‹ Daftar slidePertemuan 14: Presentasi dan Pengembangan Lanjutan Proyek Fintech: Kolaborasi Tim
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP
Laboratorium Financial Technology
Pertemuan 14 — Presentasi dan Pengembangan Lanjutan Proyek Fintech: Kolaborasi Tim
Menutup satu semester praktik fintech: bagaimana mempresentasikan proyek dengan meyakinkan, bekerja efektif dalam tim, dan merancang langkah pengembangan berikutnya.
RPS MINGGU 15 • 2 × 50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menyusun presentasi proyek fintech yang meyakinkan dan mengelola pengembangan lanjutan secara kolaboratif dalam tim. Secara rinci:
PRESENTASI
Menyusun struktur pitch deck fintech yang lengkap dan runtut.
Menyampaikan demo produk & menjawab sesi tanya jawab dengan percaya diri.
KOLABORASI & ITERASI
Menjelaskan cara kerja tim agile (sprint, peran, tools) dalam proyek fintech.
"Pedagang di pasar tradisional Semarang butuh modal harian Rp1-3 juta, tapi 60% ditolak bank karena tidak punya agunan — mereka terpaksa pakai rentenir dengan bunga harian hingga 20%."
Solusi: platform P2P lending (pinjam-meminjam daring antar pihak, tanpa bank sebagai perantara) berbasis skor kredit alternatif dari transaksi digital harian.
Hitung dari Nol: Unit Economics Sederhana
Investor sering bertanya: "berapa biaya untuk mendapatkan satu pengguna, dan berapa nilai yang dihasilkan pengguna itu selama menjadi pelanggan?" Dua metrik ini disebut CAC (Customer Acquisition Cost — biaya akuisisi pelanggan) dan LTV (Lifetime Value — nilai seumur hidup pelanggan).
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Total biaya marketing bulan ini
diketahui
Rp50.000.000
2. Pengguna baru yang didapat
diketahui
500 pengguna
3. CAC per pengguna
Rp50.000.000 ÷ 500
Rp100.000
4. LTV (revenue Rp25.000/bulan × 12 bulan)
Rp25.000 × 12
Rp300.000
5. Rasio LTV : CAC
Rp300.000 ÷ Rp100.000
3,0x
RASIO LTV : CAC
3,0x
Sehat jika ≥ 3x — patokan umum yang dipakai investor startup
Storytelling & Teknik Demo Live yang Meyakinkan
SHOW, DON'T JUST TELL
Mulai dengan narasi pengguna nyata: "Bu Sari, pedagang di Pasar Johar, butuh modal Rp2 juta besok pagi..."
Tunjukkan alur aplikasi langkah demi langkah, bukan hanya screenshot statis.
Sorot satu fitur unggulan saja — jangan demo semua fitur sekaligus.
RENCANA CADANGAN (BACKUP PLAN)
Siapkan video rekaman demo jika koneksi internet bermasalah saat presentasi.
Uji coba aplikasi di perangkat presentasi H-1, bukan menit terakhir.
Latihan timing: demo maksimal 2-3 menit dari total durasi presentasi.
Menjawab Sesi Tanya Jawab dengan Percaya Diri
Sesi Q&A (tanya jawab) sering lebih menentukan penilaian daripada presentasi itu sendiri, karena di sinilah audiens menguji seberapa dalam Anda memahami proyek sendiri.
SIAPKAN JAWABAN UNTUK
"Bagaimana model bisnis ini menghasilkan uang?"
"Apa yang membedakan Anda dari kompetitor?"
"Bagaimana Anda menjamin keamanan data pengguna?"
Jika tidak tahu jawaban pastinya: jujur katakan "kami belum menguji itu, tapi rencana kami adalah...", jangan mengarang jawaban. Kejujuran lebih dihargai daripada jawaban asal.
Latihan Kelompok: Simulasi Pitching 5 Menit
Sebelum presentasi final, latih tim Anda dengan simulasi singkat berikut.
INSTRUKSI LATIHAN
Bentuk kelompok sesuai tim proyek fintech masing-masing (3-5 orang).
Satu anggota tampil sebagai presenter utama, sisanya berperan sebagai "investor" yang bertanya.
Kelompok "investor" mencatat 1 kelebihan dan 1 saran perbaikan untuk disampaikan setelahnya.
Rotasi peran presenter setiap putaran agar semua anggota tim berlatih.
Bagian 2 dari 3
Kolaborasi Tim dalam Pengembangan
Presentasi yang bagus lahir dari proses kerja tim yang rapi. Bagian ini membahas cara tim fintech profesional mengorganisasi pekerjaan mereka.
Model Kerja Agile/Scrum untuk Tim Proyek Kecil
Scrum adalah kerangka kerja agile yang membagi pekerjaan menjadi periode pendek berulang disebut sprint (biasanya 1-2 minggu), agar progres bisa dievaluasi secara rutin.
Istilah kunci: backlog (daftar tugas yang belum dikerjakan), story point (satuan estimasi usaha per tugas).
Pembagian Peran dalam Tim Proyek Fintech
PRODUCT & DESIGN
Product Manager: prioritas fitur & roadmap
UI/UX Designer: alur & tampilan aplikasi
TEKNIS
Developer/Engineer: membangun fitur
QA/Tester: memastikan bebas bug
BISNIS & KEPATUHAN
Business/Growth: model bisnis & traksi
Compliance: kepatuhan regulasi OJK/BI
Coba Sendiri: Susun Matriks RACI Tim Anda
Tetapkan siapa Responsible, Accountable, Consulted, dan Informed untuk tiap tugas proyek fintech tim Anda.
