‹ Daftar slide
Pertemuan 2: Jenis Data & Sumber Data Bisnis
Jenis Data & Sumber Data Bisnis
Pertemuan 2 — Data Science untuk Bisnis Digital
Data Science
Pertemuan 2
CPMK-1 & CPMK-2
150 menit
Agenda Pertemuan
Sesi 1 — Teori (75 menit)
- Tipologi data bisnis: structured, unstructured, semi-structured
- Sumber data internal vs eksternal
- Open data & API publik Indonesia
- Studi kasus perusahaan digital Indonesia
Sesi 2 — Praktik (75 menit)
- Eksplorasi portal BPS, OJK, IDX
- Latihan identifikasi jenis data
- Diskusi kelompok: pemetaan sumber data
- Presentasi singkat & refleksi
Tujuan Pembelajaran
01
- Membedakan data terstruktur, tidak terstruktur, dan semi-terstruktur dengan contoh nyata bisnis
02
- Mengidentifikasi sumber data internal dan eksternal yang relevan untuk keputusan bisnis
03
- Mengakses dan menggunakan open data Indonesia (BPS, OJK, IDX) sebagai sumber data eksternal
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mengklasifikasikan jenis data (structured/unstructured/semi) dan mengidentifikasi sumber data internal & eksternal bisnis.
Topik 1
Tipologi Data Bisnis
Structured · Unstructured · Semi-structured
Tiga Jenis Data Bisnis
| Jenis Data | Ciri Utama | Format Umum | Contoh Bisnis |
|---|---|---|---|
| Structured | Terorganisir dalam baris & kolom; mudah dicari & difilter | Database SQL, CSV, Excel | Tabel transaksi Tokopedia, daftar nasabah BCA, data penjualan harian |
| Unstructured | Tidak ada format baku; butuh preprocessing sebelum analisis | Teks bebas, gambar, audio, video | Ulasan produk Shopee, foto KTP, rekaman call center, video TikTok |
| Semi-structured | Ada penanda/tag tapi tidak kaku seperti tabel relasional | JSON, XML, HTML, NoSQL | Response API Gojek, log transaksi GoPay, data sensor IoT Telkom |
Volume Data: Mana yang Paling Banyak?
Fakta Kunci
Sebagian besar data yang dihasilkan bisnis digital setiap hari — komentar media sosial, foto produk, rekaman suara, log server — adalah data tidak terstruktur. Data science modern berfokus pada kemampuan mengolah ketiganya.
Sebagian besar data yang dihasilkan bisnis digital setiap hari — komentar media sosial, foto produk, rekaman suara, log server — adalah data tidak terstruktur. Data science modern berfokus pada kemampuan mengolah ketiganya.
Volume data global diperkirakan terus bertumbuh pesat seiring adopsi smartphone dan IoT di Indonesia.
Karakteristik Data: Contoh Nyata Indonesia
Structured
- Tabel harga saham IDX (IHSG harian)
- Data inflasi BPS per bulan
- Mutasi rekening BCA Mobile
- Log penjualan merchant Tokopedia
Unstructured
- Ulasan bintang di Google Maps restoran
- Foto KTP untuk e-KYC BRImo
- Rekaman suara IVR Telkomsel
- Video iklan TikTok for Business
Semi-structured
- JSON response API GoPay
- XML laporan keuangan XBRL OJK
- Log aktivitas aplikasi Gojek
- Data sensor armada Pertamina
Topik 2
Sumber Data Internal vs Eksternal
Dari mana data bisnis berasal?
Sumber Data Internal
Data yang dihasilkan dan dimiliki oleh bisnis sendiri melalui operasi sehari-hari.
| Sistem | Data yang Dihasilkan |
|---|---|
| ERP / Akuntansi | Laporan keuangan, biaya, inventori |
| CRM | Profil pelanggan, riwayat interaksi |
| POS / Kasir | Transaksi penjualan, produk terlaris |
| Aplikasi Mobile | Log penggunaan, klik, navigasi |
| HR System | Data karyawan, absensi, performa |
| Website/E-commerce | Traffic, konversi, keranjang belanja |
Keunggulan data internal:
- Relevan langsung dengan operasi bisnis
- Kontrol penuh atas kualitas & privasi
- Tidak ada biaya akuisisi tambahan
- Dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan
Tantangan:
- Data silo antar departemen
- Kualitas bervariasi (data entry manual)
- Volume mungkin terbatas untuk ML
Sumber Data Eksternal
Data yang berasal dari luar organisasi, baik gratis maupun berbayar.
