stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Teori Perdagangan Internasional dalam Konteks Asia
RPS minggu 4 · 2x50 menit

Teori Perdagangan Internasional

Ricardian, Heckscher-Ohlin, & Konteks Asia

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 2: menilai peluang dan tantangan bisnis di Asia-Pasifik. Empat indikator capaian.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Teori Ricardian comparative advantage
  • Heckscher-Ohlin & faktor endowment
  • Teori modern: Porter Diamond, Linder
Jam ke-2 (50 menit)
  • Aplikasi: Cina sebagai pabrik dunia
  • Aplikasi: Indonesia (nikel, CPO, tekstil)
  • Evaluasi kebijakan Indonesia di Asia-Pasifik
Posisi alur: perdagangan (P4) → integrasi ASEAN (P5) → FDI (P6) → keuangan (P7) → strategi (P8).

Mengapa Negara Berdagang?

Tiga alasan klasik mengapa negara berdagang — semua relevan untuk Asia-Pasifik hari ini.

Alasan 1
Komparatif
Setiap negara spesialisasi pada produk yang paling efisien — gains from trade
Alasan 2
Skala
Economies of scale; pasar lebih besar = biaya unit lebih rendah
Alasan 3
Varietas
Konsumen akses produk yang tidak diproduksi domestik
Pertanyaan: kalau Indonesia efisien di semua sektor, masih perlu berdagang? Ya — karena skala dan varietas.
Bagian 1 · 1/4
Ricardian Comparative Advantage
Diskusi: kalau Jepang lebih efisien dari Indonesia di SEMUA produk, apakah Indonesia masih punya alasan ekspor ke Jepang?

David Ricardo — Comparative Advantage

Ricardo (1817) menunjukkan bahwa dua negara bisa untung berdagang meski satu lebih efisien di semua produk — asal ada perbedaan opportunity cost.

ProdukIndonesia (jam/unit)Jepang (jam/unit)Opportunity cost
Beras104Indo: 0,5 kain; Jepang: 0,25 kain
Kain2016Indo: 2 beras; Jepang: 4 beras
Pelajaran: Indonesia punya comparative advantage di beras (opportunity cost 0,5 kain < Jepang 0,25 kain dalam kain, lebih besar untuk beras). Jepang punya CA di kain. Spesialisasi + trade = kedua untung.

Hitung dari Nol: Gains from Trade Indonesia-Jepang

Mari hitung dari nol gains from trade Indonesia-Jepang berdasarkan contoh sebelumnya.

SkenarioIndonesia (1000 jam)Jepang (1000 jam)Total
Autarki (tanpa trade)50 beras + 25 kain (50×10 + 25×20 = 1000)125 beras + 31 kain (125×4 + 31×16 ≈ 1000)175 beras + 56 kain
Spesialisasi penuh0 beras + 50 kain (50×20 = 1000)250 beras + 0 kain (250×4 = 1000)250 beras + 50 kain
Trade (kompromi)20 kain ke Jepang untuk 100 beras100 beras ke Indonesia untuk 20 kain-
Hasil akhir100 beras + 30 kain150 beras + 20 kain250 beras + 50 kain
Gain+50 beras, +5 kain+25 beras, -11 kain+75 beras, -6 kain
Catatan: angka ilustratif. Insight: total output naik (+75 beras) tapi distribusi harus dinegosiasi. Trade bisa untung kedua pihak jika kompromi tepat.

Coba Sendiri: Keunggulan Komparatif Ricardo

Ubah jam kerja per unit kopi dan tekstil untuk dua negara, lalu lihat bagaimana biaya peluang menentukan pola spesialisasi dan keuntungan dari perdagangan.

Bagian 2 · 2/4
Heckscher-Ohlin — Faktor Endowment
Diskusi: Indonesia punya banyak tenaga kerja, sedikit kapital. Jepang sebaliknya. Produk apa yang masing-masing ekspor menurut Heckscher-Ohlin?

Heckscher-Ohlin — Teori Faktor Endowment

Heckscher-Ohlin (1933): negara mengekspor produk yang menggunakan faktor produksi yang melimpah secara intensif. Indonesia ekspor padat karya; Jepang ekspor padat kapital.

NegaraFaktor melimpahProduk ekspor (H-O)Contoh nyata Asia
IndonesiaTenaga kerja, lahanTekstil, CPO, sepatu, furnitureMayora, Indofood, APP
JepangKapital, teknologiMobil, mesin, elektronikToyota, Sony, Hitachi
CinaTenaga kerja (mulai kapital)Elektronik, mainan, manufakturHuawei, Xiaomi, TCL
KoreaKapital, teknologiSemikonduktor, otomotifSamsung, SK Hynix
AustraliaLahan, sumber dayaBesi, batu bara, dombaBHP, Rio Tinto
Catatan: teori H-O tidak menjelaskan intraindustry trade (mis. Jerman ekspor mobil ke Jepang, Jepang ekspor mobil ke Jerman). Perlu teori modern.