Tools Kolaborasi Tim yang Umum Dipakai
MANAJEMEN KODE & TUGAS
Git/GitHub: version control (pelacak riwayat perubahan kode) agar anggota tim tidak saling menimpa pekerjaan.
Trello/Jira: papan tugas (task board) untuk melacak backlog, progres, dan siapa mengerjakan apa.
KOMUNIKASI & DESAIN
Slack/Discord: komunikasi harian & notifikasi cepat, menggantikan email untuk hal-hal rutin.
Figma: desain antarmuka kolaboratif, beberapa anggota bisa mengedit desain yang sama secara real-time.
Hitung dari Nol: Velocity & Burndown Sprint
Velocity (kecepatan tim) mengukur berapa banyak story point (satuan estimasi usaha tugas) yang mampu diselesaikan tim dalam satu sprint — berguna untuk memperkirakan kapan seluruh proyek selesai.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Story point direncanakan sprint 1
diketahui
40 SP
2. Story point selesai akhir sprint 1
diketahui
32 SP
3. Velocity tim (per sprint 2 minggu)
32 SP ÷ 1 sprint
32 SP/sprint
4. Sisa backlog total proyek
diketahui
96 SP
5. Estimasi sprint tersisa
96 SP ÷ 32 SP/sprint
3 sprint
ESTIMASI WAKTU PENYELESAIAN
3 SPRINT
≈ 6 minggu lagi (3 sprint × 2 minggu) dengan velocity tetap 32 SP/sprint
Ubah story point selesai per sprint dan sisa backlog — amati bagaimana estimasi jumlah sprint dan minggu tersisa berubah.
Code Review & Quality Assurance sebagai Budaya Tim
Code review (tinjauan kode oleh anggota tim lain sebelum digabungkan) menjaga kualitas produk dan mencegah bug lolos ke pengguna.
CHECKLIST SEBELUM MENGGABUNGKAN KODE (MERGE)
Kode mudah dibaca dan diberi nama variabel yang jelas.
Tidak ada data sensitif (API key, password) yang tertulis langsung di kode.
Sudah diuji coba (testing) minimal untuk skenario utama sebelum digabung.
Minimal 1 anggota tim lain menyetujui (approve) sebelum kode masuk ke versi utama.
Bug keamanan yang lolos code review — misalnya API key OVO atau data pengguna yang bocor — bisa berakibat fatal bagi kepercayaan pengguna aplikasi fintech.
Mengelola Konflik dan Komunikasi dalam Tim Lintas-Peran
PENYEBAB KONFLIK UMUM
Deadline tidak realistis atau beban kerja tidak merata.
Miskomunikasi antara developer dan non-teknis soal fitur.
Perubahan scope mendadak tanpa diskusi tim.
CARA MENGELOLANYA
Dengarkan dulu (active listening) sebelum membela diri.
Perjelas ulang scope & prioritas bersama, tulis kesepakatan.
Eskalasi ke dosen/PM jika konflik tidak selesai di level tim.
Bagian 3 dari 3
Pengembangan Lanjutan dan Iterasi Proyek
Proyek fintech tidak berhenti di hari presentasi. Bagian penutup ini membahas cara mengolah feedback, menyusun roadmap, dan membawa proyek ke luar kelas.
Saat menerima kritik: dengarkan penuh sebelum menjawab, pisahkan kritik pada ide dari kritik pada diri Anda, dan prioritaskan masukan yang paling sering muncul dari banyak sumber.
Menyusun Roadmap Lanjutan dengan Metode MoSCoW
MoSCoW membantu tim memprioritaskan fitur mana yang dikerjakan lebih dulu setelah presentasi, sebelum proyek siap dipakai secara lebih luas (skalabilitas).
PRIORITAS FITUR (MOSCOW)
Must have: fitur inti wajib ada (mis. verifikasi identitas/KYC).
Should have: penting tapi bisa menyusul (mis. notifikasi push).
Could have: nilai tambah jika waktu tersedia (mis. mode gelap).
Won't have (saat ini): ditunda ke fase berikutnya.
KESIAPAN MENUJU PRODUKSI
Audit keamanan & uji beban (load testing) sebelum pengguna nyata bertambah.
Cek kepatuhan regulasi terkait (OJK/BI) bila menyentuh dana pengguna.
Rencana migrasi dari sandbox uji coba ke lingkungan produksi.
Menutup Mata Kuliah: dari Proyek Kelas ke Portofolio Karier
BAWA PROYEK KE LUAR KELAS
Unggah kode ke GitHub sebagai portofolio publik.
Tulis studi kasus proyek di LinkedIn dengan hasil terukur.
Simpan pitch deck & demo video untuk lamaran magang/kerja.
LANGKAH SELANJUTNYA
Lanjutkan iterasi mandiri jika tim tertarik jadi proyek nyata.
Cari peluang magang di startup fintech atau divisi digital bank.
Terapkan kerangka Build-Measure-Learn di proyek berikutnya.
Selamat menempuh empat belas pertemuan Laboratorium Financial Technology — dari memahami disrupsi layanan keuangan sampai hari ini, mempresentasikan karya Anda sendiri.