| Kategori | Contoh Sumber Indonesia |
|---|---|
| Open Data Pemerintah | BPS, OJK, IDX, BI, Kemenkeu |
| Media Sosial | Twitter/X API, Instagram Insights |
| Riset Pasar | Nielsen, IPSOS, Kantar Indonesia |
| Berita & Sentimen | Detik.com, Kompas, Google Trends |
| Geospasial | BIG (Badan Informasi Geospasial), OpenStreetMap |
| Data Cuaca | BMKG API |
Keunggulan data eksternal:
- Memperkaya konteks makro & industri
- Memungkinkan benchmarking kompetitif
- Open data pemerintah tersedia gratis
- Volume besar untuk pelatihan model ML
Tantangan:
- Kualitas & kelengkapan tidak terjamin
- Format beragam, butuh harmonisasi
- Isu lisensi & hak penggunaan
Matriks Keputusan: Internal vs Eksternal
| Dimensi | Data Internal | Data Eksternal |
|---|---|---|
| Kepemilikan | Milik perusahaan sendiri | Milik pihak ketiga / publik |
| Relevansi | Sangat spesifik ke bisnis | Kontekstual & komparatif |
| Biaya | Sudah tersedia (infrastruktur) | Gratis hingga berbayar mahal |
| Kualitas | Terkontrol; bisa diperbaiki | Bervariasi; perlu validasi |
| Privasi | Harus patuh UU PDP No. 27/2022 | Hati-hati lisensi & PII |
| Strategi terbaik | Analisis operasional, prediksi churn | Analisis pasar, tren makro |
Best practice: Bisnis data-driven terbaik menggabungkan keduanya — data internal untuk kedalaman, data eksternal untuk konteks.
Topik 3
API & Open Data Indonesia
BPS · OJK · IDX & ekosistem data publik nasional
BPS: Badan Pusat Statistik
Portal & API
- Website: bps.go.id / web-api.bps.go.id
- Format: JSON, CSV, Excel, XML
- Akses: Sebagian gratis; API key tersedia
- Frekuensi update: Bulanan hingga tahunan
Data Tersedia
- Inflasi, CPI per kota & komoditas
- PDB nasional & regional (PDRB)
- Demografi & sensus penduduk
- Produksi pertanian & industri
- Ekspor-impor & neraca perdagangan
Contoh use case bisnis:
Perusahaan ritel ingin ekspansi ke kota tier-2. Mereka menggunakan data BPS untuk memetakan daya beli (pengeluaran per kapita) dan jumlah penduduk usia produktif di tiap kota target.
Perusahaan ritel ingin ekspansi ke kota tier-2. Mereka menggunakan data BPS untuk memetakan daya beli (pengeluaran per kapita) dan jumlah penduduk usia produktif di tiap kota target.
GET https://webapi.bps.go.id/v1/api/list/model/data/domain/0000/var/2/key/{api_key}Contoh endpoint API BPS untuk data inflasi nasional.
