stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-01
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 1: Teknik Umum Pemasaran Digital — perbedaan pemasaran offline vs digital dan gambaran umum teknik pemasaran digital
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Lab Pemasaran Digital

Pertemuan 1 — Teknik Umum Pemasaran Digital: Perbedaan Offline vs Digital & Gambaran Umum Teknik Pemasaran Digital

Titik berangkat sebelum praktik: memahami apa yang berubah ketika pemasaran berpindah dari toko fisik ke layar, dan peta teknik-teknik yang akan kita praktikkan sepanjang semester.

RPS MINGGU 1 • 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu membedakan pemasaran offline dan digital serta memetakan gambaran umum teknik-teknik pemasaran digital yang akan dipraktikkan sepanjang semester. Secara rinci:

SUB-CPMK A
Menjelaskan karakteristik pemasaran offline (tradisional) dan mengapa keterbatasannya mendorong lahirnya pemasaran digital.
SUB-CPMK B
Mengidentifikasi lima perbedaan kunci offline vs digital: jangkauan, biaya, interaksi, keterukuran, dan kecepatan.
SUB-CPMK C
Memetakan gambaran umum teknik pemasaran digital (SEO, SEM, SMM, email, content, affiliate, dsb.) sebagai kerangka satu semester.
SUB-CPMK D
Mengaitkan posisi Lab Pemasaran Digital ini dengan alur RPS: dari fondasi minggu ini menuju eksekusi kampanye pasca-UTS.
Bagian 1 dari 3
Mengapa Pemasaran Bergeser ke Digital?
Dari lapak pasar tradisional hingga marketplace di genggaman tangan — memahami dorongan di balik perpindahan besar ini.

Apa Itu Pemasaran Offline (Tradisional)?

Pemasaran offline adalah segala aktivitas promosi produk/jasa yang dilakukan tanpa perantara internet — mengandalkan media fisik, tatap muka, dan penyiaran konvensional.

CONTOH SEHARI-HARI
  • Spanduk & baliho di pinggir jalan Semarang
  • Iklan TV (mis. iklan Indomie, Teh Botol Sosro)
  • Brosur & katalog dibagikan di pusat perbelanjaan
  • Sales door-to-door dan pameran (trade show)
KARAKTERISTIK UTAMA
  • Komunikasi satu arah (perusahaan → konsumen)
  • Jangkauan terbatas area geografis tertentu
  • Sulit diukur hasilnya secara presisi
  • Biaya produksi & distribusi fisik relatif tinggi

Apa Itu Pemasaran Digital?

Pemasaran digital adalah segala aktivitas promosi yang memanfaatkan internet dan perangkat elektronik untuk menjangkau, melibatkan, dan mengonversi calon pelanggan.

CONTOH SEHARI-HARI
  • Iklan produk yang "mengikuti" Anda di Instagram
  • Email promo dari Tokopedia/Shopee saat harbolnas
  • Video review produk oleh KOL/influencer di TikTok
  • Hasil pencarian teratas saat Anda mengetik di Google
KARAKTERISTIK UTAMA
  • Komunikasi dua arah & interaktif (real-time)
  • Jangkauan bisa lintas kota, bahkan lintas negara
  • Hasil terukur presisi: klik, konversi, biaya per lead
  • Bisa ditargetkan sangat spesifik (usia, minat, lokasi)

Hitung dari Nol: Biaya per Jangkauan (CPM Sederhana)

Sebuah UMKM fesyen di Semarang membandingkan biaya spanduk (offline) vs iklan Instagram (digital) untuk menjangkau 10.000 orang.

