stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-12
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 12: Kompensasi Internasional & Hubungan Industrial Global
RPS minggu 12 · sub-CPMK 5 · 2x50 menit

Kompensasi Internasional & Hubungan Industrial Global

S1 Manajemen — Konsentrasi SDM-Organisasi · FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 5: mengelola kompensasi & hubungan industrial global. Empat indikator yang harus Anda kuasai.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Balance sheet approach (Reynolds)
  • Tax equalization & COLA
  • Allowances & incentives ekspatriat
Jam ke-2 (50 menit)
  • Hall & Soskice IR regimes (liberal/coordinated/state-led)
  • Trade union & collective bargaining lintas-budaya
  • Kasus: BCA expat, Garuda union
Posisi dalam alur: kompensasi internasional adalah aplikasi lifecycle ekspatriat (P9) dan dilanjutkan dengan negosiasi internasional (P13).

Mengapa Kompensasi Ekspatriat Kompleks

Kompensasi ekspatriat jauh lebih kompleks dari kompensasi domestik karena multiple currencies, taxes, dan cost of living.

Cost Premium Ekspatriat
2-4x
Cost ekspatriat 2-4x gaji home country — terbesar adalah housing dan schooling (industri, dihedge ~)
Tax Differential
0-55%
Tax rate personal berbeda signifikan antar negara — UAE 0% vs Denmark 55%+ (PWC, dihedge ~)
Pertanyaan pemantik: dari pengalaman, komponen kompensasi ekspatriat mana yang paling sering diabaikan?
Bagian 1 · 1/4
Balance Sheet Approach
Diskusi kelas: prinsip dasar balance sheet adalah "ekspatriat tetap sejahtera seperti di home" — setuju?

Balance Sheet Approach (Reynolds)

Balance sheet approach dirancang untuk menjaga ekspatriat tetap sejahtera seperti di home country.

Prinsip: Total compensation ekspatriat harus menjaga (1) disposable income setara home, (2) savings setara home, dan (3) purchasing power setara home.
KomponenSumber / Tujuan
Base salaryTetap dari home country scale
Tax equalizationEkspatriat bayar tax "seolah" di home
AllowancesCOLA, housing, schooling, hardship
BenefitsMedical, pension, transportation
IncentivesPremi penugasan, completion bonus

Hitung dari Nol: Balance Sheet Ekspatriat

Skenario: Ekspatriat Indonesia ke Singapore. Gaji home Rp 100 juta/tahun (~USD 6.500/month). Singapore cost of living 1,8x Indonesia. Tax Indonesia 25%, Singapore 15%. Housing SGD 4.000/month (~USD 3.000). Schooling USD 2.000/month. Hitung paket balance sheet per bulan.
KomponenPerhitunganUSD/month
Base salary (home scale)Rp 100jt ÷ 12 ÷ 15.400USD 540
Tax equalizationPerusahaan bayar selisih taxUSD ~100
COLA(1,8-1) × base expensesUSD ~250
HousingSGD 4.000USD 3.000
Schooling2 anakUSD 2.000
TotalUSD 5.890
Premium
~10x
Total USD 5.890 vs base USD 540 — premium ~10x untuk balance sheet di Singapore (high COL)

Coba Sendiri: Kalkulator Kompensasi Ekspatriat

Hitung paket kompensasi ekspatriat dengan balance sheet approach.

Tax Equalization & COLA

Tax equalization dan COLA adalah dua komponen teknis yang menentukan adil-tidaknya paket ekspatriat.

Tax Equalization
  • Ekspatriat bayar tax "hypothetical" home
  • Perusahaan bayar tax host aktual
  • Net: ekspatriat indifferent to tax regime
COLA (Cost of Living Adjustment)
  • Compensate perbedaan cost of living
  • Dihitung dari basket of goods standar
  • Disesuaikan berkala (inflasi, FX)

Allowances & Incentives Ekspatriat

Allowances dan incentives adalah komponen tambahan yang memotivasi ekspatriat menerima penugasan.

Allowances
  • Housing (free atau subsidized)
  • Schooling untuk anak
  • Hardship untuk lokasi sulit
Mobility
  • Relocation allowance
  • Home leave flight (1-2x/tahun)
  • Transportation (mobil, driver)
Incentives
  • Premi penugasan (15-30% base)
  • Completion bonus
  • Stock options accelerated
Bagian 2 · 2/4
Hall & Soskice IR Regimes
Diskusi kelas: di IR regime mana Indonesia paling dekat?

