stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-13
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 13: Negosiasi Internasional — BATNA & Salacuse 10 Elemen
RPS minggu 13 · sub-CPMK 6 · 2x50 menit

Negosiasi Internasional — BATNA & Salacuse 10 Elemen

S1 Manajemen — Konsentrasi SDM-Organisasi · FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 6: mengelola negosiasi lintas-budaya. Empat indikator yang harus Anda kuasai.

Jam ke-1 (50 menit)
  • BATNA, ZOPA, Reservation Price (Fisher-Ury-Patton)
  • Salacuse 10 elemen budaya negosiasi
  • Distributive vs integrative bargaining
Jam ke-2 (50 menit)
  • Thomas-Kilmann 5 gaya konflik
  • Negotiation tactics lintas-budaya
  • Kasus: Unilever JV, Honda JV
Posisi dalam alur: negosiasi internasional adalah aplikasi komunikasi (P11) & kompensasi (P12), dan dilanjutkan dengan tren IHRM (P14).

Mengapa Negosiasi Lintas-Budaya Sulit

Negosiasi lintas-budaya menghadapi tantangan unik — elemen budaya dapat membuat atau menggagalkan deal.

Deal Failure dari Budaya
~50%
Cross-border deal failure yang berakar di mis-alignment budaya negosiasi (Salacuse, dihedge ~)
Time to Close
2-3x
Negosiasi lintas-budaya butuh 2-3x lebih lama dari same-culture (industri, dihedge ~)
Pertanyaan pemantik: dari pengalaman, negosiasi lintas-budaya mana yang paling menantang?
Bagian 1 · 1/4
BATNA, ZOPA, Reservation Price
Diskusi kelas: bagaimana BATNA memengaruhi power di negosiasi?

Fisher-Ury-Patton Framework

BATNA, ZOPA, dan Reservation Price adalah tiga konsep fundamental dari Fisher-Ury-Patton "Getting to Yes".

KonsepDefinisiContoh
BATNABest Alternative To Negotiated AgreementSupplier lain yang bisa kita pakai jika deal gagal
Reservation PriceWalk-away point — batas terendah/tertinggi yang kita terimaHarga maksimum yang kita mau bayar
ZOPAZone Of Possible Agreement — overlap antara buyer & sellerRange dimana deal mungkin terjadi
ZOPA = [max(Buyer RP, Seller BATNA)] s/d [min(Seller RP, Buyer BATNA)]

Coba Sendiri: BATNA & ZOPA Visualizer

Visualisasi ZOPA dan Reservation Price buyer-seller.

Distributive vs Integrative Bargaining

Dua pendekatan negosiasi dengan dinamika sangat berbeda.

Distributive (Win-Lose)
  • Fixed pie — dapat lebih = lawan dapat kurang
  • Fokus pada posisi & claim value
  • Contoh: negosiasi harga jual-beli mobil
Integrative (Win-Win)
  • Expand pie — keduanya dapat lebih
  • Fokus pada interest & create value
  • Contoh: JV partnership dengan multiple terms

Hitung dari Nol: ZOPA dengan BATNA

Skenario: Buyer A (ingin beli software): Reservation Price USD 100K (mau bayar max USD 100K), BATNA USD 80K (alternatif software lebih murah). Seller B: Reservation Price USD 70K (mau jual min USD 70K), BATNA USD 60K (alternatif customer lain lebih murah). Tentukan ZOPA.
ParameterBuyer ASeller B
Reservation PriceUSD 100K (max bayar)USD 70K (min jual)
BATNAUSD 80K (alternatif)USD 60K (alternatif)
ZOPAUSD 80K s/d USD 100K
ZOPA Width
USD 20K
Range USD 80-100K — deal mungkin di range ini. Buyer tidak akan bayar lebih dari BATNA, seller tidak akan jual kurang dari BATNA lawan
Bagian 2 · 2/4
Salacuse 10 Elemen Budaya Negosiasi
Diskusi kelas: elemen mana yang paling sering diabaikan oleh ekspatriat barat di Asia?

Salacuse 10 Elemen Budaya

Salacuse mengidentifikasi 10 elemen budaya yang memengaruhi negosiasi internasional.

