stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-14
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 14: Presentasi dan Pengembangan Lanjutan Proyek Fintech: Kolaborasi Tim
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Laboratorium Financial Technology

Pertemuan 14 — Presentasi dan Pengembangan Lanjutan Proyek Fintech: Kolaborasi Tim

Menutup satu semester praktik fintech: bagaimana mempresentasikan proyek dengan meyakinkan, bekerja efektif dalam tim, dan merancang langkah pengembangan berikutnya.

RPS MINGGU 15 • 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menyusun presentasi proyek fintech yang meyakinkan dan mengelola pengembangan lanjutan secara kolaboratif dalam tim. Secara rinci:

PRESENTASI
  • Menyusun struktur pitch deck fintech yang lengkap dan runtut.
  • Menyampaikan demo produk & menjawab sesi tanya jawab dengan percaya diri.
KOLABORASI & ITERASI
  • Menjelaskan cara kerja tim agile (sprint, peran, tools) dalam proyek fintech.
  • Menghitung indikator sederhana (unit economics, velocity) & menyusun roadmap lanjutan.
Bagian 1 dari 3
Mempersiapkan Presentasi Proyek Fintech
Bagaimana menyusun cerita yang meyakinkan dari sebuah ide fintech mentah menjadi presentasi yang siap dinilai dosen dan "investor" simulasi.

Anatomi Pitch Deck Fintech yang Efektif

Pitch deck (materi presentasi ringkas untuk meyakinkan audiens) proyek fintech yang baik mengikuti alur logis dari masalah menuju permintaan dukungan.

MasalahPain point nyataSolusiProduk & demoModel BisnisCara menghasilkan uangTraksi & TimData & kredibilitasAskRoadmap & kebutuhan
Aturan praktis: maksimal 10 slide inti, satu ide besar per slide, dan durasi presentasi total 7-10 menit sebelum sesi tanya jawab.

Menyusun Problem Statement & Solusi yang Tajam

PROBLEM STATEMENT YANG KUAT
  • Spesifik: sebutkan siapa yang terdampak, bukan "masyarakat umum".
  • Didukung data: kutip angka nyata (survei, laporan OJK, BPS).
  • Relatable: audiens bisa membayangkan situasinya.
CONTOH PENERAPAN

"Pedagang di pasar tradisional Semarang butuh modal harian Rp1-3 juta, tapi 60% ditolak bank karena tidak punya agunan — mereka terpaksa pakai rentenir dengan bunga harian hingga 20%."

Solusi: platform P2P lending (pinjam-meminjam daring antar pihak, tanpa bank sebagai perantara) berbasis skor kredit alternatif dari transaksi digital harian.

Hitung dari Nol: Unit Economics Sederhana

Investor sering bertanya: "berapa biaya untuk mendapatkan satu pengguna, dan berapa nilai yang dihasilkan pengguna itu selama menjadi pelanggan?" Dua metrik ini disebut CAC (Customer Acquisition Cost — biaya akuisisi pelanggan) dan LTV (Lifetime Value — nilai seumur hidup pelanggan).

LangkahPerhitunganNilai
1. Total biaya marketing bulan inidiketahuiRp50.000.000
2. Pengguna baru yang didapatdiketahui500 pengguna
3. CAC per penggunaRp50.000.000 ÷ 500Rp100.000
4. LTV (revenue Rp25.000/bulan × 12 bulan)Rp25.000 × 12Rp300.000
5. Rasio LTV : CACRp300.000 ÷ Rp100.0003,0x
RASIO LTV : CAC
3,0x
Sehat jika ≥ 3x — patokan umum yang dipakai investor startup

Storytelling & Teknik Demo Live yang Meyakinkan

SHOW, DON'T JUST TELL
  • Mulai dengan narasi pengguna nyata: "Bu Sari, pedagang di Pasar Johar, butuh modal Rp2 juta besok pagi..."
  • Tunjukkan alur aplikasi langkah demi langkah, bukan hanya screenshot statis.
  • Sorot satu fitur unggulan saja — jangan demo semua fitur sekaligus.
RENCANA CADANGAN (BACKUP PLAN)
  • Siapkan video rekaman demo jika koneksi internet bermasalah saat presentasi.
  • Uji coba aplikasi di perangkat presentasi H-1, bukan menit terakhir.
  • Latihan timing: demo maksimal 2-3 menit dari total durasi presentasi.

