stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-03
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 3: Konteks Organisasi — EPRG & Bartlett-Ghoshal Typology
RPS minggu 3 · sub-CPMK 1 · 2x50 menit

Konteks Organisasi — EPRG & Bartlett-Ghoshal

S1 Manajemen — Konsentrasi SDM-Organisasi · FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 1 (penutup): memahami konteks organisasi MNC. Empat indikator capaian yang harus Anda kuasai.

Jam ke-1 (50 menit)
  • EPRG Perlmutter: Empat orientasi MNC
  • Bartlett-Ghoshal typology: Multinational/Global/International/Transnational
  • Hubungan orientasi dengan praktik IHRM
Jam ke-2 (50 menit)
  • Kasus: Unilever (transnational), Coca-Cola (multidomestic), Astra (hybrid)
  • Implikasi staffing, kompensasi, development
  • Persiapan P4: HRM dalam cross-border M&A
Posisi dalam alur: penutup blok konseptual (P1-P3) sebelum kita masuk ke aplikasi praktis (P4-P14).

Mengapa Strategi MNC Menentukan Praktik HR

Strategi MNC menentukan banyak hal: siapa yang direkrut, bagaimana dikompensasi, dan dikembangkan.

MNC Global
~80.000+
UNCTAD estimasi jumlah MNC global 2020-an (dihedge ~)
Variasi Strategi
4 tipe
Bartlett-Ghoshal: multinational, international, global, transnational
Pertanyaan pemantik: dari MNC yang Anda kenal, mana yang menurut Anda global dan mana yang multidomestic?
Bagian 1 · 1/4
EPRG Perlmutter
Diskusi kelas: menurut Anda, perusahaan mana di Indonesia yang paling "ethnocentric" dan mana yang paling "geocentric"?

EPRG Perlmutter (1969)

EPRG (Perlmutter, 1969): empat orientasi MNC — Ethnocentric, Polycentric, Regiocentric, Geocentric. Setiap orientasi menentukan sikap terhadap staffing, kontrol, dan pengambilan keputusan.
OrientasiAsal KunciKontrol KeputusanContoh Praktis
EthnocentricParent country (PCN)Sentralisasi di HQBank Jepang yang semua GM cabang adalah PCN Jepang
PolycentricHost country (HCN)Desentralisasi ke cabangUnilever Indonesia dengan HCN dominan di posisi senior
RegiocentricRegion (PCN/HCN/TCN)Regional hubSingapore sebagai hub ASEAN dengan bauran regional
GeocentricGlobal (terbaik dari mana saja)Global integrationShell, GE dengan talent dari seluruh dunia

Coba Sendiri: EPRG Stage Explorer

Lihat progresi MNC melalui tahap EPRG dan implikasinya untuk staffing mix.

Implikasi EPRG untuk Staffing

Setiap orientasi EPRG memiliki implikasi langsung untuk staffing mix.

Ethnocentric & Polycentric
  • Ethnocentric — PCN dominan di posisi kunci; HCN untuk operasional
  • Polycentric — HCN dominan semua level; PCN terbatas pada konsultan HQ
Regiocentric & Geocentric
  • Regiocentric — Bauran regional; mobilitas ASEAN lebih sering
  • Geocentric — Bauran global; talent terbaik dari mana saja; PCN/HCN/TCN seimbang

Hitung dari Nol: Staffing Mix per Orientasi EPRG

Skenario: Cabang Indonesia MNC dengan 100 posisi (20 senior, 30 middle, 50 staff). Hitung staffing mix (PCN/HCN/TCN) per orientasi EPRG.
OrientasiSenior (20)Middle (30)Staff (50)Total PCN
Ethnocentric16 PCN / 4 HCN10 PCN / 20 HCN0 PCN / 50 HCN26 PCN
Polycentric2 PCN / 18 HCN0 PCN / 30 HCN0 PCN / 50 HCN2 PCN
Regiocentric8 PCN / 6 HCN / 6 TCN3 PCN / 22 HCN / 5 TCN0 PCN / 50 HCN11 PCN
Geocentric7 PCN / 8 HCN / 5 TCN5 PCN / 20 HCN / 5 TCN2 PCN / 45 HCN / 3 TCN14 PCN
Insight biaya
Ethnocentric paling mahal
26 PCN × USD 200rb = USD 5,2jt/tahun hanya untuk paket ekspatriat senior
Bagian 2 · 2/4
Bartlett-Ghoshal Typology
Diskusi kelas: dari MNC yang Anda kenal, mana yang paling "multinational" dan mana yang paling "global"?

Bartlett-Ghoshal (1989): Empat Tipe MNC

Tipologi Bartlett-Ghoshal memetakan MNC berdasarkan dua tekanan: integrasi global vs responsif lokal.

TipeTekanan GlobalTekanan LokalContoh
Multinational (multi-domestic)RendahTinggiUnilever awal; banyak food & beverage
GlobalTinggiRendahToyota, Sony,卡特彼勒
InternationalSedangSedangIBM era 1980-an; PHarma
TransnationalTinggiTinggiUnilever modern; Shell; ABB

Empat Tipe — Visualisasi Matriks

Tipologi Bartlett-Ghoshal divisualisasikan dalam matriks 2x2.

Integrasi Global →Responsivitas Lokal →MULTINATIONALLokal tinggi, global rendahContoh: Unilever awalfood & beverage lokalTRANSNATIONALLokal tinggi, global tinggiContoh: Unilever modernShell, ABB, GE modern(Tidak strategis)Lokal rendah, global rendahJarang bertahanGLOBALLokal rendah, global tinggiContoh: Toyota, Sony,Caterpillar, BoeingInternational = tengah

Implikasi Bartlett-Ghoshal untuk IHRM

Empat tipe MNC membutuhkan pendekatan IHRM yang berbeda.

