‹ Daftar slidePertemuan 5: Merumuskan Strategi Pemasaran Digital — sales funnel, tujuan beriklan, dan platform beriklan yang sesuai
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP
Lab Pemasaran Digital
Pertemuan 5 — Merumuskan Strategi Pemasaran Digital: Sales Funnel, Tujuan Beriklan, dan Platform Beriklan yang Sesuai
Menyambungkan buyer persona dan target audiens minggu lalu ke peta perjalanan pelanggan: dari sekadar tahu produk sampai menjadi pembeli setia — dan platform mana yang tepat di tiap tahapnya.
RPS MINGGU 5 · 2X50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu merumuskan strategi pemasaran digital yang selaras antara funnel, tujuan iklan, dan platform. Secara rinci:
KONSEP
Sales Funnel
Perjalanan Pelanggan
Menjelaskan tahapan sales funnel (awareness, consideration, conversion, loyalty) dan mengapa tiap tahap butuh pendekatan berbeda.
UKURAN
Metrik Funnel
CTR, CVR, CPA, ROAS
Menghitung metrik dasar funnel untuk mendiagnosis di tahap mana calon pelanggan "hilang".
TUJUAN
Tujuan Iklan
Selaras Tahap Funnel
Merumuskan tujuan kampanye yang tepat — awareness, consideration, atau conversion — sesuai posisi audiens di funnel.
EKSEKUSI
Pemilihan Platform
Search, Social, E-commerce
Memilih dan mengombinasikan platform beriklan yang sesuai dengan tujuan dan tahap funnel sebuah bisnis.
Bagian 1 dari 3
Sales Funnel: Peta Perjalanan Calon Pelanggan
Dari sekadar tahu produk Anda ada, sampai menjadi pelanggan yang membeli berulang.
Apa Itu Sales Funnel?
Sales funnel (corong penjualan) adalah gambaran perjalanan calon pelanggan dari pertama kali mengenal produk sampai memutuskan membeli — dan idealnya, menjadi pelanggan setia.
MENGAPA DISEBUT "CORONG"
Di bagian atas, banyak orang tahu tentang produk Anda
Semakin ke bawah, jumlahnya makin sedikit — hanya yang benar-benar tertarik yang lanjut
Bentuknya melebar di atas, menyempit di bawah — seperti corong minyak
MENGAPA PENTING BAGI PEMASAR
Menentukan pesan iklan yang tepat di tiap tahap
Menentukan platform yang sesuai per tahap
Mengungkap di mana calon pelanggan "hilang" (funnel bocor)
Funnel bukan sekadar teori — funnel adalah alat diagnosis. Kalau penjualan sebuah toko daring rendah, funnel membantu Anda menemukan apakah masalahnya ada di awareness, di landing page, atau di proses checkout.
Tahapan Sales Funnel: AIDA / TOFU-MOFU-BOFU
Dua istilah yang sering dipakai bergantian: AIDA (Attention-Interest-Desire-Action) dan TOFU-MOFU-BOFU (Top/Middle/Bottom of Funnel).
Hitung dari Nol: Conversion Rate Sepanjang Funnel
Studi kasus: sebuah toko fashion daring memasang iklan Instagram selama sebulan.
Toko sepatu daring memasang iklan Instagram — like ramai, komentar banyak, tapi penjualan sepi. Mari telusuri tiap tahap.
1
Awareness kuat. 50.000 orang melihat iklan, engagement (like, komentar) tinggi — sejauh ini funnel terlihat sehat.
2
Consideration bocor. Hanya 1.200 orang klik ke website (CTR 2,4%) — di bawah rata-rata industri sekitar 3–5%.
3
Conversion sangat rendah. Dari 1.200 pengunjung, hanya 15 checkout (CVR 1,25%) — jauh dari target.
4
Diagnosis. Kebocoran bukan di awareness, melainkan di consideration → conversion: copy iklan tidak sesuai isi landing page, harga tidak jelas, checkout ribet.
Perbaikan: perjelas value proposition di landing page, sederhanakan proses checkout, dan retargeting ke 1.200 orang yang sudah pernah klik.
Bagian 2 dari 3
Tujuan Beriklan: Apa yang Ingin Dicapai?
Tujuan iklan yang jelas menentukan pesan, anggaran, dan cara mengukur keberhasilan kampanye.
Tiga Tujuan Utama Beriklan sesuai Tahap Funnel
Tujuan kampanye harus selaras dengan tahap funnel yang sedang disasar — jangan mengukur iklan awareness dengan target penjualan.