Menjawab Sesi Tanya Jawab dengan Percaya Diri

Sesi Q&A (tanya jawab) sering lebih menentukan penilaian daripada presentasi itu sendiri, karena di sinilah audiens menguji seberapa dalam Anda memahami proyek sendiri.

SIAPKAN JAWABAN UNTUK
  • "Bagaimana model bisnis ini menghasilkan uang?"
  • "Apa yang membedakan Anda dari kompetitor?"
  • "Bagaimana Anda menjamin keamanan data pengguna?"
Jika tidak tahu jawaban pastinya: jujur katakan "kami belum menguji itu, tapi rencana kami adalah...", jangan mengarang jawaban. Kejujuran lebih dihargai daripada jawaban asal.

Latihan Kelompok: Simulasi Pitching 5 Menit

Sebelum presentasi final, latih tim Anda dengan simulasi singkat berikut.

INSTRUKSI LATIHAN
  • Bentuk kelompok sesuai tim proyek fintech masing-masing (3-5 orang).
  • Satu anggota tampil sebagai presenter utama, sisanya berperan sebagai "investor" yang bertanya.
  • Waktu presentasi: 5 menit (problem, solusi, demo singkat) + 3 menit tanya jawab.
  • Kelompok "investor" mencatat 1 kelebihan dan 1 saran perbaikan untuk disampaikan setelahnya.
  • Rotasi peran presenter setiap putaran agar semua anggota tim berlatih.
Bagian 2 dari 3
Kolaborasi Tim dalam Pengembangan
Presentasi yang bagus lahir dari proses kerja tim yang rapi. Bagian ini membahas cara tim fintech profesional mengorganisasi pekerjaan mereka.

Model Kerja Agile/Scrum untuk Tim Proyek Kecil

Scrum adalah kerangka kerja agile yang membagi pekerjaan menjadi periode pendek berulang disebut sprint (biasanya 1-2 minggu), agar progres bisa dievaluasi secara rutin.

Sprint PlanningDaily Stand-upSprint ReviewRetrospectivekembali ke sprint berikutnya
Istilah kunci: backlog (daftar tugas yang belum dikerjakan), story point (satuan estimasi usaha per tugas).

Pembagian Peran dalam Tim Proyek Fintech

PRODUCT & DESIGN
  • Product Manager: prioritas fitur & roadmap
  • UI/UX Designer: alur & tampilan aplikasi
TEKNIS
  • Developer/Engineer: membangun fitur
  • QA/Tester: memastikan bebas bug
BISNIS & KEPATUHAN
  • Business/Growth: model bisnis & traksi
  • Compliance: kepatuhan regulasi OJK/BI

Coba Sendiri: Susun Matriks RACI Tim Anda

Tetapkan siapa Responsible, Accountable, Consulted, dan Informed untuk tiap tugas proyek fintech tim Anda.

Tools Kolaborasi Tim yang Umum Dipakai

MANAJEMEN KODE & TUGAS
  • Git/GitHub: version control (pelacak riwayat perubahan kode) agar anggota tim tidak saling menimpa pekerjaan.
  • Trello/Jira: papan tugas (task board) untuk melacak backlog, progres, dan siapa mengerjakan apa.
KOMUNIKASI & DESAIN
  • Slack/Discord: komunikasi harian & notifikasi cepat, menggantikan email untuk hal-hal rutin.
  • Figma: desain antarmuka kolaboratif, beberapa anggota bisa mengedit desain yang sama secara real-time.

Hitung dari Nol: Velocity & Burndown Sprint

Velocity (kecepatan tim) mengukur berapa banyak story point (satuan estimasi usaha tugas) yang mampu diselesaikan tim dalam satu sprint — berguna untuk memperkirakan kapan seluruh proyek selesai.

