stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-05
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 5: Tantangan Utama IHRM — Regulasi, Geopolitik & Etika
RPS minggu 5 · sub-CPMK 2 · 2x50 menit

Tantangan Utama IHRM — Regulasi, Geopolitik & Etika

S1 Manajemen — Konsentrasi SDM-Organisasi · FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 2 lanjutan: memahami tantangan utama IHRM. Empat indikator capaian yang harus Anda kuasai.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Tantangan regulasi: UU ketenagakerjaan lintas-batas
  • Visa & work permit sebagai kendala mobilitas
  • Tantangan geopolitik: sanctions, trade war
Jam ke-2 (50 menit)
  • Tantangan etika: supply chain, sweatshop, DEI global
  • Studi kasus: Google China, Nike, sanctions Rusia
  • Persiapan P6: staffing PCN/HCN/TCN
Posisi dalam alur: tantangan eksternal IHRM sebelum kita masuk ke staffing (P6) dan rekrutmen (P7).

Mengapa Tantangan External Sering Diremehkan

Tantangan external (regulasi, geopolitik, etika) sering diremehkan tetapi dapat melumpuhkan MNC.

Denda GDPR (Data)
€ 4 miliar+
Total denda GDPR Eropa 2018-2024 (public records, dihedge ~)
Sanctions Geopolitik
~$300 miliar+
Estimasi dampak ekonomi sanctions Rusia 2022-2024 (public records, dihedge ~)
Pertanyaan pemantik: dari pengamatan Anda, kasus mana di Indonesia di mana HR tidak proaktif menyebabkan masalah serius?
Bagian 1 · 1/4
Tantangan Regulasi Lintas-Batas
Diskusi kelas: dari pengalaman, UU ketenagakerjaan mana yang menurut Anda paling ketat di Indonesia?

Empat Lapis Regulasi Ketenagakerjaan

Regulasi ketenagakerjaan di Indonesia punya empat lapis yang harus dipatuhi MNC.

LapisContohImplikasi HR
1. UU KetenagakerjaanUU 13/2003 + UU Cipta Kerja 2020Aturan dasar PHK, kontrak, upah minimum
2. Peraturan PemerintahPP 35/2021 (PKWT), PP 36/2021 (upah)Detail operasional kontrak & upah
3. PermenakerPermenaker 5/2023 (penempatan TKI)Aturan spesifik seperti penempatan tenaga kerja
4. PKB & Regulasi LokalPerjanjian Kerja Bersama, Pergub UpahAturan perusahaan/spesifik daerah

Visa & Work Permit — Kendala Mobilitas

Visa dan work permit adalah kendala praktis mobilitas internasional karyawan.

Tipe Visa Kerja Populer
  • Indonesia: VITAS (Visit), ITAS (Limited Stay), ITAP (Permanent), IMTA (work permit)
  • Singapore: Employment Pass (EP), S Pass, Work Permit
  • AS: H-1B (specialty), L-1 (intra-company), O-1 (extraordinary ability)
  • Eropa: Blue Card (EU), National visas per negara
Tantangan HR
  • Proses lama (3-9 bulan untuk beberapa negara)
  • Biaya tinggi (USD 5-15 ribu per karyawan)
  • Quota & lotere (H-1B AS)
  • Penolakan & appeal yang memakan waktu

Hitung dari Nol: Visa Cost Lintas-Negara

Skenario: MNC mengirim 5 ekspatriat ke 3 negara berbeda selama 2 tahun. Visa H-1B AS: USD 15.000/karyawan. EP Singapore: USD 8.000/karyawan. Blue Card Jerman: USD 5.000/karyawan. Distribusi: 2 AS, 2 Singapore, 1 Jerman. Hitung total visa cost dan biaya per negara.
NegaraJumlah KaryawanCost per KaryawanTotal Cost
AS (H-1B)2USD 15.000USD 30.000
Singapore (EP)2USD 8.000USD 16.000
Jerman (Blue Card)1USD 5.000USD 5.000
Total Visa Cost5USD 51.000
Insight
USD 51.000
Visa cost rata-rata USD 10.200/karyawan — biaya signifikan yang sering diremehkan dan harus di-budget
Bagian 2 · 2/4
Tantangan Geopolitik & Sanctions
Diskusi kelas: bagaimana sanctions Rusia 2022 memengaruhi operasi MNC yang ada di Rusia?

Geopolitik & Sanctions: Kasus Rusia 2022

Sanctions Rusia 2022 adalah contoh kompleksitas geopolitik yang memengaruhi HR MNC.

PerusahaanResponsImplikasi HR
McDonald'sExit penuh Mei 2022 (jual ke lokal)PHK 62.000 karyawan Rusia; paket fair
ShellExit JV dengan GazpromTalent transfer ke operasi lain; PHK terbatas
GoogleStop iklan & layanan baruHCN Russia stay dengan modifikasi paket
AppleStop export produkHCN retail terdampak; alternatif pekerjaan
Sanctions adalah test stres untuk fungsi HR — siapa yang keluar, dengan paket apa, dan bagaimana reputasi perusahaan dipulihara?

Trade War & Tariff — Implikasi HR

Trade war AS-China 2018+ mempengaruhi keputusan lokasi operasi dan komposisi karyawan.