Mendorong kunjungan ke website, like, komentar, atau menonton video sampai selesai.
CONVERSION
Sales & Leads
Mendorong pembelian, isi formulir, atau tindakan bernilai langsung bagi bisnis.
Kesalahan paling umum: memasang iklan tujuan awareness (TOFU) lalu kecewa karena "tidak ada yang beli" — padahal iklan itu memang belum dirancang untuk konversi.
Merumuskan Tujuan Iklan dengan Kerangka SMART
Tujuan kampanye yang baik harus Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound — bukan sekadar "biar rame".
CONTOH TUJUAN LEMAH
"Ingin lebih banyak orang tahu produk kami"
"Mau followers Instagram naik"
"Ingin penjualan meningkat"
CONTOH TUJUAN SMART
Menjangkau 50.000 orang di Semarang dalam 2 minggu (Awareness)
Mendapat 1.000 klik ke landing page dengan CPC di bawah Rp 3.000 (Consideration)
Menghasilkan 30 transaksi dengan CPA di bawah Rp 150.000 (Conversion)
Hitung dari Nol: CPA dan ROAS Kampanye
Studi kasus: kampanye Google Ads dengan anggaran Rp 5.000.000 selama dua minggu.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Biaya per klik (CPC)
5.000.000 ÷ 200 klik
Rp 25.000
2. Conversion rate klik → transaksi
10 ÷ 200 × 100
5%
3. Biaya per akuisisi (CPA)
5.000.000 ÷ 10 transaksi
Rp 500.000
4. Return on Ad Spend (ROAS)
15.000.000 ÷ 5.000.000
3x (300%)
HASIL AKHIR
3x
tiap Rp 1 belanja iklan menghasilkan Rp 3 omzet penjualan
Kesalahan Umum Merumuskan Tujuan Iklan
Tujuan yang salah membuat Anda mengukur hal yang salah — dan menghabiskan anggaran untuk hasil yang tidak relevan.
SALAH
Menargetkan "penjualan" padahal brand belum dikenal (langsung BOFU tanpa TOFU)
Mengukur iklan awareness dengan jumlah transaksi
Satu tujuan untuk semua tahap funnel sekaligus
BENAR
Bangun awareness dulu untuk brand baru, baru dorong konversi
Ukur iklan awareness dengan reach, frequency, brand recall
Tujuan berbeda untuk tiap tahap, dengan anggaran terpisah
Bisnis baru sering terburu-buru langsung memasang iklan "beli sekarang" — padahal calon pelanggan bahkan belum pernah dengar nama brand-nya.
Bagian 3 dari 3
Platform Beriklan: Search, Social, E-commerce
Tiap platform punya kekuatan berbeda — memilih yang tepat berarti menyelaraskan platform dengan tahap funnel dan tujuan iklan.
Tiga Kelompok Platform Beriklan Digital
Search, social, dan e-commerce menjangkau audiens dengan tingkat intent (niat beli) yang berbeda.
Memetakan Platform ke Tahap Funnel
Kombinasi platform yang tepat mengikuti posisi audiens: mulai luas di TOFU, menyempit dan makin bertarget di BOFU.
Karakteristik Tiap Platform Beriklan
Model biaya dan kecocokan tahap funnel yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengalokasikan anggaran.
Platform
Model Biaya Umum
Paling Cocok untuk
Google Search Ads (SEM)
CPC (bayar per klik)
Conversion (BOFU) — intent tinggi
Instagram/Facebook Ads
CPM/CPC, targeting minat
Awareness & Consideration (TOFU-MOFU)
TikTok Ads
CPM, format video pendek
Awareness (TOFU) — audiens muda
Shopee/Tokopedia Ads
CPC pada listing produk
Conversion (BOFU) di dalam marketplace
Studi Kasus: Kombinasi Platform untuk "Radiance Skin"
Klinik kecantikan di Semarang meluncurkan produk skincare baru dengan anggaran Rp 10.000.000 per bulan.
1
Awareness (TOFU). Produk baru, belum dikenal → pakai TikTok & Instagram Ads (visual, jangkauan luas).
2
Consideration (MOFU). Retargeting ke orang yang sudah menonton/klik, arahkan ke landing page atau WhatsApp Business.
3
Conversion (BOFU). Pasang Google Search Ads untuk menangkap orang yang sudah mencari nama produk/brand — intent tinggi.
4
Marketplace. Karena juga dijual di Shopee, tambahkan Shopee Ads pada listing agar muncul di pencarian marketplace.