LangkahPerhitunganNilai
1. Biaya spanduk 1 bulan (offline)Rp 1.500.000 ÷ ~3.000 orang lewatRp 500 /orang
2. Biaya iklan Instagram (digital)Rp 300.000 ÷ 10.000 orang terjangkauRp 30 /orang
3. Selisih biaya per orang500 − 30Rp 470 /orang
4. Digital lebih hemat berapa kali lipat500 ÷ 30~16,7×
KESIMPULAN
~16,7× Lebih Hemat
Digital vs Offline (per orang terjangkau)
Bukan berarti offline selalu buruk, tapi untuk jangkauan sebesar ini biaya digital jauh lebih efisien — inilah alasan rasional bisnis kecil beralih.

Lima Dimensi Perbedaan Offline vs Digital

Bukan sekadar "media beda" — perbedaannya menyentuh cara bisnis merencanakan, menjalankan, dan mengevaluasi pemasaran.

DimensiOfflineDigital
JangkauanTerbatas area geografisLokal hingga global
Arah komunikasiSatu arahDua arah, real-time
KeterukuranSulit & estimatifPresisi (klik, konversi)
Biaya awalCenderung tinggi (cetak/siaran)Fleksibel, bisa mulai kecil
Kecepatan perubahanLambat (cetak ulang)Instan (edit kapan saja)
Kelima dimensi ini akan menjadi bahasa bersama kita sepanjang semester — setiap kali menilai efektivitas kampanye, kembali ke lima pertanyaan ini.

Evolusi Perilaku Konsumen: Dari Toko ke Layar

Perubahan pemasaran mengikuti perubahan ke mana perhatian konsumen sebenarnya berada.

Toko Fisik1980-an–2000-anWebsite & Email2000-an–2010-anMedia Sosial2010-an–2018KiniOmnichannel
Konsumen Indonesia kini menghabiskan rata-rata ~8 jam per hari di layar (ponsel & internet) — perhatian pemasar harus mengikuti ke mana mata konsumen menoleh.

Coba Sendiri: Simulator Efisiensi Biaya Offline vs Digital

Geser anggaran dan target jangkauan, lalu amati bagaimana biaya per orang berubah antara spanduk dan iklan digital.

Bagian 2 dari 3
Peta Teknik Pemasaran Digital
Delapan teknik utama yang akan Anda praktikkan langsung sepanjang satu semester Lab Pemasaran Digital.

Teknik 1–2: SEO dan SEM

Dua cara berbeda untuk muncul di hasil pencarian Google saat calon pelanggan mengetik kata kunci.

SEO (Search Engine Optimization)
  • Optimasi organik (gratis, jangka panjang)
  • Perbaiki konten, kecepatan situs, struktur kata kunci
  • Contoh: blog resep muncul teratas saat cari "resep nasi goreng"
SEM (Search Engine Marketing)
  • Iklan berbayar di hasil pencarian (Google Ads)
  • Hasil instan, dibayar per klik (PPC)
  • Contoh: label "Bersponsor" saat cari "laptop murah"

Teknik 3–4: Social Media Marketing dan Iklan Berbayar Sosial

Membangun kehadiran organik di media sosial, lalu memperkuatnya dengan iklan tertarget.

SOCIAL MEDIA MARKETING (SMM)
  • Konten organik: posting, story, reels, live
  • Bangun komunitas & engagement (like, komentar, share)
  • Contoh: UMKM posting proses produksi di TikTok
PAID SOCIAL ADS
  • Iklan berbayar Facebook/Instagram/TikTok Ads
  • Targeting presisi: usia, minat, lokasi, perilaku
  • Contoh: iklan produk skincare muncul di feed remaja 18–24 tahun

Teknik 5–6: Email Marketing dan Content Marketing

Dua teknik berbasis nilai — memberi informasi bermanfaat sebelum meminta pembelian.

EMAIL MARKETING
  • Komunikasi langsung ke inbox pelanggan terdaftar
  • Biaya rendah, personalisasi tinggi
  • Contoh: email "flash sale 12.12" dari Shopee
CONTENT MARKETING
  • Artikel, video, infografik yang mengedukasi
  • Membangun kepercayaan sebelum menjual
  • Contoh: video "3 Kesalahan Skincare Pemula" oleh brand kosmetik

Hitung dari Nol: Konversi Email Marketing Sederhana

Toko online aksesoris mengirim 5.000 email promo dan ingin menghitung tingkat efektivitasnya.