OJK & IDX: Data Keuangan & Pasar Modal
OJK — Otoritas Jasa Keuangan
- Portal: ojk.go.id & datakeuangan.ojk.go.id
- Statistik perbankan bulanan
- Data asuransi & multifinance
- Laporan keuangan perusahaan publik (XBRL)
- Indikator stabilitas keuangan
IDX — Bursa Efek Indonesia
- Portal: idx.co.id / idxstats.idx.co.id
- Harga saham historis (OHLCV)
- Laporan keuangan emiten (PDF, XBRL)
- Data indeks (IHSG, LQ45, IDX30)
- Aksi korporasi & dividen
Library Python untuk IDX:
yfinance (kode saham + ".JK", mis. "BBCA.JK"), pandas-datareader, atau API resmi IDX untuk data lebih lengkap.Studi Kasus: Gojek & BRImo — Pengelolaan Data Skala Besar
Gojek: Ekosistem Data Multi-Layer
- Internal structured: Data order, lokasi driver, waktu tempuh, harga
- Internal unstructured: Rating & komentar pengguna, foto makanan GoFood
- Internal semi-structured: Log event aplikasi (JSON), data sensor GPS
- Eksternal: Data cuaca BMKG (pengaruh demand), peta jalan Google/HERE
- Output: Surge pricing, rekomendasi restoran, deteksi fraud GoPay
BRImo: Data untuk Inklusi Keuangan
- Internal structured: Rekening, mutasi, data debitur
- Internal unstructured: Foto KTP (e-KYC), tanda tangan digital
- Eksternal: Data BI Checking (SLIK OJK), BPS (data wilayah)
- Output: Credit scoring alternatif, personalisasi produk
- Skala: >35 juta pengguna aktif (~2024, sumber: laporan BRI)
Ekosistem Open Data Indonesia
Makroekonomi
- BPS — bps.go.id
- Bank Indonesia — bi.go.id
- Kemenkeu — kemenkeu.go.id
- Bappenas — bappenas.go.id
Keuangan & Investasi
- OJK — ojk.go.id
- IDX — idx.co.id
- KSEI — ksei.co.id
- Kemenkop — kemenkopukm.go.id
Sektoral & Geospasial
- BMKG — bmkg.go.id (cuaca)
- BIG — big.go.id (peta)
- Kemendag — kemendag.go.id
- data.go.id (portal nasional)
Portal terpadu: data.go.id adalah one-stop portal open data pemerintah Indonesia dengan ribuan dataset dari berbagai kementerian dan lembaga dalam berbagai format (CSV, JSON, XLS).
Diagram: Alur Data dalam Bisnis Digital
Rangkuman Pertemuan 2
Key Takeaway 1: Data bisnis terbagi dalam tiga jenis — structured (tabel/database), unstructured (teks/gambar/audio), dan semi-structured (JSON/XML) — masing-masing membutuhkan teknik penanganan berbeda.
Key Takeaway 2: Sumber data bisnis dibedakan menjadi internal (dihasilkan operasi sendiri: ERP, CRM, POS) dan eksternal (dari pihak ketiga: open data pemerintah, media sosial, riset pasar).
Key Takeaway 3: Indonesia memiliki ekosistem open data yang kuat — BPS untuk data makroekonomi & demografi, OJK untuk data keuangan, IDX untuk data pasar modal — semuanya dapat diakses via API atau unduhan langsung.
Key Takeaway 4: Bisnis data-driven terbaik (Gojek, BRImo, Tokopedia) menggabungkan data internal dan eksternal dari berbagai jenis untuk menghasilkan produk, layanan, dan keputusan yang lebih baik.
Key Takeaway 5: Aspek legal (UU PDP No. 27/2022) dan etika penggunaan data wajib dipertimbangkan sejak tahap perencanaan — bukan setelah data dikumpulkan.
Tugas & Diskusi
Tugas Individu (dikumpulkan P3)
- Pilih satu perusahaan Indonesia (bukan Gojek/Tokopedia — pilih yang lain)
- Identifikasi minimal 3 jenis data yang digunakan (sertakan jenis: structured/unstructured/semi)
- Identifikasi minimal 2 sumber data eksternal yang relevan untuk perusahaan tersebut
- Format: 1 halaman A4, bebas (narasi, tabel, atau diagram)
Diskusi Kelompok (sesi ini)
- Bagi dalam kelompok 3-4 orang
- Eksplorasi portal BPS dan IDX selama 20 menit
- Temukan 1 dataset yang bisa digunakan untuk analisis bisnis ritel di Indonesia
- Presentasikan temuan (2 menit per kelompok): dataset apa, dari mana, jenis data apa, dan potensi penggunaannya
Pertanyaan & Diskusi
Ada hal yang ingin Anda tanyakan atau klarifikasi?
Preview Pertemuan 3: Pengumpulan & Validasi Data
- Teknik scraping data web (etis & legal)
- Penggunaan API (autentikasi, rate limiting, pagination)
- Validasi dan pembersihan data (missing values, outlier, duplikat)
- Tools: Python
requests,BeautifulSoup,pandas
Silakan akses materi di portal LMS. Sampai jumpa di Pertemuan 3!