYAR
  • Bayar untuk jangkauan yang terukur & terkontrol
  • Menjangkau non-follower via targeting
  • Bisa diatur tujuan spesifik: awareness, traffic, konversi
  • Hasil bisa diukur langsung di dashboard iklan
Contoh nyata: toko sepatu lokal di Semarang menaikkan satu postingan Instagram dengan Rp 100 ribu — jangkauannya naik dari ~300 follower menjadi lebih dari 8.000 akun tertarget dalam tiga hari.

Ekosistem Meta Ads: Facebook & Instagram

Facebook dan Instagram dikelola dalam satu platform: Meta Ads Manager — satu kampanye bisa tayang di kedua aplikasi sekaligus.

Meta Business SuitePusat kelola halaman,akun iklan, aset kreatifAds ManagerFacebookFeed, Marketplace, VideoInstagramFeed, Story, Reels, ExploreAudience NetworkAplikasi pihak ketiga(opsional)
Satu iklan yang dibuat di Ads Manager dapat ditempatkan otomatis (Advantage+ placements) di semua kanal ini sekaligus — sistem yang mengoptimalkan sendiri di mana iklan paling efektif tayang.

Ekosistem TikTok Ads Manager

TikTok Ads Manager berdiri sendiri, dengan filosofi konten native & vertikal yang berbeda dari pendekatan Meta.

KARAKTERISTIK
Full-Screen
Video Vertikal 9:16
Iklan menyatu dengan For You Page — terasa seperti konten kreator, bukan iklan formal.
AUDIENS
Gen Z & Milenial
Skewed usia muda
Basis pengguna Indonesia sangat besar di rentang usia 18–34 tahun.
Perbedaan kunci: iklan Meta bisa terasa "profesional/studio", sedangkan iklan TikTok yang berhasil justru meniru gaya video buatan pengguna biasa (UGC-style) — kreatif yang terlalu rapi cenderung dilewati (di-skip).
Bagian 2 dari 3
Struktur Kampanye & Penargetan Audiens
Dari tujuan kampanye sampai memilih siapa yang akan melihat iklan Anda — inti dari efisiensi iklan digital.

Struktur Tiga Lapis: Campaign – Ad Set – Ad

Baik Meta maupun TikTok menggunakan hierarki serupa, meski nama lapisan kedua berbeda.

1. CAMPAIGNTujuan kampanye(awareness, traffic,konversi, dll.)TikTok: Campaign2. AD SETAudiens, budget,penempatan, jadwalTikTok: Ad Group3. ADKreatif: gambar/video, teks, CTATikTok: Ad
Satu Campaign bisa berisi beberapa Ad Set dengan audiens berbeda, dan satu Ad Set bisa berisi beberapa Ad dengan variasi kreatif untuk diuji (A/B testing).

Memilih Tujuan Kampanye (Campaign Objective)

Tujuan yang dipilih menentukan cara algoritma mengoptimalkan siapa yang melihat iklan Anda.

TujuanCocok UntukContoh Kasus
AwarenessMemperkenalkan brand baruBrand kopi lokal baru buka di Semarang
TrafficMengarahkan ke website/toko onlineMendorong kunjungan ke katalog Shopee
EngagementLike, komentar, share, followMenaikkan interaksi giveaway Instagram
LeadsMengumpulkan data calon pelangganFormulir pendaftaran webinar gratis
Sales/ConversionMendorong pembelian langsungCheckout produk skincare di website

Tiga Jenis Audiens Iklan

Semua platform besar menawarkan pendekatan serupa untuk menentukan siapa yang melihat iklan Anda.

01
Core Audience
Berdasarkan kriteria
Usia, lokasi, minat, perilaku yang Anda tentukan manual — cocok untuk audiens baru.
02
Custom Audience
Berdasarkan data sendiri
Pengunjung website, follower, kontak email — orang yang sudah pernah berinteraksi.
03
Lookalike Audience
Mirip pelanggan terbaik
Sistem mencari orang baru dengan pola perilaku mirip Custom Audience Anda.
Alur umum kampanye matang: mulai dari Core Audience untuk kumpulkan data awal, lalu bangun Custom Audience dari yang berinteraksi, lalu perluas dengan Lookalike.

Hitung dari Nol: Estimasi Jangkauan Core Audience

Contoh kasus: brand skincare UMKM ingin menargetkan Core Audience di Meta Ads Manager.

LangkahPerhitunganNilai
1. Populasi dasar (perempuan, Jateng)Data awal Ads Manager4.000.000 akun
2. Filter usia 20–35 tahun (≈35%)4.000.000 × 0,351.400.000 akun
3. Filter minat "skincare/kecantikan" (≈18%)1.400.000 × 0,18252.000 akun
HASIL
252.000
Estimasi Core Audience (potential reach)
Bagian 3 dari 3
Format Kreatif & Model Biaya
Memilih bentuk iklan yang tepat, lalu menghitung berapa biaya yang wajar untuk mencapai tujuan kampanye.

Format Kreatif di Meta: Facebook & Instagram

Pilihan format menentukan bagaimana cerita brand Anda disampaikan secara visual.

FORMAT UTAMA
  • Single Image/Video — satu gambar atau video di Feed
  • Carousel — beberapa gambar/video digeser dalam satu iklan
  • Collection — katalog produk yang bisa dijelajahi langsung
  • Stories & Reels Ads — format vertikal full-screen
KAPAN DIPAKAI
  • Carousel: menampilkan beberapa varian produk
  • Collection: e-commerce dengan banyak SKU
  • Reels Ads: menjangkau audiens lebih muda
  • Single Image: pesan sederhana, promo tunggal

Format Kreatif di TikTok Ads

Format TikTok didesain agar iklan terasa menyatu dengan feed — bukan interupsi.