Elemen 1-5
  • Negotiating goal: contract vs relationship
  • Negotiating attitude: win-win vs win-lose
  • Personal style: formal vs informal
  • Communication: direct vs indirect
  • Time sensitivity: high vs low
Elemen 6-10
  • Emotionalism: high vs low
  • Agreement form: specific vs general
  • Building agreement: bottom-up vs top-down
  • Team organization: one leader vs consensus
  • Risk taking: high vs low

Coba Sendiri: Hofstede RadarExplorer

Lihat 6 dimensi Hofstede untuk memahami gaya negosiasi yang sesuai.

Thomas-Kilmann 5 Gaya Konflik

Thomas-Kilmann memetakan 5 gaya penanganan konflik berdasarkan assertiveness dan cooperativeness.

GayaAssertivenessCooperativenessKapan Dipakai
CompetingTinggiRendahEmergencies, decisions cepat
CollaboratingTinggiTinggiWin-win, integrative
CompromisingSedangSedangTrade-off cepat
AvoidingRendahRendahIssue trivial atau cool off
AccommodatingRendahTinggiBuild goodwill

Coba Sendiri: MIS Leadership Culture Quadrant

Lihat kuadran gaya kepemimpinan & negosiasi lintas-budaya.

Bagian 3 · 3/4
Studi Kasus JV Lintas-Budaya
Diskusi kelas: dari kasus JV, apa pelajaran negosiasi lintas-budaya?

Kasus: Unilever JV Indonesia-India

Unilever JV antara Indonesia dan India adalah contoh negosiasi integrative lintas-budaya yang sukses.

Konteks JV
  • JV manufaktur FMCG Indonesia-India
  • Negosiasi multi-term: equity, royalti, transfer pricing
  • Tantangan: budaya Asia + kompleksitas komersial
Pelajaran
  • Investasi waktu untuk relationship
  • Adaptasi gaya komunikasi (indirect)
  • Expand pie dengan trade-off kreatif

Kasus: Honda JV Indonesia-Jepang

Honda JV menghadapi tantangan negosiasi dengan high-context vs high-context tetapi nuansa berbeda.

Konteks Honda
  • JV manufaktur otomotif
  • Negosiasi: teknologi transfer, lokal content
  • Tantangan: nemawashi vs gotong royong
Solusi
  • Cultural training dua arah
  • Hybrid decision-making
  • Long-term perspective

Hitung dari Nol: Negotiation Value Claim

Skenario: Negosiasi distributive antara Buyer A dan Seller B. Buyer Reservation Price USD 200K, BATNA USD 150K. Seller Reservation Price USD 100K, BATNA USD 120K. Deal close di USD 140K. Hitung value claim masing-masing.
ParameterBuyer ASeller B
Reservation PriceUSD 200KUSD 100K
BATNAUSD 150KUSD 120K
Deal PriceUSD 140K
Value Claim (vs Reservation)USD 200K - USD 140K = USD 60KUSD 140K - USD 100K = USD 40K
Insight
Buyer Wins
Buyer claim USD 60K vs Seller USD 40K — Buyer 60% dari total ZOPA value (USD 100K). Buyer lebih kuat karena BATNA dekat Reservation Seller
Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P14
Diskusi kelas: dari materi hari ini, apa satu strategi negosiasi yang akan Anda terapkan?

Tiga Pesan Kunci Hari Ini

Tiga hal yang harus Anda bawa pulang setelah pertemuan ketigabelas.

Pesan 1
BATNA is Power
BATNA yang kuat meningkatkan power negosiasi — selalu develop alternatif sebelum negosiasi (Fisher-Ury-Patton).
Pesan 2
Salacuse 10
Salacuse 10 elemen budaya negosiasi memberikan lensa sistematis untuk memahami perbedaan gaya negosiasi antar budaya.
Pesan 3
Integrative Wins
Integrative (win-win) bargaining lebih produktif untuk long-term relationships — expand pie dengan trade-off kreatif.

Ringkasan & Persiapan Pertemuan 14

Apa yang sudah kita pelajari hari ini dan apa yang akan datang minggu depan.

Hari Ini (P13)
  • BATNA, ZOPA, Reservation Price
  • Distributive vs integrative bargaining
  • Salacuse 10 elemen budaya negosiasi
  • Thomas-Kilmann 5 gaya konflik
  • Kasus Unilever & Honda JV
Minggu Depan (P14)
  • Tren IHRM & Global Talent Management
  • Future of Work: remote, AI, ESG
  • 5 tren IHRM 2025+
  • Kasus Garuda & MNC Indonesia
Persiapan P14: baca tentang future of work dan tren IHRM; bawa satu tren HR yang ingin Anda bedah untuk diskusi terakhir.