Hitung dari Nol: Indeks Komparatif Keunggulan Indonesia-CPO

Mari hitung dari nol Revealed Comparative Advantage (RCA) Indonesia untuk CPO menggunakan rumus Balassa.

RCA = (X_ij / X_i) / (X_wj / X_w)
LangkahPerhitunganNilai
1. Ekspor CPO Indonesia (X_ij)data GAPKI~US$ 28 miliar (dihedge)
2. Total ekspor Indonesia (X_i)data BPS~US$ 258 miliar (dihedge)
3. Share CPO Indonesia (X_ij/X_i)28 / 258~10,9%
4. Total ekspor CPO dunia (X_wj)data UN Comtrade~US$ 70 miliar (dihedge)
5. Total ekspor dunia (X_w)data WTO~US$ 24 triliun (dihedge)
6. Share CPO dunia (X_wj/X_w)70 / 24.000~0,29%
7. RCA10,9% / 0,29%~37,6
Catatan: angka ~dihedge. Insight: RCA Indonesia untuk CPO ~37,6 — sangat tinggi (RCA > 1 = comparative advantage). Indonesia adalah pemain global CPO dengan keunggulan ekstrim.
Bagian 3 · 3/4
Teori Modern — Porter Diamond & Intraindustry Trade
Diskusi: mengapa Korea berhasil jadi champion semikonduktor, padahal faktor endowment mirip Indonesia? Teori mana yang menjelaskan?

Porter Diamond — Competitive Advantage of Nations

Michael Porter (1990): competitive advantage nasional dibentuk oleh 4 faktor interaksi + 2 eksternal.

FaktorDefinisiContoh Korea (semikonduktor)
1. Factor conditionsSumber daya: SDM, infrastruktur, kapitalEngineer top; KAIST universitas
2. Demand conditionsSifat pasar domestikKonsumen tech-savvy; Samsung demand
3. Related industriesSupplier & industri terkaitLG Display, SK Telecom
4. Firm strategyStruktur, rivalitas, governanceChaebol; rivalitas Samsung-LG
5. Chance (eksternal)Peristiwa tak terdugaKrisis 1997 → reformasi
6. Government (eksternal)Kebijakan, regulasiR&D subsidy; Made in Korea
Pelajaran: Indonesia bisa bangun competitive advantage lewat Porter Diamond — investasi SDM + demand lokal + supplier ecosystem + kebijakan industri.

Intraindustry Trade — Krugman & Linder

Heckscher-Ohlin tidak menjelaskan perdagangan dalam industri yang sama. Teori modern menjawab.

Krugman — New Trade Theory
  • Economies of scale → spesialisasi
  • Network effects
  • First-mover advantage
  • Contoh: Boeing vs Airbus (duopoli)
Linder — Overlapping Demand
  • Negara dengan income similar berdagang lebih intens
  • Demand preferensi serupa
  • Contoh: Jepang-Korea (income tinggi)
  • Intraindustry trade: mobil Jepang-Korea bolak-balik
Pelajaran: Asia intra-industry trade sangat intens karena income similar + economies of scale + supply chain terintegrasi. Indonesia harus naikin income untuk join.
Bagian 4 · 4/4
Aplikasi Asia & Indonesia
Diskusi: bagaimana teori perdagangan menjelaskan posisi Indonesia saat ini di Asia-Pasifik?

Aplikasi 1: Cina sebagai Pabrik Dunia

Bagaimana Cina menjadi pabrik dunia? Teori mana yang menjelaskan?

Heckscher-Ohlin
  • Tenaga kerja murah melimpah (~US$ 2-5/jam vs AS ~US$ 30)
  • Spesialisasi manufaktur padat karya
  • Tapi sekarang tenaga kerja naik → transisi
Porter Diamond
  • Factor: infrastruktur kelas dunia (port, jalan)
  • Demand: pasar domestik 1,4 M
  • Related industries: supplier terintegrasi
  • Government: Made in China 2025, BRI
Pelajaran: Cina pakai H-O awal (tenaga kerja murah), lalu naik value chain lewat Porter Diamond. Indonesia harus ikuti pola ini.

Aplikasi 2: Indonesia — Dari Komoditas ke Manufaktur

Indonesia sedang transisi dari komoditas ke manufaktur. Teori mana yang relevan untuk strategi?