LangkahPerhitunganNilai
1. Tingkat buka email (open rate)(1.100 ÷ 5.000) × 10022%
2. Tingkat klik dari yang buka (CTR)(165 ÷ 1.100) × 10015%
3. Jumlah yang benar-benar klik1.100 × 15%165 orang
4. Tingkat konversi jadi pembeli(33 ÷ 165) × 10020%
HASIL AKHIR
33 Pembeli
Dari 5.000 Email Terkirim
Corong menyempit di tiap tahap — inilah alasan email marketing perlu subjek menarik (naikkan open rate) dan isi relevan (naikkan CTR).

Teknik 7–8: Affiliate/Influencer Marketing dan Iklan E-commerce

Memanfaatkan kepercayaan pihak ketiga dan etalase marketplace untuk mendorong penjualan.

AFFILIATE & INFLUENCER MARKETING
  • Bekerja sama dengan KOL/affiliate untuk mempromosikan
  • Komisi berbasis hasil penjualan (affiliate) atau flat fee
  • Contoh: affiliate TikTok Shop merekomendasikan produk skincare
IKLAN E-COMMERCE
  • Iklan di dalam platform marketplace (Shopee/Tokopedia Ads)
  • Muncul saat konsumen sudah dalam mode "siap beli"
  • Contoh: produk muncul di posisi atas hasil pencarian Shopee

Peta Delapan Teknik Pemasaran Digital

Satu peta besar yang akan menjadi kerangka acuan seluruh praktik semester ini.

1–2. SEO / SEM3–4. SMM / Paid Social5–6. Email / Content7–8. Affiliate /E-commerce AdsKampanye TerintegrasiDievaluasi lintas platform berbasis data

Coba Sendiri: Pencocokan Teknik dengan Tujuan Bisnis

Pilih tujuan bisnis (mis. "bangun kepercayaan" atau "dorong penjualan cepat"), lihat teknik mana yang paling relevan.

Bagian 3 dari 3
Posisi Materi Ini dalam Satu Semester
Dari fondasi hari ini menuju eksekusi kampanye nyata lintas platform setelah UTS.

Roadmap Lab Pemasaran Digital Satu Semester

Pertemuan hari ini adalah fondasi — berikut posisi Anda dalam alur RPS penuh.

SEBELUM UTS — FONDASI & STRATEGI
  • P1: Offline vs digital & teknik umum (hari ini)
  • P2–P3: Fondasi bisnis (SWOT, market fit), buyer persona
  • P4–P5: Target audiens, sales funnel & tujuan kampanye
  • P6–P7: Landing page, content marketing & copywriting
SETELAH UTS — EKSEKUSI KAMPANYE
  • UX & transformasi digital, email marketing
  • Social media marketing, iklan berbayar (FB/IG/TikTok)
  • Iklan e-commerce, iklan search engine (Google Ads/SEM)
  • Evaluasi efektivitas iklan lintas platform berbasis data

Latihan & Diskusi Kelas

Kerjakan berpasangan (5 menit), lalu 2–3 pasangan akan diminta presentasi singkat di depan kelas.

INSTRUKSI
  • Pilih satu bisnis yang Anda kenal (warung, UMKM kampus, toko online keluarga)
  • Identifikasi: teknik pemasaran offline apa yang sudah mereka pakai selama ini?
  • Usulkan minimal dua teknik digital dari delapan yang sudah dipelajari, dan jelaskan alasannya
  • Perkirakan: teknik mana yang paling murah untuk dicoba pertama kali dengan modal terbatas?
Hindari jawaban umum seperti "pakai media sosial saja" — sebutkan teknik spesifik (mis. "content marketing lewat reels edukasi" atau "SEM lewat Google Ads lokal").