‹ Daftar slidePertemuan 2: Teori Sistem Hubungan Industrial
RPS minggu 2 · 3x50 menit
Teori Sistem Hubungan Industrial
Hubungan Industrial — S1 Manajemen FEB UNDIP
Menganalisis sistem IR melalui kerangka Dunlop (1958) dan model 3-tier Kochan-Katz-McKersie (1986).
Peta Pembelajaran Hari Ini
Sub-CPMK: menganalisis sistem ir melalui kerangka dunlop dan model 3-tier kochan-katz-mckersie
Jam ke-1 (50 menit)
Konsep sistem IR (Dunlop 1958)
Tiga aktor + konteks + aturan + ideologi
Kritik & pengembangan: KKMK 1986
Sekolah lain: Commons & Hyman
Jam ke-2-3 (100 menit)
HDN-1: memetakan aturan di pabrik garmen
HDN-2: diagnosis tier KKMK di perusahaan
Studi kasus transformasi IR Toyota-Astra
Sintesis 4 teori
Mengapa Teori Penting bagi Praktisi
Tanpa teori, Anda hanya akan reaktif terhadap konflik IR. Teori memberi kerangka diagnostik untuk memprediksi, mencegah, dan menyelesaikan konflik secara sistematis.
Kasus jangkar: Transformasi IR Toyota-Astra pasca-1998: dari adversarial menuju partnership, memungkinkan Astra jadi pemain otomotif terbesar Indonesia.
Apa yang akan kita pelajari
Kerangka teori & regulasi inti
Mekanisme perhitungan kuantitatif
Studi kasus Indonesia terkini
Mengapa penting bagi Anda
Sebagai calon manajer muda, Anda akan langsung berhadapan dengan isu ini
Kesalahan dasar di IR bisa berisiko gugatan PHI & mogok
Kompetensi diferensiasi di pasar kerja pasca-lulus
Bagian 1 · 1/4
Kerangka Dunlop (1958)
Pertanyaan diskusi: apa yang membuat sebuah sistem IR 'stabil' menurut Dunlop? Apa yang membuatnya goyah?
Definisi Sistem IR Dunlop
John T. Dunlop (1958): IR adalah sistem yang terdiri dari 3 aktor, konteks (teknologi, pasar, distribusi kekuasaan), jaringan aturan, dan ideologi yang menyatukan semuanya. Sistem stabil jika ideologi sesuai dengan kekuatan aktor.
3 Aktor
Hierarki manajemen, pekerja+serikat, agen pemerintah
Konteks
Teknologi, pasar kerja, distribusi kekuasaan
Ideologi
Sepakat tentang peran tiap aktor dalam sistem
Tiga Aktor + Konteks
Dunlop menekankan bahwa konteks menentukan kekuatan tawar aktor. Pabrik padat karya vs startup AI punya konteks berbeda → aturan main berbeda.
Teknologi
Padat modal vs padat karya vs knowledge work
Pasar Kerja
Surplus vs shortage tenaga kerja
Kekuasaan
Tingkat kompetisi industri, regulasi
Jaringan Aturan (Rules) & Ideologi
Aturan di sistem IR ada di 5 level: UU → PKB → Peraturan Perusahaan → kontrak individu → norma adat. Ideologi adalah pereket yang membuat aktor menerima aturan.
Aturan tertinggi
UU 13/2003, UU Cipta Kerja
Aturan kolektif
PKB hasil negosiasi serikat-employer
Aturan adat
Senioritas, gotong royong shift
Hitung dari Nol: Memetakan Aturan di Pabrik Garmen
Skenario: Pabrik garmen 800 karyawan di Bandung. Sumber aturan: UU 13/2003, PKB perusahaan, Peraturan Perusahaan, kontrak individu, norma adat lokal.
Langkah
Perhitungan
Nilai
Aturan negara
UU 13/2003 + UMK Jawa Barat
fondasi legal
PKB
tunjangan transport Rp 25rb/hari
negosiasi kolektif
Peraturan Perusahaan
kode disiplin, prosedur cuti
kebijakan employer
Norma adat
gotong royong shift, senioritas
informal
Empat sumber aturan
Saling melengkapi
Konflik antar-sumber inilah yang sering memicu perselisihan — misalnya PKB vs UU tentang lembur hari libur.
Bagian 2 · 2/4
Model 3-Tier Kochan-Katz-McKersie
Pertanyaan diskusi: mengapa KKMK menambah tier strategis puncak yang tidak ada di Dunlop?
Tier-1: Strategic Choice (Puncak)
KKMK (1986): tier puncak = keputusan strategis C-level: investasi HR, aliansi vs resisten terhadap serikat, struktur kompensasi. Di sinilah arah IR perusahaan ditentukan.