TahapProduk unggulanTeori dominanContoh
1990-anCPO, batu bara, gasH-O (sumber daya melimpah)Sawit, Kaltim Prima Coal
2000-anTekstil, sepatu, elektronik assembleH-O (tenaga kerja murah)Nike, Adidas di Indonesia
2010-anOtomotif, motorcyclePorter Diamond (demand lokal)Toyota Karawang ekspor
2020-anNikel EV battery, digital economyPorter Diamond (kebijakan)Vale, Hyundai-LG battery
2030+ (proyeksi)High-tech, deep techKrugman (scale + network)RI tech unicorn regional
Pelajaran: Indonesia harus percepat transisi dengan kebijakan industri (Made in Indonesia 4.0) + SDM upgrade. Tanpa itu, terjebak middle income trap.

Hitung dari Nol: Trade Openness Indonesia vs Asia

Mari hitung dari nol Trade Openness Index Indonesia dibanding peers Asia.

Trade Openness = (Ekspor + Impor) / PDB × 100%
NegaraEkspor (US$ B)Impor (US$ B)PDB (US$ B)Openness
Singapura~476~426~467~193% (sangat terbuka)
Vietnam~372~345~410~175%
Malaysia~269~247~415~124%
Thailand~287~282~512~111%
Indonesia~258~222~1371~35% (paling tertutup)
Cina~3380~2557~17700~33,5%
Catatan: angka ~dihedge ilustratif. Insight: Indonesia paling tertutup di ASEAN (~35%) — pasar domestik besar. Tapi itu artinya kurang terintegrasi global. Trade-off: stabilitas vs growth.

Ringkasan Kunci Pertemuan 4

Ricardo
Comparative advantage: gains from trade meski absolut lebih lemah. Contoh Indonesia-Jepang.
H-O
Faktor endowment: Indonesia ekspor padat karya; Jepang padat kapital. RCA Indonesia-CPO ~37,6.
Porter Diamond
Competitive advantage: Korea semikonduktor, Cina manufacturing. Indonesia harus naik value chain.

Tiga teori (Ricardo + H-O + Porter) menjelaskan mengapa Asia berdagang dan bagaimana Indonesia harus posisikan diri.

Persiapan P5: baca Lasserre bab 6 tentang ASEAN; siapkan satu produk Indonesia yang akan diuntungkan/dirugikan RCEP.

Sumber & Tugas Pertemuan 4

Sumber bacaan dan tugas untuk memperdalam pemahaman teori perdagangan.

Sumber utama
  • Ricardo (1817) On the Principles of Political Economy
  • Heckscher & Ohlin (1933) Interregional and International Trade
  • Porter (1990) Competitive Advantage of Nations
  • Krugman, Obstfeld & Melitz (2018)
  • WTO World Trade Statistical Review
Tugas mandiri
  • Hitung RCA Indonesia untuk nikel
  • Analisis Porter Diamond 1 industri Indonesia
  • Bandingkan Trade Openness Indonesia vs Vietnam
  • Baca data ekspor BPS terbaru
Terima Kasih. Pertemuan berikutnya: ASEAN economic community, RCEP, CPTPP, BRI.

Glosarium Teori Perdagangan

Istilah kunci perdagangan internasional yang akan muncul sepanjang semester.

IstilahDefinisi singkat
Comparative advantageKemampuan negara produksi barang dengan opportunity cost lebih rendah (Ricardo)
Absolute advantageKemampuan negara produksi barang dengan unit cost lebih rendah (Adam Smith)
Factor endowmentKekayaan faktor produksi (tenaga kerja, kapital, lahan) yang dimiliki negara (H-O)
Revealed Comparative Advantage (RCA)Indeks Balassa mengukur keunggulan ekspor aktual dari data perdagangan
Intraindustry tradePerdagangan dalam industri yang sama (mis. mobil Jepang-Korea bolak-balik)
Terms of tradeRasio indeks harga ekspor terhadap impor; naik = menguntungkan
Gains from tradePeningkatan kesejahteraan dari perdagangan dibanding autarki
Trade openness(Ekspor + Impor) / PDB; ukuran keterbukaan ekonomi

Refleksi & Koneksi ke Pertemuan Berikutnya

Mari refleksikan apa yang telah kita pelajari dan koneksi ke pertemuan berikutnya.

Yang sudah kita pelajari hari ini
  • Ricardian comparative advantage & gains from trade
  • Heckscher-Ohlin faktor endowment
  • Porter Diamond competitive advantage
  • Aplikasi: Cina pabrik dunia; Indonesia transisi
  • Trade Openness Indonesia ~35% (paling tertutup ASEAN)
Koneksi ke P5 (ASEAN AEC & RCEP)
  • Teori gains from trade → dasar RCEP
  • Comparative advantage ASEAN → spesialisasi
  • Trade creation vs diversion (Viner)
  • Intra-ASEAN trade ~22% → masih rendah vs EU
  • Indonesia: net beneficiary RCEP
Pertemuan berikutnya: kita akan lihat bagaimana teori perdagangan diterjemahkan ke kebijakan integrasi ekonomi konkret — ASEAN AEC 2025, RCEP 2022, CPTPP, dan BRI.