stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-01
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 1: Pengantar International HRM (Definisi, Tiga Dimensi Dowling,PCN/HCN/TCN)
RPS minggu 1 · sub-CPMK 1 · 2x50 menit

Pengantar International HRM

S1 Manajemen — Konsentrasi SDM-Organisasi · FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 1: menguraikan hakikat dan lingkup International HRM. Empat indikator capaian yang harus Anda kuasai sebelum meninggalkan kelas.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Definisi IHRM Dowling & pembedaannya dari HRM domestik
  • Tiga dimensi Dowling: aktivitas × negara × jenis karyawan
  • PCN, HCN, TCN — taksonomi karyawan internasional
Jam ke-2 (50 menit)
  • Lima variabel endogen & eksogen yang membedakan IHRM
  • MNC di Indonesia: Unilever, Astra, BCA — praktik IHRM
  • Persiapan P2: konteks budaya & Hofstede 6 dimensi
Posisi dalam alur 14 pertemuan: fondasi konseptual sebelum kita membahas budaya (P2), EPRG (P3), staffing (P6), ekspatriat (P9), kompensasi internasional (P12), hingga integrasi (P14).

Mengapa IHRM Lebih Kompleks dari HRM Domestik

HRM internasional mengelola tiga dimensi yang tidak ada di HRM domestik: lintas-batas negara, lintas-jenis karyawan, dan lintas-konteks budaya-regulasi.

Karyawan MNC di Seluruh Dunia
~330 juta
Estimasi tenaga kerja MNC global (ILO, dihedge ~)
Kegagalan Penugasan Ekspatriat
~20–40%
Industri estimasi early return; biaya USD 200rb–1,2jt per kasus (dihedge ~)
Pertanyaan pemantik: mengapa ekspatriat dari Jakarta ke Tokyo dengan gaji 3x lipat tetap bisa gagal? Jawabannya hampir selalu: konteks budaya dan HR yang tidak dipahami, bukan kompetensi teknis.
Bagian 1 · 1/4
Definisi & Tiga Dimensi Dowling
Diskusi kelas: dari pengalaman Anda, apa beda HRM domestik dan internasional yang paling terasa?

Definisi IHRM (Dowling, Festing & Engle, 2013)

International HRM mencakup tiga dimensi aktivitas HRM ketika diterapkan pada konteks lintas-batas negara dan jenis karyawan yang lebih beragam: (1) aktivitas HRM dasar (procurement, allocation, utilization); (2) aktivitas HRM ekspansi nasional; (3) lebih banyak jenis karyawan (PCN, HCN, TCN) dan lebih banyak negara.
Aktivitas HRM
Procurement, allocation, utilization
Negara
Satu, beberapa, atau banyak negara
Jenis Karyawan
PCN, HCN, TCN

Inti: kompleksitas IHRM muncul dari perkalian tiga dimensi ini — bukan penambahan.

PCN, HCN, TCN — Tiga Jenis Karyawan MNC

Klasifikasi karyawan internasional yang menentukan banyak keputusan staffing, kompensasi, dan development.

TipeDefinisiContohImplikasi HR
PCNParent Country National — warga negara negara asal HQWarga Jepang di HQ Honda Tokyo yang ditugaskan ke JakartaKomunikasi HQ-host; kompensasi ekspatriat penuh
HCNHost Country National — warga negara host tempat cabang beroperasiWarga Indonesia di Honda IndonesiaKonteks lokal kuat; equity dengan PCN jadi isu
TCNThird Country National — warga negara ketiga (bukan parent atau host)Warga Filipina di Honda IndonesiaFleksibilitas tinggi; status visa kompleks

Tiga Dimensi Dowling: Visualisasi

Tiga dimensi Dowling — aktivitas × negara × jenis karyawan — saling mengalikan menjadi kompleksitas IHRM.

Aktivitas HRMprocurementallocation · utilizationNegara1, beberapa, ataubanyak negaraJenis KaryawanPCN, HCN, TCN(parent/host/third)×Kompleksitas IHRM10 negara × 3 jenis × 5 aktivitas= 150 kombinasi keputusan
MNC dengan 10 negara, 3 jenis karyawan, 5 aktivitas HR inti menghadapi 150 kombinasi keputusan — bukan 18 (10+3+5).