Aktor
C-level direksi + dewan komisaris
Waktu
Multi-tahun, jangka panjang
Contoh
Keputusan tutup pabrik, akuisisi, restukturisasi
Tier-2: Negosiasi Kolektif (Fungsional)
Tier fungsional = negosiasi PKB tahunan, kebijakan kompensasi, mekanisme penyelesaian sengketa. Aktor: tim HR + pengurus serikat.
Aktor
VP HR + ketua serikat perusahaan
Waktu
Tahunan (daur PKB 2 tahun)
Output
PKB, addendum, MOU
Tier-3: Lantai Kerja (Workplace)
Tier terendah = interaksi harian supervisor-pekerja, disiplin, kontrak psikologis. Sering diabaikan tapi menjadi sumber ketegangan laten paling banyak.
Aktor
Supervisor + pekerja + union steward
Waktu
Harian, mingguan
Output
Norma kerja, trust, grievance
Hitung dari Nol: Diagnosis Tier di Perusahaan
Skenario: Diagnosis tier KKMK di perusahaan hipotetis: ada/tidak aktivitas di tiap tier. Skor 1-5 (1=lemah, 5=kuat).
Langkah
Perhitungan
Nilai
Tier-1 Strategi
Ada komite HR di direksi?
skor 1-5
Tier-2 Fungsional
PKB aktif dinegosiasi?
skor 1-5
Tier-3 Lantai
Supervisor dilatih IR?
skor 1-5
Diagnosis risiko
Tier lemah = konflik laten
skor total
Tier lemah = sumber mogok
Cek tier-2/3
Perusahaan dengan tier-2 dan tier-3 lemah (dialog rendah) cenderung mogok mendadak meski tier-1 strategis terlihat kuat.
Bagian 3 · 3/4
Sekolah Lain: Commons & Hyman
Pertanyaan diskusi: apa yang dilihat Hyman yang tidak dilihat Dunlop?
Commons & Sekolah Institusionalis Wisconsin
John R. Commons (1909) — bapak IR akademik AS — melihat IR sebagai institusi yang mengatur transaksi kerja. Fokus pada evolusi historis serikat & regulasi.
Fokus
Institusi (UU, serikat, pengadilan)
Metode
Historis-deskriptif, kasus-per-kasus
Kontribusi
Konsep 'going concern', transaksi ekonomi
Hyman: IR sebagai Regulasi Konflik Modal-Kerja
Richard Hyman (1975): IR adalah regulasi konflik struktural antara modal & kerja. 3 variabel: pasar kerja, kontrol kerja, kekuasaan negara.
Pasar Kerja
Bekerja sebagai komoditas yang dijual
Kontrol Kerja
Siapa kontrol proses produksi
Kekuasaan Negara
State sebagai aktor berkepentingan
Studi Kasus: Transformasi IR Toyota-Astra pasca-1998
Toyota-Astra Motor (TAM) mengalami transformasi IR signifikan pasca-1998: dari model adversarial menuju partnership dengan serikat SP-TAM, seiring ekspansi produksi.
Linimasa peristiwa
1998: Krisis finansial Asia + Reformasi, hubungan tegang
2000-an: Restrukturisasi + program joint labor-management
2010: Penghargaan partnership dari Kemenaker
2020-an: Model benchmark IR konstruktif di otomotif
Pertanyaan diskusi kelas
Apa yang membuat transformasi TAM berhasil?
Bagaimana tier-1 strategi pendukung tier-2/3?
Pelajaran untuk perusahaan lain?
Bagian 4 · 4/4
Sintesis Teori & Refleksi
Pertanyaan diskusi: teori mana yang paling cocok untuk menganalisis IR startup gig economy hari ini?
Perbandingan 4 Teori
Setiap teori punya kekuatan & kelemahan. Pilihan teori tergantung pertanyaan analitik: apa aturan main (Dunlop) vs siapa strategis (KKMK) vs institusi (Commons) vs konflik struktural (Hyman).
Dunlop
Sistem + ideologi (cocok analisis stabil)
KKMK
Tier + strategi (cocok diagnostik perusahaan)
Commons
Institusi (cocok sejarah & regulasi)
Hyman
Konflik struktural (cocok analisis kritis gig)
Ringkasan Kunci Pertemuan 2
Dunlop
Sistem IR = aktor + konteks + aturan + ideologi
KKMK
3 tier: strategi + kolektif + lantai kerja
Sekolah
Commons (institusi), Hyman (konflik kritis)
Persiapan pertemuan berikutnya: Baca Kochan-Katz-McKersie (1986) bab 1; bawa satu contoh tier-1 strategis di perusahaan Indonesia untuk P3 (Sejarah IR).