Dampak Operasi
  • Relokasi manufaktur dari Tiongkok ke Vietnam, India
  • PHK di Tiongkok; hiring di negara alternatif
  • Talent transfer lintas-negara (PCN/HCN/TCN)
Implikasi HR Strategis
  • Workforce planning lintas-negara lebih dinamis
  • Cross-cultural training untuk lokasi baru
  • Kompensasi adaptif untuk ekspatriat ke negara baru
  • Risk management untuk supply chain talent

Hitung dari Nol: Relokasi Factory Trade War

Skenario: MNC relokasi factory dari Shenzhen (Tiongkok) ke Hanoi (Vietnam). Tenaga kerja Tiongkok: 500 karyawan. Relokasi: 50 talent teknis PCN Tiongkok ke Hanoi (paksa, dengan retention bonus), 300 HCN Vietnam baru. PHK 450 di Shenzhen. Hitung HR cost relokasi tahun 1.
KomponenPerhitunganCost (Rp)
PHK Shenzhen (450 karyawan)450 × USD 5.000 × Rp 15.00033.750.000.000
Relokasi PCN Tiongkok (50)50 × USD 30.000 × Rp 15.00022.500.000.000
Recruitment HCN Vietnam (300)300 × USD 1.000 × Rp 15.0004.500.000.000
Training HCN Vietnam300 × USD 2.000 × Rp 15.0009.000.000.000
Total HR Cost Tahun 1Rp 69,75 miliar
Insight
Rp 69,75 miliar
HR cost relokasi ~Rp 70 miliar — angka signifikan yang harus di-forecasting dan di-budget sebelum keputusan
Bagian 3 · 3/4
Tantangan Etika dalam IHRM
Diskusi kelas: dari pengamatan Anda, isu etika HR global mana yang paling sering muncul di supply chain Indonesia?

Tiga Isu Etika Kritis dalam IHRM

Tiga isu etika yang paling sering muncul dalam praktik IHRM global.

1. Labor Standards
Upah minimum, jam kerja, kondisi kerja, child labor, forced labor
2. Supply Chain Ethics
Audit pemasok, transparency, konflik mineral, sustainability
3. DEI & Anti-Diskriminasi
Gender, ras, agama, disability, LGBT; equity outcomes

Studi Kasus: Nike Sweatshop Scandal 1990-an

Kasus Nike sweatshop adalah pelajaran klasik tentang etika supply chain global.

TahunEventImplikasi HR & Etika
1990-an awalInvestigasi exposes Nike pemasok Asia dengan kondisi burukChild labor, jam kerja ekstrem, upah rendah
1996LIFE Magazine expose; protes konsumen globalBoycott Nike; sales turun ~20% (dihedge ~)
1998Nike CEO Phil Knight akui masalah; janji reformShift dari denial ke accountability
2000-anNike kode etik pemasok; audit regulerInvestasi besar di supply chain ethics
2010-anTransparency report; Sustainable InnovationNike jadi model supply chain ethics
Tiga pelajaran: (1) Denial berbahaya, accountability penting; (2) Investasi etika supply chain bukan biaya tetapi reputational insurance; (3) Transparansi adalah strategi kompetitif modern.

Studi Kasus: Google China & Censorship

Kasus Google China menggambarkan dilema etika antara akses pasar dan nilai perusahaan.

Timeline
  • 2006: Google.cn launch dengan censorship sesuai UU Tiongkok
  • 2010: Google exit search China karena hacking & censorship
  • HCN China terdampak; talent transfer ke Hong Kong/Asia lain
Implikasi HR & Etika
  • Dilema: ikut censorship atau exit?
  • Keputusan strategis dengan dampak HR besar
  • Reputational trade-off antara akses pasar & nilai

Coba Sendiri: Composite DEI Index

Hitung skor DEI organisasi Anda berdasarkan beberapa indikator kunci.

Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P6
Diskusi kelas: dari ketiga tantangan (regulasi, geopolitik, etika), mana yang paling sulit dikelola menurut Anda?

Tiga Pesan Kunci Hari Ini

Tiga hal yang harus Anda bawa pulang setelah pertemuan kelima.

Pesan 1
Regulasi Multi-Lapis
Regulasi ketenagakerjaan multi-lapis (UU, PP, Permenaker, PKB) harus dipatuhi penuh; HR leader harus paham landscape.
Pesan 2
Geopolitik Aktif
Geopolitik (sanctions, trade war) adalah test stres untuk HR — proaktif merancang skenario dapat meminimalkan trauma dan reputational damage.
Pesan 3
Etika Reputational
Etika supply chain adalah reputational insurance — Nike menunjukkan investasi etika bukan biaya tetapi strategi kompetitif modern.

Ringkasan & Persiapan Pertemuan 6

Apa yang sudah kita pelajari hari ini dan apa yang akan datang minggu depan.

Hari Ini (P5)
  • Regulasi lintas-batas: 4 lapis UU Indonesia
  • Visa & work permit sebagai kendala mobilitas
  • Geopolitik: sanctions Rusia, trade war
  • Etika: Nike, Google China, DEI
Minggu Depan (P6)
  • Staffing PCN/HCN/TCN
  • Pendekatan staffing ethnocentric/polycentric/geocentric
  • Tantangan mobility & talent pipeline
  • Kasus: Unilever, Astra staffing mix
Persiapan P6: baca tentang staffing approach MNC; bawa satu observasi staffing mix di perusahaan multinasional yang Anda kenal.