Hall & Soskice — Three IR Regimes

Hall & Soskice membedakan tiga rezim hubungan industrial berdasarkan koordinasi ekonomi.

RezimKarakteristikContoh Negara
Liberal Market EconomyFlexible labor, low union, at-will employmentUSA, UK, Australia, Kanada
Coordinated Market EconomyStrong union, sectoral bargaining, codeterminationJerman, Belanda, Nordik
Asia State-LedPemerintah dominan, tripartite, UMRIndonesia, Jepang, Korea, Singapore

Trade Union & Collective Bargaining

Trade union dan collective bargaining lintas-budaya sangat berbeda antar rezim IR.

Variasi Union Density
  • Nordik ~65-90% (tertinggi)
  • Jerman/Prancis ~10-25%
  • USA/UK ~10-15%
  • Indonesia ~5-10% formal (OECD, dihedge ~)
Collective Bargaining Approach
  • LME: company-level bargaining
  • CME: sectoral bargaining
  • Asia: enterprise + government

Hitung dari Nol: COLA Adjustment

Skenario: Ekspatriat ditempatkan ke Tokyo. COLA awal USD 1.000/month berdasarkan basket 2024. Pada 2025, inflasi Tokyo 2,5% dan USDJPY berubah dari 150 ke 145 (JPY menguat 3,3%). Hitung COLA adjustment.
FaktorPerhitunganAdjustment
COLA awalUSD 1.000
Inflasi Tokyo+2,5%USD 1.025
FX (JPY menguat)× (145/150) = 0,967USD 991
COLA baruUSD 991
Insight: inflasi 2,5% seharusnya menaikkan COLA, tetapi FX appreciation YEN menurunkan COLA dalam USD — net effect COLA turun. Penting untuk update berkala agar ekspatriat tetap sejahtera.
Bagian 3 · 3/4
Studi Kasus BCA & Garuda
Diskusi kelas: bagaimana konteks Indonesia mempengaruhi kompensasi & IR ekspatriat?

Kasus: BCA Expat Compensation

BCA mengelola kompensasi ekspatriat senior dengan balance sheet approach dan incentives.

Praktik BCA
  • Ekspatriat senior untuk IT & risk
  • Balance sheet approach untuk fairness
  • Premi penugasan 20-30%
Hasil
  • Attraction talent global
  • Retention ekspatriat tinggi
  • Knowledge transfer efektif

Kasus: Garuda Union & Restructuring

Garuda Indonesia menghadapi hubungan industrial kompleks dengan serikat pekerja saat restructuring.

Konteks Garuda
  • PKPU 2021 & restructuring
  • Beberapa serikat pekerja aktif
  • PHK massal & renegotiation
Pelajaran
  • Komunikasi early & transparan dengan union
  • Government mediation penting
  • Trade-off cost vs relasi industrial

Coba Sendiri: Composite DEI Index

Lihat composite DEI (Diversity, Equity, Inclusion) untuk kompensasi global.

Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P13
Diskusi kelas: dari materi hari ini, apa satu keputusan kompensasi yang akan Anda ambil untuk improve paket ekspatriat?

Tiga Pesan Kunci Hari Ini

Tiga hal yang harus Anda bawa pulang setelah pertemuan keduabelas.

Pesan 1
Balance Sheet
Balance sheet approach (Reynolds) menjaga ekspatriat tetap sejahtera seperti di home — total premium 2-4x gaji home.
Pesan 2
Tax & COLA
Tax equalization dan COLA adalah komponen teknis kritis — harus di-update berkala untuk track inflasi dan FX.
Pesan 3
3 IR Regimes
Hall & Soskice memetakan 3 rezim IR (liberal/coordinated/state-led) yang memengaruhi strategi HR global — adaptasi ke rezim lokal.

Ringkasan & Persiapan Pertemuan 13

Apa yang sudah kita pelajari hari ini dan apa yang akan datang minggu depan.

Hari Ini (P12)
  • Balance sheet approach (Reynolds)
  • Tax equalization & COLA
  • Allowances & incentives ekspatriat
  • Hall & Soskice 3 IR regimes
  • Trade union & collective bargaining
  • Kasus BCA & Garuda
Minggu Depan (P13)
  • Negosiasi internasional
  • BATNA, ZOPA, Reservation Price
  • Salacuse 10 elemen budaya negosiasi
  • Thomas-Kilmann 5 gaya konflik
Persiapan P13: baca tentang BATNA/ZOPA dan Salacuse 10 elemen; bawa satu pengalaman negosiasi lintas-budaya yang ingin Anda bedah.