Multinational & Global
  • Multinational — HCN dominan; kompensasi lokal; training adaptif
  • Global — Standardisasi proses HR; PCN/HCN mix untuk transfer; KPI global
International & Transnational
  • International — Mix HQ-cabang; mentor PCN untuk HCN
  • Transnational — Talent pipeline global; mobilitas tinggi; learning network

Hitung dari Nol: Trade-off Standardisasi vs Adaptasi

Skenario: MNC dengan 5 cabang regional mempertimbangkan standardisasi 100% vs adaptasi penuh. Standardisasi 100% hemat Rp 5 miliar/tahun (efisiensi), tetapi kehilangan responsivitas lokal senilai Rp 8 miliar/tahun dalam revenue (3 cabang). Adaptasi penuh hemat revenue loss tetapi biaya Rp 7 miliar/tahun lebih tinggi. Mana yang lebih baik?
PendekatanBiaya/TahunRevenue LossNet Impact
Standardisasi 100%(Rp 5 miliar hemat)Rp 8 miliar (3 cabang × ~Rp 2,7 miliar)(Rp 3 miliar) loss
Adaptasi PenuhRp 7 miliar biaya tambahanRp 0 (responsif lokal)(Rp 7 miliar) biaya
Hybrid (transnational)Rp 4 miliar (standardisasi core)Rp 2 miliar (adaptasi sebagian)(Rp 6 miliar) biaya
Insight
Hybrid terbaik
Standardisasi core + adaptasi permukaan — transnational approach mengoptimalkan trade-off
Bagian 3 · 3/4
Studi Kasus: Tiga MNC, Tiga Strategi
Diskusi kelas: mengapa Unilever berhasil transnational sementara banyak MNC lain terjebak global atau multinational?

Unilever: Transnational Modern

Unilever adalah contoh klasik transnational — efisiensi global dan adaptasi lokal sekaligus.

Aspek Global
  • Brand architecture: master brands global (Dove, Lipton, Rexona)
  • R&D sentral untuk formulasi inti
  • Leadership framework global (Code of Ethics)
  • Future Leaders Programme lintas-batas
Aspek Lokal
  • Brand variant lokal: Sariwangi (Indonesia), Brooke Bond (UK)
  • Pricing & packaging sesuai pasar lokal
  • HCN dominan di posisi senior lokal
  • Gaji & benefit kompetitif pasar lokal
Unilever berhasil karena balanced — global di core, lokal di permukaan.

Coca-Cola: Multidomestic dengan Sentuhan Global

Coca-Cola lebih multidomestic di eksekusi meski branding sangat global.

Aspek Global
  • Brand "Coca-Cola" universal; logo & warna sama
  • Formula inti rahasia sama di seluruh dunia
  • Marketing campaign global (Olimpiade, World Cup)
Aspek Lokal
  • Bottling partner lokal (Coca-Cola Amatil Indonesia)
  • HCN dominan di seluruh level operasional
  • Varian rasa lokal (Fanta Pineapple Asia)
  • Distribusi via jaringan warung lokal

Astra: Hybrid Indonesia

Astra adalah konglomerasi Indonesia dengan pendekatan hybrid — global di teknis, lokal di komersial.

Aspek Global
  • Teknologi & standar kualitas dari principal (Toyota, Honda)
  • PCN dari principal sebagai technical advisor
  • Production system (Toyota Production System)
Aspek Lokal
  • HCN dominan semua level komersial
  • Adaptasi model kendaraan untuk pasar Indonesia
  • Leadership pipeline internal (Astra Management Development)
  • Kultur "Astra Family" Indonesia

Coba Sendiri: Peta Budaya Kultur Organisasi

Lihat kultur organisasi 4 kuadran dan refleksikan tempat kerja Anda.

Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P4
Diskusi kelas: dari empat tipe Bartlett-Ghoshal, mana yang paling menantang untuk IHRM?

Tiga Pesan Kunci Hari Ini

Tiga hal yang harus Anda bawa pulang setelah pertemuan ketiga.

Pesan 1
4 Orientasi
EPRG Perlmutter (Ethnocentric, Polycentric, Regiocentric, Geocentric) adalah pilihan strategis yang menentukan staffing, kompensasi, dan development.
Pesan 2
4 Tipe
Bartlett-Ghoshal (Multinational, Global, International, Transnational) memetakan MNC berdasarkan trade-off integrasi global vs responsivitas lokal.
Pesan 3
Transnational Aspirasi
Transnational adalah aspirasi modern — global di core, lokal di permukaan. Membutuhkan HR leader strategis dan investasi talent pipeline jangka panjang.

Ringkasan & Persiapan Pertemuan 4

Apa yang sudah kita pelajari hari ini dan apa yang akan datang minggu depan.

Hari Ini (P3)
  • EPRG Perlmutter — 4 orientasi MNC
  • Bartlett-Ghoshal — 4 tipe MNC
  • Implikasi staffing mix per orientasi
  • Kasus: Unilever (transnational), Coca-Cola (multidomestic), Astra (hybrid)
Minggu Depan (P4)
  • HRM dalam cross-border M&A
  • HRM dalam aliansi strategis
  • HRM dalam SME internasionalisasi
  • Tantangan integrasi pasca-M&A
Persiapan P4: baca tentang mergers and acquisitions Indonesia (mis. merger Bank Mandiri, Indomobil-Comex); bawa satu kasus M&A yang ingin Anda bedah.