FormatDeskripsiCocok Untuk
In-Feed AdsVideo muncul di antara konten For You PageKampanye harian, awareness & konversi
TopViewIklan pertama saat aplikasi dibukaPeluncuran produk besar (premium)
Spark AdsMenaikkan video organik (milik brand/kreator) jadi iklanMemanfaatkan konten yang sudah viral
Branded Hashtag ChallengeAjakan membuat konten dengan hashtag brandKampanye viral berskala besar (premium)
Untuk anggaran mahasiswa/UMKM, In-Feed Ads dan Spark Ads paling realistis — dua format lainnya butuh anggaran jauh lebih besar dan biasanya dikelola langsung oleh tim TikTok.

Model Biaya Iklan: CPM, CPC, CPA

Tiga metrik biaya dasar yang wajib Anda pahami sebelum membaca laporan performa iklan mana pun.

CPM
Cost per Mille
Biaya per 1.000 tayang
Mengukur biaya jangkauan/awareness — makin rendah, makin efisien menjangkau banyak orang.
CPC
Cost per Click
Biaya per klik
Mengukur biaya untuk mendatangkan satu kunjungan ke website/landing page.
CPA
Cost per Action
Biaya per konversi
Mengukur biaya untuk satu hasil nyata: pembelian, pendaftaran, atau lead.
CPC = Total Biaya Iklan ÷ Jumlah Klik  |  CPA = Total Biaya Iklan ÷ Jumlah Konversi

Hitung dari Nol: CPC dan CPA Kampanye TikTok

Contoh kasus: kampanye In-Feed Ads TikTok untuk brand minuman kekinian selama 7 hari.

LangkahPerhitunganNilai
1. Total anggaran 7 hariRp 100.000 × 7 hariRp 700.000
2. Total klik yang didapatData laporan Ads Manager350 klik
3. Hitung CPCRp 700.000 ÷ 350Rp 2.000/klik
4. Total konversi (checkout)Data laporan Ads Manager14 konversi
5. Hitung CPARp 700.000 ÷ 14Rp 50.000/konversi
HASIL
CPC Rp 2.000
CPA Rp 50.000 — layak jika margin/produk > Rp 50.000

Strategi Bidding & Jenis Anggaran

Dua keputusan penting sebelum kampanye tayang: berapa anggarannya, dan bagaimana sistem menawar di lelang iklan.

JENIS ANGGARAN
  • Daily Budget — batas belanja rata-rata per hari
  • Lifetime Budget — total belanja sepanjang periode kampanye
STRATEGI BIDDING
  • Lowest Cost — sistem cari hasil termurah otomatis
  • Cost Cap — batasi biaya maksimal per hasil
Iklan tayang lewat lelang (auction) real-time — brand lain juga menawar untuk menjangkau audiens yang sama, sehingga biaya bisa naik saat kompetisi tinggi (mis. musim Ramadan/Harbolnas).

Studi Kasus: Merancang Kampanye dari Nol

UMKM tas rajut di Semarang ingin memulai iklan Instagram dengan anggaran Rp 500.000 untuk 5 hari.

ElemenKeputusan
Tujuan kampanyeSales/Conversion — checkout via link bio/website
AudiensCore: perempuan 22–40 tahun, minat "tas rajut/handmade", Jawa Tengah
FormatCarousel — 5 gambar menampilkan varian warna/motif
AnggaranDaily Budget Rp 100.000 × 5 hari
BiddingLowest Cost (belum punya data historis)

Latihan Praktik: Rancang Kampanye Anda Sendiri

Kerjakan secara berkelompok (3–4 orang) selama 20 menit, lalu presentasikan singkat di depan kelas.

INSTRUKSI
  • Pilih 1 produk/jasa UMKM fiktif atau nyata sebagai studi kasus
  • Tentukan platform (Meta atau TikTok) dan alasan pemilihannya
  • Tentukan tujuan kampanye, audiens, dan format kreatif
  • Hitung estimasi CPC & CPA dengan asumsi anggaran Rp 500.000/5 hari
FORMAT LAPORAN
  • 1 halaman ringkas (boleh tulisan tangan/slide sederhana)
  • Sertakan alasan setiap keputusan (bukan cuma jawaban akhir)
  • Siapkan 1 perwakilan kelompok untuk presentasi 2 menit
Dosen akan berkeliling untuk membantu — jangan ragu bertanya jika bingung menentukan audiens atau menghitung CPC/CPA.

Penutup & Menuju Pertemuan 12

RINGKASAN HARI INI
  • Struktur kampanye tiga lapis: Campaign – Ad Set – Ad
  • Tiga jenis audiens: Core, Custom, Lookalike
  • Format kreatif berbeda antara Meta dan TikTok
  • Metrik biaya: CPM, CPC, CPA — dan cara menghitungnya
MINGGU DEPAN
Iklan E-Commerce
& Search Engine (SEM)
Melanjutkan ke iklan Shopee/Tokopedia Ads dan fundamental Google Ads/SEM.
Tugas: kumpulkan hasil latihan praktik kelompok hari ini (format PDF/foto) melalui platform LMS sebelum pertemuan berikutnya.