Hitung dari Nol: Konfigurasi Workforce MNC

Skenario: Astra International memiliki 5 lini bisnis utama di 4 negara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam). Setiap negara punya 3 jenis karyawan (PCN, HCN, TCN). Aktivitas HR inti yang dikelola: rekrutmen, kompensasi, pelatihan, performance, retention (5 aktivitas). Berapa total kombinasi keputusan HR yang mungkin?
DimensiNilaiSumber
Negara4Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam
Jenis karyawan3PCN, HCN, TCN
Aktivitas HR inti5Rekrutmen, kompensasi, pelatihan, performance, retention
Kombinasi total4 × 3 × 5 = 60perkalian tiga dimensi Dowling
Implikasi
60 keputusan
Setiap kombinasi butuh kebijakan HR spesifik — pendekatan one-size-fits-all berbahaya
Bagian 2 · 2/4
Lima Variabel Pembeda IHRM
Diskusi kelas: dari pengamatan Anda, faktor apa yang paling membedakan HRM di Indonesia dari negara lain?

Lima Variabel Pembeda IHRM dari HRM Domestik

Dowling mengidentifikasi lima variabel yang memperluas kompleksitas HRM menjadi IHRM — tidak ada di konteks domestik.

Variabel 1 & 2
  • Konteks budaya — nilai, norma, ekspektasi kerja berbeda antar negara
  • Industri/komersial — struktur industri, jangkauan pasar, persaingan global
Variabel 3, 4 & 5
  • Sifat karyawan internasional — PCN/HCN/TCN dengan kebutuhan berbeda
  • Sumber kendala — regulasi, visa, politik, geografi
  • Sikap pemimpin senior — orientasi global vs ethnosentris
Lima variabel ini saling berinteraksi — kegagalan satu variabel dapat membatalkan investasi di variabel lain.

Contoh: Unilever Indonesia di Mata IHRM

Unilever Indonesia (UNVR) adalah contoh praktis MNC dengan kompleksitas IHRM tinggi.

Profil Singkat
  • Operasi sejak 1933 (NV Zeepfabrieken)
  • JV awal dengan Indomobil (1980) — sudah kita bahas di P-pelatihan
  • ~30.000+ karyawan Indonesia (dihedge ~)
  • Operasi di 4 negara: Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina
Implikasi IHRM
  • PCN dari Belanda/UK untuk posisi senior tertentu
  • HCN dominan untuk operasional; talent pipeline
  • TCN untuk proyek regional (supply chain)
  • Training: Future Leaders Programme lintas-batas
Tiga dimensi Dowling terlihat jelas: 4 negara × 3 jenis karyawan × 5+ aktivitas HR inti = 60+ kombinasi keputusan.

Tantangan Utama IHRM Kontemporer

Empat tantangan besar yang dihadapi praktisi IHRM di era 2020-an.

Tantangan Internal
  • Talent war global — kompetisi talent kunci lintas-batas; brain drain
  • Keadilan ekspatriat vs HCN — gap kompensasi 2-3x dapat merusak morale
Tantangan Eksternal
  • Regulasi & geopolitik — visa, sanctions, UU lokal yang berbeda
  • Disrupsi digital — AI recruitment, virtual teams, skills gap cepat

Hitung dari Nol: Estimasi Cost Gap PCN vs HCN

Skenario: Cabang Jakarta dari MNC Jepang mempekerjakan 1 GM (PCN) dan 10 staff (HCN). Gaji GM PCN dengan balance sheet package USD 200.000/tahun. Gaji staff HCN rata-rata USD 12.000/tahun. Hitung (a) total payroll, (b) rasio gaji PCN:HCN, (c) implikasi equity.
KomponenPerhitunganNilai
Gaji PCN (GM)1 × USD 200.000USD 200.000
Gaji HCN (10 staff)10 × USD 12.000USD 120.000
Total payroll200.000 + 120.000USD 320.000
Rasio PCN : HCN (individual)200.000 ÷ 12.000~16,7×
Share PCN dari total payroll200.000 ÷ 320.00062,5%
Implikasi equity
16,7×
Rasio ekstrim ini sumber ketegangan morale; perlu transparency & justifikasi strategis
Bagian 3 · 3/4
IHRM di MNC Indonesia: Astra & BCA
Diskusi kelas: bagaimana Astra dan BCA berbeda dari Unilever dalam pendekatan IHRM?