LangkahPerhitunganNilai
1. Story point direncanakan sprint 1diketahui40 SP
2. Story point selesai akhir sprint 1diketahui32 SP
3. Velocity tim (per sprint 2 minggu)32 SP ÷ 1 sprint32 SP/sprint
4. Sisa backlog total proyekdiketahui96 SP
5. Estimasi sprint tersisa96 SP ÷ 32 SP/sprint3 sprint
ESTIMASI WAKTU PENYELESAIAN
3 SPRINT
≈ 6 minggu lagi (3 sprint × 2 minggu) dengan velocity tetap 32 SP/sprint

Coba Sendiri: Kalkulator Velocity & Estimasi Sprint

Ubah story point selesai per sprint dan sisa backlog — amati bagaimana estimasi jumlah sprint dan minggu tersisa berubah.

Code Review & Quality Assurance sebagai Budaya Tim

Code review (tinjauan kode oleh anggota tim lain sebelum digabungkan) menjaga kualitas produk dan mencegah bug lolos ke pengguna.

CHECKLIST SEBELUM MENGGABUNGKAN KODE (MERGE)
  • Kode mudah dibaca dan diberi nama variabel yang jelas.
  • Tidak ada data sensitif (API key, password) yang tertulis langsung di kode.
  • Sudah diuji coba (testing) minimal untuk skenario utama sebelum digabung.
  • Minimal 1 anggota tim lain menyetujui (approve) sebelum kode masuk ke versi utama.
Bug keamanan yang lolos code review — misalnya API key OVO atau data pengguna yang bocor — bisa berakibat fatal bagi kepercayaan pengguna aplikasi fintech.

Mengelola Konflik dan Komunikasi dalam Tim Lintas-Peran

PENYEBAB KONFLIK UMUM
  • Deadline tidak realistis atau beban kerja tidak merata.
  • Miskomunikasi antara developer dan non-teknis soal fitur.
  • Perubahan scope mendadak tanpa diskusi tim.
CARA MENGELOLANYA
  • Dengarkan dulu (active listening) sebelum membela diri.
  • Perjelas ulang scope & prioritas bersama, tulis kesepakatan.
  • Eskalasi ke dosen/PM jika konflik tidak selesai di level tim.
Bagian 3 dari 3
Pengembangan Lanjutan dan Iterasi Proyek
Proyek fintech tidak berhenti di hari presentasi. Bagian penutup ini membahas cara mengolah feedback, menyusun roadmap, dan membawa proyek ke luar kelas.

Feedback Loop: Build-Measure-Learn & Mengolah Kritik

BuildMeasureLearn
Saat menerima kritik: dengarkan penuh sebelum menjawab, pisahkan kritik pada ide dari kritik pada diri Anda, dan prioritaskan masukan yang paling sering muncul dari banyak sumber.

Menyusun Roadmap Lanjutan dengan Metode MoSCoW

MoSCoW membantu tim memprioritaskan fitur mana yang dikerjakan lebih dulu setelah presentasi, sebelum proyek siap dipakai secara lebih luas (skalabilitas).

PRIORITAS FITUR (MOSCOW)
  • Must have: fitur inti wajib ada (mis. verifikasi identitas/KYC).
  • Should have: penting tapi bisa menyusul (mis. notifikasi push).
  • Could have: nilai tambah jika waktu tersedia (mis. mode gelap).
  • Won't have (saat ini): ditunda ke fase berikutnya.
KESIAPAN MENUJU PRODUKSI
  • Audit keamanan & uji beban (load testing) sebelum pengguna nyata bertambah.
  • Cek kepatuhan regulasi terkait (OJK/BI) bila menyentuh dana pengguna.
  • Rencana migrasi dari sandbox uji coba ke lingkungan produksi.

Menutup Mata Kuliah: dari Proyek Kelas ke Portofolio Karier

BAWA PROYEK KE LUAR KELAS
  • Unggah kode ke GitHub sebagai portofolio publik.
  • Tulis studi kasus proyek di LinkedIn dengan hasil terukur.
  • Simpan pitch deck & demo video untuk lamaran magang/kerja.
LANGKAH SELANJUTNYA
  • Lanjutkan iterasi mandiri jika tim tertarik jadi proyek nyata.
  • Cari peluang magang di startup fintech atau divisi digital bank.
  • Terapkan kerangka Build-Measure-Learn di proyek berikutnya.
Selamat menempuh empat belas pertemuan Laboratorium Financial Technology — dari memahami disrupsi layanan keuangan sampai hari ini, mempresentasikan karya Anda sendiri.