Astra International: Multiproduct Konglomerasi

Astra adalah konglomerasi Indonesia dengan kompleksitas IHRM dari multiproduct, multibrand, dan multioperasi.

Profil IHRM
  • 200+ anak perusahaan (otomotif, agribisnis, jasa keuangan)
  • ~180.000+ karyawan (public records, dihedge ~)
  • PCN dari principal (Toyota, Honda, Daihatsu)
  • HCN dominan; TCN untuk proyek khusus regional
Praktik IHRM Kunci
  • Leadership pipeline internal (Astra Management Development)
  • Coaching dari PCN principal untuk transfer teknis
  • Komunikasi HQ-Jepang dengan cabang Indonesia
  • Talent review lintas-anak perusahaan
Astra menghadapi kompleksitas: 200+ anak perusahaan × 3 jenis karyawan × 5 aktivitas HR = ribuan kombinasi keputusan.

BCA: Ekspansi Bank Regional

BCA menghadapi kompleksitas IHRM dari ekspansi financial services regional.

Profil IHRM BCA
  • Bank swasta terbesar Indonesia (~25.000 karyawan)
  • Cabang di Singapore, Hong Kong
  • PCN dari Indonesia untuk cabang regional
  • HCN local hire di cabang regional
Praktik IHRM Kunci
  • Balance sheet approach untuk kompensasi PCN (akan kita bahas P12)
  • Cross-cultural training pre-departure
  • Talent rotation HQ-cabang regional
  • Compliance regulasi MAS/HKMA + OJK

Tiga Pendekatan Strategi MNC (Preview P3)

Preview tiga pendekatan strategi MNC yang akan kita dalami di P3 (EPRG & Bartlett-Ghoshal).

Ethnocentric
HQ tahu segalanya; PCN dominan untuk posisi kunci di seluruh dunia
Polycentric
Local knows best; HCN dominan untuk posisi lokal
Geocentric
Talent terbaik dari mana saja; bauran PCN/HCN/TCN

Pilihan pendekatan menentukan struktur staffing, kompensasi, dan development — akan kita dalami di P3.

Coba Sendiri: Peta Hofstede Indonesia

Lihat radar 6 dimensi Hofstede untuk Indonesia dan bandingkan dengan beberapa negara — persiapan untuk P2 minggu depan.

Bagian 4 · 4/4
Sintesis & Persiapan P2
Diskusi kelas: dari empat hal yang dipelajari hari ini, mana yang paling mengejutkan Anda?

Tiga Pesan Kunci Hari Ini

Tiga hal yang harus Anda bawa pulang setelah pertemuan pertama.

Pesan 1
Sistemik
IHRM bukan sub-bidang HR tetapi sistem dengan tiga dimensi yang saling mengalikan — aktivitas × negara × jenis karyawan.
Pesan 2
Variabel
Lima variabel pembeda IHRM (budaya, industri, karyawan, kendala, kepemimpinan) saling berinteraksi — kegagalan satu membatalkan investasi lain.
Pesan 3
Adaptif
Tidak ada pendekatan one-size-fits-all; praktik HR harus adaptif lokal tetapi koheren global — ini seni yang akan kita kuasai sepanjang semester.

Ringkasan & Persiapan Pertemuan 2

Apa yang sudah kita pelajari hari ini dan apa yang akan datang minggu depan.

Hari Ini (P1)
  • Definisi IHRM Dowling & pembedaan dari HRM domestik
  • Tiga dimensi: aktivitas × negara × jenis karyawan
  • PCN/HCN/TCN — taksonomi karyawan
  • Lima variabel pembeda IHRM
  • Kasus: Unilever, Astra, BCA
Minggu Depan (P2)
  • Konteks budaya dalam IHRM
  • Hofstede 6 dimensi (PDI, IDV, MAS, UAI, LTO, IVR)
  • Hall: high-context vs low-context
  • Implikasi praktik HR lintas-budaya
Persiapan P2: baca Hofstede "Cultures and Organizations" bab 3-4; refresh widget Hofstede Radar; bawa satu observasi praktik HR yang berbeda antara Indonesia dan negara lain.